Home Nasional Daerah Politik Ekonomi Hukrim Olahraga LifeStyle Peristiwa Pendidikan Internasional Indeks
 
Diduga Ada Oknum Polsek Bukit?Raya Larang Warga Melerai Saat Rosa Marsaulina Sinaga Dianiaya di Warung Tuak, Dinilai Gagal Mengayomi Masyarakat
Rabu, 04-11-2026 - 15:36:28 WIB
TERKAIT:
   
 

Siak?Hulu — OPSINEWS.COM-Muncul dugaan keterlibatan oknum anggota Polsek Bukit?Raya bernama Anto yang diduga sebagai kekasih pelaku, yang justru melarang warga untuk melerai saat Rosa?Marsaulina Sinaga dianiaya beramai?ramai di teras Warung Tuak Sinaga, Jalan Soekarno?Hatta, Ujung Desa Kubang?Jaya, Kecamatan Siak?Hulu, Kabupaten Kampar, Sabtu malam (31/10) sekitar pukul?23.00 WIB.

Kuasa Hukum pelapor Afriadi?Andika, SH, MH menyampaikan hal tersebut dalam konferensi pers di Mapolsek Siak?Hulu Selasa (3/11/2026). Menurut keterangan kliennya, banyak warga yang ingin turun tangan melerai agar penganiayaan terhadap Rosa Marsaulina Sinaga segera berhenti. Namun upaya itu terhambat karena adanya larangan dari oknum polisi tersebut.

Selanjutnya menurut alasan Anto hal di sampaikanya agar jangan terjadi pelehan terhadap korban. menurut Anto.

Menurut korban bukan hanya laki - laki yang di situ perempuan pun ada, tapi mereka takut karna omongan si Anto ini.ucap korban.

"Banyak pengunjung laki?laki maupun perempuan ingin melerai, namun dilarang oleh Anto yang bertugas di Polsek Bukit?Raya. Berdasarkan informasi yang kami terima, oknum tersebut diduga merupakan pacar pelaku," ungkap Afriadi?Andika.

Peristiwa itu berlangsung terang?terangan di ruang publik. Pelapor menyatakan Sri?Yani bersama sekelompok orang datang mendekat lalu melakukan penganiayaan terhadap Rosa Marsaulina Sinaga dengan memukul kepala dan mata hingga hidung berdarah serta korban jatuh terjerembap. Korban telah melaporkan peristiwa tersebut ke SPKT Polsek Siak?Hulu dengan nomor STPL/B/139/XI/2026/SPKT/RIAU/RES?KPR/SEK?SIAK?HULU/POLDA?RIAU pada Minggu (1/11).

Muncul pertanyaan besar di tengah masyarakat: jika benar oknum polisi justru menghalangi warga melerai saat terjadi kekerasan, maka hal itu merupakan kegagalan nyata tugas polisi untuk melindungi, mengayomi, serta menegakkan hukum secara adil. Polisi seharusnya menjadi benteng masyarakat, bukan justru menjadi penghambat upaya penyelamatan korban.

Afriadi?Andika menegaskan bahwa kasus ini bukan sekadar pertengkaran biasa, melainkan dugaan penganiayaan yang diduga masuk dalam Pasal?466 KUHP. Ia mendesak penyidik Polsek Siak?Hulu untuk tidak hanya memeriksa pelaku utama, tetapi juga mengusut secara mendalam tuduhan keterlibatan oknum polisi tersebut yang akan dilaporkan klien kami ke Div propam Mabes Polri.

"Kami minta Polri melalui Propam segera melakukan pemeriksaan terhadap oknum yang diduga menghalangi warga melerai. Jangan biarkan ada pihak yang merasa terlindungi meskipun memiliki hubungan dekat dengan pelaku," tegas Andika.

Kanitreskrim Polsek Siak?Hulu AKP Jonera?Putra, SH sebelumnya membenarkan telah menerima laporan polisi tersebut dan akan menindaklanjuti perkara. Namun hingga berita ini diterbitkan, belum ada pernyataan resmi terkait dugaan terhadap oknum Polsek Bukit?Raya.

Masyarakat Desa Kubang?Jaya pun berharap penyelidikan berjalan transparan tanpa pandang bulu. Jika tuduhan itu terbukti benar, maka oknum tersebut harus dipertanggungjawabkan secara disiplin maupun hukum. Masyarakat menuntut agar Polri benar?benar menjadi pelindung masyarakat, bukan justru membuat warga takut bertindak saat melihat korban menderita di tempat umum.

