Ratusan Warga Antusias Ikuti Bakti Sosial Kesehatan Gerindra Sergai, 42 Tenaga Ahli Beri Pelayanan
SERDANG BEDAGAI, OPSINEWS.COM. SUMATERA UTARA | Antusiasme ratusan masyarakat mewarnai pelaksanaan bakti sosial pelayanan kesehatan yang digelar Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Minggu (23/8/2026).
Kegiatan yang mengusung tema “Kemerdekaan Republik Indonesia, Berbagi Kebaikan, Wujudkan Masyarakat Sehat” tersebut dipusatkan di Sekretariat Yayasan Sinar Cahaya Keluarga, Jalan Negara KM 59, Kompleks Ruko RBC Firdaus, Kecamatan Sei Rampah, Sergai.
Sejak kegiatan dimulai sekitar pukul 08.00 WIB pagi, warga dari berbagai kalangan mulai berdatangan. Mereka tampak antusias mengikuti pelayanan kesehatan sosial yang disiapkan panitia, mulai dari pemeriksaan hingga terapi sesuai kebutuhan masing-masing peserta.
Sedikitnya 42 tenaga ahli medis dan praktisi Traditional Chinese Medicine (TCM) diterjunkan dalam kegiatan tersebut. Pelayanan yang diberikan antara lain terapi akupunktur dan Tuina, yakni teknik pijat tradisional Tiongkok. Panitia juga menyediakan obat-obatan sesuai kebutuhan dan ketersediaan serta menyalurkan bantuan kursi roda bagi masyarakat yang membutuhkan.
Suasana di lokasi terlihat ramai. Warga dengan sabar menunggu giliran, sementara tenaga medis dan praktisi terus memberikan pelayanan kepada peserta.
Anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara, Budi, SE, M.M dari fraksi Partai Gerindra dapil Sumut IV, mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat dalam pelaksanaan bakti sosial tersebut.
Menurut Budi, kegiatan sosial seharusnya tidak sekadar menjadi agenda seremonial, tetapi harus mampu memberikan manfaat yang benar-benar dirasakan masyarakat.
“Ini merupakan kegiatan sosial. Kami bersyukur dapat menjalin kerja sama untuk membantu masyarakat Serdang Bedagai, khususnya melalui pelayanan kesehatan dan bantuan bagi saudara-saudara kita yang membutuhkan,” ujar Budi.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada para dokter, tenaga medis dan praktisi TCM yang telah meluangkan waktu serta tenaga untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Budi mengatakan terapi akupunktur maupun pengobatan tradisional dapat menjadi salah satu pilihan pendamping dalam menjaga kesehatan. Namun, ia menegaskan masyarakat tetap perlu memperoleh pemeriksaan dan penanganan medis sesuai kondisi kesehatan masing-masing.
“Terima kasih kepada para tenaga ahli yang telah hadir dan memberikan pelayanan kepada masyarakat. Semoga kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan dan memberikan manfaat,” katanya.
Budi menambahkan, sejumlah tenaga ahli yang hadir memiliki pengalaman puluhan tahun dan sertifikasi sesuai bidang masing-masing.
Wakil Bupati Serdang Bedagai, H. Adlin Umar Yusri Tambunan, S.T., M.S.P, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut, juga memberikan apresiasi atas pelaksanaan bakti sosial kesehatan itu.
Menurut Adlin, kolaborasi antara tenaga kesehatan, praktisi TCM, organisasi sosial dan masyarakat merupakan bentuk kepedulian yang perlu terus dikembangkan.
Ia berharap kegiatan serupa dapat dilaksanakan secara berkelanjutan agar manfaatnya dapat dirasakan oleh semakin banyak masyarakat.
“Sehat itu mahal. Karena itu, jauh lebih baik kita menjaga kesehatan sejak awal daripada menunggu sampai sakit dan harus mendapatkan perawatan di rumah sakit,” pesan Adlin.
Ia menilai momentum peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI menjadi lebih bermakna ketika diisi dengan kegiatan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
Di tengah berlangsungnya kegiatan, perhatian peserta tertuju pada seorang warga lanjut usia yang terlihat terharu setelah mendapatkan pelayanan terapi.
Warga tersebut sebelumnya datang ke lokasi dengan menggunakan tongkat. Setelah menjalani terapi, ia kemudian mencoba berjalan tanpa menggunakan tongkat.
Momen tersebut membuat sang kakek menangis haru. Dengan penuh rasa syukur, ia menyampaikan terima kasih kepada pihak-pihak yang telah menyelenggarakan kegiatan bakti sosial.
“Terima kasih kepada Pak Budi, atas terselenggaranya kegiatan ini. Semoga Bapak Budi diberikan kesehatan dan panjang umur,” ujarnya.
Meski menjadi pengalaman yang berkesan bagi warga tersebut, kondisi setelah terapi itu merupakan pengalaman pribadi dan tidak dapat dijadikan kesimpulan medis mengenai efektivitas terapi terhadap penyakit tertentu.
Masyarakat tetap dianjurkan berkonsultasi dengan tenaga kesehatan profesional untuk memperoleh diagnosis dan penanganan yang sesuai dengan kondisi masing-masing.
Selain pelayanan kesehatan, panitia juga menyerahkan bantuan kursi roda kepada sejumlah warga yang membutuhkan.
Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat dengan keterbatasan mobilitas dalam menjalankan aktivitas sehari-hari sekaligus meringankan beban keluarga.
Pelaksanaan bakti sosial ini turut mendapat dukungan berbagai pihak, termasuk praktisi kesehatan dan pihak swasta yang berkontribusi dalam penyelenggaraan kegiatan.
Antusiasme ratusan warga yang hadir menjadi gambaran tingginya kebutuhan masyarakat terhadap akses pelayanan kesehatan yang mudah dijangkau. Di sisi lain, kegiatan tersebut juga menunjukkan bahwa semangat gotong royong masih dapat diwujudkan melalui kolaborasi berbagai elemen masyarakat.
Panitia berharap kegiatan bakti sosial tidak berhenti sebagai rangkaian peringatan HUT Kemerdekaan RI, tetapi dapat menjadi bagian dari gerakan kepedulian sosial yang dilaksanakan secara berkelanjutan.
Momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI akhirnya tidak hanya dirayakan melalui seremoni, tetapi diterjemahkan dalam aksi nyata: berbagi, melayani dan membantu masyarakat yang membutuhkan. (Mendrova)
Komentar Anda :