Home Nasional Daerah Politik Ekonomi Hukrim Olahraga LifeStyle Peristiwa Pendidikan Internasional Indeks
 
Ketua Dewan Pimpinan Daerah Gerakan Nasional Anti Narkotika Riau, APH Harus Berkomitmen Dalam Memberantas Narkoba Sebagai Musuh Negara
Selasa, 02-07-2024 - 23:40:44 WIB
TERKAIT:
   
 

Riau. opsinews.com-Tanggapan Ketua Dewan Pimpinan Daerah Gerakan Nasional Anti Narkotika (DPD GRANAT) Riau Dr. Freddy Simanjuntak, S.H., M.H, terkait dengan semakin maraknya Peredaran Gelap dan Penyalahgunaan Narkotika di Riau dan kondisi Provinsi Riau saat ini sudah masuk kedalam kategori terkena  BENCANA NARKOBA :

1. Pengawasan harus ditingkatkan khususnya di Kab. Bengkalis, Dumai, Rokan Hilir, Indragiri Hilir dan Kepulauan Meranti yang ada perairan dengan melibatkan instansi terkait seperti Badan Narkotika Nasiolal (BNN) Riau, Polda Riau, Polisi Air, Bea Cukai, TNI Angkatan Laut, Dinas Perhubungan laut serta wajib melibatkan lapisan komponen masyarakat, sebab dengan banyaknya pelabuhan tikus yang tidak terdeteksi atau tidak terjangkau oleh petugas/aparat yang tersebar di daerah pesisir pantai di Riau sehingga sangat memudahkan barang haram itu masuk dari luar negeri ke Indonesia melalui jalur air.

2. Ibarat ilustrasi, kalau sebuah rumah kebanjiran air, maka yang harus dihambat dan skala prioritas dilakukan oleh pemilik rumah adalah menutup pintu air dari luar kedalam rumah, sehingga klu sudah terhalang air masuk, maka tugas berikutnya menimba air yang sudah terlanjur masuk dari luar ke dalam rumah, maka selesailah sudah tugas pemilik rumah untuk mengatasi banjir.

3. Letak geografis Prov. Riau yang sangat strategis dan berdekatan langsung dengan beberapa Negara tetangga seperti Malaysia dan Singapura, sehingga kondisi ini dimanfaatkan oleh para sindikat/mafia pegedar Narkotika bersekala internasional dengan mudahnya memasukkan Barang Haram tersebut ke Indonesia melalui pintu laut/air, nah dalam hal ini terbukti Pemerintah Provinsi Riau dan instansi terkait lainnya telah gagal dan tidak mampu didalam mengantisipasi atau menghalau derasnya arus masuk barang haram tersebut dari luar negeri ke indonesia, sebab kenyataannya terbukti sudah cukup banyak peredaran gelap Narkoba diungkap atau ditangkap pelakunya oleh jajaran Polda Riau, BNNP Riau dan Bea Cukai, namun terbukti di seluruh pelosok Prov Riau Narkotika semakin banyak beredar dan sudah sangat mengkhawatirkan dan kondisi saat ini terbukti di seluruh pelosok Provinsi Riau  sangat mudah didapat barang haram tersebut sebab barang banyak beredar dan sangat mudah didapat, apalagi di Kota Pekanbaru sehingga yang menjadi korban adalah warga masyarakat.

4. Kemudian aparat penegak hukum mulai dari tingkat kepolisian, Kejaksaan dan Pengadilan harus punya komitmen bersama dan tegas didalam memberikan sangsi hukuman yang seberat beratnya berupa Hukuman Mati bagi para pelaku/pengedar Narkotika agar ada efek jera tanpa terkecuali dan tidak pandang bulu, sebab kenyataannya terbukti masih banyak para pelaku sindikat pengedar Narkoba tersebut yang diberi hukuman ringan, sehingga wajar banyak penilaian di tengah masyarakat adanya dugaan "permainan tidak sehat atau main mata" antara para sindikat pengedar narkoba dengan aparat penegak hukum baik ditingkat kepolisian, kejaksaan maupun ditingkat pemeriksaan di pengadilan sehingga putusan pengadilan tentang perkara narkotika di wilayah Prov. Riau tidakbtegas dan sangat menciderai penegakan hukum.

4. Skala prioritas yang harus dan wajib dilakukan Pemerintah Prov. Riau dan instansi terkait lainnya adalah melakukan tindakan preventif dan edukatif untuk menyelamatkan anak bangsa dari ancaman kehancuran akibat penlahgunaan dan peredaran gelap Narkotika yang semakin hari semakin meningkat peredaran  Narkotika di tengah-2 masyarakat dengan cara menggajak lapisan komponen masyarakat di seluruh pelosok Prov. Riau bersama-2 menyatakan Perang terhadap Narkotika dan membentengi diri agar tidak terjerumus dalam lingkaran peredaran narkotika.

