Home Nasional Daerah Politik Ekonomi Hukrim Olahraga LifeStyle Peristiwa Pendidikan Internasional Indeks
 
Mengenal Lebih Dekat Sosok Pemberani Aspidsus Kajati Sumbar Menangani Kasus Korupsi
Kamis, 18-04-2024 - 07:04:08 WIB
TERKAIT:
   
 

Sumbar- OPSINEWS.COM-Hadiman Gusti Beruh,MH,
menjabat sebagai Aspidsus Kejaksaan Tinggi Sumatera Barat sejak dilantik oleh Kajati Sumbar pada Senin, 20 Maret 2023. Saat pelantikan,Yusron,MH,yang saat itu menjabat sebagai Kajati Sumbar,berharap Hadiman dapat memanfaatkan seluruh kemampuan dan pengetahuannya yang telah banyak meraih prestasi.

Sebelum menjabat sebagai Aspidsus Kejati Sumatera Barat,Hadiman telah menjabat sebagai Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kuansing dan Kajari Kota Mojokerto.Selama menjabat sebagai Kajari Kuansing,Hadiman menjadi sorotan media lokal dan nasional karena berhasil mengungkap beberapa kasus korupsi besar.

Kasus Korupsi Yang Berhasil Diungkap Hadiman

Dikutip dari berbagai sumber,Kejaksaan Negeri Kuantan Singingi,di bawah pimpinan Kajari Hadiman,berhasil mengungkap beberapa kasus korupsi besar diantaranya:
kasus proyek tiga pilar,proyek pembangunan Pasar Tradisional Berbasis Modern Teluk Kuantan,proyek pembangunan Hotel Kuansing,dan SPPD fiktif BPKAD Kuansing.

Selama memimpin Kejari Kuansing pada tahun 2021,Hadiman berhasil menangani beberapa perkara tindak pidana korupsi,
termasuk penyelidikan sebanyak 9 perkara, penyidikan sebanyak12 perkara,penuntutan sebanyak 7 perkara,dan eksekusi sebanyak 9 perkara.

Hal yang sama jugy dilakukannya ketika Hadiman menjabat sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Kota Mojokerto pada tahun 2022,Ia berhasil mengungkap kasus korupsi dana Corporate Social Responsibility (CSR) dan menetapkan tiga orang tersangka pada Kamis,29 Desember 2022.Selain itu,Hadiman juga mengungkap kasus dugaan korupsi BPRS Kota Mojokerto dengan total kerugian hingga Rp50 miliar,serta dugaan korupsi dana BTT Covid-19.

Hadiman Dipercaya Sebagai Pembicara

Pada Kamis,16 September 2021,saat menjabat sebagai Kajari Kuansing,Hadiman diundang oleh Sekretaris Jampidsus,Dr.Asri Agung Putra, SH,MH,untuk menjadi pembicara dalam sebuah rapat akbar yang bertema”Pidsus Berdedikasi”Rapat kerja ini diinisiasi oleh Jaksa Agung Muda Pidana Khusus dan diikuti oleh jaksa di seluruh Indonesia.Dalam kesempatan tersebut, Hadiman berbagi pengalaman dalam menangani kasus korupsi yang telah berhasil ditanganinya,termasuk hambatan dan ancaman yang dihadapi dalam upaya memberantas praktik korupsi.

Penghargaan Sebagai Kejari Terbaik Yang Pernah Diraih Hadiman

Hadiman meraih penghargaan sebagai Kajari Terbaik Ke-3 se-Indonesia dan Terbaik Ke-1 se-Riau ketika menjabat sebagai Kajari Kuansing pada tahun 2021.

Hadiman Apidsus Kajati Sumbar Terkenal Konsisten Menangani Kasus Korupsi

Sejak Maret 2023,Hadiman resmi menjabat sebagai Aspidsus Kejaksaan Tinggi Sumatera Barat.Tidak lama setelah menjabat,Hadiman langsung menjadi sorotan publik karena menangani kasus pengadaan ternak Dinas Peternakan Provinsi Sumatera Barat yang telah 8 bulan masuk tahapan penyidikan sejak 6 Juli 2022, namun belum ada informasi penetapan tersangka.

Pada bulan Juli 2023,Kajati Sumatera Barat mengumumkan penetapan 6 orang tersangka kasus korupsi pengadaan ternak tersebut,dengan perhitungan kerugian keuangan negara sebesar Rp7.365.458.205 oleh auditor internal Kejati Sumbar.

Kajati Sumbar Dalam Sorotan Lantaran Ikuti kegiatan Umroh  Bersama Gubernur Mahyeldi

Kejaksaan Tinggi Sumatera Barat,di bawah pimpinan Asnawi,menjadi sorotan publik baru-baru ini.Hal ini terkait dengan penggeledahan yang dilakukan oleh Aspidsus Kejati Sumbar,Hadiman,ke kantor Dinas Pendidikan Sumatera Barat dan Kantor Gubernur Sumatera Barat pada Bagian Biro Pengadaan Barang dan Jasa terkait dugaan kasus pengadaan peralatan praktek siswa SMK.

Sorotan tersebut muncul karena Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Barat,Asnawi, pergi mengikuti kegiatan umroh bersama Gubernur Mahyeldi,padahal Kejati sedang gencar menyidik dugaan korupsi pengadaan peralatan praktik siswa SMK.

Mengklarifikasi perihal tersebut,Asisten Intelijen Kejati Sumbar,Mustaqim, mengatakan bahwa kegiatan Kajati Sumbar, Asnawi,itu dalam rangka kunjungan kerja atas undangan dari Gubernur pada 20 Maret 2024 bersama unsur Forum Komunikasi Pemimpinan Daerah Sumatera Barat.

