Home Nasional Daerah Politik Ekonomi Hukrim Olahraga LifeStyle Peristiwa Pendidikan Internasional Indeks
 
Pendidikan Tinggi Harus Fasilitasi Mahasiswa untuk Kembangkan Talenta
Kamis, 14-10-2021 - 10:55:17 WIB
Jokowidodo
TERKAIT:
 
  • Pendidikan Tinggi Harus Fasilitasi Mahasiswa untuk Kembangkan Talenta
  •  

    JAKARTA, OPSINEWS.COM - Perubahan dunia yang sangat cepat yang ditandai dengan revolusi industri 4.0 dan disrupsi teknologi perlu disikapi dengan hati-hati. Untuk menghadapinya, diperlukan sikap arif dalam mengembangkan teknologi sekaligus aktif mengakuisisi berbagai teknologi baru, terutama teknologi digital.

    Presiden Joko Widodo memandang bahwa pengembangan sumber daya manusia (SDM) harus menjadi perhatian. Dunia pendidikan, khususnya pendidikan tinggi, harus bisa memfasilitasi mahasiswa untuk mengembangkan bakatnya.

    “Namanya SDM betul-betul harus menjadi concern kita. Pendidikan tinggi kita harus memfasilitasi mahasiswa untuk mengembangkan talentanya. Jangan dipagari oleh program-program studi fakultas yang justru membelenggu,” ujar Presiden saat memberikan pengarahan kepada peserta Program Pendidikan Singkat Angkatan (PPSA) XXIII dan Program Pendidikan Reguler Angkatan (PPRA) LXII Tahun 2021 Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia di Istana Negara, Jakarta Pusat, Rabu (13/10/2021).

    Menurutnya, ke depan akan banyak pekerjaan yang hilang dan muncul jenis-jenis pekerjaan baru. Oleh sebab itu, mahasiswa harus bisa memahami berbagai perkembangan ilmu yang terus berkembang seperti matematika statistik, ilmu komputer, bahasa Inggris, hingga bahasa pemrograman.

    “Perkembangan-perkembangan seperti ini kalau enggak kita segera antisipasi bisa ketinggal kita. Jadi mungkin di fakultas kedokteran harus secepatnya mulai ada mata kuliah tentang robotik. Tinggal skill baru harus selalu di-update teknologinya karena apa yang diajarkan oleh guru semester ini, nanti semester depan diajarkan lagi sudah usang,” jelasnya.

    Oleh karena itu, Kepala Negara mengingatkan bahwa universitas dan perguruan tinggi harus mampu mendorong mahasiswanya untuk belajar di mana saja, dengan siapa saja, berani mencoba hal-hal baru, dan tidak terjebak dengan rutinitas. Misalnya, para mahasiswa bisa diberi kesempatan untuk belajar di perusahaan teknologi.

    “Taruh mahasiswa di sebuah perusahaan teknologi untuk mereka belajar. Misalnya apa itu hyperloop, apa itu Splash X, apa itu advance robotic. Semuanya memang harus, karena kecepatan perubahan betul-betul sangat cepat sekali,” imbuhnya.

    Di samping itu, pendidikan tinggi juga harus mampu mencetak dan melahirkan mahasiswa yang unggul dan utuh, sehat jasmani dan rohani, budi pekertinya baik, memiliki kebangsaan nasionalisme yang baik. Artinya, tugas perguruan tinggi itu tidak hanya mendidik di dalam kampus tetapi juga di luar kampus.

    “Jangan sampai nanti di dalam kampus dididik mengenai kebangsaan, mengenai Pancasila, tetapi nanti di luar kampus ada yang mendidik lagi menjadi ekstremis garis keras atau radikal garis keras,” tandasnya.

    Nilai Tambah

    Pesiden Joko Widodo menegaskan nilai tambah dari industri energi dan mineral di Tanah Air harus terus ditingkatkan. Menurutnya, nilai tambah yang maksimal sangat penting bagi kepentingan nasional, kepentingan dalam negeri, dan kepentingan rakyat.

    “Lebih dari itu yang paling penting adalah hilirisasi besar-besaran tidak bisa lagi kita mengekspor dalam bentuk raw material, dalam bentuk bahan mentah yang tidak memiliki nilai tambah,” ujar Presiden.

    Kepala Negara mengatakan, selain dapat menghasilkan produk yang memiliki nilai tambah, Indonesia juga harus mengombinasikan antara pemanfaatan kekayaan alam dengan kearifan dan teknologi yang melestarikan.

    “Prinsip ekonomi berkelanjutan ini harus betul-betul kita jaga, kita pegang teguh yaitu melalui green economy dan blue economy,” ucapnya.

