Home Nasional Daerah Politik Ekonomi Hukrim Olahraga LifeStyle Peristiwa Pendidikan Internasional Indeks
 
Kajati Sumut Ingatkan Bahaya Korupsi, Aparatur Sergai Didorong Perkuat Integritas dan Pengawasan
Rabu, 04-11-2026 - 06:53:11 WIB
TERKAIT:
   
 

SERDANG BEDAGAI, OPSINEWS.COM. SUMATERA UTARA | Upaya mewujudkan pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel terus diperkuat Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai (Pemkab Sergai). Salah satunya melalui penyelenggaraan Workshop Integritas Aparatur bertema “Mewujudkan Pemerintahan yang Bersih, Transparan, dan Akuntabel Melalui Pemahaman Hukum dan Integritas Aparatur Pemerintah”, Selasa (3/11/2026).

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 09.00 WIB di Aula Sultan Serdang, Kompleks Kantor Bupati Serdang Bedagai, Sei Rampah, tersebut menghadirkan Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kajati Sumut), Muhibuddin, S.H., M.H., sebagai narasumber utama.

Workshop ini turut dihadiri Bupati Serdang Bedagai H. Darma Wijaya, Wakil Bupati Dr. H. Adlin Umar Yusri Tambunan, S.T., M.SP., Ph.D., Kapolres Serdang Bedagai AKBP Sah Udur T.M. Sitinjak, S.H., S.I.K., M.H., serta Kepala Kejaksaan Negeri Serdang Bedagai Rahmad Isnaini, S.H., M.H.

Dalam sambutannya, Bupati Serdang Bedagai H. Darma Wijaya menyampaikan ucapan selamat datang kepada Kajati Sumatera Utara di Kabupaten Serdang Bedagai yang dikenal dengan julukan Tanah Bertuah Negeri Beradat.

Bupati juga menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya workshop tersebut. Menurutnya, kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat komitmen seluruh aparatur pemerintah daerah dalam menjalankan roda pemerintahan berdasarkan prinsip hukum, transparansi, integritas, dan akuntabilitas.

Dalam sesi pembekalan, Kajati Sumatera Utara Muhibuddin menegaskan bahwa semakin besar tanggung jawab dalam penyelenggaraan pemerintahan, semakin besar pula tuntutan terhadap kepatuhan hukum dan integritas setiap aparatur.

Ia memaparkan empat pilar utama yang harus menjadi landasan tata kelola pemerintahan yang baik.

Pertama, kepatuhan terhadap hukum dalam setiap proses pengambilan keputusan. Kedua, akuntabilitas pengelolaan anggaran dan pengamanan aset daerah. Ketiga, pengawasan yang efektif untuk mencegah terjadinya penyimpangan. Keempat, integritas aparatur dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Kajati juga mengingatkan bahwa korupsi bukan sekadar persoalan pelanggaran hukum, tetapi merupakan persoalan serius dalam kualitas tata kelola pemerintahan.

Karena itu, menurutnya, upaya pemberantasan korupsi tidak cukup hanya mengandalkan penindakan setelah terjadi pelanggaran. Pencegahan harus dilakukan sejak awal melalui sistem pemerintahan yang kuat, pengawasan berkelanjutan, serta kepatuhan terhadap ketentuan peraturan perundang-undangan.

Lebih lanjut, Muhibuddin memaparkan sejumlah dampak buruk korupsi terhadap pembangunan daerah. Di antaranya menurunkan efektivitas pembangunan, merosotnya kualitas pelayanan publik, menghambat optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD), merusak kepercayaan masyarakat, mengurangi daya tarik investasi, hingga meningkatkan risiko hukum bagi pejabat pemerintahan.

Ia pun menyerukan pentingnya komitmen bersama seluruh unsur pemerintahan untuk membangun budaya integritas, memperkuat sistem pengawasan, serta memberikan keteladanan dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab.

Sementara itu, Kapolres Serdang Bedagai AKBP Sah Udur T.M. Sitinjak, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kasi Humas Polres Sergai AKP Bringin Jaya, S.H., M.H., menyampaikan bahwa Polres Sergai mendukung penuh penyelenggaraan Workshop Integritas Aparatur tersebut.

Menurutnya, kegiatan ini merupakan langkah strategis dalam memperkuat sinergitas Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) bersama seluruh instansi pemerintah daerah untuk mendorong terwujudnya pemerintahan yang bersih, transparan, dan bebas dari praktik korupsi.

Kehadiran Polri bersama Kejaksaan dan Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai, lanjutnya, merupakan bentuk komitmen bersama dalam membangun tata kelola pemerintahan yang berlandaskan hukum serta dapat dipertanggungjawabkan.

Sinergi pendampingan dan penegakan hukum yang akuntabel diharapkan mampu mengawal pengelolaan anggaran pembangunan daerah agar tepat sasaran, sesuai ketentuan, serta memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi kesejahteraan masyarakat Kabupaten Serdang Bedagai.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua dan anggota DPRD Kabupaten Serdang Bedagai, unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah Kabupaten Sergai Suwanto, S.Pd., M.Pd., para asisten, staf ahli Bupati, pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), para camat, serta kepala desa se-Kabupaten Serdang Bedagai.

Workshop ditutup dengan sesi foto bersama seluruh unsur yang hadir.

Melalui kegiatan ini, diharapkan pemahaman hukum dan budaya integritas tidak berhenti sebatas materi maupun seremonial, tetapi benar-benar diterapkan dalam setiap kebijakan, pengelolaan anggaran, pelaksanaan pembangunan, dan pelayanan publik.

