Home Nasional Daerah Politik Ekonomi Hukrim Olahraga LifeStyle Peristiwa Pendidikan Internasional Indeks
 
Bantuan Rp300 Humas Polda Riau Jadi Malapetaka Wartawan Nasional?
Jumat, 19-06-2026 - 20:13:13 WIB
TERKAIT:
   
 

Pekanbaru -- OPSINEWS.COM-Dunia pers di Riau sedang menyaksikan sebuah ironi yang sulit dicerna akal sehat. Uang santunan sebesar Rp300 ribu yang semula disebut sebagai bentuk empati kepada seorang jurnalis yang tengah sakit, justru berubah menjadi tiket menuju pemecatan.

Jumat (19/6/2026), puluhan wartawan yang tergabung dalam grup WhatsApp Wartawan Mitra Polda Riau Plus (WMP R+) mendatangi Mapolda Riau. Mereka bukan datang untuk meminta bantuan, melainkan mengembalikan uang santunan senilai Rp300 ribu kepada Kabid Humas Polda Riau, Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad.

Pengembalian uang itu bukan tanpa alasan. Mereka menilai nominal yang sebenarnya tidak seberapa tersebut telah berubah menjadi simbol mahalnya harga sebuah "kepedulian" yang berujung pada hilangnya mata pencaharian seorang kameramen televisi nasional berinisial W.

Kisahnya bermula ketika W sedang sakit dan menerima bantuan yang disebut sebagai bentuk perhatian. Namun entah mengapa, bantuan yang mestinya cukup berhenti pada niat baik tersebut justru berlanjut hingga ke meja manajemen pusat perusahaan media tempat W bekerja. Lengkap dengan laporan dan tangkapan layar bukti transfer.

Akibatnya dapat ditebak. Di tengah ketatnya aturan etik perusahaan media yang melarang jurnalis menerima pemberian dari narasumber, W harus menerima kenyataan pahit. Ia kehilangan pekerjaannya, bukan karena meminta bantuan, melainkan karena bantuan itu datang berikut laporan administrasinya.

"Uang ini kami kumpulkan kembali sebagai bentuk simpati kepada Wahyu. Dia tidak pernah meminta bantuan tersebut. Justru setelah adanya laporan ke kantor pusat, dia langsung dipecat," ujar Afiat Ananda saat menyerahkan kembali uang santunan itu dalam bentuk pecahan kertas dan koin.

Peristiwa ini menimbulkan pertanyaan sederhana yang hingga kini belum terjawab tuntas. Jika tujuan awalnya murni membantu, mengapa harus disertai bukti transfer kepada pihak manajemen pusat? Jika hanya ingin memastikan status seorang koresponden, mengapa tidak cukup bertanya kepada rekan-rekan jurnalis yang setiap hari berada di lingkungan Polda Riau?

Pertanyaan-pertanyaan itu menggantung di udara, sama seperti nasib W yang kini harus mencari pekerjaan baru.

Di hadapan para wartawan, Kombes Pandra telah menyampaikan permohonan maaf secara terbuka dan menegaskan tidak pernah berniat mencelakakan karier siapa pun. 

Pernyataan tersebut tentu patut dihargai. Namun bagi sebagian jurnalis, permintaan maaf tidak serta-merta menghapus kesan bahwa komunikasi yang selama ini dibangun ternyata menyisakan jarak yang cukup lebar.

Ironisnya, di era ketika hubungan kemitraan antara institusi dan pers sering digaungkan sebagai pilar keterbukaan informasi, sebuah bantuan Rp300 ribu justru berhasil menciptakan gelombang solidaritas, protes, hingga pengembalian uang secara berjamaah.