Berita ini disusun berdasarkan keterangan pelapor dan kuasa hukum. Semua hal yang disebut keterlibatan oknum polisi masih merupakan dugaan. Asas praduga tak bersalah berlaku hingga ada hasil penyelidikan resmi dan putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap. Redaksi berharap pihak Polsek Bukit?Raya dan Propam memberikan klarifikasi terkait tuduhan tersebut. (Tim)




 
Berita Lainnya :
  • Diduga Ada Oknum Polsek Bukit?Raya Larang Warga Melerai Saat Rosa Marsaulina Sinaga Dianiaya di Warung Tuak, Dinilai Gagal Mengayomi Masyarakat
  • Kajati Sumut Ingatkan Bahaya Korupsi, Aparatur Sergai Didorong Perkuat Integritas dan Pengawasan
  • BANK SUMUT SALURKAN CSR Rp376 JUTA UNTUK RUMAH IBADAH DAN PANTI ASUHAN DI TEBING TINGGI
  • Pemilik Tanah Kavlingan Rimbo Panjang Resah,ALdan SY Jaringan Mafia Tanah Sudah Jadi Terlapor Masih Bebas Berkeliaran Cari Mangsa 
  • PIMPIN APEL GABUNGAN ASN, WALI KOTA TEBING TINGGI TEGASKAN LIMA POIN PENTING: DISIPLIN, KINERJA, DAN PELAYANAN PUBLIK JADI PRIORITAS
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
    + Indeks Berita +
    01 Diduga Ada Oknum Polsek Bukit?Raya Larang Warga Melerai Saat Rosa Marsaulina Sinaga Dianiaya di Warung Tuak, Dinilai Gagal Mengayomi Masyarakat
    02 Kajati Sumut Ingatkan Bahaya Korupsi, Aparatur Sergai Didorong Perkuat Integritas dan Pengawasan
    03 BANK SUMUT SALURKAN CSR Rp376 JUTA UNTUK RUMAH IBADAH DAN PANTI ASUHAN DI TEBING TINGGI
    04 Pemilik Tanah Kavlingan Rimbo Panjang Resah,ALdan SY Jaringan Mafia Tanah Sudah Jadi Terlapor Masih Bebas Berkeliaran Cari Mangsa 
    05 PIMPIN APEL GABUNGAN ASN, WALI KOTA TEBING TINGGI TEGASKAN LIMA POIN PENTING: DISIPLIN, KINERJA, DAN PELAYANAN PUBLIK JADI PRIORITAS
    06 Babak Belur Dianiaya di Depan Umum, IRT Warga Jalan Purnama Purwosari Dipukul di Kepala, Mata Bengkak Hidung Berdarah
    07 Dewan Pimpinan Kecamatan Idanegawo LIRA Himbau Warga Ciptakan Lingkungan Bersih Bebas Kolusi Polusi dan Nepotisme
    08 Tragis! Pengendara Yamaha NMAX Tewas Terlindas Truk di Jalinsum Perbaungan
    09 Sebutan Nama Hamba Allah terus Berbagi Semoga Jadi Barokah dan Meringankan Beban Saudara -saudara kita 
    10 Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Serahkan Kendaraan Dinas, Perkuat Kesiapan Operasional Satuan
    11 Dukung Pembinaan Atlet dan Cegah Balap Liar, Wali Kota Tebing Tinggi Dorong Speed Grasstrack 2026 Naik Level Kejurnas
    12 Dugaan Dana Rp50 Juta Warnai Sengketa Lahan PT Arara Abadi, AJAR Siap Lapor ke Kejati dan Polda Riau
    13 Keluarga Korban Pengeroyokan Mengeluhkan Rekontruksi di Polres Pelalawan Ada yang Terlewatkan
    14 Polsek Siak Hulu Tangkap Pelaku Curas, 4 dari 7 Pelaku dan 3 orang lagi Dalam Pencarian
    15 Pokir DPRD Kampar Dicoret, Tokoh Masyarakat Kampar Angkat Bicara, Apa Hak sekda Disini
    16 LSM-AMTI Desak APH Periksa Sekda Kampar, Turangan; Dari Dugaan Nepotisme Hingga Anggaran Publikasi Yang Dicoret
    17 Petani Bance’e Bone Bersuara: Tanaman Jagung Milik Warga hasil Keringat Petani di Rusak dan di Bakar
    18 DPRD KABUPATEN PELALAWAN RAPAT PARIPURNA DALAM RANGKA MEMPERINGATI  HUT KABUPATEN PELALAWAN YANG Ke 27 TAHUN
    19 WALI KOTA TEBING TINGGI SALURKAN BANTUAN 10 KG BERAS KEPADA KELUARGA KURANG MAMPU, 10.000 KPM JADI SASARAN
    20 Meningkatkan Akuntabilitas Serta Mendukung Pengelolahan Kas Daerah,BPKAD Rohil Agar Akuntabel Transparan
    21 Polsek Siak Hulu Gelar Green Policing di Desa Buluh Cina dan Dukung Penuh Program Kapolri Penanaman Satu Juta Pohon
    22 WALI KOTA TEBING TINGGI SALURKAN BANTUAN PERMAKANAN UNTUK 30 WARGA RENTAN, TEKANKAN PENTINGNYA EMPATI DAN KEPEDULIAN SOSIAL
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © OPSINEWS.COM | Transformasi untuk Publik