Home Nasional Daerah Politik Ekonomi Hukrim Olahraga LifeStyle Peristiwa Pendidikan Internasional Indeks
 
Terkait Pengadaan Sapi Madura di Dinas PKH Riau, LSM Menduga Ada Yang Tidak Beres!
Kamis, 16-09-2021 - 12:38:43 WIB
Kepala Dinas PKH Provinsi Riau Rahmat Setiyawan. @net
TERKAIT:
   
 

PEKANBARU, OPSINEWS.COM - Terkait pemberitaan media sebelumnya yang mana LSM menyurati Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Riau. Mengenai proses dan tata cara pelaksanaan Pengadaan Sapi Madura yang di anggarkan pada APBD Prov. Riau tahun 2021, dengan panggu anggaran Rp. 26.970.000.000,00 Miliar. Dan sapi-sapi tersebut akan dialokasikan di beberapa Kabupaten/Kota di Provinsi Riau.

Dinas terkait, yakni Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Riau memberikan tanggapan melalui surat resmi dengan NO:800/DPKH-SEKR/IX/2021/1198, pada tanggal 8 september 2021.

Ironisnya pernyataan Kadis Peternakan dan Kesehatan Hewan Prov. Riau, pada pemberitaan salah satu media. Rabu tanggal 15/9/21. Yang berjudul, "Terkait Isu Pengadaan Sapi Madura, Ini Penjelasan Kadis Peternakan dan Kesehatan Hewan Riau".

Inti dalam pemberitaan tersebut, bahwa "Pengadaan Sapi Madura tersebut batal, hari ini baru diberitahu Pokja dengan waktu masa sanggah sampai besok.” ungkap Drh Rahmat Setyawan.

Pengadaan Sapi Madura tersebut pula pelaksanaannya dilelang pada tanggal 2 Agustus 2021, dan pada 20 Agustus ada pengumuman pemenang. Dari 6 Perusahaan tersebut ada 4 yang menyanggah, 4 yang menyanggah disetujui 2. Dan didalam Pepres 12 itu, apabila ada sanggahan dapat dilakukan evaluasi oleh Kelompok Kerja (Pokja), kemudian Pojka melakukan evaluasi ulang sampai tanggal 10. Tetapi Panitia mempunyai hak menyanggah dari tanggal 11 sampai besok (16/09/2021). bebernya.

” Kalau sampai besok tidak ada sanggahan, maka akan dikembalikan kepada Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) untuk Review ulang apakah ini dilanjutkan atau dibatalkan ?.” tambah Kadis Peternakan dan Kesehatan Hewan Prov. Riau Drh Rahmat Setiawan

Nah terkait isu adanya dugaan pelaksanaan Pengadaan Sapi Madura dikalangan masyarakat, LSM dan Awak Media kami mengucapkan terimakasih atas Informasi yang telah kami dapatkan selaku Dinas terkait.

Kita selaku Dinas terkait bukan berarti tidak memberikan informasi kepada masyarakat, LSM dan Awak Media secara Transparan. Dikarenakan untuk sisitim pelaksanaan semuanya ada pada Pokja, jika Pokja selaku lelaksana sudah menjalani kinerjanya sesuai peraturan yang ada. Maka pihak Dinas melalui Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), menandatangani segala Dokumen untuk pelaksanaan Pengadaan tersebut diatas nantinya. Papar Kadis peternakan dan kesehatan hewan provinsi riau.

Terkait hal diatas LSM IPPH yang menyuratin Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Prov Riau pada pemberitaan sebelumnya. LSM IPPH bahwa pernyataan Kadis peternakan  Rahmat Setiyawan diduga mengelabui dan membohongi publik, dikarenakan salah satu poin dalam balasan surat resminya. "Mengatakan, "jumlah sapi yang terbeli sebanyak 2023 ekor yang terdiri dari 578 ekor jantan dan 1445 ekor betina". kata Ris kepada media

" Kami menduga ada hal tidak beres dalam proses pengadaan sapi tersebut, karena berdasarkan pernyataan Kadis sebelumnya, bahwa sapi sudah terbeli, sementara pernyataan sang Kadis pada pemberitaan media diatas. Masih tahap proses, kerena sanggah menyanggah. Bahkan ada bahasa batal, kalau lah memang batal, katakan disurat tersebut, jangan bilang sudah terbeli", jelasnya.

Kita dari LSM IPPH, meminta kepada pihak penegak hukum dan instansi terkait lainya, agar mengawal, memantau dan mengikuti proses tata cara pelaksanaan pengadaan sapi di Dinas peternakan tersebut, termasuk rekan-rekan LSM dan media, ini anggaran yang lumayan besar, di dana anggaran sebesar seperti ini lah biasanya ada kesempatan oknum pejabat untuk menggorogoti uang rakyat. Pinta dan Tegas Ris.

Media  yang mengkonfirmasi kepada Rahmat Setiawan Kadis PKH Provinsi Riau, melalui WatshApp pribadinya, dengan nomor +62 812-4520-5xxx Rabu, 15/9/21.

