Home Nasional Daerah Politik Ekonomi Hukrim Olahraga LifeStyle Peristiwa Pendidikan Internasional Indeks
 
Nasib Pedagang Pasar Panam, Lepas Dari Mulut Harimau Masuk ke Mulut Buaya
Kamis, 08-02-2024 - 16:20:55 WIB
TERKAIT:
   
 

Pekanbaru-OPSINEWS.COM-Keluar dari mulut harimau masuk ke mulut buaya. Pribahasa ini pantas ditujukan kepada pedagang pasar baru panam. soalnya yang di duga pelaku pungli sebelum sudah ditangkap oleh polisi dan dijebloskan ke penjara sekitar tahun 2021 silam, namun sayangnya hanya beberapa bulan saja pedagang terbebas dari tindakan pungli tersebut

Sekitar tahun yang sama (2021) muncul oknum yang mengaku sebagai pengelola pasar baru yakni,(YWKM)"𝐘𝐚𝐲𝐚𝐬𝐚𝐧 𝐖𝐚𝐫𝐢𝐬 𝐊𝐚𝐫𝐲𝐚 𝐌𝐚𝐧𝐝𝐢𝐫𝐢" tiap hari seluruh pedagang wajib membayar uang keamanan dan uang kebersihan,dengan badan penuh tattooan mereka melakukan penarikan uang memakai seragam 𝐘𝐚𝐲𝐚𝐬𝐚𝐧 𝐖𝐚𝐫𝐢𝐬 𝐊𝐚𝐫𝐲𝐚 𝐌𝐚𝐧𝐝𝐢𝐫𝐢," Ujar pedagang sambil melihatkan karcis bertuliskan iuran kebersihan dan iuran keamanan, Selasa 6 februari 2024.

Padahal tanggal 31Januari 2024 pihak pemkot pekanbaru sudah menyampaikan secara langsung dihadapkan pedagang, bahwasanya di pasar baru panam pungutan yang wajib dibayar pedagang hanya 2, diantaranya

1, Rp 2000 Uang retribusi pelayanan

2, uang kios Rp 80.000 ribu dikutip setiap bulan oleh pihak disperindag

Kemudian disperindag kota pekanbaru juga sudah menyampaikan secara tertulis melalui surat edaran Nomor:511.2 /DPP-1.1/694 didalam surat edaran tersebut dijelaskan bahwa Pasar Baru panam dikelola oleh pemerintah kota pekanbaru.artinya pasar baru panam bukan dikelola oleh 𝐘𝐚𝐲𝐚𝐬𝐚𝐧 𝐖𝐚𝐫𝐢𝐬 𝐊𝐚𝐫𝐲𝐚 𝐌𝐚𝐧𝐝𝐢𝐫𝐢

Ka disperindag kota pekanbaru terkesan melindungi pelaku pungli,padahal disaat pihak pemkot pekanbaru menyampaikan kepada pedagang terkait uang retribusi dipasar baru panam hanya 2 kutipan, dia (Ka disperindag red) hadir langsung dipasar panam 31 Januari 2024 di kafe pak Baron tanjung,namun ketika dikonfirmasi terkait dugaan pungli oknum yayasan," silahkan bersurat pak" jawab Zulhelmi Arifin, Kepala Disperindag Kota Pekanbaru,(5/2/2024)

"Iya benar, memang ada dugaan pungli Rp. 5000 setiap hari kepada seluruh pedagang di pasar Panam,uang kebersihan Rp.3000, uang keamanan Rp.2000."katanya demi keamanan dan kebersihan,
Sedangkan sampah yang mengangkat petugas dari dinas Kebersihan," kata pedagang kepada wartawan lokasi pasar kemaren.

Salah seorang perempuan paro baya mengaku dari petugas dinas Kebersihan kota pekanbaru saat dihampiri pewarta membenarkan," Yang mengangkut sampah pedagang pasar baru panam ke bak pengumpulan sampah didepan pasar baru panam kami bersama teman lainnya, tidak ada pihak

𝐘𝐚𝐲𝐚𝐬𝐚𝐧 𝐖𝐚𝐫𝐢𝐬 𝐊𝐚𝐫𝐲𝐚 𝐌𝐚𝐧𝐝𝐢𝐫𝐢,

Sedangkan gaji kami dibayar oleh pihak pemkot pekanbaru,bukan dari yayasan," ujar perempuan paroh baya tersebut ketika dikonfirmasi pewarta usai mengangkat sampah dipasar baru panam kemaren.

"Setornya ke mana, atau apa, nggak tahu. Yang jelas mereka mengunakan karcis, Wajib distibusi, jika pedagang menolak membayar mereka Oknum Yayasan mengancam melarang pedagang membuang sampah di bak penampungan sampah yang ada di depan pasar panam.

"Yang jelas oknum pungli ini bukan dari pihak pemerintah, Setiap hari oknum yayasan mengutip uang di pasar ini Rp.5000, dengan jumlah pedagang ditaksir hampir 400 orang jika hari selasa pedagang diperkirakan mencapai 1000 orang, sedangkan hari minggu jumlah pedagang mencapai 700 orang.

Diperkirakan dugaan pungli oknum yayasan ini Rp 2 juta satu hari, kali satu bulan, bisa mencapai Rp 60 juta setiap bulannya bahkan bisa lebih berapakah satu tahun dugaan pungli oknum yayasan ini?. Apakah uang sebanyak itu masuk (pendapatan Asli Daerah) PAD kota pekanbaru?,atau mengalir secara ilegal kepada oknum? Mengapa pihak disperindag kota pekanbaru tidak bertindak?, Hanya Tuhan yang tau," ujar pedagang penuh tanda tanya.

