Home Nasional Daerah Politik Ekonomi Hukrim Olahraga LifeStyle Peristiwa Pendidikan Internasional Indeks
 
Seekor Tapir Terluka di Mata Akibat Benda Tajam
Selasa, 16-11-2021 - 12:13:07 WIB
Tapir
TERKAIT:
 
  • Seekor Tapir Terluka di Mata Akibat Benda Tajam
  •  

    PEKANBARU, OPSINEWS.COM - Tim medis Balai Besar Konservasi Sumberdaya Alam (BBKSDA) Riau, telah menyelesaikan pemeriksaan satwa tapir yang ditemukan terluka. Lokasinya di Desa Lubuk Ambacang, Kecamatan Hulu Kuantan, Kabupaten Kuansing. Hasilnya mencengangkan, bahwa luka disebabkan benda tajam.  

    Sebelumnya, saat pertama kali ditemukan warga setempat. Kondisi mata tapir berjenis kelamin jantan itu, mengalami pembusukan karena kehilangan mata bagian kanannya.

    Pelaksana harian (Plh) BKSDA Riau, Hartono mengatakan, selain luka pada matanya sejumlah luka juga terdapat disekitar pelipis matanya.

    “Jadi hasil pemeriksaan mata tapir ini hilang disebabkan luka benda tajam,” ungkap Hartono, Senin (15/11/2021).

    Dengan hasil tersebut, lanjut Hartono, Tapir itu mengalami luka karena terlibat konflik dengan manusia. Sehingga, terpaksa harus kehilangan matanya.

    Menurut Hartono, satwa satwa tersebut dapat diselamatkan setelah pihaknya mendapat informasi dari masyarakat setempat, pada Jum'at, (12/11/2021) kemarin, yang disebut satwa dilindungi bernama latin tapirus indicus ini berkeliaran di kebun milik Said Hasim, di Desa Lubuk Ambacang.

    Esoknya, Sabtu (13/11/2021) tim Bidang I BBKSDA Riau diberangkatkan ke lokasi. Selanjutnya, langsung berkoordinasi dengan Sekretaris Daerah Lubuk Ambacang, Imas.

    “Informasi yang didapat Tim bersama Sekdes dan sejumlah warga, disebutkan bahwa tapir sudah sehari berada di kebun dan tidak takut melihat manusia,” ungkap Hartono.

    Setelah ditemukan, tim mengambil tindakan dengan mengamankan tapir. Kemudian, memberikan air dan makanan seperti daun ubi kayu sebagai pertolongan pertama upaya.

    “Tujuannya agar kondisi tapir tetap terjaga. Dan tim medis yang turut serta langsung memberikan pertolongan medis, untuk mencegah infeksi pada lukanya,” ujar Hartono.

    Selain identifikasi terhadap lukanya, hasil lainnya diketahui usia tapir tersebut 5 tahun dengan panjang badan 1 meter 20 centimeter.

    “Pertama kali ditemukan kondisinya lemah karena luka membusuk di pinggir pelipis mata. Sedangkan perilakunya relatif jinak, tidak takut dengan kehadiran manusia,” lanjut Hartono.

    Kemudian, karena parahnya kondisi mata tapir, diputuskan memberikan perawatan lanjutan dengan mengevakuasinya ke Pekanbaru. Selanjutnya, tapir dimasukkan ke kandang lalu dibawa ke kandang transit BBKSDA Riau.

    Dengan kepedulian masyarakat memberikan informasi, Hartono mengucapkan terimakasih dan berharap kedepannya semakin sering sering berkomunikasi. Jika dikemudian hari melihat kemunculan satwa liar masuk ke kebun dan tidak menyakitinya.

    “Yang terpenting masyarakat tidak memasang jerat dengan alasan apapun. Karena bagi pelaku dapat dijerat Pasal 40 Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya. Kemudian, bagi siapapun yang menemukan pelanggaran ataupun hal hal yang mencurigakan terkait perburuan atau perdagangan satwa dilindungi untuk segera melaporkan ke call center Balai Besar KSDA Riau di Nomor 081374742981,”  pungkas Hartono.




     
    Berita Lainnya :
  • Bripka Richi, Menolong Orang Adalah Panggilan Nurani
  • Bupati Kampar Sambut Kunker Perdana Pangdam I Bukit Barisan
  • Sozifao Hia Anggota DPRD Kabupaten Pelalawan Akan Serahkan 1 Unit Mobil Ambulance
  • Sidang Lanjutan Perkara Pungli, PH Sebut Semoga Segera Terungkap Aktor Dibalik Layar Pasar SBP
  • Terima Silaturahmi Perkumpulan Nias Kampar, H. Catur: Saling Mendukung Memajukan Kab. Kampar
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
    + Indeks Berita +
    01 Bripka Richi, Menolong Orang Adalah Panggilan Nurani
    02 Bupati Kampar Sambut Kunker Perdana Pangdam I Bukit Barisan
    03 Sozifao Hia Anggota DPRD Kabupaten Pelalawan Akan Serahkan 1 Unit Mobil Ambulance
    04 Sidang Lanjutan Perkara Pungli, PH Sebut Semoga Segera Terungkap Aktor Dibalik Layar Pasar SBP
    05 Terima Silaturahmi Perkumpulan Nias Kampar, H. Catur: Saling Mendukung Memajukan Kab. Kampar
    06 Legislator Nasdem, HJ. Haslinar Serap Aspirasi Sembari Bagikan Cenderamata ke Warga
    07 Ka Balmon Pekanbaru, Buka MUSLOK ORARI Lokal Pekanbaru
    08 Unit Reskrim Polsek Siak Hulu Amankan 2 Pelaku Judi Togel di Desa Pandau Jaya
    09 Masih Liarnya Kayu Olahan yang diduga Hasil dari Hutan lindung Di Wilayah Kampar.
    10 Danrem 031-WB Terima Audiensi Panitia Natal Oikumene Wartawan Riau 2021
    11 Kontrak Kerja menjelang 4 bulan, Volume pekerjaan masih 45 Presen.
    12 Kadiskes Riau: Kerja Keras Semua Pihak, Dapat Mengahasilkan Kinerja Yang Maksimal
    13 Klarifikasi Sekdes Desa Baru atas Statmen di Akun Facebook Miliknya.
    14 Warga Minta Polda Riau Dan Polresta Serius Berantas Judi Di Kota Pekanbaru
    15 Tanggapan Berbagai Pihak soal Dugaan Adanya Bisnis Tes PCR
    16 Seekor Tapir Terluka di Mata Akibat Benda Tajam
    17 Gubri: Pemprov Riau Komitmen Bangun Perkebunan Berkelanjutan di Riau
    18 HJ.Sri Rubiyanti, S.IP: Jadikan Fasilitas Untuk Salah satu Wadah Silaturrahmi
    19 Sudah Setahun Bayar Uang Baju, Hanya 2 Pasang Yang Di Terima Oleh Siswa
    20 Sambowo Indro Yuwono/Garot YC5SBW Siap Maju Nakodai
    21 Om Gatot YC5SBW Siap Maju Nahodai " Orari Lokal Pekanbaru "
    22 Viral! Patung Jokowi Digotong Ratusan Warga NTT ke Gunung Sunu
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © OPSINEWS.COM | Transformasi untuk Publik