Home Nasional Daerah Politik Ekonomi Hukrim Olahraga LifeStyle Peristiwa Pendidikan Internasional Indeks
 
Hujan Tak Kunjung Reda, Banjir Meluas di Sergai: Warga Cemas, Rumah Terendam, dan Keharuan Mengalir dari Posko Dapur Umum Gerindra
Minggu, 30-11-2025 - 12:21:23 WIB
TERKAIT:
   
 

Sergai, Sumut. OPSINEWS.COM - Langit Serdang Bedagai sejak 26 November 2025 terasa berat, seolah enggan berhenti menangis. Hujan deras yang turun tanpa jeda membuat banyak wilayah kembali terendam banjir. Air yang naik perlahan namun pasti menelan halaman rumah, merayap masuk hingga ruang keluarga, membuat malam-malam warga dipenuhi kecemasan dan pasrah. Banyak yang tidak tidur, hanya duduk menatap genangan yang semakin meninggi sambil memeluk anak-anak mereka.

Hingga Sabtu (29/11/2025), situasi semakin memburuk. Banjir meluas bahkan mencapai jalan lintas Sumatera, tepat di depan Kantor Bupati Serdang Bedagai. Aktivitas masyarakat lumpuh, kendaraan terjebak, dan sebagian warga memilih bertahan di rumah meski air sudah setinggi lutut.

Gerindra Sergai Bergerak Cepat: Dapur Umum Didirikan untuk Warga yang Terdampak

Di tengah suasana yang memprihatinkan ini, DPC Partai Gerindra Kabupaten Serdang Bedagai menjadi salah satu pihak yang bergerak cepat. Sebuah posko dapur umum didirikan di Kantor DPC Gerindra Sergai, Jalan Negara Km 59, Kompleks Ruko RBC, Desa Firdaus, Kecamatan Sei Rampah. Dari posko inilah sedikit kehangatan dihadirkan untuk warga yang mulai kehabisan tenaga dan persediaan makanan.

Budi SE, MM Turun Langsung: “Kami Harus Hadir di Tengah Rakyat”

Ketua DPC Gerindra Sergai sekaligus Anggota DPRD Sumatera Utara, Budi SE, MM, turun langsung meninjau wilayah terdampak banjir. Wajahnya terlihat ikut larut dalam kesedihan warga. Bersama pengurus DPC, PAC, dan anggota DPRD Sergai Fraksi Gerindra, Hengki Sirait, ia memantau proses pendistribusian bantuan dari pagi hingga malam.

“Kami sangat prihatin melihat kondisi saudara-saudara kita. Hujan yang tak kunjung berhenti sejak tanggal 26 membuat banyak keluarga kesulitan. Posko ini kami buka sebagai tanggung jawab moral untuk hadir di tengah rakyat,” ujar Budi dengan nada penuh keharuan.

Di posko dapur umum itu, para relawan bekerja tanpa kenal lelah. Tangan-tangan mereka bergerak cepat memotong sayur, memasak nasi, mengemas lauk, hingga mengantar makanan ke lokasi yang tidak bisa dijangkau banyak pihak. Mereka basah, lelah, namun tak berhenti berupaya menguatkan sesama.

Harapan Warga: Pemerintah Hadir dengan Solusi Nyata

Di balik gerakan solidaritas dari berbagai pihak, warga menyimpan kegelisahan yang lebih dalam. Mereka berharap pemerintah daerah tidak lagi hanya hadir ketika banjir sudah terjadi, tetapi membangun solusi jangka panjang yang benar-benar menyentuh akar masalah.

Tahun demi tahun, warga di banyak kecamatan menghadapi banjir yang semakin parah. Infrastruktur dasar yang belum memadai, drainase yang tidak bekerja maksimal, normalisasi sungai yang berjalan lambat, serta rusaknya lingkungan semua menjadi keresahan yang tak pernah selesai.

Masyarakat berharap bencana ini menjadi titik balik, bukan sekadar rutinitas musiman.

Warga Menangis Haru: “Terima Kasih, Ini Sangat Berarti”

Di tengah rasa takut dan lelah, banyak warga tidak mampu menyembunyikan haru ketika menerima makanan dari dapur umum Gerindra.

“Terima kasih banyak… kami bingung harus bagaimana. Rumah terendam, dapur tidak bisa dipakai. Makanan ini sangat berarti bagi kami,” ucap seorang ibu sambil menahan air mata.

Beberapa kepala keluarga mengaku sudah tiga hari hampir tidak bisa memasak karena seluruh perabot terendam air. Bantuan makanan, air minum, dan dukungan moral dari posko Gerindra menjadi secercah harapan di tengah gelapnya langit dan derasnya hujan.

Kesedihan yang Mengikat Kebersamaan

Banjir kali ini bukan hanya menguji fisik dan harta benda, tetapi juga batin. Namun di balik duka, tampak jelas bahwa kepedulian masyarakat Sergai masih sangat kuat. Relawan, warga, dan pihak yang peduli saling menopang, saling menguatkan.

