Home Nasional Daerah Politik Ekonomi Hukrim Olahraga LifeStyle Peristiwa Pendidikan Internasional Indeks
 
Pemerintah Jamin Perlindungan Kebebasan Beragama
Kamis, 23-12-2021 - 11:46:24 WIB
dok
TERKAIT:
 
  • Pemerintah Jamin Perlindungan Kebebasan Beragama
  •  

    JAKARTA, OPSINEWS.COM - Kebebasan beragama adalah non-derogable rights. Negara tidak bisa melarang aliran atau agama apapun yang masuk dan berkembang di Indonesia sepanjang sesuai dengan prinsip Ketuhanan Yang Maha Esa dan tidak menyinggung prinsip dan kepercayaan umat agama lainnya.  Pernyataan tersebut disampaikan Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) Yasonna H. Laoly saat menjadi pembicara kunci di webinar internasional bertajuk Artikel 18 Deklarasi Universal HAM dalam Perspektif Negara dan Agama, Selasa malam (21/12/2022).

    Pasal 18 Deklarasi Universal HAM menyatakan setiap orang berhak atas berpikir, berkeyakinan, dan beragama. Hal ini, menurut Yasonna, selaras dengan UUD NRI 1945 yang menempatkan HAM dalam porsi yang cukup signifikan sebagaimana tercantum dalam Pasal 28A sampai 28J.

    “Pasal 28E ayat satu menegaskan bahwa setiap orang bebas memeluk agama dan beribadat menurut agamanya. Hak kebebasan beragama juga dijamin dalam Pasal 29 ayat dua UUD NRI 1945, yang menyatakan negara menjamin kemerdekaan tiap-tiap penduduk untuk memeluk agamanya masing-masing, dan untuk beribadat menurut agamanya dan kepercayaannya itu,” ucap Yasonna secara virtual dari ruang kerjanya, di Jakarta.

    Menurut Menkumham, tujuan pembentukan negara adalah untuk melindungi hak warga negara dan memenuhi kepentingan seluruh rakyatnya. Dalam konteks ke-Indonesia-an, salah satu tujuan nasional adalah melindungi segenap bangsa Indonesia, tentu saja tanpa diskriminasi, baik berdasarkan suku, bahasa, maupun agama.

    “Oleh karena itu, menjadi salah satu tugas negara untuk melindungi hak kebebasan setiap orang dalam beragama dan beribadat,” tandas Yasonna.

    Yasonna menyatakan, secara umum kehidupan kebebasan beragama di Indonesia mengalami kemajuan. Kemajuan tersebut dapat dilihat dari sisi legal konstitusional dan dalam hal perlindungan hak kebebasan beragama yang cukup baik dibanding negara lainnya.

    Namun demikian, semakin majunya kebebasan beragama menimbulkan masalah yang lebih kompleks, karena ruang berekspresi semakin besar.

    “Misalnya, kelompok yang sebelumnya tidak berani berbicara saat ini mulai  muncul di publik dan menyampaikan pendapatnya yang memiliki dampak positif maupun negatif,” paparnya.

    Yasonna mengakui bahwa kebebasan beragama di Indonesia masih memiliki tantangan, tetapi pemerintah tetap berkomitmen secara serius untuk menjembatani perbedaan yang ada agar tidak memunculkan konflik dan kekerasan.

    “Kebebasan beragama di Indonesia masih memiliki banyak tantangan, namun pemerintah memiliki komitmen yang serius dalam upaya menjembatani perbedaan yang ada, untuk mengatur agar perbedaan tersebut tidak menimbulkan konflik dan kekerasan,” terang Yasonna.

    Sebagai non-derogable rights, kebebasan beragama berarti bersifat absolut yang tidak boleh dikurangi pemenuhannya oleh negara dalam keadaan apapun. Namun dalam praktiknya selalu menimbulkan masalah dan tantangan, khususnya ketika muncul pandangan baru yang dianggap menyimpang dari pandangan mayoritas.

    “Salah satu masalah yang akhir-akhir ini muncul adalah kekerasan terhadap penganut aliran minoritas dari suatu agama, yang dipandang oleh aliran mayoritas sudah menyimpang dari prinsip ajaran agama tersebut,” ujar Yasonna.     