Mereka melakukan kutipan tiap hari, biasanya pukul 9 pagi.dari pemerintah Rp.2000,dari pihak Yayasan yang mengaku sebagai pengelola pasar Rp.5000",kata pedagang yang menolak namanya ditulis.

Diberitakan sebelumnya oleh Cakaplah.com Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru sudah menetapkan pemenang lelang jasa angkutan sampah di Kota Pekanbaru untuk tahun 2024.Pihak ketiga yang terpilih adalah PT Bina Riau Sejahtera. Perusahan ini akan menjadi operator sampah baik untuk zona I maupun zona II.

Di zona 1,pagu anggaran lelang di angka Rp28,8 miliar dan putus di angka Rp27,9 miliar.Sementara untuk zona II, Rp27,5 miliar dan putus di angka Rp26,8 Miliar.

"Pemenang pihak ketiga itu sudah ada yaitu PT Bina Riau Sejahtera, itu untuk zona I dan zona II," ujar Ingot Ahmad Hutasuhut,Sabtu (30/12/2023).

Ia mengatakan sudah melakukan klarifikasi sebagai tindaklanjut dari pengadaan.Untuk seluruh armada juga sudah dicek dan memenuhi persyaratan.Karena,memang sebelum melakukan pekerjaan di awal tahun, semuanya sudah harus clear.

"Untuk tahun 2024 PT Bina Riau Sejahtera akan mulai action pertanggal 1 Januari 2024. Untuk rute juga ada pembaruan. Kita evaluasi pola ritasi di tahun 2023 dan kita sempurnakan di tahun 2024,"ucapnya
Tim*




 
Berita Lainnya :
  • Bupati Sergai Sebut Diversifikasi Pangan Salah Satu Solusi Hadapi Tantangan Perubahan Iklim
  • Polres Sergai Tindak Tegas Penyedotan Pasir ilegal di Desa Sei Belutu
  • Sinergitas TNI-Polri Bersama Warga, Bahagia Itu Sederhana
  • Aparat Penegak Hukum Pasang Garis Polisi Di SPBU Nomor 14-282-682
  • Sejumlah Masyarakat Melakukan Aksi Hentikan Pekerjaan Proyek Jalan Tol Padang-Sicincin-Kapalo Hilalang" Tuntut Ganti Rugi
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
    + Indeks Berita +
    01 Bupati Sergai Sebut Diversifikasi Pangan Salah Satu Solusi Hadapi Tantangan Perubahan Iklim
    02 Polres Sergai Tindak Tegas Penyedotan Pasir ilegal di Desa Sei Belutu
    03 Sinergitas TNI-Polri Bersama Warga, Bahagia Itu Sederhana
    04 Aparat Penegak Hukum Pasang Garis Polisi Di SPBU Nomor 14-282-682
    05 Sejumlah Masyarakat Melakukan Aksi Hentikan Pekerjaan Proyek Jalan Tol Padang-Sicincin-Kapalo Hilalang" Tuntut Ganti Rugi
    06 Bupati Rohil Hadiri Acara Temu Ramah, Atas di Pelantikan SF.Hariyanto Jadi Pj Gubri Riau 2024
    07 Animo Masyarakat Tinggi Selama Mengikuti GPM Pemko Tebing Tinggi
    08 Musyawarah Pemilihan Anggota BPD di Rimbo Panjang Kisruh
    09 Hasil Pleno KPU Kabupaten Inhil, Kapitra Ampera Masih Unggul Dari Caleg PDIP Lainnya
    10 Dihadiri Instansi Terkait Kabupaten Kota, Disdik Riau Rancang Renja Program Disdik 2025-2026
    11 Polsek Siak Hulu Rutin Laksanakan Giat KRYD dan Antisipasi Gangguan Kamtibmas Menjelang Ramadhan
    12 Warga Danau Lancang Bunuh Diri Dengan Menusuk Ulu Hati
    13 Mobil Rusak di Tengah jalan, Pengendara Sepeda Motor Tabrak Belakang Hingga Kritis
    14 Polres Sergai Berhasil Menyita Satu Unit Meja Judi Tembak Ikan di Desa Bakaran Batu Sei Bamban
    15 Seleksi Pemilihan Anggota BPD Rimbo Panjang Bertentangan Dengan Perda Nomor 6 Tahun 2018
    16 MUI dan Polres Sergai Bertekad Melawan Segala Bentuk Judi di Sergai, Ketua MUI Sergai : Perjudian Sangat Berdampak Negatif Pada Keluarga dan Masyarakat
    17 Di Panen Cabai Merah, Bupati Sergai Dorong Peningkatan Pertanian Sektor Hortikultura
    18 Ketua TP PKK Sergai : Lomba Desa Percontohan PKK diharap Tingkatkan Kinerja dan Kapasitas Pengurus
    19 Pelaku Pembunuhan Inisial SL Hasil Gelar Perkara Ditetapkan Jadi Tersangka
    20 LAPAS NARKOTIKA RUMBAI GELAR PENCANANGAN DAN PENANDATANGANAN PAKTA INTEGRITAS DAN KOMITMEN BERSAMA PEMBANGUNAN ZI
    21 Tindakan Tegas Kapolres Sergai Terhadap Lokasi Perjudian dan Menjaga Kondusifitas di Kecamatan Pantai Cermin
    22 Bupati Lantik Direktur Utama dan Umum PD Bank Pengkreditan Rakyat Rokan Hilir
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © OPSINEWS.COM | Transformasi untuk Publik