Home Nasional Daerah Politik Ekonomi Hukrim Olahraga LifeStyle Peristiwa Pendidikan Internasional Indeks
 
Menkeu: Kemampuan Adopsi Teknologi Digital Tentukan Perkembangan Ekonomi Negara
Jumat, 10-09-2021 - 09:11:17 WIB
Menteri Keuangan Sri Mulyani @net
TERKAIT:
 
  • Menkeu: Kemampuan Adopsi Teknologi Digital Tentukan Perkembangan Ekonomi Negara
  •  

    JAKARTA, OPSINEWS.COM - Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan kemampuan sebuah negara dalam mengadopsi teknologi digital sangat menentukan perkembangan ekonomi serta posisi negara dalam rantai penciptaan nilai global atau global value chain.

    "Kemampuan mengkreasi dan juga mengadopsi teknologi digital sangat menentukan bagaimana sebuah perekonomian dan negara mampu untuk masuk di dalam sistem global value chain yang akan meningkatkan produktivitas," kata Sri Mulyani dalam Keynote Speech yang disampaikan secara virtual dalam Rapat Koordinasi Keuangan Kementerian Komunikasi dan Informatika Tahun 2021, dari Jakarta, Kamis (09/09/2021).

    Menteri Sri Mulyani menambahkan perkembangan revolusi industri ke-4 telah membuat semua negara berlomba-lomba untuk bisa memiliki kemampuan dalam meningkatkan produktivitas dengan menggunakan teknologi digital.

    Menurut Menkeu, Indonesia memiliki kesempatan untuk turut serta dalam kompetisi ini namun ia juga mengingatkan banyak tantangan yang harus dihadapi.

    Salah satu tantangan yang ia kemukakan adalah masih rendahnya jumlah pengguna aktif internet yang memanfaatkan internet untuk transaksi perdagangan.

    "Di Indonesia adanya platform digital masih terbatas atau lebih banyak digunakan untuk berkomunikasi atau nimbrung di media sosial namun untuk fasilitas produktif seperti e-commerce baru 3%," katanya.

    Angka tersebut sangat jauh jika dibandingkan dengan jumlah pengguna aktif internet yang menggunakan internet sebagai media berkomunikasi yaitu sebesar 36 persen dan 21 persennya menggunakan internet untuk mengakses media sosial.

    Meskipun demikian, jumlah transaksi e-commerce telah berkembang sangat pesat selama beberapa tahun terakhir bahkan mampu melahirkan berbagai perusahaan unicorn yang telah diakui baik di regional maupun internasional.

    Menteri Sri Mulyani menyatakan tantangan lain yang dihadapi adalah masih rendahnya kepercayaan masyarakat terhadap sistem pembayaran digital dan belum meratanya akses internet di Indonesia.

    "Ketimpangan akses ini juga terjadi antar wilayah di Indonesia, juga ada faktor sosiologis, demografis dan tentu geografis, inilah sebuah tantangan yang nyata bagi kita semua," ujarnya.

    Di tengah segala keterbatasan, Menkeu mengatakan ekonomi digital di Indonesia telah mencapai pertumbuhan 49% per tahun dan pertumbuhan e-commerce di Indonesia bahkan diprediksi akan melampaui 130 miliar USD pada tahun 2025.

    "Ini sebuah studi yang cukup meyakinkan, namun kita juga tahu bahwa ini juga merupakan sebuah tantangan yang nyata, Indonesia diprediksi akan menjadi satu negara dengan kekuatan ekonomi digital terbesar di dunia," tegasnya.

    Oleh karena itu, Menteri Sri Mulyani meminta semua pihak terkait untuk bekerja sama merumuskan strategi dan pembangunan bersama dalam rangka mewujudkan hal tersebut.

    Pandemi Covid-19 telah mendorong semua kegiatan dilakukan dengan memanfaatkan teknologi digital.

    "Penggunaan teknologi informasi dan komunikasi atau bahkan transformasi ke digitalisasi menjadi sebuah keharusan dan bahkan telah dipaksa dengan kondisi akibat pandemi yang tidak memberikan pilihan namun memaksa kita harus masuk kepada platform digital," katanya.

    Hal ini, menurut Menkeu dibuktikan dengan tumbuhnya sektor teknologi informasi dan komunikasi sebesar 10,6% di tengah kontraksi ekonomi Indonesia sebesar 2%. Menurutnya pembangunan infrastruktur digital adalah hal penting yang harus terus dilakukan demi mewujudkan visi Indonesia untuk menjadi pemain digital dunia.