    Presiden pun kembali menekankan pentingnya mendorong hilirisasi dan industrialisasi seluruh komoditas yang tersedia. Menurutnya, hal ini adalah salah satu kesempatan yang baik untuk memajukan Indonesia.

    “Inilah sebuah kesempatan, jangan sampai nanti kita kehilangan opportunity lagi, kehilangan kesempatan lagi, dulu ada booming minyak kita kehilangan, ada booming kayu kita kehilangan. Ini tidak, minerba ini harus menjadi sebuah fondasi kita dalam rangka memajukan negara kita Indonesia,” tegas Presiden.

    Presiden menuturkan bahwa peluang untuk mengintegrasikan industri besar yang ada di dalam negeri tidak akan datang dua kali, sehingga kesempatan tersebut perlu untuk dimanfaatkan.

    “Nggak akan kesempatan itu datang lagi. Peluang itu datang lagi? Nggak akan. Ini kesempatan kita bisa integrasikan industri besar yang ada di dalam negeri,” tandas Presiden.

    Turut hadir mendampingi Presiden dalam pengarahan tersebut antara lain Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy dan Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) Agus Widjojo.




     
    Berita Lainnya :
  • Di Siak Hulu Judi Togel Kembali Beraksi, Disinyalir Aparat Tutup Mata
  • Presiden Jokowi Akan Lakukan Kunker ke Bali Hadiri GPDRR 2022
  • Surat Edaran Tidak digubris , Warung Remang-Remang Tetap Beraksi di Siak Hulu
  • Dankikav 6/RBT Kapten Kav Gilang Abriawan S.T. Han Sambut Kunker Pangdam 1/BB
  • Kabareskrim Komjen Agus Andrianto Tindak Lanjuti Perintah Kapolri Terkait Maraknya Perjudian Di Riau
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
    + Indeks Berita +
    01 Di Siak Hulu Judi Togel Kembali Beraksi, Disinyalir Aparat Tutup Mata
    02 Presiden Jokowi Akan Lakukan Kunker ke Bali Hadiri GPDRR 2022
    03 Surat Edaran Tidak digubris , Warung Remang-Remang Tetap Beraksi di Siak Hulu
    04 Dankikav 6/RBT Kapten Kav Gilang Abriawan S.T. Han Sambut Kunker Pangdam 1/BB
    05 Kabareskrim Komjen Agus Andrianto Tindak Lanjuti Perintah Kapolri Terkait Maraknya Perjudian Di Riau
    06 Gubernur Riau Resmi Lantik Dr. H. Kamsol, MM Menjadi Pj Bupati Kampar
    07 Usai Lantik 2 Pj Kepala Daerah, Gubri Langsung Tetapkan Plt Kadisdik dan Sekwan DPRD
    08 Dr.Freddy Simanjutak S.H. M.H. Surati Polda Riau Minta Keadilan Terkait Kasus Pengacaman Wartawan
    09 Wow Luar Biasa, Developer PT PSNN Diduga Tantang Satpol PP Pekanbaru
    10 Dankikav 6/RBT Kapten Kav Gilang Abriawan, S.T. Han. Raih juara 1 Perorangan Menembak Pistol Eksekut
    11 Bupati Kampar Pecahkan Rekor MURI Ambulance Terbanyak Se- Indonesia
    12 Ketua Granat Riau Apresiasi Polda Riau Ungkap TPPU Narkoba
    13 Pemerintah Kembali Buka Ekspor Minyak Goreng Mulai 23 Mei 2022
    14 Peringati Harkitnas, Menkominfo: Momentum Bangkit dan Presidensi G-20 Indonesia
    15 Gubernur Riau Berharap Sertifikat BRK Syariah Diserahkan Langsung Kepala OJK
    16 PDSI Tegaskan Dokter Terawan Sudah Tinggalkan IDI
    17 Bayar Tol Tak Lagi Pakai E-Toll, Digantikan dengan MLFF
    18 Sajikan Informasi Investasi, Wali Kota Luncurkan Aplikasi Pekanbaru Investment Center
    19 Usai Jawab Tanggapan Fraksi DPRD terhadap LPKJ, Wali Kota Foto Bersama Sebelum Berpisah
    20 Selingkuh Dengan Suaminya, Neneng Gelap Mata Habisi Nyawa Dini
    21 DPRD Kampar Menggelar Rapat Paripurna
    22 Wali Kota Pekanbaru Terima Penghargaan Kearsipan dari ANRI
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © OPSINEWS.COM | Transformasi untuk Publik