Home Nasional Daerah Politik Ekonomi Hukrim Olahraga LifeStyle Peristiwa Pendidikan Internasional Indeks
 
Sengketa Tanah DPRD Inhil Memanas, Saksi Tergugat: SHP atas nama Pemkab Inhil hanya 1 seluas 9.000 M2
Kamis, 03-07-2025 - 18:35:10 WIB
TERKAIT:
   
 

Tembilahan – OPSINEWS.COM-Persidangan perkara perdata atas gugatan Abdul Samad terhadap Bupati Indragiri Hilir (Inhil) dan pihak terkait, terus berlanjut di Pengadilan Negeri Tembilahan. Kasus yang teregister dengan nomor perkara 17/Pdt.G/2024/PN.Tbh itu kini memasuki tahap pembuktian saksi dari pihak Tergugat Kamis (3/7/2025).

Sidang yang dipimpin Ketua Majelis Hakim Janner Christiadi Sinaga SH bersama anggota Pantun Andrianus L.G, SH., dan Jonta Ginting, SH, mendengarkan keterangan tiga orang saksi dari pihak Tergugat, yakni Saksi Sayuti, Abdul Samad dan Russian.

Kuasa Hukum Penggugat Abdul Samad, Dr. Freddy Simanjuntak, SH., MH, selesai sidang menyampaikan kepada awak media berdasarkan keterangan saksi Tergugat Sayuti dibawah sumpah terbukti bahwa letak posisi tanah orang tua saksi yaitu Alm. Gazali benar pernah menjual tanah ke Pemkab Inhil, namun letaknya bukan di gedung DPRD Inhil saat ini melainkan dekat dengan gedung DPRD Inhil yaitu di Parit 14 dekat sungai dan Saksi Sayuti juga menegaskan bahwa Almarhum Gazali orang tua saksi Sayuti tdk pernah menjual tanah ke Tergugat IV Djamilah dan kepada para Tergugat lainnya yang membangun Ruko di jalan Soebrantas Tembilahan dan juga dijelaskan bahwa saksi benar membubuhkan tanda tangan di Surat Pernyataan bulan Februari tahun 2025, namun yang membuat dan mengkonsep surat tersebut adalah pihak Pemkab Inhil, saksi hanya disuruh tanda tangan, dalam arti surat pernyataan tersebut terkesan diduga direkayasa atau dipaksaka

Demikian juga berdasarkan keterangan saksi Tergugat Samad bahwa diatas tanah terperkara yang diakui milik Pemkab Inhl yaitu tanah gedung DPRD Inhil hanya ada 1 Sertipikat Hak Pakai, seluas 9.000 M2, namun saksi Tergugat Samad tidak tahu Nomor Sertipikat Hak Pakai yang mana yang digunakan di gedung DPRD Inhil 

Berarti keterangan saksi Samad tersebut sinkron atau bersesuaian dengan surat dari Turut Tergugat I BPN Kab. Inhil No.109/14.04/I/2019 tanggal 30 Januari 2019 kepada kementerian Sekretariat Negara RI dan diteruskan ke Kantor Hukum Dr. Freddy Simanjungak, SH.,MH yang menyebutkan bahwa letak tanah sesuai Sertipikat Hak Pakai No. 76 tahun 2008 atas nama Pemkab Inhil terletak di Parit 16 jl. Lintas Terusan Mas/Lintas Beringin Tembilahan yang berjarak sekitar 5 Km dari kantor DPRD Inhil dan kesaksian Samad tersebut bersesuaian dngn keterangan Saksi Penggugat Manuntun Simanullang sebelumnya bahwa berdasarkan pengakuan dari salah seorang staf di Kantor Lurah Tembilahan Hilir kepada Saksi Manuntun Simanullang bahwa tanah yang dimohonkan oleh Saksi Manuntun Simanullang untuk di balik nama keatas nama calon pembeli tanah penggugat Abdul Samad adalah tanah Pemkab Inhil berdssarkan Sertipikat Hak Pakai No.76 Tahun 2008 atas nama Pemkab Inhil (Tergugat I). Anehnya, kata Freddy, SHP yang sama juga digunakan sebagai dasar klaim kepemilikan atas lokasi lain, yakni di Jl. H.R. Soebrantas, tempat berdirinya Gedung DPRD Inhil saat ini.