Selama hujan belum berhenti, kecemasan masih menyelimuti warga. Namun mereka merasa sedikit lebih tegar, karena tahu bahwa mereka tidak sendirian menghadapi bencana ini.

Air memang naik, rumah banyak terendam, tetapi semangat gotong royong membuat harapan tetap hidup.  (Mendrova)




 
Berita Lainnya :
  • Syukur dalam Kebersamaan: HUT ke-16 STM Fahasara Dodo Kota Tebing Tinggi, Menguatkan Iman dan Persaudaraan di Tengah Zaman
  • Natal STM Fahasadodo 2025 dan HUT ke-16: Meneguhkan Iman, Menguatkan Keluarga, Menebar Damai di Tengah Perubahan Zaman
  • Wujud Empati, Wali Kota Tebing Tinggi Layat Keluarga Pedagang Pasar Gambir dan Jenguk Warga di Brohol
  • Wali Kota Tebing Tinggi Pimpin Gotong Royong Jelang Peresmian Pasar Inpres, Tegaskan Kios Bukan untuk Diperjualbelikan
  • As Berstatus Istri Sah Seorang Pria bahkan Gunakan Identitas Palsu Serta Marga Kerja di Tempat Esek-esek
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
    + Indeks Berita +
    01 Syukur dalam Kebersamaan: HUT ke-16 STM Fahasara Dodo Kota Tebing Tinggi, Menguatkan Iman dan Persaudaraan di Tengah Zaman
    02 Natal STM Fahasadodo 2025 dan HUT ke-16: Meneguhkan Iman, Menguatkan Keluarga, Menebar Damai di Tengah Perubahan Zaman
    03 Wujud Empati, Wali Kota Tebing Tinggi Layat Keluarga Pedagang Pasar Gambir dan Jenguk Warga di Brohol
    04 Wali Kota Tebing Tinggi Pimpin Gotong Royong Jelang Peresmian Pasar Inpres, Tegaskan Kios Bukan untuk Diperjualbelikan
    05 As Berstatus Istri Sah Seorang Pria bahkan Gunakan Identitas Palsu Serta Marga Kerja di Tempat Esek-esek
    06 Sopir Angkot Diamankan Polres Sergai Terkait Dugaan Perbuatan Asusila, Kasus Berakhir dengan Pembinaan
    07 Dit Binmas Polda Sumut Lakukan Pembinaan Intensif Personel Bhabinkamtibmas di Wilayah Polres Sergai
    08 Kapolsek Binawidya Berkunjung Ke Pasar Baru Panam Bersilahturahmi  Deng Pedagang Dan Pengurus APPSI
    09 2 Korban Laka Tunggal di Koridor PT RAPP Ternyata Karyawan BPR Dana Amanah Pelalawan
    10 Polres Serdang Bedagai Gelar KRYD THM, Ciptakan Keamanan dan Ketertiban Wilayah Malam Hari
    11 Klarifikasi Kepala BPJS Kesehatan Sergai Risdamayani Sarumaha: Rujukan Pasien Emergency Ditegaskan Sesuai Indikasi Medis
    12 Kebakaran Maut di Labuhan Bilik: Luka Tak Sekadar Terbakar, Keluarga Minta Polisi Buka Semua Fakta
    13 Kepala BPJS Kesehatan Sergai Belum Beri Penjelasan Substantif, Transparansi Rujukan Pasien Emergency Dipertanyakan
    14 RSUD Kumpulan Pane Tegaskan Tidak Pernah Menolak Pasien, Klarifikasi Isu Viral Dugaan Penolakan
    15 Upacara Pemakaman Purnawirawan Polri Kompol H. Ahmad Yani Siregar, SH Berlangsung Khidmat di Sei Rampah
    16 Polsek Dolok Masihul Amankan Tiga Buruh Bangunan, Dua Batang Diduga Pohon Ganja Ditemukan di Dapur Rumah
    17 22 Tahun Pemekaran Sergai, Warga Naga Raja I dan Panglong Masih Terjebak Jalan Lumpur Sejak Zaman Kemerdekaan
    18 Pasien BPJS Emergency Terkendala Rujukan, Respons Kepala BPJS Sergai Dinilai Minim Klarifikasi
    19 Diduga Kepsek SMAN 2 Kampar Hambat Pembangunan Koperasi Merah Putih, Warga Angkat Bicara Ada dengan Kepsek Ini
    20 Kapolres Sergai Hadiri Rapat Paripurna Hari Jadi ke-22 Kabupaten Serdang Bedagai
    21 Pasien BPJS Alami Kendala Rujukan, Puskesmas Desa Pon Tak Terbitkan Rujukan Lanjutan
    22 Mengawali Tahun 2026 dengan Kasih, Warga Jemaat BNKP Pos Pelayanan Sei Rampah Berbagi Berkat untuk Anak Panti Asuhan Damai Indah
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © OPSINEWS.COM | Transformasi untuk Publik