Home Nasional Daerah Politik Ekonomi Hukrim Olahraga LifeStyle Peristiwa Pendidikan Internasional Indeks
 
PJ Bupati Kampar Paparkan 5 Usuluan Ke Pemerintah Pusat
Kamis, 05-12-2024 - 16:48:25 WIB
TERKAIT:
   
 

Yogyakarta- OPSINEWS.COM-Mewujudkan Pengelolaan Terintegritas Kawasan Suaka Margasatwa Bukit Rimbang Baling yang berada di Kecamatan Kampar Kiri Hulu, Pj Bupati Kampar Melakukan Seminar dan Workshop Pengelolaan Kawasan Konservasi Bukit Rimbang Baling Berbasis Masyarakat yang diselenggarakan di Ruang Seminar Lantai II UGM Yogyakarta, Kamis (5/12/2024).

Seminar tersebut dihadiri oleh Kepala Pusat Studi Kependudukan dan Kebijakan Universitas Gadjah Mada, Dr. Agus Joko Pitoyo. Dirjen Kawasan Sumber Daya Alam dan Ekosistem, Prof. Satyawan Pudyatmoko. Direktur Evaluasi dan Peningkatan Kapasitas Daerah Direktorat Jenderal Otonomi Daerah Kemendagri, Dr. Deddy Winarwan. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Gadjah Mada Prof. Dr. Agus Heruanto Hadna serta Moderator acara, Dr. Hakimul Ihwan dan Prof. Dr. Hero Marhaento dan Asisten, Staff Ahli, Kepala OPD di ruang Lingkup Pemerintah Kabupaten Kampar.

Diskusi yang Hangat ini juga merajuk tema Pengelolaan Kawasan Konservasi Berbasis Masyarakat Berkelanjutan dengan Dua Pembicara Kunci Yaitu Dr. Hakimul Ihwan dan Kebijakan Nasional Pengelolaan Kawasan Konservasi Berbasis Masyarakat Sapto Ajo Prabowo S. HUT, M.Si untuk mencari Solusi tentang Pengelolaan Kawasan Konservasi Bukit Rimba Baling Berbasis Masyarakat.

Dalam Paparannya, PJ Bupati Kampat H, Hambali menjalaskan Kabupaten Kampar adalah salah satu kabupaten di Provinsi Riau, yang memiliki luas wilayah sebesar 11.289,28 km² dan terdiri dari 21 kecamatan. Struktur administrasinya meliputi 8 kelurahan dan 242 desa, yang tersebar di berbagai area, termasuk kawasan hutan konservasi di Kecamatan Kampar Kiri Hulu.

“Secara geografis, Kabupaten Kampar memiliki keanekaragaman alam yang cukup signifikan. Bentang alam yang bervariasi dari perbukitan hingga kawasan hutan memberikan potensi sumber daya alam yang besar, tetapi juga menghadirkan berbagai tantangan terkait pengelolaan sumber daya tersebut.”ungkapnya.”

Ia juga menyebutkan, Pemerintahan di Kampar berfokus pada pengelolaan potensi alam dan peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui perbaikan infrastruktur, pendidikan, serta peningkatan aksesibilitas berbagai layanan publik. Terkait dengan Kawasan Konservasi Bukit Rimbang dan Bukit Baling, pemerintah daerah bekerja sama dengan berbagai pemangku kepentingan untuk mempertahankan kelestarian kawasan ini, sembari memastikan kesejahteraan masyarakat sekitar dengan berbagai program.

Selanjutnya, Kondisi Eksisting Bukit Rimbang Baling merupakan kawasan Suaka Margasatwa yang terletak di Kecamatan Kampar Kiri Hulu, Kabupaten Kampar. Kawasan ini mencakup 24 desa, di mana terdapat 7 desa yang berada langsung di dalam kawasan konservasi, yaitu Desa Tanjung Belit, Muara Bio, Tanjung Beringin, Gajah Betalut, Aur Kuning, Subayang Jaya, dan Pangkalan Serai. Selain itu, ada juga desa-desa lainnya seperti Batu Sanggan dan Kota Lama yang berlokasi di sepanjang Sungai Subayang dan berdekatan dengan kawasan konservasi ini.

