Home Nasional Daerah Politik Ekonomi Hukrim Olahraga LifeStyle Peristiwa Pendidikan Internasional Indeks
 
Erdogan Siap Jadi Juru Damai Rusia-Ukraina
Kamis, 27-01-2022 - 13:59:30 WIB
Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan
TERKAIT:
   
 

AKARA, OPSINEWS.COM - Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan, tidak setuju pada ancaman invasi Rusia terhadap Ukraina. Turki menyiratkan siap memenuhi kewajiban sebagai anggota NATO apabila terjadi invasi.

Tak hanya itu, Presiden Erdogan mengaku telah mengundang Presiden Rusia Vladimir Putin untuk membahas diplomasi.

Saya harap Rusia tidak akan membuat serangan bersenjata atau menduduki Ukraina. Langkah tersebut tidak akan menjadi tindakan bijak untuk Rusia atau kawasan," tegas Presiden Recep Tayyip Erdogan, dilansir Al Arabiya, Kamis (27/1/2022).

Presiden Erdogan berkata perlu ada dialog untuk mendengarkan keresahan dari pihak Rusia dalam hal keamanan.

Sebagai sekutu Rusia dan Ukraina, Erdogan berkata bahwa memiliki niat baik untuk menjembatani Presiden Vladimir Putin dan Presiden Volodymyr Zelenskiy.

"Saya ulangi bahwa kami siap melakukan segala hal yang perlu dan saya menyampaikan pesan-pesan ini kepada Presiden Putin dan Presiden Zelenskiy," jelas Erdogan.
 
Dalam KTT virtual antara Presiden AS Joe Biden dan Presiden Rusia Vladimir Putin, kedua pihak memaparkan posisi mereka mengenai Ukraina, yang telah lama mengusik hubungan kedua negara. Pertentangan soal Ukrainia ini juga dipantau pemerintah Tiongkok.

Joe Biden dan Pemimpin Eropa Rapatkan Barisan

Sementara di Gedung Putih, Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden berkata telah berkomunikasi dengan para pemimpin di Eropa. Ia berkata para pemimpin satu suara terkait masalah Ukraina.

"Saya melakukan pertemuan yang sangat, sangat, sangat baik. Kekompakan total dengan semua pemimpin Eropa," ujar Presiden Biden di Gedung Putih, Senin 24 Januari 2022 seperti dikutip dari situs Whitehouse.gov, Rabu (25/1).

Namun, Joe Biden masih enggan membocorkan apa yang ia bahas.

Juru Bicara Gedung Putih, Jen Psaki, sebelumnya telah mengingatkan akan ada konsekuensi apabila Rusia berani melangkah melewati perbatasan Ukraina.

"Jika ada pasukan militer Rusia bergerak melewati perbatasan Ukraina, hal itu adalah memperbarui invasi, dan itu akan mendapatkan respons yang cepat, keras, dan bersatu dari Amerika Serikat dan Sekutu-sekutu kita," ujar Jen Psaki melalui situs White House.

Konflik wilayah antara Rusia dan Ukraina sudah sangat lama terjadi, Pada 2014, Putin juga merebut wilayah Krimea dari Ukraina, namun kendali Rusia di wilayah itu tak diakui masyarakat internasional.

