Home Nasional Daerah Politik Ekonomi Hukrim Olahraga LifeStyle Peristiwa Pendidikan Internasional Indeks
 
Polisi Akan Memeriksa Oknum Disdukcapil Payakumbuh Terkait Kasus Pemalsuan Data Kependudukan
Senin, 06-10-2025 - 11:29:22 WIB
TERKAIT:
   
 

Sumbar Payakumbuh-OPSINEWS.COM-Reskrim polres Payakumbuh tengah menyelidiki dugaan keterlibatan petugas Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) payakumbuh dalam kasus pemalsuan data kependudukan yang dialami pelapor Nila putri, di mana petugas Capil payakumbuh yang disebut bernama Man Diduga otak pelaku dalam pembuatan dokumen kependudukan Jefriandi alias Jep mengunakan Akta Cerai Palsu.

Saat ini satreskrim Polres payakumbuh tengah menyelidiki dugaan keterlibatan oknum petugas Disdukcapil payakumbuh. Berdasarkan laporan polisi Nomor: LP/3100/2025/SPKT yang dilaporkan Nila putri senen 22 September 2025

Hal ini diketahui setelah pelapor Nila putri menerima (SP2HP) Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyelidikan 03 Oktober 2025, penyidik reskrim polres payakumbuh akan mengirimkan surat permintaan keterangan dan data kepada Dinas Disdukcapil Kota Payakumbuh guna membuat terang perkara tersebut. Demikian kutipan (SP2HP) yang diterima Nila putri

Sebelumnya penyidik Reskrim sudah melakukan pemeriksaan terhadap Nila putri sebagai pelapor dan meminta keterangan dua (2) orang saksi di polres payakumbuh Kamis / 02 Oktober 2025.

Usai diperiksa polisi, Nila putri menjelaskan kronologis dugaan pemalsuan Data kependudukan yang diduga melibatkan oknum capil payakumbuh, saat dikantor disdukcapil payakumbuh dirinya sempat meminta Akta cerai yang digunakan terlapor (Jefriandi) merubah data kependudukannya kepada petugas operator capil payakumbuh, namun jawabannya data sudah terhapus sambil menelfon seseorang yang bernama Man. 

"Saya minta Akta cerai yang digunakan capil payakumbuh untuk merubah data kependudukan saya, justru petugas capil mengatakan sudah terhapus, tak lama kemudian datang Jefriandi bersama Seseorang yang mengaku nama man, saat itu Man mengatakan ia yang mengurus data kependudukan Jefriandi, ketika diminta Akta cerai tersebut, man menolak memberikan," Ujar nila putri

Kemudian kakak kandung saya juga meminta Akta cerai tersebut diberikan oleh man kepada kakak saya, kemudiandi kami dibawa keruangan tunggu kantor disdukcapil bertemu dengan kadisdukcapil payakumbuh, Ir.Wal Asri. saat itu saya melihat didalam Akta cerai yang digunakan untuk perubahan data kependudukan, saya ditulis penggugat mantan Istri (Nila Putri), padahal saya tidak pernah mengajukan gugatan cerai. 

Saya pun heran, didalam Akta cerai No. 493/Pdt.G/2024/PA. Pvk tanggal 6 September 2024 Masehi yang digunakan capil payakumbuh untuk merubah data kependudukan, saya ( Nila putri) ditulis sebagai Penggugatnya, jika hal tersebut benar tentunya tidak perlu lagi saya minta Akte cerai tersebut, seharusnya Ir. Wal Asri. MM Kadisdukcapil merespon apa yang disampaikan bahwa Akta cerai tersebut palsu, namun sayangnya Ir. Wal Asri. MM setelah melihat Akta cerai tersebut menyuruh Saya keluar dengan alasan "Urusan keluarga selesaikan diluar".

Berdasarkan poto Akta cerai palsu yang didapatkan Nila putri diruangan tunggu kantor capil payakumbuh ia bersama tiga orang saksi mendatangi kantor pengadilan agama kota Payakumbuh, saat dikonfirmasi panitera muda PA Payakumbuh mengatakan bahwa akte cerai tersebut benar PA Payakumbuh mengeluarkan, akan tetapi milik orang lain bukan milik Jefriandi, mulai dari tanggal terbitnya, nomor buku nikah semuanya berbeda-beda, mustahil pihak capil tidak mengetahui Akta cerai yang digunakan ini palsu, orang awam saja paham ini." Ucap panitera PA Payakumbuh. 22 September 2025

Ketika Nila Putri minta pihak panitera PA Payakumbuh menjelaskan secara tertulis, disarankan untuk melapor ke polisi, biar pihak kepolisian yang meminta ke pengadilan Agama ini, "Tegas panitera PA Payakumbuh (tim)




