Home Nasional Daerah Politik Ekonomi Hukrim Olahraga LifeStyle Peristiwa Pendidikan Internasional Indeks
 
Kebakaran Maut di Labuhan Bilik: Luka Tak Sekadar Terbakar, Keluarga Minta Polisi Buka Semua Fakta
Senin, 12-01-2026 - 08:38:00 WIB
Keterangan Foto: Almarhum Samuel Alexsander Pandiangan dan James Purba. Dua anak bangsa yang kehilangan nyawa dalam tragedi kebakaran, meninggalkan luka mendalam bagi keluarga dan orang-orang terdekat. (Foto: dikutip dari keluarga korban/Tim)
TERKAIT:
   
 

Labuhanbatu, Sumut. OPSINEWS.COM - Peristiwa kebakaran yang terjadi pada Minggu malam, 21 Desember 2025, di Jalan Panglima Sudirman, Kelurahan Labuhan Bilik, Kabupaten Labuhanbatu, Sumatera Utara, menyisakan duka mendalam sekaligus pertanyaan serius. 

Insiden tersebut merenggut dua nyawa, yakni Samuel Alexsander Pandiangan dan James Purba, yang hingga kini masih menyisakan ruang penyelidikan bagi aparat penegak hukum.

Kasus kebakaran tersebut saat ini tengah ditangani oleh Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Labuhanbatu, sebagaimana tertuang dalam Laporan Polisi Nomor LP/A/33/XII/2025/SPKT/Polsek Panai Tengah/Res-LBH/Polda Sumut, tertanggal 24 Desember 2025.

Dalam rangka mengungkap penyebab serta rangkaian peristiwa kebakaran maut tersebut, penyidik telah memeriksa sejumlah saksi. 

Berdasarkan informasi yang dihimpun, saksi-saksi yang telah dimintai keterangan meliputi pihak keluarga korban serta rekan kerja korban di Lapas Kelas III Labuhan Bilik.

Adapun saksi yang telah diperiksa antara lain: Mariama Gustiani Sibarani, orang tua Samuel Alexsander Pandiangan, Juni Iskandar Purba, orang tua James Purba, Samuel Syahputra Sinaga, Maulana Akbar Alhakim, Fadyisa Ragel Merdeka, Alfian Crishman Siahaan, Ahmad Taufik Anhar Nasution. Seluruh saksi tersebut diketahui memiliki keterkaitan langsung dengan korban, baik sebagai keluarga inti maupun rekan kerja.

Di tengah proses penyelidikan yang masih berjalan, pihak keluarga korban mengungkap adanya hal-hal yang dinilai janggal, khususnya berdasarkan penjelasan hasil otopsi yang disampaikan oleh penyidik. Keluarga menyebut bahwa selain luka bakar, ditemukan pula bekas benturan pada bagian kaki salah satu korban, yakni Samuel Alexsander Pandiangan.

Temuan tersebut, menurut keluarga, menimbulkan pertanyaan serius mengenai kronologi sebelum terjadinya kebakaran, meskipun hingga kini pihak kepolisian belum menyimpulkan adanya unsur pidana lain di luar peristiwa kebakaran itu sendiri.

Kepada tim investigasi Jurnalpost.net, Mariama Gustiani Sibarani, ibu kandung Samuel, menyampaikan harapannya agar penyelidikan dilakukan secara menyeluruh dan terbuka.

“Kami sangat berharap pihak Kepolisian Republik Indonesia, khususnya Polres Labuhanbatu, dapat mengungkap secara tuntas penyebab kematian anak kami dan rekannya. Sebagai orang tua, kami hanya ingin kebenaran yang sebenar-benarnya,” ujar Mariama dengan nada haru.

Ia menegaskan bahwa keluarga menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada kepolisian, namun tetap berharap adanya kejelasan dalam waktu yang wajar.

“Jika proses ini berjalan terlalu lama tanpa penjelasan yang terang, tentu kami akan mencari perhatian publik agar keadilan bagi anak-anak kami tidak berhenti di tengah jalan,” tambahnya.

Hingga berita ini diterbitkan, Satreskrim Polres Labuhanbatu masih melakukan pendalaman terhadap keterangan para saksi serta hasil pemeriksaan forensik. 