Menyikapi sorotan tersebut,Aspidsus Kejaksaan Tinggi Sumatera Barat,Hadiman, mengatakan bahwa Kejati Sumbar profesional dan tidak memihak dalam memberantas praktik korupsi.

"Setiap kasus yang kita tangani,jika cukup dua alat bukti,pastikan kasus naik ke Penyidikan dan bila sudah ada kerugian negaranya,dipastikan kami tetapkan tersangka dan langsung ditahan,”ungkap Hadiman saat dihubungi Trans-News.com.(kumbang)




 
Berita Lainnya :
  • Dugaan Limbah Sungai Bah Sombu Makin Terang: Camat Klaim Sudah Laporkan ke DLH, Kabid Perkim-LH Sergai Tegaskan “Sampai Semalam Gak Ada Surat Terkait TSP”
  • Dibangun Tahun 2025, Puskesmas Pembantu Pkl.Kerinci Timur Sudah Rusak, Siapa yang Bertanggung jawab
  • Kantor Disdik Pelalawan Terlihat Seperti Tak Terurus Bahkan Kondisi Bangunan Memprihatinkan
  • Humas PKS PT TSP Disorot Tajam, Respons Dugaan Limbah Sungai Bah Sombu Minim; Rangkap Peran Kades Jadi Perhatian Publik, Kadis PMD: Belum Ada Larangan Khusus
  • Gerebek Sarang Narkoba di Pulau Tagor, Polisi Temukan Bong dan Peralatan Diduga Bekas Pakai Sabu
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
    + Indeks Berita +
    01 Dugaan Limbah Sungai Bah Sombu Makin Terang: Camat Klaim Sudah Laporkan ke DLH, Kabid Perkim-LH Sergai Tegaskan “Sampai Semalam Gak Ada Surat Terkait TSP”
    02 Dibangun Tahun 2025, Puskesmas Pembantu Pkl.Kerinci Timur Sudah Rusak, Siapa yang Bertanggung jawab
    03 Kantor Disdik Pelalawan Terlihat Seperti Tak Terurus Bahkan Kondisi Bangunan Memprihatinkan
    04 Humas PKS PT TSP Disorot Tajam, Respons Dugaan Limbah Sungai Bah Sombu Minim; Rangkap Peran Kades Jadi Perhatian Publik, Kadis PMD: Belum Ada Larangan Khusus
    05 Gerebek Sarang Narkoba di Pulau Tagor, Polisi Temukan Bong dan Peralatan Diduga Bekas Pakai Sabu
    06 Wartawan Opsinews.com Diteror Pesan dan Audio dari Nomor Tak Dikenal Usai Soroti Dugaan Galian C Kuta Baru
    07 Warganet Tantang Camat Sipispis dan Kades Silau Padang Mandi di Sungai Bah Sombu Saat Diduga Ada Aliran Limbah PKS
    08 Kades Kuta Baru Tegaskan Pemdes Tak Pernah Terbitkan Rekomendasi Galian C, Camat dan Polres Tebing Tinggi Belum Beri Jawaban Lanjutan
    09 Diduga Tak Berizin, Aktivitas Galian C Tanah Urug di Kuta Baru Sergai Bebas Beroperasi
    10 Viral Dugaan Aliran Cairan ke Sungai Bah Sombu, Camat Sipispis Klaim Sudah Laporkan ke DLH Sergai, Kini Menunggu Kroscek Lapangan
    11 Empat Bulan Buron, Terduga Pelaku Pencurian Microbus Senilai Rp110 Juta Ditangkap Tim URC Polres Sergai
    12 Dugaan Aliran Cairan ke Sungai Bah Sombu Disorot, Respons Kabid Perkim-LH Sergai Dipertanyakan
    13 Wali Kota Tebing Tinggi Hadiri Rakor Regional Sumatera, Perkuat Sinergi Lintas Sektor Kejar Target Zero Stunting
    14 Warga Minta Bupati Sergai Evaluasi Camat Sipispis, Soroti Respons Dugaan Limbah ke Sungai Bah Sombu
    15 Dinas Perkim-LH Sergai Tegaskan Pengawasan Tetap Berjalan, Warga Soroti Respons Camat Sipispis dan Kepala Desa Silau Padang
    16 Sempat Buang Barang Bukti Saat Dikejar Polisi, Residivis Narkoba di Pantai Cermin Kembali Diringkus
    17 Dugaan Aliran Limbah ke Sungai Bah Sombu Disorot, Camat Sipispis dan Kades Silau Padang Belum Beri Tanggapan
    18 Dump Truk Bawa Solar Ditetapkan Jadi Barang Temuan Oleh Polres Pelalawan
    19 Camat Sipispis Sebut Belum Ada Laporan Tertulis Warga soal Dugaan Limbah ke Sungai Bah Sombu
    20 Warga Kembali Resah, Dugaan Aliran Limbah ke Sungai Bah Sombu Sipispis Kembali Disorot
    21 Sona Halawa Klarifikasi Berita Yang Terkesan Lindungi Mafia BBM Subsidi Dan Menyudutkannya.
    22 Cabdis Pendidikan Wilayah III Sumut Dalami Foto Pribadi yang Dikaitkan dengan Guru PNS SMA Negeri 1 Tebingtinggi: “Sedang Kita Proses”
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © OPSINEWS.COM | Transformasi untuk Publik