 
Berita Lainnya :
  • Dugaan Limbah Sungai Bah Sombu Makin Terang: Camat Klaim Sudah Laporkan ke DLH, Kabid Perkim-LH Sergai Tegaskan “Sampai Semalam Gak Ada Surat Terkait TSP”
  • Dibangun Tahun 2025, Puskesmas Pembantu Pkl.Kerinci Timur Sudah Rusak, Siapa yang Bertanggung jawab
  • Kantor Disdik Pelalawan Terlihat Seperti Tak Terurus Bahkan Kondisi Bangunan Memprihatinkan
  • Humas PKS PT TSP Disorot Tajam, Respons Dugaan Limbah Sungai Bah Sombu Minim; Rangkap Peran Kades Jadi Perhatian Publik, Kadis PMD: Belum Ada Larangan Khusus
  • Gerebek Sarang Narkoba di Pulau Tagor, Polisi Temukan Bong dan Peralatan Diduga Bekas Pakai Sabu
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
    + Indeks Berita +
    01 Dugaan Limbah Sungai Bah Sombu Makin Terang: Camat Klaim Sudah Laporkan ke DLH, Kabid Perkim-LH Sergai Tegaskan “Sampai Semalam Gak Ada Surat Terkait TSP”
    02 Dibangun Tahun 2025, Puskesmas Pembantu Pkl.Kerinci Timur Sudah Rusak, Siapa yang Bertanggung jawab
    03 Kantor Disdik Pelalawan Terlihat Seperti Tak Terurus Bahkan Kondisi Bangunan Memprihatinkan
    04 Humas PKS PT TSP Disorot Tajam, Respons Dugaan Limbah Sungai Bah Sombu Minim; Rangkap Peran Kades Jadi Perhatian Publik, Kadis PMD: Belum Ada Larangan Khusus
    05 Gerebek Sarang Narkoba di Pulau Tagor, Polisi Temukan Bong dan Peralatan Diduga Bekas Pakai Sabu
    06 Wartawan Opsinews.com Diteror Pesan dan Audio dari Nomor Tak Dikenal Usai Soroti Dugaan Galian C Kuta Baru
    07 Warganet Tantang Camat Sipispis dan Kades Silau Padang Mandi di Sungai Bah Sombu Saat Diduga Ada Aliran Limbah PKS
    08 Kades Kuta Baru Tegaskan Pemdes Tak Pernah Terbitkan Rekomendasi Galian C, Camat dan Polres Tebing Tinggi Belum Beri Jawaban Lanjutan
    09 Diduga Tak Berizin, Aktivitas Galian C Tanah Urug di Kuta Baru Sergai Bebas Beroperasi
    10 Viral Dugaan Aliran Cairan ke Sungai Bah Sombu, Camat Sipispis Klaim Sudah Laporkan ke DLH Sergai, Kini Menunggu Kroscek Lapangan
    11 Empat Bulan Buron, Terduga Pelaku Pencurian Microbus Senilai Rp110 Juta Ditangkap Tim URC Polres Sergai
    12 Dugaan Aliran Cairan ke Sungai Bah Sombu Disorot, Respons Kabid Perkim-LH Sergai Dipertanyakan
    13 Wali Kota Tebing Tinggi Hadiri Rakor Regional Sumatera, Perkuat Sinergi Lintas Sektor Kejar Target Zero Stunting
    14 Warga Minta Bupati Sergai Evaluasi Camat Sipispis, Soroti Respons Dugaan Limbah ke Sungai Bah Sombu
    15 Dinas Perkim-LH Sergai Tegaskan Pengawasan Tetap Berjalan, Warga Soroti Respons Camat Sipispis dan Kepala Desa Silau Padang
    16 Sempat Buang Barang Bukti Saat Dikejar Polisi, Residivis Narkoba di Pantai Cermin Kembali Diringkus
    17 Dugaan Aliran Limbah ke Sungai Bah Sombu Disorot, Camat Sipispis dan Kades Silau Padang Belum Beri Tanggapan
    18 Dump Truk Bawa Solar Ditetapkan Jadi Barang Temuan Oleh Polres Pelalawan
    19 Camat Sipispis Sebut Belum Ada Laporan Tertulis Warga soal Dugaan Limbah ke Sungai Bah Sombu
    20 Warga Kembali Resah, Dugaan Aliran Limbah ke Sungai Bah Sombu Sipispis Kembali Disorot
    21 Sona Halawa Klarifikasi Berita Yang Terkesan Lindungi Mafia BBM Subsidi Dan Menyudutkannya.
    22 Cabdis Pendidikan Wilayah III Sumut Dalami Foto Pribadi yang Dikaitkan dengan Guru PNS SMA Negeri 1 Tebingtinggi: “Sedang Kita Proses”
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © OPSINEWS.COM | Transformasi untuk Publik