Home Nasional Daerah Politik Ekonomi Hukrim Olahraga LifeStyle Peristiwa Pendidikan Internasional Indeks
 
Kepsek SMP N 21 Bungkam
Sekolah SMP N No 21 Pekanbaru di Sinyalir Terindikasi Lahan Bisnis Cari Uang
Jumat, 15-03-2024 - 13:05:12 WIB
TERKAIT:
   
 

Pekanbaru, OPSINEWS.COM-Masih saja ada sekolah yang di duga melakukan pungli terhadap siswanya
dengan dalih uang lingkungan sebesar Rp 2.000,. pada masing-masing setiap siswa nya hal itu dilakukan  seminggu sekali setiap hari Senin.

keluhan tersebut dirasakan oleh siswa  SMP NEGERI 2 1 Pekanbaru. tepat nya di Jalan. Soekarno Hatta Nomor. 639, Sidomulyo Timur, Kecamatan. Marpoyan Damai, Kota Pekanbaru Provinsi riau.

pungutan liar yang berdalih untuk uang lingkungan sebesar 2000 rupiah Itu dikeluhkan oleh siswa SMPN 2 1 dipungut seluruh siswa kelas  7 sampai kelas 9

ditambah lagi dengan adanya kondisi banjir dilingkungan sekolah SMPN 2 1 membuat sebagian siswa menggunakan sendal guna menjaga sepatunya agar tidak rusak Namun hal itu membuat pihak sekolah tidak memperbolehkan hal tersebut hingga pihak sekolah menahan sendal dari beberapa siswanya yang tertangkap oleh pihak guru SMPN 2 1 karena tidak diperbolehkan gunakan sandal walaupun dalam keadaan banjir.

ditambah lagi problematika mengenai adanya penjualan
paket buku Lembar Kerja Siswa (LKS), dengan berdalih tidak dipaksakan dengan Mencari keuntungan untuk kepentingan pribadi atau kelompoknya, padahal pemerintah sudah membuat aturan agar tidak membebankan murid membayar pungutan apapun jenisnya.

jelas jelas  bertentangan dengan,
SURAT EDARAN NOMCIR 14 TAHUN 2023 TENTANG KEGIATAN WISUDA PADA SATUAN PENDIDIKAN ANAK USIA DINI, BANTUAN PENDIDIKAN JENJANG PENDIDIKAN DASAR, DAN SATUAN PENDIDIKAN JENJANG PENDIDIKAN MENENGAH.

Namun hal itu tidak mempengaruhi peraturan oleh pihak sekolah SMPN 21, hingga banyak orang tua murid yang merasa keberatan dan merasa terpaksa untuk pungutan pungutan oleh pihak SMPN 2 1 Pekanbaru.

Belum lagi pungutan biaya renang pada masing-masing siswa itu setiap Minggunya di pungut namun tidak mengurangi jumlah pungutan siswa yang tidak ikut tetap diwajibkan membayar .

mengenai buku LKS
Walaupun tidak diwajibkan untuk membeli oleh pihak sekolah, namun bila seorang guru memberi tugas pelajaran ke peserta didiknya, yang tugas pelajarannya itu bersangkutan dengan yang ada di buku LKS, maka menjadi keharusan untuk memiliki buku LKS dimaksud.

Hal ini seakan tidak dihiraukan oleh Kepala Sekolah SMPN 21 Hj Eva  Dewi M.pd yang dimana, pihak sekolah dimaksud banyaknya pungutan pungutan biaya dana lingkungan serta menjual buku LKS ke
peserta didiknya.



Hal itu berawal informasi salah satu orang tua siswa SMPN 21 kepada Tim awak media Delikhukrim.com menyampaikan pihak guru menyampaikan ke siswanya untuk  buku LKS telah tersedia, hingga para peserta didik berinisiatif untuk membeli buku LKS  yang sebelumnya telah diarahkan oleh pihak guru kelas masing-masing.

Dari hasil penelusuran Tim awak media Delikhukrim.com  peredaran buku LKS untuk peserta didiknya tepat dijual disebelah gedung SMPN 21 dengan kedai ber plang pangkalan LPG 3Kg milik Elizawati serta  foto copy sekaligus melayani jual buku LKS, gunt memastikan tim mengkonfirmasi langsung oleh penjual buku LKS  diakuinya bahwa dirinya menjual buku LKS atas kerjasama oleh pihak SMPN 21.

masing-masing peserta didik harus merogoh kocek nya  guna membeli buku LKS sebesar Rp.155.000; sebanyak 11 buku dengan masing-masing mata pelajaran untuk setiap kelas.