Sumber:liputan6.com




 
Berita Lainnya :
  • Dugaan Limbah Sungai Bah Sombu Makin Terang: Camat Klaim Sudah Laporkan ke DLH, Kabid Perkim-LH Sergai Tegaskan “Sampai Semalam Gak Ada Surat Terkait TSP”
  • Dibangun Tahun 2025, Puskesmas Pembantu Pkl.Kerinci Timur Sudah Rusak, Siapa yang Bertanggung jawab
  • Kantor Disdik Pelalawan Terlihat Seperti Tak Terurus Bahkan Kondisi Bangunan Memprihatinkan
  • Humas PKS PT TSP Disorot Tajam, Respons Dugaan Limbah Sungai Bah Sombu Minim; Rangkap Peran Kades Jadi Perhatian Publik, Kadis PMD: Belum Ada Larangan Khusus
  • Gerebek Sarang Narkoba di Pulau Tagor, Polisi Temukan Bong dan Peralatan Diduga Bekas Pakai Sabu
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
    + Indeks Berita +
    01 Dugaan Limbah Sungai Bah Sombu Makin Terang: Camat Klaim Sudah Laporkan ke DLH, Kabid Perkim-LH Sergai Tegaskan “Sampai Semalam Gak Ada Surat Terkait TSP”
    02 Dibangun Tahun 2025, Puskesmas Pembantu Pkl.Kerinci Timur Sudah Rusak, Siapa yang Bertanggung jawab
    03 Kantor Disdik Pelalawan Terlihat Seperti Tak Terurus Bahkan Kondisi Bangunan Memprihatinkan
    04 Humas PKS PT TSP Disorot Tajam, Respons Dugaan Limbah Sungai Bah Sombu Minim; Rangkap Peran Kades Jadi Perhatian Publik, Kadis PMD: Belum Ada Larangan Khusus
    05 Gerebek Sarang Narkoba di Pulau Tagor, Polisi Temukan Bong dan Peralatan Diduga Bekas Pakai Sabu
    06 Wartawan Opsinews.com Diteror Pesan dan Audio dari Nomor Tak Dikenal Usai Soroti Dugaan Galian C Kuta Baru
    07 Warganet Tantang Camat Sipispis dan Kades Silau Padang Mandi di Sungai Bah Sombu Saat Diduga Ada Aliran Limbah PKS
    08 Kades Kuta Baru Tegaskan Pemdes Tak Pernah Terbitkan Rekomendasi Galian C, Camat dan Polres Tebing Tinggi Belum Beri Jawaban Lanjutan
    09 Diduga Tak Berizin, Aktivitas Galian C Tanah Urug di Kuta Baru Sergai Bebas Beroperasi
    10 Viral Dugaan Aliran Cairan ke Sungai Bah Sombu, Camat Sipispis Klaim Sudah Laporkan ke DLH Sergai, Kini Menunggu Kroscek Lapangan
    11 Empat Bulan Buron, Terduga Pelaku Pencurian Microbus Senilai Rp110 Juta Ditangkap Tim URC Polres Sergai
    12 Dugaan Aliran Cairan ke Sungai Bah Sombu Disorot, Respons Kabid Perkim-LH Sergai Dipertanyakan
    13 Wali Kota Tebing Tinggi Hadiri Rakor Regional Sumatera, Perkuat Sinergi Lintas Sektor Kejar Target Zero Stunting
    14 Warga Minta Bupati Sergai Evaluasi Camat Sipispis, Soroti Respons Dugaan Limbah ke Sungai Bah Sombu
    15 Dinas Perkim-LH Sergai Tegaskan Pengawasan Tetap Berjalan, Warga Soroti Respons Camat Sipispis dan Kepala Desa Silau Padang
    16 Sempat Buang Barang Bukti Saat Dikejar Polisi, Residivis Narkoba di Pantai Cermin Kembali Diringkus
    17 Dugaan Aliran Limbah ke Sungai Bah Sombu Disorot, Camat Sipispis dan Kades Silau Padang Belum Beri Tanggapan
    18 Dump Truk Bawa Solar Ditetapkan Jadi Barang Temuan Oleh Polres Pelalawan
    19 Camat Sipispis Sebut Belum Ada Laporan Tertulis Warga soal Dugaan Limbah ke Sungai Bah Sombu
    20 Warga Kembali Resah, Dugaan Aliran Limbah ke Sungai Bah Sombu Sipispis Kembali Disorot
    21 Sona Halawa Klarifikasi Berita Yang Terkesan Lindungi Mafia BBM Subsidi Dan Menyudutkannya.
    22 Cabdis Pendidikan Wilayah III Sumut Dalami Foto Pribadi yang Dikaitkan dengan Guru PNS SMA Negeri 1 Tebingtinggi: “Sedang Kita Proses”
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © OPSINEWS.COM | Transformasi untuk Publik