Home Nasional Daerah Politik Ekonomi Hukrim Olahraga LifeStyle Peristiwa Pendidikan Internasional Indeks
 
Hartanya Tak Wajar di duga ada Indikasi Wangi KKN Kades Danau Lancang Kampar Segera di Laporkan Ketua KNPI Riau, Kok Bisa
Minggu, 28-01-2024 - 03:24:43 WIB
TERKAIT:
   
 

KAMPAR- OPSINEWS.COM-Belang Kinerja mantan  Kepala Desa (Kades) Danau Lancang, Kecamatan Tapung Hulu, Kabupaten Kampar di Sorot dan Mulai mencuat Ke publik.

Sorotan itu datang dari Pimpinan Induk Organisasi Kepemudaan terbesar dan tertua di Republik ini.

Pasalnya, Kunjungan Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) Tingkat I, Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Provinsi Riau ke Kampung Baru, Desa Danau Lancang hari ini, Sabtu (27/1/2024) benar-benar Memprihatinkan.

Menempuh waktu lebih kurang 3 Jam dari Kota Pekanbaru, Ketua DPD KNPI Provinsi Riau itu justru melihat dan merasakan langsung, betapa tidak hadirnya negara di Desa tersebut.

Padahal, disekitar Lokasi Jalan Kampung Baru itu banyak terdapat Fasilitas milik Publik, mulai dari Rumah Ibadah hingga Pabrik Kelapa Sawit (PKS).

Tetapi apa yang terjadi, Justru Kondisi Jalan yang sungguh sangat parah dan memprihatinkan.

Seakan para Pejabat di Daerah tersebut, ibarat Pemimpin Tak Punya Muka.

Pernyataan tegas itu disampaikan Ketua DPD KNPI Provinsi Riau, Larshen Yunus Naek Simamora S.Sos Sc SE MM M.Si C.LA C.Me.

Aktivis Anti Korupsi Lulusan dari Kampus Universitas Riau (UR) itu tegaskan, bahwa Kepala Desa Danau Lancang dan Camat Tapung Hulu benar-benar cocok disebut sebagai Pemimpin Tanpa Muka. Karena memang tidak tahu malu! Kewenangan besar yang dimilikinya tak sejalan dengan Pembangunan di Lokasi tersebut.

"Secara umum Kabupaten Kampar ini adalah Daerah yang sangat Kaya Raya. Sumber Daya Alam (SDA)nya benar-benar Lengkap, mulai dari Sektor Minyak dan Gas, Perkelapasawitan hingga sektor Tambang. Bahkan, Kabupaten Kampar juga menguasai sektor Perkebunan, Pertanian dan Perikanan. Lalu, apalagi yang mau kita dustakan? Kasihan masyarakatnya, Hak utama untuk menikmati Jalan yang bagus dan Lampu Penerangan Jalan saja sulit dirasakan!" sesal Larshen Yunus.

Ketua KNPI Provinsi Riau itu pastikan, bahwa Ketegasan Tanpa Ragu adalah Solusinya. Pemimpin disetiap tingkatan wajib punya Sikap Integritas, Perkataan sesuai dengan Perbuatan. Rangkul semua Elemen. Pastikan peran serta Pelaku Usaha, mulai dari Perusahaan Besar hingga Kecil di Berdayakan.

"Coba bapak ibu bayangkan! Pabrik Kepala Sawit banyak disana. Tempat Usaha RAM Sawit juga bertaburan. Sementara masyarakat dipaksa untuk menikmati Jalan yang berlubang, sambil menghirup debu yang pekatnya luar biasa. Kemana semua Pejabat di Desa maupun Kecamatan ini? Apakah memang benar-benar tak punya muka? Rumahnya Mewah sekali, Milyaran Rupiah. Lokasi dan Jalan ke Rumah maupun ke Kebun mereka Mulus. Bayangkan kawan! ke Kebun mereka Jalannya Mulus, padahal ngak ada Pemukiman Penduduk, sementara yang ramai penduduk Jalannya Hancur Lebur, Rusak Parah, pokoknya Wallahuallam Bissawab" tegas Larshen Yunus alias Pak Kembar.

Alumni Sekolah Vokasi Mediator Hukum PMI, Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta itu sampaikan, agar Bupati Kampar segera bersikap. Jangan lagi membiarkan yang salah di negeri yang Kaya Raya seperti ini. Kabupaten Kampar mesti berbenah. PJ Bupati Hambali mesti tegas dan punya sikap, bila perlu Copot dan Non Jobkan Kades ataupun Camat yang dimaksud.

