Home Nasional Daerah Politik Ekonomi Hukrim Olahraga LifeStyle Peristiwa Pendidikan Internasional Indeks
 
Ada Apa Dengan PTPV Terkait Putusan MA RI Samsuri Dkk.
Sabtu, 05-02-2022 - 12:41:33 WIB
TERKAIT:
   
 

PEKANBARU/RIAU, OPSINEWS.COM- Aneh tapi nyata semut mengalahkan gajah itu tidak mungkin namun itulah yang terjadi di dalam kasus Perselisihan Hubungan Industrial samsuri dkk vis Perkebunan Raksasa (PTPV), perjuangan demi perjuangan di tempuh namun ahirnya Mahkama Agung memutuskan memenangkan Buruh (orang kecil) dan menolak kasasi PTPV pada tanggal 25 maret 2021, oleh Dr.H.Hamdi,s.h.,m.h., Hakim Agung yang di tetapkan oleh Ketua Mahkamah Agung sebagai ketua majelis, H. Dwi Tjahyo Soewarsono, S.H., dan Dr. H. Fauzan, S.H.,M.H., Hakim-Hakim Ad Hoc PHI sebagai anggota dan di ucapkan dalam sidang dan terbuka untuk umum dan di hadiri oleh anggota panitra Rudi Reflis Siregar,S.H.,M.H.,


Dengan Penetapan Putusan MA-RI yang sudah ingkrah namun sampai saat ini, Kamis tanggal 12 januari 2022 surat yang kedua (2) kepada Direktur PTPN V, yang beralamat di jalan rambutan, kota pekanbaru Riau, Lam dua (2) berkas, Perihal : Pelaksanaan Pemutusan Mahkamah Agung Republik Indonesia, Nomor : 31/Pdt.Sus-PHI/2020/PN.Pbr Jo Nomor : 240 K?Pdt-Sus-PHI?2021, yang di layangkan lansung oleh Hoa Sun,S.H, Kuasa Hukum dari Samsuri Dkk.

Jumpa Pers yang di lakukan oleh kuasa hukum Hua Sun di kantor sekretariatnya jalan paus, Kota Pekanbaru, kepada Tim Solidaritas Pers Indonesia ( SPI ) yang di Kawal langsung oleh Tim Ring satu (1) dari DPP-SPI.dalam konprensi pers tersebut.

Hua Sun sangat kecewa dengan dugaan tindak perlawanan hukum yang di lakukan oleh PTPN V terhadap putusan yang sudah inkrah dari MA-RI Beberapa bulan lalu, beliau juga menjabarkan tentang Gugatan Pailit, dan beliau (red) bertanya seribu bahasa apakah perkebunan Plat Merah mau di gugat pailit ?????? serubu tanya.

Yang menjadi pertanyaan, apakah perkebunan Besar dan BUMN Milik Pemerintah tidak taat Hukum ?.” lanjutnya

Nampaknya PTPN V dengan segala upaya di lakukan untuk memperlambat pembayaran kepada buruh maka di upayakanlah kasasi ke Mahkamah Agung ( MA ) pada tanggal 20 November 2020 melalui PN Pekanbaru, alhamdulilah di tolak oleh MA-RI.” Imbuhnya lagi,
 
Saya sebagai kuasa Hukum kesal tidak memberi hak buruh,  ini sampai masuk surat kedua juga sampai saat ini, sementara jelas Buruh sudah tak kerja, mereka hanya menuntut haknya untuk mengisi perut anak dan istri.” Ucap Hoa Sun dengan kesal.

Dalam Jumpa Persnya Hoa Sun Juga membahas terkait Gugatan Pailit, Jika PTPN V kuRang respon terkait penyeleasian pembayaran hak buruh ini kita juga sudah siapkan tentang Gugatan pailit.” Tuturnya sambil menerangkan apa itu Gugatan Pailit.

Gugatan sebuah proses dimana seorang debitur memiliki kesulitan untuk membayar utangnya, lalu dinyatakan pailit dalam pengadilan. Pengadilan yang berhak menggugat adalah pengadilan niaga, karena debitur dianggap tidak dapat membayar utangnya.

Artinya, perusahaan yang dinyatakan pailit tak lagi memiliki aset dan tak bisa lagi beroperasi yang berujung pada gulung tikar. Yang perlu diketahui, selain permohonan pailit, debitur atau kreditur juga bisa memohon adanya PKPU ke pengadilan untuk mencari jalan tengah penyelesaian kewajiban.

Tujuan kepailitan pada dasarnya memberikan solusi terhadap para pihak apabila debitur dalam keadaan berhenti membayar atau tidak mampu membayar utang-utangnya.

Pekerja berhak mendapatkan uang pesangon dengan hitungan pesangon perusahaan pailit sebesar 0,5 kali atau setengah dari ketentuan uang pesangon yang berlaku. Hitungan pesangon perusahaan pailit tersebut akan didasarkan atas seberapa lama pekerja bekerja pada perusahaan tersebut.