    "Pemerintah Indonesia memiliki visi besar untuk membangun sektor digital ini, pemerintah menargetkan Indonesia akan menjadi salah satu kekuatan ekonomi digital terbesar di ASEAN," jelasnya.

    Rapat Koordinasi Keuangan Kementerian Komunikasi dan Informatika Tahun 2021 dengan tema Sinergi Pengelola Keuangan dalam Rangka Akselerasi Transformasi Digital untuk Meningkatkan Akuntabilitas Pengelolaan Keuangan Negara diselenggarakan secara daring yang dihadiri secara virtual oleh Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate, Menteri Keuangan Sri Mulyani, dan Sekretaris Jenderal Kominfo Mira Tayyiba.

    Dalam acara ini juga diadakan sesi diskusi dengan narasumber Inspektur Jenderal Kementerian Keuangan Awan Nurmawan Nuh, Staf Ahli Kementerian Perhubungan Cris Kuntadi, dan Inspektur Jenderal Kominfo Doddy Setiadi. (kominfo.go.id)




     
    Berita Lainnya :
  • Walkot Dumai, H. Paisal, Lantik H. Indra Gunawan Sebagai Sekretaris Daerah Kota Dumai
  • Kepala DLHK Imbau Masyarakat Buang Sampah Tepat Waktu
  • Pulihkan Ekonomi Nasional, Pemerintah Tingkatkan Dukung untuk UMKM
  • Jadi Poros Maritim Dunia, Presiden: Perlu Kerja Nyata!
  • Gubri Sampaikan Nota Pengantar Perda Perubahan APBD Riau TA 2021
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
    + Indeks Berita +
    01 Walkot Dumai, H. Paisal, Lantik H. Indra Gunawan Sebagai Sekretaris Daerah Kota Dumai
    02 Kepala DLHK Imbau Masyarakat Buang Sampah Tepat Waktu
    03 Pulihkan Ekonomi Nasional, Pemerintah Tingkatkan Dukung untuk UMKM
    04 Jadi Poros Maritim Dunia, Presiden: Perlu Kerja Nyata!
    05 Gubri Sampaikan Nota Pengantar Perda Perubahan APBD Riau TA 2021
    06 Dinkes Kerjasama STIFAR Riau, IAI Riau Siapkan 1.500 untuk Vaksin Mahasiswa STIFAR dan Masyarakat
    07 Kades Laowowaga Dilaporkan Ke Inspektorat Kabupaten Nias Utara Atas Dugaan Indikasi Korupsi DD
    08 Desa Baru Memulai Tahapan Pertama Pilkades Serentak 2021
    09 Polisi Grebek Rumah Pelaku Narkoba, Dua Orang Diamankan dan Satu Kabur
    10 DPD FOKAN RIAU kunjungi rumah Rehab Geliat Pelangi Pekanbaru
    11 Presiden Sampaikan Kontribusi Indonesia Hadapi Situasi Darurat Sektor Energi dan Iklim
    12 SKD Formasi Seleksi ASN Pemko Pekanbaru Berlangsung Akhir September 2021
    13 Koperasi Jasa RAPI Riau Mandiri Provinsi Riau Terbentuk
    14 Polda Riau dan Jajaran, Gagalkan Peredaran 117 Kg Shabu dan 1000 Pil Ekstasi Asal Malaysia
    15 Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru Diduga Abaikan UU KIP NO. 14 Tahun 2008 dan UU PERS NO. 40 Tahun 199
    16 Terkait Pengadaan Sapi Madura di Dinas PKH Riau, LSM Menduga Ada Yang Tidak Beres!
    17 Polres Kampar Klarifikasi Terkait Tudingan Kriminalisasi Terhadap Petani Kopsa-M
    18 Yorynt Batee Tagih Janji Dinas PUPR Kota Gunungsitoli
    19 DPD LSM-NAWACITA Kepulauan Nias-Sumut, Kembali Suratin Inspektorat Kabupaten Nias
    20 Polda Riau Gelar Vaksin Massal di UNRI
    21 Panitia Pengisian BPD Tahun 2021-2027 Desa Fulolo Botomuzoi, Dinilai Buat Aturan Sendiri
    22 Tim Gabungan Polda Riau dan Polres Rohul Bekuk Kawanan Perampok Uang Pada Mesin ATM
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © OPSINEWS.COM | Transformasi untuk Publik