"Segera kami siapkan Langkah-Langkah yang lebih serius lagi. Sikap kami Jelas! terhadap para Pemimpin golongan Tanpa Muka, yang tak punya malu dan Hobi memperkaya diri, maka berkas Laporan Resmi ke Aparat Penegak Hukum (APH) wajib di sampaikan. Temuan dan Data-Data Permulaan dari Masyarakat segera kami kirim ke Otoritas terkait, mulai dari Inspektorat, Kepolisian hingga Kejaksaan. Kami siap menghadapi mereka! sarana, prasarana dan infrastruktur Rusak Parah, tapi mereka justru tanpa muka memiliki dan menggunakan Mobil dan Rumah Mewah, ini namanya aneh bin ajaib. Lawan Koruptor!" ajak Ketua KNPI Provinsi Riau, Larshen Yunus dengan nada tegas. (*)




 
Berita Lainnya :
  • Jurnalis Sergai Resmi Surati PT STS, 39 Pertanyaan Dilayangkan soal Dugaan BPJS Ketenagakerjaan Almarhum Ahmad Hasan
  • 31 Tahun Bekerja di PT STS, Ahmad Hasan Meninggal Dunia Diduga Tanpa Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan, Tanggung Jawab Perusahaan Dipertanyakan
  • Polsek Tambang Sikat 3 Orang Pengedar Narkoba dan Sita Belasan Paket Sabu-sabu Serta Pil Ekstasi
  • Pasar Malam Tanjung Marulak di duga Tidak Memiliki Izin Keramaian dari Kepolisian Setempat
  • BUPATI SERGAI TEKANKAN APBD 2027 HARUS TEPAT SASARAN: JANGAN HANYA KEJAR SERAPAN ANGGARAN, MANFAAT NYATA UNTUK RAKYAT JADI PRIORITAS
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
    + Indeks Berita +
    01 Jurnalis Sergai Resmi Surati PT STS, 39 Pertanyaan Dilayangkan soal Dugaan BPJS Ketenagakerjaan Almarhum Ahmad Hasan
    02 31 Tahun Bekerja di PT STS, Ahmad Hasan Meninggal Dunia Diduga Tanpa Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan, Tanggung Jawab Perusahaan Dipertanyakan
    03 Polsek Tambang Sikat 3 Orang Pengedar Narkoba dan Sita Belasan Paket Sabu-sabu Serta Pil Ekstasi
    04 Pasar Malam Tanjung Marulak di duga Tidak Memiliki Izin Keramaian dari Kepolisian Setempat
    05 BUPATI SERGAI TEKANKAN APBD 2027 HARUS TEPAT SASARAN: JANGAN HANYA KEJAR SERAPAN ANGGARAN, MANFAAT NYATA UNTUK RAKYAT JADI PRIORITAS
    06 DUA TAHUN PERKARA BELUM TUNTAS, OPSINEWS.COM DESAK KEJELASAN PENYIDIKAN DAN LANGKAH KONKRET POLRES SERGAI CARI DPO RIDWAN FALEFFI
    07 Polres Sergai Terbitkan DPO Ridwan Faleffi, Tersangka Dugaan Penipuan dan Penggelapan Masih Dicari
    08 Residivis Curanmor Lintas Wilayah Ditahan di Polsek Tualang Sementara Polsek Binawidya Bantah Tak Lanjutkan 4 Laporan Polisi Agus
    09 Wujud Kepedulian Sosial, Kapolres Sergai Salurkan Tali Asih ke Yayasan Cahaya Hati Kemanusiaan
    10 KECELAKAAN BERUNTUN DI PERBAUNGAN: SOPIR ANGKOT KUPM MENINGGAL DUNIA, SEMBILAN ORANG LUKA-LUKA
    11 Aksi Koboy Preman Jalanan Todongkan Pistol Kepada Pedagang Di jalan Arifin Ahmad, Kecamatan bukit Raya, Kota Pekanbaru Viral
    12 Wali Kota Tebing Tinggi Dorong Perluasan PJU hingga Gang Permukiman, PLN Targetkan Listrik Kolam Renang Kembali Menyala Oktober
    13 GSN di Desa Tarean, Tim Gabungan Sisir Pondok Diduga Lokasi Penyalahgunaan Narkoba, Pelaku Nihil
    14 Polres Sergai Bedah Rumah Warga Kurang Mampu di Perbaungan, Kapolres Letakkan Batu Pertama
    15 Pemko Tebing Tinggi Siapkan Tes Urine bagi Seluruh ASN, Perkuat Komitmen Wujudkan Lingkungan Kerja Bersih dari Narkoba
    16 Polda Sumut Gerebek Lokasi Diduga Sarang Narkoba di Percut Sei Tuan, 37 Orang Diamankan, 27 Positif Narkoba
    17 Pasca Penggerebekan, Bareskrim dan Polda Riau Pasang Line di MP Club Pekanbaru
    18 Tabrak Lari di Jalinsum Sergai, Lansia 79 Tahun Tewas di TKP, Pengemudi Daihatsu Sigra Diburu Polisi
    19 Polsek Dolok Masihul Ringkus Dua Terduga Pelaku Pembongkaran Rumah, Kerugian Korban Ditaksir Rp25 Juta
    20 Kapolres Sergai Turun Langsung dalam Gerebek Sarang Narkoba di Pantai Cermin Kiri, Satu Pria Diamankan
    21 Respon Cepat Polres Kampar dan Polsek Tambang Tak di Ragukan Kinerja Nyata
    22 Polres Kampar Ungkap kejahatan Guru Ngaji, Diduga Cabuli 4 Anak Dibawah Umur
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © OPSINEWS.COM | Transformasi untuk Publik