Home Nasional Daerah Politik Ekonomi Hukrim Olahraga LifeStyle Peristiwa Pendidikan Internasional Indeks
 
Kadis Dinsos Sudah sesuai Bestek, Tapi saya bukan Teknis.
Di Kecamatan Siak Hulu Pembangunan Rumah Singgah Disinyalir Asal Dikerjakan.
Minggu, 06-02-2022 - 23:53:46 WIB
TERKAIT:
   
 

SIAK HULU, OPSINEWS,COM--Ratusan juta Dana APBD Kampar tahun 2021 untuk pembangunan tempat pengunsian korban Bencana Alam dan Bencana Sosial diduga kurang pengawasan pihak terkait hingga terjadi kerusakkan pada bangunan yang ada di Kecamatan Siak Hulu Kabupaten Kampar, Riau.


Disinyalir dikerjakan tidak sesuai Bestek. Betapa tidak,  rumah singgah warga  Kecamatan Siak Hulu, belum serah terima sudah retak  disinyalir dikerjakan  asal jadi.
Pembangunan  tempat pengungsian Korban Bencana Alam dan Bencana Sosial  yang dikenal warga dengan sebutan “Rumah Singgah” oleh warga  Kecamatan Siak Hulu, dibagun di dua Desa yaitu Di Desa Lubuk Siam dan Desa Tanjung Balam.

Pembangunan rumah singgah yang berasal dari APBD Kampar tahun 2021 ini, disalurkan melalui satuan kerja Dinas Sosial Kabupaten kampar, di Desa Lubuk Siam Kecamatan Siak Hulu dibangun dengan  nilai pagu Rp 594.000.000,00 dengan jenis kontrak Lumsum.

Berdasarkan hasil investigasi Tim media, pekanlalu di Desa Lubuk Siam pembangunan rumah singgah yang dibangun tanpa Plang nama tersebut, disinyalir dikerjakan asal jadi . Pasalnya proyek yang baru  Profesional Hand Over (PHO) di bulan Desember tahun lalu itu, dindingnya sudah ada yang retak atapnya yang bocor akibat seng yang salah kotok sehingga  plapon  kena  air hujan.
 
Menurut sumber media dilapangan Volume kerja pembangunan tempat pengunsian korban Bencana Alam dan Berncana Sosial disinyalir dipangkas. Seperti jarak tiang penyangga antara satu dengan yang lain jauh tidak sesuai dengan Bestek,
Mulusnya aksi kontraktor membangunan rumah singgah yang diduga dipangkas itu, tidak terlepas dari lemahnya pengawasan dari instansi terkait, kata sumber kepada wartawan.  “Pernah
Kami  (pekerja-red)  menanyakan kepada kontraktor mengapa tiang penyangga jauh jaraknya tidak sesuai dengan gambar/bestek. Tapi kontaktornya marah sama kita,”sudah kerjakan saja cepat, tidak usah banyak tanya, mereka tidak tau itu biar cepat selesai, jawab sumber yang juga warga setempat mengulangi perkataan kontraktor.  
Hal senada juga terjadi terhadap pembangunan rumah singgah di Desa Tanjung Balam Kecamatan Siak Hulu. Rumah singgah yang dikerjakan kontarktor CV. LABERSA  dengan anggaran tahun 2021 sebesar Rp 197.669.000,00. Juga disinyalir dikerjakan asal jadi.  

Menurut OC salah seorang pekerja, menyampaikan kepada wartawan  awalnya proyek ini dikerjakan tukang asal Bangkinang  bernama Ujang sejak bulan Juli 2021, kemudian beliau meninggal. Saya lanjutkan,  itupun gaji saya sampai sekarang belum dibayarnya.
Lebih lanjut sumber menyampaikan dulunya proyek rumah singgah ini dikerjakan sama Ujang diborong dari kontraktor sebesar Rp 21 Juta. Tapi karena beliau (ujang-red) meninggal dunia, saya dipercaya oleh kontarktor untuk melanjutkannya.

Wajar saja kerja yang pertama  sembarangan, upahnya saja hanya Rp 21 juta untuk pembangun rumah singga tersebut dengan harga segitu tidak masuk akal, belum lagi bahan bangunannya tersendat-sendat. Untuk menutupi balok bangunan yang retak-retak kita harus akali dengan mendempol. Untuk beli semen putih aja,  susahnya setengah mampus  sama kontraktor, beli  kiloan pula.
Belum lagi pak, sudah ada balok yang retak  supaya jangan roboh kita buat  tiang penyangga. yang jadi masalahnya jika kita lepas tiang penyangga bisa jadi balok akan patah,  seharusnya dalam gambar ada enam tiang penyanggah tapi pelaksanaannya lihat sendiri, jawab sumber.

Kepala Dinas Sosial, Drs Muhammad M.Si. kepada wartawan, Rabu (2/2/202) dikantornya menyampaikan bahwa proyek pembangunan tempat pengunsian korban Bencana Alam dan Bencana Sosial di Kecamatan Siak Hulu  sudah sesuai  bestek, kalaupun ada bangunan yang retak itu masih dalam tanggung jawab kontraktor, jelasnya
Namun jelas Kadis, secara teknis saya kurang menguasai pembangunan proyek tersebut, namun silahkan tanya langsung kepada konsultan pengawas Bapak Arif Budiman, jelas kadis yang ikut mendampinginya.
     
