Home Nasional Daerah Politik Ekonomi Hukrim Olahraga LifeStyle Peristiwa Pendidikan Internasional Indeks
 
Pasien BPJS Alami Kendala Rujukan, Puskesmas Desa Pon Tak Terbitkan Rujukan Lanjutan
Selasa, 06-01-2026 - 19:38:03 WIB
TERKAIT:
   
 

Serdang Bedagai, Sumut. OPSINEWS.COM - Seorang pasien peserta BPJS Kesehatan, Erita Situmorang, warga Desa Bakaran Batu, Kecamatan Sei Bamban, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Sumatera Utara, mengalami kendala administrasi rujukan saat akan menjalani kontrol kedua pasca perawatan gawat darurat (emergency) di RSU Sri Pamela, Kota Tebing Tinggi, Selasa (6/1/2026).

Sebelumnya, Erita mendapatkan pelayanan medis darurat di RSU Sri Pamela Tebing Tinggi selama empat hari, terhitung sejak 18 Desember 2025. Penanganan tersebut dilakukan sesuai ketentuan BPJS Kesehatan yang memperbolehkan peserta memperoleh layanan kegawatdaruratan di fasilitas kesehatan terdekat tanpa rujukan dari Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP).

Setelah menjalani kontrol pertama pada 30 Desember 2025, dokter spesialis penyakit dalam RSU Sri Pamela, dr. Nazrin Bey Sitompul, Sp.PD, meminta pasien untuk melengkapi surat rujukan dari FKTP sesuai domisili guna melanjutkan kontrol lanjutan.

Rujukan Terkendala Sistem
Menindaklanjuti arahan tersebut, pada Selasa (6/1/2026) pasien mendatangi Puskesmas Desa Pon untuk mengajukan permohonan rujukan agar dapat kembali melakukan kontrol di RSU Sri Pamela. Namun, petugas pendaftaran Puskesmas menyampaikan bahwa rujukan hanya dapat diterbitkan ke RSUD Sultan Sulaiman.

Saat keluarga pasien mempertanyakan alasan tidak dapat dirujuk kembali ke RSU Sri Pamela, petugas menjelaskan bahwa sistem rujukan BPJS di Puskesmas Desa Pon hanya terhubung (ter-link) ke RSUD Sultan Sulaiman.

“Itu sudah aturan BPJS, Pak. Di sistem komputer kami hanya tersedia rujukan ke RSUD Sultan Sulaiman, tidak ada pilihan ke RSU Sri Pamela,” ujar petugas Puskesmas kepada pasien.

Meski merasa kecewa, pasien tetap mengikuti prosedur yang diarahkan dan menjalani pemeriksaan dokter di ruang poli Puskesmas Desa Pon. 

Namun, setelah menunggu cukup lama, pihak dokter menyampaikan bahwa surat rujukan tidak dapat diterbitkan dengan alasan sistem rujukan ke poli RSUD Sultan Sulaiman tidak dapat terhubung, serta kondisi pasien dinilai masih bisa ditangani di tingkat Puskesmas.

“Untuk penanganan kesehatan, masih bisa kami lakukan di Puskesmas ini, Pak,” ucap salah seorang dokter di ruang poli.

Kekecewaan Keluarga Pasien
Situasi tersebut memicu kekecewaan pihak keluarga pasien. Salah seorang anggota keluarga bahkan mempertanyakan kebijakan tersebut dengan nada emosional.

“Apakah pasien BPJS baru bisa dirujuk kalau kondisinya sudah parah, Dok?” ucapnya.

Tanggapan RSUD Sultan Sulaiman
Menanggapi hal ini, Direktur RSUD Sultan Sulaiman, dr. Hendri Yanto Ginting, saat dikonfirmasi wartawan Opsinews.com melalui pesan WhatsApp pada Selasa (6/1/2026), menjelaskan bahwa pihaknya hanya berperan sebagai penerima rujukan.

“Saya sudah konfirmasi ke Kepala Puskesmas Desa Pon. Kami di RSUD Sultan Sulaiman hanya sebagai pelayanan penerima rujukan,” tulis dr. Hendri.

Ia menambahkan bahwa sesuai ketentuan BPJS Kesehatan, selama kondisi pasien masih dapat ditangani oleh FKTP, maka penanganan dilakukan di FKTP.

“Kalau masih bisa ditangani oleh FKTP, memang harus ditangani di FKTP. Itu sudah aturan dari BPJS Kesehatan sejak dulu,” jelasnya.

Catatan Kritis

Kasus yang dialami Erita Situmorang mencerminkan ketimpangan antara regulasi normatif dan praktik di lapangan. Keterbatasan sistem rujukan serta rigiditas prosedur administratif berpotensi menghambat kontinuitas pelayanan kesehatan, khususnya bagi pasien yang secara medis membutuhkan kontrol lanjutan di rumah sakit yang sebelumnya menangani kondisi daruratnya.

