Home Nasional Daerah Politik Ekonomi Hukrim Olahraga LifeStyle Peristiwa Pendidikan Internasional Indeks
 
Pembangunan Smelter di Dalam Negeri Perkuat Hilirisasi Industri
Rabu, 13-10-2021 - 15:01:44 WIB
Jokowidodo
TERKAIT:
 
  • Pembangunan Smelter di Dalam Negeri Perkuat Hilirisasi Industri
  •  

    GRESIK, OPSINEWS.COM - Indonesia masuk dalam kategori tujuh negara yang memiliki cadangan tembaga terbesar di dunia. Potensi yang sangat besar tersebut harus bisa dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat dengan menciptakan nilai tambah yang setinggi-tingginya bagi ekonomi nasional.

    Saat melakukan groundbreaking pembangunan smelter PT Freeport Indonesia di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Gresik, Kabupaten Gresik, Provinsi Jawa Timur, Selasa (12/10/2021), Presiden Joko Widodo menegaskan bahwa smelter tersebut dibangun untuk menciptakan nilai tambah produk tambang di dalam negeri.

    “Inilah kenapa smelter PT Freeport ini dibangun di dalam negeri, yaitu di Gresik, Provinsi Jawa Timur. Ini adalah sebuah kebijakan strategis terkait dengan industri tambang tembaga setelah kita menguasai 51 persen saham Freeport dan saat itu juga kita mendorong agar Freeport membangun smelter di dalam negeri. Karena sekali lagi, kita ingin nilai tambah itu ada di sini,” ungkap Presiden.

    Menurut Presiden, pembangunan smelter di dalam negeri ini akan memperkuat hilirisasi industri. Presiden mengatakan pihaknya akan meminta perusahaan tambang baik swasta maupun BUMN untuk melakukan hilirisasi agar komoditas tambangnya memiliki nilai lebih tinggi.

    Hilirisasi juga akan memberikan nilai tambah bagi negara yang juga berarti akan memberikan pemasukan yang lebih tinggi pada negara. Selain itu, juga menciptakan lebih banyak lapangan pekerjaan, dan membuat bangsa Indonesia makin mandiri dan makin maju.

    “Tadi disampaikan Pak Menteri bahwa ini dalam masa konstruksi saja akan ada 40.000 tenaga kerja yang bisa bekerja, artinya yang terbuka lapangan pekerjaan ini akan banyak sekali di Kabupaten Gresik dan di Provinsi Jawa Timur, belum nanti kalau sudah beroperasi,” lanjutnya.

    Dibangun di atas lahan seluas 100 hektare, smelter PT Freeport Indonesia ini akan menjadi smelter single line terbesar di dunia dengan kapasitas pengolahan mencapai 1,7 juta ton konsentrat tembaga per tahun atau 480.000 ton logam tembaga. PT Freeport Indonesia sendiri merupakan bagian dari MIND ID, BUMN holding industri pertambangan.

    “Saya berharap kehadiran PT Freeport Indonesia di Kawasan Ekonomi Khusus di Gresik ini akan menjadi daya tarik bagi industri-industri lain untuk masuk ke KEK Gresik ini, khususnya industri turunan tembaga untuk ikut berinvestasi di sini,” jelasnya.

    Presiden pun menegaskan komitmen pemerintah untuk terus memberikan dukungan penuh dalam berbagai hal agar iklim investasi di Indonesia makin baik. Dengan demikian, diharapkan Indonesia akan makin diminati sebagai negara tujuan investasi.

    “Tadi seperti yang diminta oleh Pak Menko tadi, infrastrukturnya terus akan kita dukung, kemudahan dan kepastian berusaha akan kita dukung, kemudian ketersediaan SDM sesuai dengan kebutuhan industri juga nanti pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten juga ikut mendukung agar KEK Gresik ini makin maju, dan Indonesia akan semakin diminati sebagai tujuan investasi,” tandasnya.

    Turut hadir mendampingi Presiden dalam acara tersebut yaitu Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri BUMN Erick Thohir, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Arifin Tasrif, dan Sekretaris Kabinet Pramono Anung.

    Selain itu, hadir pula Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Presiden Direktur PT Freeport Indonesia Tony Wenas, dan Presiden Direktur PT AKR Corporindo Tbk., Haryanto Adikoesoemo. (kominfo)




     
    Berita Lainnya :
  • AKBP Rido purba Sik. MH Diduga Lecehkan Wartawan Saat Meliput
  • Pimpinan Organisasi Pers, DPP Serikat Pers Reformasi Indonesia (SPRI) Angkat Bicara.
  • Wow! Cincin Pernikahan Jessica Iskandar dan Vincent Verhaag Dilengkapi 19 Butir Berlian
  • DPR Apresiasi Pengembangan Teknologi dan Industri Pertahanan PT LEN
  • Presiden Tekankan Pentingnya Hilirisasi dan Industrialisasi Kelapa Sawit
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
    + Indeks Berita +
    01 AKBP Rido purba Sik. MH Diduga Lecehkan Wartawan Saat Meliput
    02 Pimpinan Organisasi Pers, DPP Serikat Pers Reformasi Indonesia (SPRI) Angkat Bicara.
    03 Wow! Cincin Pernikahan Jessica Iskandar dan Vincent Verhaag Dilengkapi 19 Butir Berlian
    04 DPR Apresiasi Pengembangan Teknologi dan Industri Pertahanan PT LEN
    05 Presiden Tekankan Pentingnya Hilirisasi dan Industrialisasi Kelapa Sawit
    06 Dana Publiksi Media Pemprov Riau Rawan Fiktif, KPK Harus Cegah Potensi Korupsi
    07 Karyawan BHL Datangi Kantor PT. Torganda Tuntut Hak-haknya
    08 Polsek Siak Hulu Ungkap Ciri-ciri Mayat Yang Ditemukan di Dusun I Pandau Makmur Desa Pandau Jaya
    09 Warga Pandau jaya dihebohkan dengan penemuan mayat.
    10 ICMI Muda Kota Pekanbaru Bersama HIPMI Diskusikan Potensi Madu Riau
    11 STIFAR RIAU YUDISIUM 30 APOTEKER
    12 Pembagian Nomor Urut para Cakades telah terlaksana
    13 Penganiayaan Anak dibawah Umur ngandap di Polres Bitung.
    14 Kapolri: Jangan Ragu Pecat dan Pidanakan Anggota Yang Melanggar!
    15 Ketua Umum IKNR Angkat bicara Terkait Video Milik Kodrat Sinaga.
    16 Curi sepeda motor di Kampar ditangkap dikota pekan baru
    17 Menkumham – BEBAF Diskusikan Kebijakan Bisnis dan Investasi
    18 Mimpi Menstruasi Pun Punya Arti, Salah Satunya Terkait Suasana Hati
    19 Holding Perkebunan Perkuat Green Energy Dukung Dekarbonisasi
    20 Gubri Serahkan Bahan Bangunan dan Jadup Warga Komunitas Adat Terpencil
    21 Puan Maharani Dukung Polri Tindak Tegas Pinjol Ilegal
    22 DPD/DPC LSM-NAWACITA Lakukan kegiatan Sosial Pembagian Masker Untuk Pencegahan Covid-19
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © OPSINEWS.COM | Transformasi untuk Publik