    Namun demikian, Yasonna optimis bangsa Indonesia tetap bisa hidup rukun dalam kebhinekaan. Ini karena bangsa Indonesia telah memiliki pengalaman panjang akan kebebasan beragama, dan hingga kini rakyat Indonesia dapat hidup secara rukun dalam beragama dan menjalankan ibadatnya.

    “Walaupun pada awalnya terjadi gesekan-gesekan, dalam perjalanannya rakyat Indonesia dapat hidup berdampingan, dengan mengedepankan toleransi dan perasaan cinta kasih,” kata Yasonna.

    Dalam menghadapi perbedaan, Yasonna menekankan pentingnya sikap toleran dan dibukanya ruang dialog secara luas. Selain itu, masyarakat beragama dan berkeyakinan perlu didorong untuk memiliki sikap toleran dan moderat.

    “Penyelesaian terhadap konflik beragama dan berkeyakinan diantaranya dengan mengintensifkan ruang-ruang dialog baik intern maupun antar umat beragama,” tutupnya.




     
    Berita Lainnya :
  • Pemprov sumut dan Pemkab Deli Serdang lakukan penyegelan tempat hiburan malam
  • Kapolda Riau, Saya Datang Karena Wartawan Adalah Pahlawan Saya
  • DPR Gelar Paripurna Pengesahan RUU IKN
  • Gudang bekas material milik PLN binjai dilalap si jago merah, 6 Unit mobil pemadam diturunkan
  • Gelar Upacara 17 an, Dandim 0313/KPR Sampaikan 7 Poin Penekanan Kasad
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
    + Indeks Berita +
    01 Pemprov sumut dan Pemkab Deli Serdang lakukan penyegelan tempat hiburan malam
    02 Kapolda Riau, Saya Datang Karena Wartawan Adalah Pahlawan Saya
    03 DPR Gelar Paripurna Pengesahan RUU IKN
    04 Gudang bekas material milik PLN binjai dilalap si jago merah, 6 Unit mobil pemadam diturunkan
    05 Gelar Upacara 17 an, Dandim 0313/KPR Sampaikan 7 Poin Penekanan Kasad
    06 Ketua DPW SPI Sumut Beri Arahan Pada Rapat Pembukaan Awal Tahun 2022
    07 Polsek Kampar Amankan 3 Pelaku Judi Qq di Desa Pulau Payung Kec. Rumbio Jaya.
    08 Dedi Suryadi Resmi Dilantik Untuk Ketua Misuri Kota Pekanbaru
    09 Proyek Pengaspalan Di Danau Lancang Asal Jadi demi meraih keuntungan besar.
    10 Pembangunan Gedung Puskesmas Siak hulu ll Kejar Target
    11 Resmikan Mesjid Jami; Pangkalan Kerinci, Bupati H.Zukri Berikan Uang Tunai 100 Juta
    12 Polisi Pastikan Ferdinand Hutahaean Sehat di Rutan Bareskrim
    13 Bupati H.Zukri terima Kunjungan Kapolres AKBP Guntur Muhammad Tariq
    14 Enam Pelaku Gembong Pemalsuan Tanah di Bogor Ditangkap
    15 2022, Kegiatan Pemberdayaan Masyarakat yang Digawangi Disketapang Makin Beragam
    16 KPK Sita Uang Rupiah dalam OTT Bupati Penajam Paser Utara
    17 NIK Jadi NPWP, Bank Diminta Segera Sesuaikan Sistem Administrasi Perpajakan
    18 Gubernur Riau Minta Tenaga Kerja Lokal Dilibatkan Pengeboran Sumur Migas
    19 Mantap, di Riau Bakal Ada Modul Pembelajaran Bahaya Narkoba
    20 Inilah Penampakan Jaket G20 Presiden, Sarat Slogan Tegas nan Optimistis
    21 Polda Riau, Bantah Tudingan Setara Institute Kriminalisasi Anthony Hamzah
    22 Pak Jokowi Beri Kabar Gembira.
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © OPSINEWS.COM | Transformasi untuk Publik