Publik kini menanti langkah profesional dan transparan aparat penegak hukum untuk mengungkap fakta di balik tragedi yang merenggut dua nyawa tersebut, demi keadilan bagi korban dan keluarga yang ditinggalkan.
(Mendrova/Tim)




 
Berita Lainnya :
  • Syukur dalam Kebersamaan: HUT ke-16 STM Fahasara Dodo Kota Tebing Tinggi, Menguatkan Iman dan Persaudaraan di Tengah Zaman
  • Natal STM Fahasadodo 2025 dan HUT ke-16: Meneguhkan Iman, Menguatkan Keluarga, Menebar Damai di Tengah Perubahan Zaman
  • Wujud Empati, Wali Kota Tebing Tinggi Layat Keluarga Pedagang Pasar Gambir dan Jenguk Warga di Brohol
  • Wali Kota Tebing Tinggi Pimpin Gotong Royong Jelang Peresmian Pasar Inpres, Tegaskan Kios Bukan untuk Diperjualbelikan
  • As Berstatus Istri Sah Seorang Pria bahkan Gunakan Identitas Palsu Serta Marga Kerja di Tempat Esek-esek
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
    + Indeks Berita +
    01 Syukur dalam Kebersamaan: HUT ke-16 STM Fahasara Dodo Kota Tebing Tinggi, Menguatkan Iman dan Persaudaraan di Tengah Zaman
    02 Natal STM Fahasadodo 2025 dan HUT ke-16: Meneguhkan Iman, Menguatkan Keluarga, Menebar Damai di Tengah Perubahan Zaman
    03 Wujud Empati, Wali Kota Tebing Tinggi Layat Keluarga Pedagang Pasar Gambir dan Jenguk Warga di Brohol
    04 Wali Kota Tebing Tinggi Pimpin Gotong Royong Jelang Peresmian Pasar Inpres, Tegaskan Kios Bukan untuk Diperjualbelikan
    05 As Berstatus Istri Sah Seorang Pria bahkan Gunakan Identitas Palsu Serta Marga Kerja di Tempat Esek-esek
    06 Sopir Angkot Diamankan Polres Sergai Terkait Dugaan Perbuatan Asusila, Kasus Berakhir dengan Pembinaan
    07 Dit Binmas Polda Sumut Lakukan Pembinaan Intensif Personel Bhabinkamtibmas di Wilayah Polres Sergai
    08 Kapolsek Binawidya Berkunjung Ke Pasar Baru Panam Bersilahturahmi  Deng Pedagang Dan Pengurus APPSI
    09 2 Korban Laka Tunggal di Koridor PT RAPP Ternyata Karyawan BPR Dana Amanah Pelalawan
    10 Polres Serdang Bedagai Gelar KRYD THM, Ciptakan Keamanan dan Ketertiban Wilayah Malam Hari
    11 Klarifikasi Kepala BPJS Kesehatan Sergai Risdamayani Sarumaha: Rujukan Pasien Emergency Ditegaskan Sesuai Indikasi Medis
    12 Kebakaran Maut di Labuhan Bilik: Luka Tak Sekadar Terbakar, Keluarga Minta Polisi Buka Semua Fakta
    13 Kepala BPJS Kesehatan Sergai Belum Beri Penjelasan Substantif, Transparansi Rujukan Pasien Emergency Dipertanyakan
    14 RSUD Kumpulan Pane Tegaskan Tidak Pernah Menolak Pasien, Klarifikasi Isu Viral Dugaan Penolakan
    15 Upacara Pemakaman Purnawirawan Polri Kompol H. Ahmad Yani Siregar, SH Berlangsung Khidmat di Sei Rampah
    16 Polsek Dolok Masihul Amankan Tiga Buruh Bangunan, Dua Batang Diduga Pohon Ganja Ditemukan di Dapur Rumah
    17 22 Tahun Pemekaran Sergai, Warga Naga Raja I dan Panglong Masih Terjebak Jalan Lumpur Sejak Zaman Kemerdekaan
    18 Pasien BPJS Emergency Terkendala Rujukan, Respons Kepala BPJS Sergai Dinilai Minim Klarifikasi
    19 Diduga Kepsek SMAN 2 Kampar Hambat Pembangunan Koperasi Merah Putih, Warga Angkat Bicara Ada dengan Kepsek Ini
    20 Kapolres Sergai Hadiri Rapat Paripurna Hari Jadi ke-22 Kabupaten Serdang Bedagai
    21 Pasien BPJS Alami Kendala Rujukan, Puskesmas Desa Pon Tak Terbitkan Rujukan Lanjutan
    22 Mengawali Tahun 2026 dengan Kasih, Warga Jemaat BNKP Pos Pelayanan Sei Rampah Berbagi Berkat untuk Anak Panti Asuhan Damai Indah
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © OPSINEWS.COM | Transformasi untuk Publik