Konsultan Arif Budiman ST, kepada wartawan menjelaskan, secara detail pembangunan  rumah singgah yang ada di Kecamatan Siak Hulu, katanya  sudah sesuai Bestek, kami tidak main-main membangun kalau  ada kerusakan nanti kita suruh kontraktor untuk memperbaikinya.
Ketika disinggung wartawan dugaan pekerjaan proyek tidak sesuai Bestek seperti  bestek yang ada ditangan wartawan, Arif Budiman tidak banyak komentar lagi, hanya menyampaikan, setiap pihak kontraktor pasti ingin mengambil untung, dan tidak ada pekerjaan yang sempurna, jawabnya singkat  
Sementara pihak kontraktor yang bernama Fendi dan pak Haji yang berhasil ditemui  wartawan dibangkinang, Sabtu (05/02/2021).

Pihak Kontraktor menyampaikan jika ada kebocoran,  atapnya serta plafonnya kita perbaiki lagi, dan membantah jika kayu penyangga yang ada pada balok bawah rumah singgah tersebut tidak ada, kata  kontraktor  dan Konsultan Arif.
 (TIM).




 
Berita Lainnya :
  • Sekda Tebing Tinggi Buka Sosialisasi Desa Binaan Imigrasi, Perkuat Pencegahan TPPO dan Penyelundupan Manusia
  • Diduga Melarikan dan Menyetubuhi Anak di Bawah Umur, Buronan Dua Bulan Berhasil Dibekuk Satreskrim Polres Sergai
  • Praktisi Hukum Informasi Yang Keliru Tuduhan terhadap Anggota TNI Harus Dibuktikan Melalui Proses Hukum
  • Diduga Merendahkan Profesi Wartawan, Pernyataan Hotman Paris Tuai Kecaman; Ketua JMSI Sumut Apresiasi Sikap Tegas Dewan Pers dan PWI Pusat
  • Polsek Dolok Masihul Tertibkan Peredaran Miras Ilegal, Empat Botol Disita dari Warung Tuak di Sergai
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
    + Indeks Berita +
    01 Sekda Tebing Tinggi Buka Sosialisasi Desa Binaan Imigrasi, Perkuat Pencegahan TPPO dan Penyelundupan Manusia
    02 Diduga Melarikan dan Menyetubuhi Anak di Bawah Umur, Buronan Dua Bulan Berhasil Dibekuk Satreskrim Polres Sergai
    03 Praktisi Hukum Informasi Yang Keliru Tuduhan terhadap Anggota TNI Harus Dibuktikan Melalui Proses Hukum
    04 Diduga Merendahkan Profesi Wartawan, Pernyataan Hotman Paris Tuai Kecaman; Ketua JMSI Sumut Apresiasi Sikap Tegas Dewan Pers dan PWI Pusat
    05 Polsek Dolok Masihul Tertibkan Peredaran Miras Ilegal, Empat Botol Disita dari Warung Tuak di Sergai
    06 Luar biasa Bernama Kasno Alias Wak Mafia Pemilik Gudang BBM Ilegal Tak Tersentuh hukum di Wilkum Polres Pelalawan
    07 JMSI Sergai–Tebing Tinggi Masa Bakti 2025–2030 Resmi Dilantik, Ratusan Papan Bunga Hiasi Pantai Romantis
    08 Diduga Ada Kejanggalan Waktu Cetak Tagihan di MP Club Pekanbaru, Manajemen Akui Sistem POS Bisa Dioperasikan Secara Manual
    09 Jelang Rakerda JMSI Sumut 2026, Panitia Finalisasi Persiapan; Gubernur, Kapolda, Kajati hingga Bupati Dijadwalkan Hadir
    10 Warga Keluhkan Kerusakan Jalan Sibatu-batu Tengkoh di Simalungun, Minta Pemkab Segera Lakukan Pengaspalan
    11 JMSI Sergai-Tebing Tinggi Siap Gelar Rakerda JMSI Sumut 2026, Seluruh Persiapan Rampung 100 Persen
    12 Antisipasi Dampak Antrean BBM, Polres Sergai Gelar Rakor Lintas Sektoral; Kapolres Minta SPBU Tertibkan Antrean dan Jaga Transparansi
    13 Polda Sumut Kerahkan Personel Terlatih Jadi Sopir Truk Tangki BBM, Pengacara Muda Alvin Apresiasi Langkah Percepat Distribusi
    14 Ketua JMSI Sumut Ajak Seluruh Pengurus Hadiri Rakerda 2026, Perkuat Soliditas dan Semangat Kebersamaan Organisasi
    15 Target Operasi Dibekuk, Satres Narkoba Polres Sergai Tangkap Diduga Pengedar Sabu di Perbaungan
    16 Polres Sergai Intensifkan Patroli KRYD dan Razia THM, Antisipasi Geng Motor hingga Peredaran Narkoba
    17 Diduga Pemodal Judi Gelper dan Casino, Akau Dilaporkan ke Polda Kepri dan Polres Barelang
    18 Antrean BBM di Sergai Belum Terurai, Pertalite Masih Sulit Didapat; Penjelasan Pertamina dan Gubernur Sumut Berbeda
    19 Kelangkaan Pertalite Kembali Dikeluhkan, Antrean Panjang Terjadi di SPBU Tebing Tinggi dan Sergai, Warga Berharap Pemerintah Segera Bertindak
    20 PT Kalbe Nutritionals Dukung Penuh Rakerda JMSI Sumut 2026, Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis dan Souvenir untuk Peserta
    21 Lapor Presiden Prabowo Subianto! Warga Sergai Keluhkan Kelangkaan BBM, Antrean Mengular di SPBU Hampir Setiap Hari
    22 Kuasa Hukum Pelapor Desak Polres Sergai Ambil Langkah Tegas, Dua Terlapor Kasus Dugaan Penyebaran Video Asusila Dua Kali Mangkir dari Panggilan Penyidik
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © OPSINEWS.COM | Transformasi untuk Publik