Home Nasional Daerah Politik Ekonomi Hukrim Olahraga LifeStyle Peristiwa Pendidikan Internasional Indeks
 
Enam Pelaku Gembong Pemalsuan Tanah di Bogor Ditangkap
Kamis, 13-01-2022 - 14:10:10 WIB
Komplotan pelaku pemalsuan surat tanah di Bogor. ©2022 Merdeka.com
TERKAIT:
 
  • Enam Pelaku Gembong Pemalsuan Tanah di Bogor Ditangkap
  •  

    OPSINEWS.COM - Kepolisian Resor (Polres) Bogor menangkap enam pelaku penipuan jual beli aset tanah milik Kementerian Keuangan (Kemenkeu) seluas 2.000 meter persegi di Desa Cijayanti, Kecamatan Babakanmadang, Kabupaten Bogor. Salah satu pelaku merupakan mantan pegawai honorer di Kemenkeu.

    Kapolres Bogor AKBP Iman Imanudin menjelaskan, modus para pelaku yakni dengan membuat surat tanah palsu mirip dengan yang dikeluarkan Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Kemenkeu, agar mampu meyakinkan pembeli.

    Para pelaku berinisial AS, D, R, IS, MS dan A. Mereka membuat surat tanah palsu untuk kemudian membuka blokir di Kantor BPN Kabupaten Bogor.

    "Ternyata setelah koordinasi dengan BPN, surat itu palsu," kata Iman, Kamis (13/1).

    Selain memalsukan surat DJKN, para pelaku juga memalsukan sertifikat tanah lain. "Kita terus kembangkan ke sumber yang menerbitkan atau menghasilkan dari bahan-bahan palsu ini. Mudah mudahan kita terus bekerja sehingga permasalahan pertanahan bisa terselesaikan," tutur Iman.

    Dari kejadian tersebut, kerugian yang ditimbulkan oleh kelompok AS dan kawan-kawannya mencapai Rp15 miliar, dengan Rp10 miliar kerugian yang dialami para pembeli dan Rp5 miliar kerugian dialami Kementerian Keuangan.

    "Terhadap keenam orang tersangka, kami kenakan pasal 263 ayat satu dan ayat dua KUHP dengan ancaman pidananya enam tahun penjara," jelas Iman.

    Sementara Kasat Reskrim Polres Bogor, AKP Siswo Tarigan mengatakan jika pihaknya masih melakukan pengejaran terhadap dua orang lainnya.

    "Ada dua orang DPO. Satu sebagai perantara dan satu lagi yang memproduksi sertifikat palsu," tutur Siswo.

    Kata dia, tersangka utama dalam kasus ini berinisial AS. Dia merupakan mantan pegawai honorer di DJKN. Dia bertugas sebagai pengawal objek tanah. "Tapi setelah dia tidak kerja lagi, dia mengaku sebagai orang DJKN untuk melakukan penipuan," kata dia.

    Sebagai mantan pegawai honorer di DJKN, AS memiliki akses untuk mencari objek-objek tanah yang merupakan aset milik DJKN.

    "Ketika kita periksa yang seharusnya itu sifatnya rahasia dia bawa ke rumah, kemudian dimanfaatkan untuk membuat dokumen palsu terkait aset tanah negara tersebut," katanya.

    Selama tujuh tahun beraksi sejak tahun 2014, AS dan komplotannya sudah berhasil membuat sekiranya 60 surat palsu yang bentuknya variatif. Mulai dari surat dari DJKN ataupun sertifikat pelunasan tanah.

    "Ini ada sertifikat tanah, dari satu sertifikat ini AS mendapat keuntungan Rp20 juta. Sedangkan, untuk pembuatan satu surat palsu dari DJKN, tersangka D yang membuatnya dibayar Rp200 ribu per surat," tegas Siswo.




     
    Berita Lainnya :
  • Di Siak Hulu Judi Togel Kembali Beraksi, Disinyalir Aparat Tutup Mata
  • Presiden Jokowi Akan Lakukan Kunker ke Bali Hadiri GPDRR 2022
  • Surat Edaran Tidak digubris , Warung Remang-Remang Tetap Beraksi di Siak Hulu
  • Dankikav 6/RBT Kapten Kav Gilang Abriawan S.T. Han Sambut Kunker Pangdam 1/BB
  • Kabareskrim Komjen Agus Andrianto Tindak Lanjuti Perintah Kapolri Terkait Maraknya Perjudian Di Riau
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
    + Indeks Berita +
    01 Di Siak Hulu Judi Togel Kembali Beraksi, Disinyalir Aparat Tutup Mata
    02 Presiden Jokowi Akan Lakukan Kunker ke Bali Hadiri GPDRR 2022
    03 Surat Edaran Tidak digubris , Warung Remang-Remang Tetap Beraksi di Siak Hulu
    04 Dankikav 6/RBT Kapten Kav Gilang Abriawan S.T. Han Sambut Kunker Pangdam 1/BB
    05 Kabareskrim Komjen Agus Andrianto Tindak Lanjuti Perintah Kapolri Terkait Maraknya Perjudian Di Riau
    06 Gubernur Riau Resmi Lantik Dr. H. Kamsol, MM Menjadi Pj Bupati Kampar
    07 Usai Lantik 2 Pj Kepala Daerah, Gubri Langsung Tetapkan Plt Kadisdik dan Sekwan DPRD
    08 Dr.Freddy Simanjutak S.H. M.H. Surati Polda Riau Minta Keadilan Terkait Kasus Pengacaman Wartawan
    09 Wow Luar Biasa, Developer PT PSNN Diduga Tantang Satpol PP Pekanbaru
    10 Dankikav 6/RBT Kapten Kav Gilang Abriawan, S.T. Han. Raih juara 1 Perorangan Menembak Pistol Eksekut
    11 Bupati Kampar Pecahkan Rekor MURI Ambulance Terbanyak Se- Indonesia
    12 Ketua Granat Riau Apresiasi Polda Riau Ungkap TPPU Narkoba
    13 Pemerintah Kembali Buka Ekspor Minyak Goreng Mulai 23 Mei 2022
    14 Peringati Harkitnas, Menkominfo: Momentum Bangkit dan Presidensi G-20 Indonesia
    15 Gubernur Riau Berharap Sertifikat BRK Syariah Diserahkan Langsung Kepala OJK
    16 PDSI Tegaskan Dokter Terawan Sudah Tinggalkan IDI
    17 Bayar Tol Tak Lagi Pakai E-Toll, Digantikan dengan MLFF
    18 Sajikan Informasi Investasi, Wali Kota Luncurkan Aplikasi Pekanbaru Investment Center
    19 Usai Jawab Tanggapan Fraksi DPRD terhadap LPKJ, Wali Kota Foto Bersama Sebelum Berpisah
    20 Selingkuh Dengan Suaminya, Neneng Gelap Mata Habisi Nyawa Dini
    21 DPRD Kampar Menggelar Rapat Paripurna
    22 Wali Kota Pekanbaru Terima Penghargaan Kearsipan dari ANRI
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © OPSINEWS.COM | Transformasi untuk Publik