Dengan menggunakan metode penelitian yuridis normatif, maka dapat disimpulkan: 1. Akibat hukum putusan pengadilan terhadap debitor yang dinyatakan pailit adalah sejak tanggal putusan pernyataan pailit, si debitor (si pailit) kehilangan hak untuk melakukan pengurusan dan penguasaan atas harta kekayaannya.

Pasal 95 ayat (4) UUK menyatakan bahwa dalam hal perusahaan dinyatakan pailit atau dilikuidasi berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku, maka upah dan hak-hak lainnya dari pekerja/buruh merupakan utang yang didahulukan pembayarannya, Pailit atau kepailitan, merupakan suatu konsekuensi yang sudah umum dialami perusahaan. Kepailitan diatur dalam Undang-Undang Nomor 37 Tahun 2004 tentang Kepailitan Dan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang. Kepailitan adalah sita umum atas semua kekayaan Debitor Pailit yang pengurusan dan pemberesannya dilakukan oleh Kurator di bawah pengawasan Hakim Pengawas.

Tujuan kepailitan pada dasarnya memberikan solusi terhadap para pihak apabila debitur dalam keadaan berhenti membayar atau tidak mampu membayar utang-utangnya. Kepailitan memang dapat mencegah atau menghindari tindakan-tindakan yang tidak adil dan merugikan semua pihak, seperti menghindari eksekusi oleh kreditor dan mencegah terjadinya kecurangan oleh debitor sendiri.

Diakhir jumpa pers nya Hoa Sun juga menayakan bahwa tidak ada hak PTPN V untuk menahan Hak Buruh, Jika kita Gugat di Gugatan Pailit, Itukan Jika Perusahaan tidak lagi beropersi, nzmun yang kita lihat sekarang ini PTPN V beroperasi seperti sedia kalah, yang menjadi seribu tanya “ Apakah Perkebunan Plat Merah Sampai Segitunya?, apa tak malu ?????.” Ucapnya sambil geleng geleng kepala.

Kamis,03/2/22 jam 10:00 wib, Samsuri dkk antar surat Pelaksanaan Putusan yang di dampingi oleh Kormaida Siboro dan bertemu langsung dengan Aggui yang mengaku sebagai bagian hukum di PTPN V, dan Aggui mengatakan bahwa belum mendapat putusan MA tersebut dan sudah menanyakan HRD bahwa surat putusan tersebut belum diterima,

Saya sudah tanyak HRD belum ada menerima RELAS putusan dari MA yang di kirim melalui PN Pekanbaru, kami sudah menerima dari ibu ... tapi kami harus lansung menerima langsung dari PN Pekanbaru, dan kami akan segera rapatkan setelah menerima surat ibu ini.” Ujarnya Aggui yang mengaku sebagai bagian Hukum PTPN V.

Ditempat yang berbeda Kormaida Siboro sebagai pemimpin buruh juga menyampaikan pada awak media lewat telepon wassapnya no: 0812-68xx-xxx sangat kecewa kepada PTPN V,” Kekecewaan kami ini adalah kekecewaan buruh, karena buruh ini bukan untuk cari kaya, sudah di pecat dan sampai sekrang tak kerja menetap, Harapan kita sih, PTPN V secepatnya menyelesaikanya.” Ucapnya dalam teleponya.

Buruh yang di wakili Samsuri dan kawan kawan juga menyampaikan jumpa pers nya di sekretariat Solidaritas Pers Indonesia pada jumat, 04 januari 2022, merasa kecewa dengan cara PTPN V dalam penyelesaian hak buruh juga mengatakan jangan percuma perkebunan milik Pemerintah jika tidak bisa menyelesaikan permasalahan kecil kepada buruh, kekecewaan yang meluap yang tak kunjung mendapatkan hasil keputusan atau tidakan yang baik dari PTPN V tersebut,  juga berharap supaya PTPN V peduli kepada rakyat kecil yang selama ini kami sudah di pekerjakan tentunya tentunya sama sama memberi hak dan tanggung jawab,

Kami sebagai buruh berharap PTPN V segera menyelesaikan hak buruh, Percuma Pemerintah Perkebunan  kalau tak bisa menyelesaikan perkara kecil kepada Buruh, Kita juga berharap agar PTPN V, Peduli kepada kami buruh, yang selama ini kita di pekerjakan tentunya harus saling memberi hak dan tanggung jawab.” Ucarnya mengahiri.