Atas hal itu Tim awak media Delikhukrim.com dan wartakontras.com, opsinews.com, mengkonfirmasi langsung pihak kepala Sekolah SMPN 21 di ruangan nya,

Namun saat itu  kepsek Hj Eva  Dewi M.pd, tidak bisa menjawab malah bungkan dan seakan-akan memberikan hal itu.
Tim*




 
Berita Lainnya :
  • Humas PKS PT TSP Disorot Tajam, Respons Dugaan Limbah Sungai Bah Sombu Minim; Rangkap Peran Kades Jadi Perhatian Publik, Kadis PMD: Belum Ada Larangan Khusus
  • Gerebek Sarang Narkoba di Pulau Tagor, Polisi Temukan Bong dan Peralatan Diduga Bekas Pakai Sabu
  • Wartawan Opsinews.com Diteror Pesan dan Audio dari Nomor Tak Dikenal Usai Soroti Dugaan Galian C Kuta Baru
  • Warganet Tantang Camat Sipispis dan Kades Silau Padang Mandi di Sungai Bah Sombu Saat Diduga Ada Aliran Limbah PKS
  • Kades Kuta Baru Tegaskan Pemdes Tak Pernah Terbitkan Rekomendasi Galian C, Camat dan Polres Tebing Tinggi Belum Beri Jawaban Lanjutan
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
    + Indeks Berita +
    01 Humas PKS PT TSP Disorot Tajam, Respons Dugaan Limbah Sungai Bah Sombu Minim; Rangkap Peran Kades Jadi Perhatian Publik, Kadis PMD: Belum Ada Larangan Khusus
    02 Gerebek Sarang Narkoba di Pulau Tagor, Polisi Temukan Bong dan Peralatan Diduga Bekas Pakai Sabu
    03 Wartawan Opsinews.com Diteror Pesan dan Audio dari Nomor Tak Dikenal Usai Soroti Dugaan Galian C Kuta Baru
    04 Warganet Tantang Camat Sipispis dan Kades Silau Padang Mandi di Sungai Bah Sombu Saat Diduga Ada Aliran Limbah PKS
    05 Kades Kuta Baru Tegaskan Pemdes Tak Pernah Terbitkan Rekomendasi Galian C, Camat dan Polres Tebing Tinggi Belum Beri Jawaban Lanjutan
    06 Diduga Tak Berizin, Aktivitas Galian C Tanah Urug di Kuta Baru Sergai Bebas Beroperasi
    07 Viral Dugaan Aliran Cairan ke Sungai Bah Sombu, Camat Sipispis Klaim Sudah Laporkan ke DLH Sergai, Kini Menunggu Kroscek Lapangan
    08 Empat Bulan Buron, Terduga Pelaku Pencurian Microbus Senilai Rp110 Juta Ditangkap Tim URC Polres Sergai
    09 Dugaan Aliran Cairan ke Sungai Bah Sombu Disorot, Respons Kabid Perkim-LH Sergai Dipertanyakan
    10 Wali Kota Tebing Tinggi Hadiri Rakor Regional Sumatera, Perkuat Sinergi Lintas Sektor Kejar Target Zero Stunting
    11 Warga Minta Bupati Sergai Evaluasi Camat Sipispis, Soroti Respons Dugaan Limbah ke Sungai Bah Sombu
    12 Dinas Perkim-LH Sergai Tegaskan Pengawasan Tetap Berjalan, Warga Soroti Respons Camat Sipispis dan Kepala Desa Silau Padang
    13 Sempat Buang Barang Bukti Saat Dikejar Polisi, Residivis Narkoba di Pantai Cermin Kembali Diringkus
    14 Dugaan Aliran Limbah ke Sungai Bah Sombu Disorot, Camat Sipispis dan Kades Silau Padang Belum Beri Tanggapan
    15 Dump Truk Bawa Solar Ditetapkan Jadi Barang Temuan Oleh Polres Pelalawan
    16 Camat Sipispis Sebut Belum Ada Laporan Tertulis Warga soal Dugaan Limbah ke Sungai Bah Sombu
    17 Warga Kembali Resah, Dugaan Aliran Limbah ke Sungai Bah Sombu Sipispis Kembali Disorot
    18 Sona Halawa Klarifikasi Berita Yang Terkesan Lindungi Mafia BBM Subsidi Dan Menyudutkannya.
    19 Cabdis Pendidikan Wilayah III Sumut Dalami Foto Pribadi yang Dikaitkan dengan Guru PNS SMA Negeri 1 Tebingtinggi: “Sedang Kita Proses”
    20 Puluhan Dump Truk Diduga Pelangsir BBM Subsidi baru satu unit  Diamankan Polres Pelalawan
    21 Ratusan Warga Antusias Ikuti Bakti Sosial Kesehatan Gerindra Sergai, 42 Tenaga Ahli Beri Pelayanan
    22 Hari Juang Polri, Polres Serdang Bedagai Teguhkan Semangat Pengabdian dan Profesionalisme
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © OPSINEWS.COM | Transformasi untuk Publik