Kawasan ini ditetapkan sebagai Suaka Margasatwa melalui Keputusan Menteri Kehutanan No. 3977/Menhut-VIII/KUH/2014 dan Keputusan Gubernur Riau No. 149/V/1982. Kawasan ini berperan penting dalam menjaga keberagaman hayati serta sebagai habitat bagi berbagai flora dan fauna yang dilindungi.

“Dalam aspek sosial, masyarakat di sekitar kawasan Bukit Rimbang dan Bukit Baling memiliki akses pendidikan yang terbatas. Sekolah dasar umumnya tersedia di setiap desa, tetapi keberadaan SMP dan SMA masih sangat terbatas. Hal ini disebabkan oleh kondisi akses yang sulit, terutama karena transportasi hanya dapat dilakukan melalui jalur sungai atau jalan yang masih minim infrastruktur.”ungkapnya.”

Pj Bupati Kampar juga menjelaskan Upaya Pemerintah Kabupaten Kampar, Pemerintah Kabupaten Kampar telah melakukan berbagai program kerjasama dengan Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) dan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) untuk mengatasi masalah keterisoliran desa-desa di kawasan ini. Salah satunya adalah pembuatan jalan interpretasi yang diharapkan dapat membuka aksesibilitas dan mengurangi keterisolasian.

Selain itu, dilakukan juga program pengembangan mata pencaharian alternatif untuk mengurangi tekanan terhadap kawasan Suaka Margasatwa. Program ini melibatkan kerja sama dengan berbagai NGO seperti WWF, YAPEKA, dan INDECON. Fokus utama dari program ini adalah memberikan akses kepada masyarakat untuk memanfaatkan hasil hutan non-kayu secara berkelanjutan, sehingga ekonomi masyarakat dapat berkembang tanpa merusak ekosistem.

Untuk itu, Pemerintah Kabupaten Kampar berharap dan memiliki usulan Kepada Pemerintah Pusat yaitu untuk mendukung pembangunan di kawasan Bukit Rimbang dan Bukit Baling, dengan tujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat tanpa mengorbankan kelestarian lingkungan. Berikut adalah beberapa poin utama: Pertama, Peningkatan Aksesibilitas dan Infrastruktur. kedua Pengembangan Ekowisata Berbasis Masyarakat. Ketiga Perubahan Status Kawasan Menjadi Taman Nasional. Keempat Pemberdayaan Masyarakat dan Pengentasan Kemiskinan, dan yang Kelima Kolaborasi dengan Berbagai Pihak.

Paparan ini memberikan gambaran menyeluruh mengenai kondisi eksisting, tantangan, dan upaya-upaya yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Kampar dalam mengelola kawasan Bukit Rimbang dan Bukit Baling. Melalui berbagai program peningkatan infrastruktur, pengembangan ekonomi berbasis masyarakat, serta kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan, diharapkan kesejahteraan masyarakat setempat dapat meningkat tanpa mengorbankan kelestarian lingkungan.”tutupnya.”

Diakhir Pemaparan, Pj Bupati Kampar Berikan dan Terima Cendramata Berupa Plakat oleh Para Narasumber dan dilanjutkan dengan Diskusi Bersama.”tutupnya.(diskom)

ADV.