Sebab, pemerintahan yang bersih tidak cukup hanya dibangun melalui aturan, tetapi harus diwujudkan melalui integritas, tanggung jawab, dan keberanian setiap aparatur untuk bekerja sesuai hukum serta mengutamakan kepentingan masyarakat.  (Mendrova)

Sumber Humas Polres Sergai




 
Berita Lainnya :
  • Kajati Sumut Ingatkan Bahaya Korupsi, Aparatur Sergai Didorong Perkuat Integritas dan Pengawasan
  • BANK SUMUT SALURKAN CSR Rp376 JUTA UNTUK RUMAH IBADAH DAN PANTI ASUHAN DI TEBING TINGGI
  • Pemilik Tanah Kavlingan Rimbo Panjang Resah,ALdan SY Jaringan Mafia Tanah Sudah Jadi Terlapor Masih Bebas Berkeliaran Cari Mangsa 
  • PIMPIN APEL GABUNGAN ASN, WALI KOTA TEBING TINGGI TEGASKAN LIMA POIN PENTING: DISIPLIN, KINERJA, DAN PELAYANAN PUBLIK JADI PRIORITAS
  • Babak Belur Dianiaya di Depan Umum, IRT Warga Jalan Purnama Purwosari Dipukul di Kepala, Mata Bengkak Hidung Berdarah
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
    + Indeks Berita +
    01 Kajati Sumut Ingatkan Bahaya Korupsi, Aparatur Sergai Didorong Perkuat Integritas dan Pengawasan
    02 BANK SUMUT SALURKAN CSR Rp376 JUTA UNTUK RUMAH IBADAH DAN PANTI ASUHAN DI TEBING TINGGI
    03 Pemilik Tanah Kavlingan Rimbo Panjang Resah,ALdan SY Jaringan Mafia Tanah Sudah Jadi Terlapor Masih Bebas Berkeliaran Cari Mangsa 
    04 PIMPIN APEL GABUNGAN ASN, WALI KOTA TEBING TINGGI TEGASKAN LIMA POIN PENTING: DISIPLIN, KINERJA, DAN PELAYANAN PUBLIK JADI PRIORITAS
    05 Babak Belur Dianiaya di Depan Umum, IRT Warga Jalan Purnama Purwosari Dipukul di Kepala, Mata Bengkak Hidung Berdarah
    06 Dewan Pimpinan Kecamatan Idanegawo LIRA Himbau Warga Ciptakan Lingkungan Bersih Bebas Kolusi Polusi dan Nepotisme
    07 Tragis! Pengendara Yamaha NMAX Tewas Terlindas Truk di Jalinsum Perbaungan
    08 Sebutan Nama Hamba Allah terus Berbagi Semoga Jadi Barokah dan Meringankan Beban Saudara -saudara kita 
    09 Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Serahkan Kendaraan Dinas, Perkuat Kesiapan Operasional Satuan
    10 Dukung Pembinaan Atlet dan Cegah Balap Liar, Wali Kota Tebing Tinggi Dorong Speed Grasstrack 2026 Naik Level Kejurnas
    11 Dugaan Dana Rp50 Juta Warnai Sengketa Lahan PT Arara Abadi, AJAR Siap Lapor ke Kejati dan Polda Riau
    12 Keluarga Korban Pengeroyokan Mengeluhkan Rekontruksi di Polres Pelalawan Ada yang Terlewatkan
    13 Polsek Siak Hulu Tangkap Pelaku Curas, 4 dari 7 Pelaku dan 3 orang lagi Dalam Pencarian
    14 Pokir DPRD Kampar Dicoret, Tokoh Masyarakat Kampar Angkat Bicara, Apa Hak sekda Disini
    15 LSM-AMTI Desak APH Periksa Sekda Kampar, Turangan; Dari Dugaan Nepotisme Hingga Anggaran Publikasi Yang Dicoret
    16 Petani Bance’e Bone Bersuara: Tanaman Jagung Milik Warga hasil Keringat Petani di Rusak dan di Bakar
    17 DPRD KABUPATEN PELALAWAN RAPAT PARIPURNA DALAM RANGKA MEMPERINGATI  HUT KABUPATEN PELALAWAN YANG Ke 27 TAHUN
    18 WALI KOTA TEBING TINGGI SALURKAN BANTUAN 10 KG BERAS KEPADA KELUARGA KURANG MAMPU, 10.000 KPM JADI SASARAN
    19 Meningkatkan Akuntabilitas Serta Mendukung Pengelolahan Kas Daerah,BPKAD Rohil Agar Akuntabel Transparan
    20 Polsek Siak Hulu Gelar Green Policing di Desa Buluh Cina dan Dukung Penuh Program Kapolri Penanaman Satu Juta Pohon
    21 WALI KOTA TEBING TINGGI SALURKAN BANTUAN PERMAKANAN UNTUK 30 WARGA RENTAN, TEKANKAN PENTINGNYA EMPATI DAN KEPEDULIAN SOSIAL
    22 POLRES SERGAI TEGASKAN PERANG TERHADAP NARKOBA: 1,16 TON KETAMINE DIUNGKAP DI SELAT MALAKA, KAPOLRES AJAK MASYARAKAT PERKUAT BENTENG ANTI-NARKOBA
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © OPSINEWS.COM | Transformasi untuk Publik