Mungkin inilah pelajaran paling mahal dari uang Rp300 ribu itu. Nilainya kecil di rekening, tetapi dampaknya cukup besar untuk menghilangkan satu pekerjaan, mengguncang kepercayaan, dan memunculkan pertanyaan tentang bagaimana seharusnya empati dijalankan tanpa berujung pada petaka bagi penerimanya.sumber Oketimes.com

 




 
Berita Lainnya :
  • Polres Sergai Tegaskan Kasus Dugaan Penipuan dan Penggelapan Sejak 2021 Masih Berproses, Tersangka Telah Masuk DPO
  • Sat Res Narkoba Polres Sergai Tangkap Diduga Pengedar Sabu di Perbaungan, Sita Paket Narkotika
  • Terima SPDP, Empat Terlapor Resmi Disidik dalam Kasus Dugaan Pengeroyokan Remaja di Desa Jake
  • Bantuan Rp300 Humas Polda Riau Jadi Malapetaka Wartawan Nasional?
  • Remaja 17 Tahun Tewas Tabrak Truk Kontainer Parkir di Sei Rampah, Sopir Masih Diburu Polisi
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
    + Indeks Berita +
    01 Polres Sergai Tegaskan Kasus Dugaan Penipuan dan Penggelapan Sejak 2021 Masih Berproses, Tersangka Telah Masuk DPO
    02 Sat Res Narkoba Polres Sergai Tangkap Diduga Pengedar Sabu di Perbaungan, Sita Paket Narkotika
    03 Terima SPDP, Empat Terlapor Resmi Disidik dalam Kasus Dugaan Pengeroyokan Remaja di Desa Jake
    04 Bantuan Rp300 Humas Polda Riau Jadi Malapetaka Wartawan Nasional?
    05 Remaja 17 Tahun Tewas Tabrak Truk Kontainer Parkir di Sei Rampah, Sopir Masih Diburu Polisi
    06 Dinilai Penuhi Mens Rea, Pimred Detak fakta.com Resmi Laporkan Zakiah Nora Pemain Proyek RLH dan Seragam SD Pemkab Rohil ke Dirreskrimsus Polda Riaured
    07 Bupati Rohil H.Bistamam Adanya Efesiensi Anggaran Belum Bisa Jawab, Namun Kita Berupaya Semaksimal Untuk Renovasi Stadion ini
    08 Hadiri Pembukaan Turnamen Voli Putri Trofeo Cup I, Lurah Kerinci Timur: Junjung Tinggi Sportifitas
    09 Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polres Sergai Gelar Bakti Kesehatan dan Donor Darah, Berhasil Kumpulkan 93 Kantong Darah
    10 Tiga Remaja Terluka Usai Nmax Tabrak Truk Tronton di Jalinsum Sergai, Pengendara Masih Berusia 15 Tahun
    11 Innova Tabrak Belakang Truk di Tol Medan-Tebing Tinggi, Enam Orang Alami Luka-Luka
    12 Terkesan Lempar Batu Sembunyi Tangan,Kelakuan Aneh Kepsek SDN 01 Pekanbaru
    13 Polisi Selidiki Perusakan Batu Nisan di TPU Desa Sialang Buah, Terduga Pelaku Diduga Alami Gangguan Jiwa
    14 Sambut HUT Bhayangkara ke-80, Polres Sergai Gelar Bakti Religi dan Bakti Sosial di Rumah-rumah Ibadah
    15 Mobil Pikap Isuzu Traga Terguling di Tol Medan - Tebing Tinggi, Tiga Penumpang Alami Luka Ringan
    16 Satres Narkoba Polres Sergai Tangkap Pengedar Sabu di Perbaungan, Barang Bukti Narkotika Disita
    17 Satreskrim Polres Sergai Tuntaskan Pengungkapan Sindikat Curat Spesialis Mobil Pick Up, Empat Pelaku Berhasil Diamankan
    18 Diduga Salip Tronton, Truk Tabrak Yamaha Aerox di Sei Bamban Sergai, Satu Pengendara Luka Serius
    19 Diduga Salip Tronton, Truk Tabrak Yamaha Aerox di Sei Bamban Sergai, Satu Pengendara Luka Serius
    20 WMHPSB VC Siap Tempur di Turnamen Bola Voli Kapolres Sergai Cup 2026, Optimistis Raih Hasil Terbaik
    21 Lewat Nobar Film Edukasi, Wali Kota Tebing Tinggi Ajak Masyarakat Bangun Keluarga Harmonis dan Tangguh
    22 IMA MADINA PKU DESAK POLDA SUMUT TANGKAP DAN HENTIKAN PARA MAFIA PETI DI PERBATASAN TAPSEL -MADINA TERMASUK DUGAAN KETERLIBATAN ORMAS
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © OPSINEWS.COM | Transformasi untuk Publik