5. Tahun 2024 adalah tahun politik di negeri ini, artinya dengan kondisi seperti ini para sindikat pengedar narkotika semakin merajalela dan leluasa untuk menjalankan kerajaan bisnis haramnya, sementara aparat instansi terkait sudah sibuk dengan persiapan tahapan pemilu dan para kontestan serta oknum pejabat hanya sibuk berkompetisi mencari kedudukan jabatan politik saja untuk kepentingan pribadi dan kelompok tertentu.
Red*




 
Berita Lainnya :
  • Oknum Mantan RW Disebut Bos Usaha Ilegal Pengolahan Oli Bekas, Bupati Kampar Didesak Tindak Tegas, DLH Tak Mampu Bertindak
  • FKI.1 Sergai Desak Satpol PP Periksa dan Tertibkan SPPG Tanpa PBG, Dugaan 21 Dapur MBG Jadi Sorotan
  • Gempur Kawasan Rawan Narkoba di Desa Pon, Tim Gabungan Polres Sergai dan Polda Sumut Amankan 12 Orang, 10 Positif Urine
  • KWITANSI GAJI CATAT POTONGAN JAMSOSTEK Rp115.400, STATUS BPJS KETENAGAKERJAAN ALMARHUM AHMAD HASAN DIPERTANYAKAN
  • HUT ke-75 Prabowo Subianto, Gerindra Sergai Gelar Aksi Sosial di RSUD Sultan Sulaiman, Budi SE, MM: Kepedulian Harus Diwujudkan melalui Tindakan Nyata
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
    + Indeks Berita +
    01 Oknum Mantan RW Disebut Bos Usaha Ilegal Pengolahan Oli Bekas, Bupati Kampar Didesak Tindak Tegas, DLH Tak Mampu Bertindak
    02 FKI.1 Sergai Desak Satpol PP Periksa dan Tertibkan SPPG Tanpa PBG, Dugaan 21 Dapur MBG Jadi Sorotan
    03 Gempur Kawasan Rawan Narkoba di Desa Pon, Tim Gabungan Polres Sergai dan Polda Sumut Amankan 12 Orang, 10 Positif Urine
    04 KWITANSI GAJI CATAT POTONGAN JAMSOSTEK Rp115.400, STATUS BPJS KETENAGAKERJAAN ALMARHUM AHMAD HASAN DIPERTANYAKAN
    05 HUT ke-75 Prabowo Subianto, Gerindra Sergai Gelar Aksi Sosial di RSUD Sultan Sulaiman, Budi SE, MM: Kepedulian Harus Diwujudkan melalui Tindakan Nyata
    06 Wali Kota Tebing Tinggi Apresiasi Revitalisasi Sekolah dari Pemerintah Pusat, Total Anggaran 2026 Capai Rp6,85 Miliar
    07 Sudah Disegel tapi Masih Beroperasi! APH Didesak Bertindak Usaha Pengolahan Oli Bekas di Siak Hulu Tetap Berjalan, Warga Tercekik Bau Menyengat
    08 Jurnalis Sergai Resmi Surati PT STS, 39 Pertanyaan Dilayangkan soal Dugaan BPJS Ketenagakerjaan Almarhum Ahmad Hasan
    09 31 Tahun Bekerja di PT STS, Ahmad Hasan Meninggal Dunia Diduga Tanpa Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan, Tanggung Jawab Perusahaan Dipertanyakan
    10 Polsek Tambang Sikat 3 Orang Pengedar Narkoba dan Sita Belasan Paket Sabu-sabu Serta Pil Ekstasi
    11 Pasar Malam Tanjung Marulak di duga Tidak Memiliki Izin Keramaian dari Kepolisian Setempat
    12 BUPATI SERGAI TEKANKAN APBD 2027 HARUS TEPAT SASARAN: JANGAN HANYA KEJAR SERAPAN ANGGARAN, MANFAAT NYATA UNTUK RAKYAT JADI PRIORITAS
    13 DUA TAHUN PERKARA BELUM TUNTAS, OPSINEWS.COM DESAK KEJELASAN PENYIDIKAN DAN LANGKAH KONKRET POLRES SERGAI CARI DPO RIDWAN FALEFFI
    14 Polres Sergai Terbitkan DPO Ridwan Faleffi, Tersangka Dugaan Penipuan dan Penggelapan Masih Dicari
    15 Residivis Curanmor Lintas Wilayah Ditahan di Polsek Tualang Sementara Polsek Binawidya Bantah Tak Lanjutkan 4 Laporan Polisi Agus
    16 Wujud Kepedulian Sosial, Kapolres Sergai Salurkan Tali Asih ke Yayasan Cahaya Hati Kemanusiaan
    17 KECELAKAAN BERUNTUN DI PERBAUNGAN: SOPIR ANGKOT KUPM MENINGGAL DUNIA, SEMBILAN ORANG LUKA-LUKA
    18 Aksi Koboy Preman Jalanan Todongkan Pistol Kepada Pedagang Di jalan Arifin Ahmad, Kecamatan bukit Raya, Kota Pekanbaru Viral
    19 Wali Kota Tebing Tinggi Dorong Perluasan PJU hingga Gang Permukiman, PLN Targetkan Listrik Kolam Renang Kembali Menyala Oktober
    20 GSN di Desa Tarean, Tim Gabungan Sisir Pondok Diduga Lokasi Penyalahgunaan Narkoba, Pelaku Nihil
    21 Polres Sergai Bedah Rumah Warga Kurang Mampu di Perbaungan, Kapolres Letakkan Batu Pertama
    22 Pemko Tebing Tinggi Siapkan Tes Urine bagi Seluruh ASN, Perkuat Komitmen Wujudkan Lingkungan Kerja Bersih dari Narkoba
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © OPSINEWS.COM | Transformasi untuk Publik