Merujuk kepada fakta hukum yang tidak terbantahkan tersebut terbukti bahwa sesungguhnya Pemkab Inhil hanya memiliki 1 buah Sertipimat Hak Pakai No. 06 tahun 1990 luas 9.370 M2 sesuai dengan keterangan saksi tergugat Samad dan keterangan tersebut dibantah  oleh saksi Tergugat Sayuti anak Alm. Gazali yang menyrbutkan letak tanah almarhum orang tuanya terletak di Parit 14, bukan diatas tanah DPRD Inhil saat ini melainkan berddkatan dengan gedung DPRD Inhil saat ini

“Apakah mungkin satu SHP digunakan untuk dua lokasi yang berbeda? Ini yang menjadi kejanggalan utama dalam perkara ini,” ujar Freddy kepada media.

Freddy juga mengkritisi klaim sepihak yang menyebut gugatan Abdul Samad telah kandas setelah Mahkamah Agung menyatakan perkara tidak dapat diterima dalam putusan Kasasi Nomor 94 K/TUN/2024. Menurutnya, putusan itu tidak berarti kemenangan bagi pihak tergugat karena Mahkamah Agung RI hanya menilai bahwa sengketa tersebut berada di ranah peradilan umum, bukan Tata Usaha Negara.

“Putusan itu tidak membahas substansi pokok perkara, tidak ada satu pun disebut bahwa SHP No. 76 atau SHP lainnya milik tergugat memiliki kekuatan hukum tetap,” tegas Freddy.

Ia juga menyebut bahwa sebelumnya, Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Pekanbaru dan Pengadilan Tinggi TUN Medan telah memutuskan untuk mencabut dua SHP atas nama Pemkab Inhil serta 12 sertipikat hak milik atas nama warga lain yang berada di atas tanah yang diklaim milik Abdul Samad.

Ironisnya, menurut Freddy, pada tahun 2006 dan 2007, BPN Inhil justru pernah menerbitkan sertipikat hak milik kepada pihak lain berdasarkan jual beli yang dilakukan Abdul Samad—fakta yang ia anggap sebagai pengakuan yuridis atas kepemilikan sah kliennya. Namun, satu tahun kemudian, pada 2008, BPN kembali menerbitkan SHP No. 76 atas nama Pemkab di lokasi yang sama.

“Di sinilah akar konflik dimulai. Ini bukan hanya soal administrasi tanah, ini soal keadilan,” kata Freddy, yang juga menjabat sebagai Ketua GRANAT Riau dan mantan anggota DPRD Riau.

Pihak penggugat berharap Majelis Hakim dapat mempertimbangkan keseluruhan bukti dan kesaksian dalam memutus perkara kepemilikan tanah dan dugaan perbuatan melawan hukum ini secara objektif. Proses sidang akan terus berlanjut kamis tanggal 10 Juli 2025 agenta tanbahan saksi penggugat dan lara turut Tergugat