Peristiwa ini menjadi peringatan serius bagi BPJS Kesehatan, Dinas Kesehatan, dan seluruh fasilitas pelayanan kesehatan agar sistem rujukan tidak semata-mata berbasis teknis dan administratif, melainkan mengutamakan hak pasien serta kebutuhan medis yang berkelanjutan, sebagaimana diamanatkan dalam peraturan perundang-undangan.
(Mendrova)




 
Berita Lainnya :
  • Diduga Kepsek SMAN 2 Kampar Hambat Pembangunan Koperasi Merah Putih, Warga Angkat Bicara Ada dengan Kepsek Ini
  • Kapolres Sergai Hadiri Rapat Paripurna Hari Jadi ke-22 Kabupaten Serdang Bedagai
  • Pasien BPJS Alami Kendala Rujukan, Puskesmas Desa Pon Tak Terbitkan Rujukan Lanjutan
  • Mengawali Tahun 2026 dengan Kasih, Warga Jemaat BNKP Pos Pelayanan Sei Rampah Berbagi Berkat untuk Anak Panti Asuhan Damai Indah
  • Polres Serdang Bedagai Gelar Upacara Kenaikan Pangkat 51 Personel Periode Januari 2026
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
    + Indeks Berita +
    01 Diduga Kepsek SMAN 2 Kampar Hambat Pembangunan Koperasi Merah Putih, Warga Angkat Bicara Ada dengan Kepsek Ini
    02 Kapolres Sergai Hadiri Rapat Paripurna Hari Jadi ke-22 Kabupaten Serdang Bedagai
    03 Pasien BPJS Alami Kendala Rujukan, Puskesmas Desa Pon Tak Terbitkan Rujukan Lanjutan
    04 Mengawali Tahun 2026 dengan Kasih, Warga Jemaat BNKP Pos Pelayanan Sei Rampah Berbagi Berkat untuk Anak Panti Asuhan Damai Indah
    05 Polres Serdang Bedagai Gelar Upacara Kenaikan Pangkat 51 Personel Periode Januari 2026
    06 Kapolres Sergai Lakukan Pengecekan Pengamanan Malam Pergantian Tahun Baru 2026
    07 BAPENDA ROHIL AJAK MASYARAKAT BAYAR PAJAK TEPAT WAKTU, DUKUNG PEMBANGUNAN DAERAH
    08 Polres Sergai Gelar Apel Pengamanan Malam Tahun Baru 2026, Tekankan Kondusivitas dan Kepedulian Sosial
    09 Satreskrim Polres Sergai Ungkap Kasus Peredaran Uang Palsu, Sita Ratusan Lembar Pecahan Rp100 Ribu
    10 Kapolres Sergai Pimpin Rilis Akhir Tahun 2025, Paparkan Kinerja dan Capaian Penegakan Hukum
    11 Pemko Tebing Tinggi Perkuat Silaturahmi dan Sinergi Bersama Insan Pers di Akhir Tahun 2025
    12 Melalui Sat Pol Airud, Polres Pelalawan Berhasil Gagalkan Penyelundupan Bawang Ilegal 19 Ton Lebih
    13 Cemarkan Nama TNI, Berita Hoaks Back-Up Minyak Oplosan Rugikan Institusi Kodim 0322/Siak
    14 Polres Sergai Serahkan Bingkisan Natal kepada Personel, Pekerja Honorer, dan Mitra Media
    15 Tabrakan Dua Sepeda Motor di Simpang Pos Polisi Sei Bamban, Satu Pengendara Luka Serius
    16 Natal 2025 BNKP Pos Pelayanan Sei Rampah: Hangatnya Kasih Kristus Menyatukan Masyarakat Nias di Tanah Perantauan
    17 Diduga Selama AKP Rdn Butar-butar Memimpin Wilayah Hukum Kuantan Mudik Adanya Aktivitas PETI dan Merajalela di Desa Pantai Lubuk Ramo
    18 Kapolres Sergai Tinjau Kesiapan Pos Pam dan Pos Yan Jelang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026
    19 Empat Pelaku Curas di Dolok Masihul Dibekuk Polisi, Motor dan Ponsel Korban Berhasil Diamankan
    20 Polsek Kandis Bersama DPC PPDI Kab Siak Lakukan Berbagi Kasih Natal Bagi Yatim Piatu Dan Fakir Miskin "Berbagi Itu Indah
    21 Wali Kota Tebing Tinggi Tinjau Proyek Revitalisasi, Pastikan Rampung Sebelum Akhir Tahun Tebing Tinggi
    22 Polres Kampar Sudah Lakukan SP3, Beredar di Medsos Bangun Opini Menyesatkan dan Provokatif Terkait Pembangunan Gedung Koperasi Merah Putih Desa Tambang 
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © OPSINEWS.COM | Transformasi untuk Publik