Rilis Resmi DPP-SPI




 
Berita Lainnya :
  • Oknum Mantan RW Disebut Bos Usaha Ilegal Pengolahan Oli Bekas, Bupati Kampar Didesak Tindak Tegas, DLH Tak Mampu Bertindak
  • FKI.1 Sergai Desak Satpol PP Periksa dan Tertibkan SPPG Tanpa PBG, Dugaan 21 Dapur MBG Jadi Sorotan
  • Gempur Kawasan Rawan Narkoba di Desa Pon, Tim Gabungan Polres Sergai dan Polda Sumut Amankan 12 Orang, 10 Positif Urine
  • KWITANSI GAJI CATAT POTONGAN JAMSOSTEK Rp115.400, STATUS BPJS KETENAGAKERJAAN ALMARHUM AHMAD HASAN DIPERTANYAKAN
  • HUT ke-75 Prabowo Subianto, Gerindra Sergai Gelar Aksi Sosial di RSUD Sultan Sulaiman, Budi SE, MM: Kepedulian Harus Diwujudkan melalui Tindakan Nyata
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
    + Indeks Berita +
    01 Oknum Mantan RW Disebut Bos Usaha Ilegal Pengolahan Oli Bekas, Bupati Kampar Didesak Tindak Tegas, DLH Tak Mampu Bertindak
    02 FKI.1 Sergai Desak Satpol PP Periksa dan Tertibkan SPPG Tanpa PBG, Dugaan 21 Dapur MBG Jadi Sorotan
    03 Gempur Kawasan Rawan Narkoba di Desa Pon, Tim Gabungan Polres Sergai dan Polda Sumut Amankan 12 Orang, 10 Positif Urine
    04 KWITANSI GAJI CATAT POTONGAN JAMSOSTEK Rp115.400, STATUS BPJS KETENAGAKERJAAN ALMARHUM AHMAD HASAN DIPERTANYAKAN
    05 HUT ke-75 Prabowo Subianto, Gerindra Sergai Gelar Aksi Sosial di RSUD Sultan Sulaiman, Budi SE, MM: Kepedulian Harus Diwujudkan melalui Tindakan Nyata
    06 Wali Kota Tebing Tinggi Apresiasi Revitalisasi Sekolah dari Pemerintah Pusat, Total Anggaran 2026 Capai Rp6,85 Miliar
    07 Sudah Disegel tapi Masih Beroperasi! APH Didesak Bertindak Usaha Pengolahan Oli Bekas di Siak Hulu Tetap Berjalan, Warga Tercekik Bau Menyengat
    08 Jurnalis Sergai Resmi Surati PT STS, 39 Pertanyaan Dilayangkan soal Dugaan BPJS Ketenagakerjaan Almarhum Ahmad Hasan
    09 31 Tahun Bekerja di PT STS, Ahmad Hasan Meninggal Dunia Diduga Tanpa Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan, Tanggung Jawab Perusahaan Dipertanyakan
    10 Polsek Tambang Sikat 3 Orang Pengedar Narkoba dan Sita Belasan Paket Sabu-sabu Serta Pil Ekstasi
    11 Pasar Malam Tanjung Marulak di duga Tidak Memiliki Izin Keramaian dari Kepolisian Setempat
    12 BUPATI SERGAI TEKANKAN APBD 2027 HARUS TEPAT SASARAN: JANGAN HANYA KEJAR SERAPAN ANGGARAN, MANFAAT NYATA UNTUK RAKYAT JADI PRIORITAS
    13 DUA TAHUN PERKARA BELUM TUNTAS, OPSINEWS.COM DESAK KEJELASAN PENYIDIKAN DAN LANGKAH KONKRET POLRES SERGAI CARI DPO RIDWAN FALEFFI
    14 Polres Sergai Terbitkan DPO Ridwan Faleffi, Tersangka Dugaan Penipuan dan Penggelapan Masih Dicari
    15 Residivis Curanmor Lintas Wilayah Ditahan di Polsek Tualang Sementara Polsek Binawidya Bantah Tak Lanjutkan 4 Laporan Polisi Agus
    16 Wujud Kepedulian Sosial, Kapolres Sergai Salurkan Tali Asih ke Yayasan Cahaya Hati Kemanusiaan
    17 KECELAKAAN BERUNTUN DI PERBAUNGAN: SOPIR ANGKOT KUPM MENINGGAL DUNIA, SEMBILAN ORANG LUKA-LUKA
    18 Aksi Koboy Preman Jalanan Todongkan Pistol Kepada Pedagang Di jalan Arifin Ahmad, Kecamatan bukit Raya, Kota Pekanbaru Viral
    19 Wali Kota Tebing Tinggi Dorong Perluasan PJU hingga Gang Permukiman, PLN Targetkan Listrik Kolam Renang Kembali Menyala Oktober
    20 GSN di Desa Tarean, Tim Gabungan Sisir Pondok Diduga Lokasi Penyalahgunaan Narkoba, Pelaku Nihil
    21 Polres Sergai Bedah Rumah Warga Kurang Mampu di Perbaungan, Kapolres Letakkan Batu Pertama
    22 Pemko Tebing Tinggi Siapkan Tes Urine bagi Seluruh ASN, Perkuat Komitmen Wujudkan Lingkungan Kerja Bersih dari Narkoba
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © OPSINEWS.COM | Transformasi untuk Publik