 
Berita Lainnya :
  • Pemko Tebing Tinggi Perkuat Keselamatan di Perlintasan Kereta Api, Siapkan Langkah Strategis pada Regulasi, Infrastruktur, dan Edukasi
  • Rahudman Harahap Ingatkan Insan Pers JMSI Junjung Tinggi Profesionalisme dan Integritas
  • Polres Sergai Ungkap 38 Kasus Narkoba dalam Operasi Antik Toba 2026, 58 Tersangka Diamankan
  • JMSI Sumut Matangkan Persiapan Raker dan Pelantikan Pengurus Daerah, Perkuat Konsolidasi Media Siber di Sumut
  • Dua Pria Diamankan di Perkebunan Sawit, Polres Sergai Ungkap Kasus Penyalahgunaan Narkotika
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
    + Indeks Berita +
    01 Pemko Tebing Tinggi Perkuat Keselamatan di Perlintasan Kereta Api, Siapkan Langkah Strategis pada Regulasi, Infrastruktur, dan Edukasi
    02 Rahudman Harahap Ingatkan Insan Pers JMSI Junjung Tinggi Profesionalisme dan Integritas
    03 Polres Sergai Ungkap 38 Kasus Narkoba dalam Operasi Antik Toba 2026, 58 Tersangka Diamankan
    04 JMSI Sumut Matangkan Persiapan Raker dan Pelantikan Pengurus Daerah, Perkuat Konsolidasi Media Siber di Sumut
    05 Dua Pria Diamankan di Perkebunan Sawit, Polres Sergai Ungkap Kasus Penyalahgunaan Narkotika
    06 Lapor Pak Walikota Pekanbaru! Das Mantan Napi Narkoba Gunakan Rompi Pemko Pekanbaru Alih Fungsikan Lahan Parkir Pasar Jadi Lapak Pedagang dengan Sewa Hingga Rp 20 Ribu Per Lapak
    07 Pemko Tebing Tinggi Pertahankan Opini WTP Delapan Kali Berturut-turut, Bukti Komitmen Tata Kelola Keuangan yang Transparan
    08 Peringati Hari Lahir Pancasila 2026, Polres Sergai Teguhkan Komitmen Jaga Persatuan dan Layani Masyarakat dengan Integritas
    09 Satlantas Polres Sergai Gerak Cepat Tangani Empat Kecelakaan dalam Sehari, Mayoritas Dipicu Kelalaian Pengemudi
    10 Razia Gabungan Polres Sergai Bongkar Dugaan Penyalahgunaan Narkoba di THM, 27 Pengunjung Diamankan
    11 Polres Sergai Tebar Kepedulian di Hari Raya Idul Adha 1447 H, Salurkan Daging Qurban untuk Warga dan Personel
    12 Kecelakaan di Jalinsum Sei Bamban, Lima Orang Luka-Luka Usai Dua Sepeda Motor Bertabrakan
    13 Polres Sergai Fasilitasi Pemulangan Pasutri dan Dua Anak ke Jakarta, Wujud Nyata Pelayanan Humanis Polri Presisi
    14 WARTAWAN MITRA HUMAS POLRES SERGAI BERDUKACITA ATAS WAFATNYA IBU LAILA NURNANI
    15 Makna Kebersamaan dan Gotong Royong,Dinas PUPR Rayakan Idul Adha Dengan Peyembelihan Hewan.
    16 Terindikasi Penyalahgunaan Dana BOS di SMKN Perhentian Raja jadi lahan korupsi bagi Oknum para Mafia
    17 Praktik Kartel Sawit di Pesisir Selatan, Relawan Prabowo Gibran: “Negara Tidak Boleh Kalah dari Mafia Harga Sawit
    18 APPSI Tulungagung Resmi Dilantik, Siap Perkuat Pasar Rakyat Hadapi Gempuran Perdagangan Digital
    19 Tragis di Jalinsum Perbaungan, Pemuda 19 Tahun Tewas dalam Tabrakan Motor dan Truk, Polisi Buru Sopir yang Kabur
    20 Polres Sergai Musnahkan Sabu dan Ekstasi Hasil Pengungkapan Kasus Narkoba, Wujud Komitmen Selamatkan Generasi Bangsa
    21 KAPOLSEK KOTO GASIB DUKUNG KETAHANAN PANGAN
    22 Polemik Dugaan Fee Proyek, Nama Afrudin Amga Tersorot, Pantas Tergeser dari Jabatan Strategis PUPR Kampar
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © OPSINEWS.COM | Transformasi untuk Publik