 
Berita Lainnya :
  • FKI.1 Sergai Desak Satpol PP Periksa dan Tertibkan SPPG Tanpa PBG, Dugaan 21 Dapur MBG Jadi Sorotan
  • Gempur Kawasan Rawan Narkoba di Desa Pon, Tim Gabungan Polres Sergai dan Polda Sumut Amankan 12 Orang, 10 Positif Urine
  • KWITANSI GAJI CATAT POTONGAN JAMSOSTEK Rp115.400, STATUS BPJS KETENAGAKERJAAN ALMARHUM AHMAD HASAN DIPERTANYAKAN
  • HUT ke-75 Prabowo Subianto, Gerindra Sergai Gelar Aksi Sosial di RSUD Sultan Sulaiman, Budi SE, MM: Kepedulian Harus Diwujudkan melalui Tindakan Nyata
  • Wali Kota Tebing Tinggi Apresiasi Revitalisasi Sekolah dari Pemerintah Pusat, Total Anggaran 2026 Capai Rp6,85 Miliar
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
    + Indeks Berita +
    01 FKI.1 Sergai Desak Satpol PP Periksa dan Tertibkan SPPG Tanpa PBG, Dugaan 21 Dapur MBG Jadi Sorotan
    02 Gempur Kawasan Rawan Narkoba di Desa Pon, Tim Gabungan Polres Sergai dan Polda Sumut Amankan 12 Orang, 10 Positif Urine
    03 KWITANSI GAJI CATAT POTONGAN JAMSOSTEK Rp115.400, STATUS BPJS KETENAGAKERJAAN ALMARHUM AHMAD HASAN DIPERTANYAKAN
    04 HUT ke-75 Prabowo Subianto, Gerindra Sergai Gelar Aksi Sosial di RSUD Sultan Sulaiman, Budi SE, MM: Kepedulian Harus Diwujudkan melalui Tindakan Nyata
    05 Wali Kota Tebing Tinggi Apresiasi Revitalisasi Sekolah dari Pemerintah Pusat, Total Anggaran 2026 Capai Rp6,85 Miliar
    06 Sudah Disegel tapi Masih Beroperasi! APH Didesak Bertindak Usaha Pengolahan Oli Bekas di Siak Hulu Tetap Berjalan, Warga Tercekik Bau Menyengat
    07 Jurnalis Sergai Resmi Surati PT STS, 39 Pertanyaan Dilayangkan soal Dugaan BPJS Ketenagakerjaan Almarhum Ahmad Hasan
    08 31 Tahun Bekerja di PT STS, Ahmad Hasan Meninggal Dunia Diduga Tanpa Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan, Tanggung Jawab Perusahaan Dipertanyakan
    09 Polsek Tambang Sikat 3 Orang Pengedar Narkoba dan Sita Belasan Paket Sabu-sabu Serta Pil Ekstasi
    10 Pasar Malam Tanjung Marulak di duga Tidak Memiliki Izin Keramaian dari Kepolisian Setempat
    11 BUPATI SERGAI TEKANKAN APBD 2027 HARUS TEPAT SASARAN: JANGAN HANYA KEJAR SERAPAN ANGGARAN, MANFAAT NYATA UNTUK RAKYAT JADI PRIORITAS
    12 DUA TAHUN PERKARA BELUM TUNTAS, OPSINEWS.COM DESAK KEJELASAN PENYIDIKAN DAN LANGKAH KONKRET POLRES SERGAI CARI DPO RIDWAN FALEFFI
    13 Polres Sergai Terbitkan DPO Ridwan Faleffi, Tersangka Dugaan Penipuan dan Penggelapan Masih Dicari
    14 Residivis Curanmor Lintas Wilayah Ditahan di Polsek Tualang Sementara Polsek Binawidya Bantah Tak Lanjutkan 4 Laporan Polisi Agus
    15 Wujud Kepedulian Sosial, Kapolres Sergai Salurkan Tali Asih ke Yayasan Cahaya Hati Kemanusiaan
    16 KECELAKAAN BERUNTUN DI PERBAUNGAN: SOPIR ANGKOT KUPM MENINGGAL DUNIA, SEMBILAN ORANG LUKA-LUKA
    17 Aksi Koboy Preman Jalanan Todongkan Pistol Kepada Pedagang Di jalan Arifin Ahmad, Kecamatan bukit Raya, Kota Pekanbaru Viral
    18 Wali Kota Tebing Tinggi Dorong Perluasan PJU hingga Gang Permukiman, PLN Targetkan Listrik Kolam Renang Kembali Menyala Oktober
    19 GSN di Desa Tarean, Tim Gabungan Sisir Pondok Diduga Lokasi Penyalahgunaan Narkoba, Pelaku Nihil
    20 Polres Sergai Bedah Rumah Warga Kurang Mampu di Perbaungan, Kapolres Letakkan Batu Pertama
    21 Pemko Tebing Tinggi Siapkan Tes Urine bagi Seluruh ASN, Perkuat Komitmen Wujudkan Lingkungan Kerja Bersih dari Narkoba
    22 Polda Sumut Gerebek Lokasi Diduga Sarang Narkoba di Percut Sei Tuan, 37 Orang Diamankan, 27 Positif Narkoba
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © OPSINEWS.COM | Transformasi untuk Publik