Diduga Rampok Agen BRI Link dan Warnet di Sei Rampah, Sat Reskrim Polres Sergai Lakukan Olah TKP dan Buru Pelaku
Serdang Bedagai, Sumatera Utara. OPSINEWS.COM - Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Serdang Bedagai (Sergai) bergerak cepat melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) terkait dugaan tindak pidana perampokan bersenjata tajam yang menyasar usaha warung internet (warnet), Agen BRI Link, dan jasa fotokopi Selfie Net di Dusun VI, Desa Firdaus, Kecamatan Sei Rampah, Kabupaten Serdang Bedagai, Kamis (25/6/2026) dini hari.
Kegiatan olah TKP dipimpin personel piket Sat Reskrim bersama PS Kanit INAFIS Aiptu Sahat S. Siregar dan personel Samapta Ipda Ismail. Tim melakukan pemeriksaan lokasi, mengumpulkan barang bukti awal, serta meminta keterangan dari sejumlah saksi untuk mengungkap identitas pelaku.
Kasat Reskrim Polres Sergai AKP Binrod Situngkir, S.H., M.H., melalui Kasi Humas Polres Sergai AKP Bringin Jaya, S.H., M.H., membenarkan adanya peristiwa tersebut dan memastikan penyelidikan sedang dilakukan secara intensif.
«"Benar, personel gabungan dari Sat Reskrim, INAFIS, dan Samapta telah turun ke lokasi untuk melakukan olah TKP awal. Saat ini kami masih mengumpulkan keterangan para saksi serta bukti-bukti guna kepentingan penyelidikan lebih lanjut," ujar AKP Bringin Jaya, Kamis (25/6/2026).»
Berdasarkan informasi sementara, aksi kejahatan itu terjadi pada Rabu (24/6/2026) sekitar pukul 21.00 WIB. Korban merupakan usaha milik Anjasmara yang bergerak di bidang warnet, Agen BRI Link, dan jasa fotokopi.
Aksi pelaku terekam kamera pengawas (CCTV). Dalam rekaman tersebut, seorang pria tak dikenal (OTK) diduga memasuki lokasi usaha, kemudian mengancam pekerja menggunakan senjata tajam jenis pisau sebelum mengambil uang tunai yang berada di dalam laci penyimpanan.
Usai beraksi, pelaku melarikan diri. Warga yang mengetahui kejadian sempat melakukan pengejaran ke arah Kota Tebing Tinggi. Namun, ketika tiba di kawasan Simpang Belidaan, Sei Rampah, jejak pelaku hilang sehingga upaya pengejaran tidak membuahkan hasil.
Atik, orang tua pemilik usaha, mengatakan pelaku langsung menuju tempat penyimpanan uang dan mengancam pekerja sebelum membawa kabur uang tunai.
«"Pelaku langsung menuju tempat penyimpanan uang, mengancam pekerja dengan pisau, lalu mengambil uang tunai dari laci. Yang dibawa segepok uang, namun kami belum mengetahui jumlah kerugiannya karena anak saya selaku pemilik masih berada di rumah saat kejadian. Malam itu juga kami langsung membuat laporan ke Polres Sergai," ungkap Atik.»
Hingga kini, jumlah kerugian masih dalam proses pendataan. Polisi juga tengah menganalisis rekaman CCTV dan mendalami identitas pelaku untuk mempercepat proses pengungkapan kasus.
Polres Sergai mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak berspekulasi terkait peristiwa tersebut. Kepolisian meminta masyarakat yang memiliki informasi mengenai identitas maupun keberadaan pelaku agar segera melaporkannya kepada pihak berwajib.
Saat ini, Sat Reskrim Polres Sergai masih terus melakukan penyelidikan intensif dan memburu pelaku guna mempertanggungjawabkan perbuatannya sesuai ketentuan hukum yang berlaku. (Mendrova)
Sumber Humas Polres Sergai
Komentar Anda :