Menanyakan. Siapa pemenang tender/rekanan..?. Sapinya di datangkan dari mana..? Dan  berapa ekor di salurkan di setiap Kab dan Kota?, Walau terbaca sang kadis namun hingga tayangnya berita ini belum di tanggapi atau di respon. (Tim)




 
Berita Lainnya :
  • Oknum Mantan RW Disebut Bos Usaha Ilegal Pengolahan Oli Bekas, Bupati Kampar Didesak Tindak Tegas, DLH Tak Mampu Bertindak
  • FKI.1 Sergai Desak Satpol PP Periksa dan Tertibkan SPPG Tanpa PBG, Dugaan 21 Dapur MBG Jadi Sorotan
  • Gempur Kawasan Rawan Narkoba di Desa Pon, Tim Gabungan Polres Sergai dan Polda Sumut Amankan 12 Orang, 10 Positif Urine
  • KWITANSI GAJI CATAT POTONGAN JAMSOSTEK Rp115.400, STATUS BPJS KETENAGAKERJAAN ALMARHUM AHMAD HASAN DIPERTANYAKAN
  • HUT ke-75 Prabowo Subianto, Gerindra Sergai Gelar Aksi Sosial di RSUD Sultan Sulaiman, Budi SE, MM: Kepedulian Harus Diwujudkan melalui Tindakan Nyata
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
    + Indeks Berita +
    01 Oknum Mantan RW Disebut Bos Usaha Ilegal Pengolahan Oli Bekas, Bupati Kampar Didesak Tindak Tegas, DLH Tak Mampu Bertindak
    02 FKI.1 Sergai Desak Satpol PP Periksa dan Tertibkan SPPG Tanpa PBG, Dugaan 21 Dapur MBG Jadi Sorotan
    03 Gempur Kawasan Rawan Narkoba di Desa Pon, Tim Gabungan Polres Sergai dan Polda Sumut Amankan 12 Orang, 10 Positif Urine
    04 KWITANSI GAJI CATAT POTONGAN JAMSOSTEK Rp115.400, STATUS BPJS KETENAGAKERJAAN ALMARHUM AHMAD HASAN DIPERTANYAKAN
    05 HUT ke-75 Prabowo Subianto, Gerindra Sergai Gelar Aksi Sosial di RSUD Sultan Sulaiman, Budi SE, MM: Kepedulian Harus Diwujudkan melalui Tindakan Nyata
    06 Wali Kota Tebing Tinggi Apresiasi Revitalisasi Sekolah dari Pemerintah Pusat, Total Anggaran 2026 Capai Rp6,85 Miliar
    07 Sudah Disegel tapi Masih Beroperasi! APH Didesak Bertindak Usaha Pengolahan Oli Bekas di Siak Hulu Tetap Berjalan, Warga Tercekik Bau Menyengat
    08 Jurnalis Sergai Resmi Surati PT STS, 39 Pertanyaan Dilayangkan soal Dugaan BPJS Ketenagakerjaan Almarhum Ahmad Hasan
    09 31 Tahun Bekerja di PT STS, Ahmad Hasan Meninggal Dunia Diduga Tanpa Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan, Tanggung Jawab Perusahaan Dipertanyakan
    10 Polsek Tambang Sikat 3 Orang Pengedar Narkoba dan Sita Belasan Paket Sabu-sabu Serta Pil Ekstasi
    11 Pasar Malam Tanjung Marulak di duga Tidak Memiliki Izin Keramaian dari Kepolisian Setempat
    12 BUPATI SERGAI TEKANKAN APBD 2027 HARUS TEPAT SASARAN: JANGAN HANYA KEJAR SERAPAN ANGGARAN, MANFAAT NYATA UNTUK RAKYAT JADI PRIORITAS
    13 DUA TAHUN PERKARA BELUM TUNTAS, OPSINEWS.COM DESAK KEJELASAN PENYIDIKAN DAN LANGKAH KONKRET POLRES SERGAI CARI DPO RIDWAN FALEFFI
    14 Polres Sergai Terbitkan DPO Ridwan Faleffi, Tersangka Dugaan Penipuan dan Penggelapan Masih Dicari
    15 Residivis Curanmor Lintas Wilayah Ditahan di Polsek Tualang Sementara Polsek Binawidya Bantah Tak Lanjutkan 4 Laporan Polisi Agus
    16 Wujud Kepedulian Sosial, Kapolres Sergai Salurkan Tali Asih ke Yayasan Cahaya Hati Kemanusiaan
    17 KECELAKAAN BERUNTUN DI PERBAUNGAN: SOPIR ANGKOT KUPM MENINGGAL DUNIA, SEMBILAN ORANG LUKA-LUKA
    18 Aksi Koboy Preman Jalanan Todongkan Pistol Kepada Pedagang Di jalan Arifin Ahmad, Kecamatan bukit Raya, Kota Pekanbaru Viral
    19 Wali Kota Tebing Tinggi Dorong Perluasan PJU hingga Gang Permukiman, PLN Targetkan Listrik Kolam Renang Kembali Menyala Oktober
    20 GSN di Desa Tarean, Tim Gabungan Sisir Pondok Diduga Lokasi Penyalahgunaan Narkoba, Pelaku Nihil
    21 Polres Sergai Bedah Rumah Warga Kurang Mampu di Perbaungan, Kapolres Letakkan Batu Pertama
    22 Pemko Tebing Tinggi Siapkan Tes Urine bagi Seluruh ASN, Perkuat Komitmen Wujudkan Lingkungan Kerja Bersih dari Narkoba
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © OPSINEWS.COM | Transformasi untuk Publik