Home Nasional Daerah Politik Ekonomi Hukrim Olahraga LifeStyle Peristiwa Pendidikan Internasional Indeks
 
Telantarkan Anak Dan Istri, Lalu Nikah Lagi sama wanita yang status masih istri Orang.
Selasa, 20-07-2021 - 21:48:30 WIB
TERKAIT:
   
 

PEKAN BARU | OPSINEWS.COM-


Anton Bu,ulölö diduga Nikahi wanita yang bernama Pian Beriana Gulö sementara masih status Istri Orang, pernikahan Ab Puan tanpa persetuan istrinya pertama bernama Yelina Amazihono dan Pian Beriana Gulö menikah dengan AB tanpa persetuan suaminya pertama bernama Helis Piter Batee.

Hal ini terungkap atau mencuap saat HPB suami dari PBG saat melihat photo kertas undangan tertuliskan. "Pemberkatan nikah A/n. Anton Bll, SH dengan Pian Bariana Gulö", juga postingan di GWA undangan tertulis.

Lanjut HPB. Atas acara dan hal tersebut diatas sangat kaget dan keberatan, karena sampai saat ini Pian Beriana Gulö masih istri sah saya secara agama, adat dan pemerintah sambil menunjukkan KK mereka kepada media ini. Dan persoalan ini akan segera saya tuntut si Anton Bu,ulölö supaya dia bisa mempertanggungjawabkan perbuatannya. Ucap HPB dengan Tegas dan kelihatan marah. Selasa, 20/7/21.

Terkait persoalan tersebut diatas, media ini yang berupaya menggali informasi dari Yelina Amazihönö instri pertama yang sah Anton Bu,ulölö.

Media ini yang berhasil komunikasi kepada YA melalui telepon. Senin, 19/7/21, menceritakan kepada media ini, yang mana menikah dengan Anton Bu,ulölö pada 15 Februari Tahun 2011 silam, hingga sampai saat ini kami memiliki 2 anak. Satu anak laki-laki bernisial IB (7) dan satu anak perempuan bernisial SB (5).

Lanjut YA, selama kami berkeluarga dengan suami saya (Anton Bu,ulölö)red, saya sangat tersiksa dan juga anak-anak saya karena AB jarang memberi nafkah kami terkadang hanya diberi saya uang untuk belanja Rp50 per minggu, dan juga saya sering di marahi dengan tidak wajar bahkan saya beberapa kali di pukulin oleh Anton Bu,ulölö, pada saat saya dipukulin mau melapor tapi saya tidak dan tidak ada yang menunjukkan saya jalan. Juga saya sama anak-anak sering di tinggalin pada malam hari, sehingga pada waktu itu, saya lupa bulan dan tahun berapa. Pernah rumah kami di masukin maling dan maling tersebut hampir lolos memerkosa saya, tapi karena sekuat tenaga saya sambil teriak hingga malingnya kabur, dan pada saat itu suami saya gak ada di rumah.

Masih YA, dengan berjalannya waktu juga saya dan anak-anak sering di tinggal dan jarang di kasihnya belanja, hingga akhir 2019 lalu, saya mencoba mgomong baik-baik dengan suami saya (AB), supaya di izinkan saya bisa pulang ke kampung orang tua saya, sehingga pada waktu itu dia mengijinkan saya pulang kampung,  dan pada waktu itu dia mengasih biaya atau ongkos saya bersama anak hanya Rp.500.000.

Dan selama saya dan anak-anak di kampung selama kurang lebih satu tahun jarang sekali kami di nafkahi atau mengirimi kami uang belanja. Sikat cerita sekitar akhir tahun 2019 AB menjeput kami, sekitar tiga minggu di kampung sebelum kami balek di pekanbaru yang kami rencana jamuari awal tahun 2020, karena kesepakatan kami, si Anton Bu,ulölö membuat dan manandatangani surat pernyataan, yang intinya tidak mengulangi perbuatan atau sifatnya seperti yang saya ceritakan tadi saat waktu kami sama sebelumnya. Dan menjelang beberapa hari kemudian sebelum kami berangkat si Anton Bu,ulölö berubah pikirin, dia mengatakan kepada saya. Biarlah saya dulu pergi nanti saya jemput. Nah karena saya melihat setuasi dan kondisi saya iakan. Tapi setelah dia pergi beberapa hari malahan di belakang dia banyak orang yang datang kerumah managih utangnya di kedai. Tutur YA.

Tapi baru-baru ini saya dengar informasi dari saudara, teman dan di mendsos, bahwa dia (Anton Bu,ulölö), sudah menikah.

Ketika media ini menanyakan kepada YA, apakah si Anton Bu,ulôlö sudah di minta izin atau persetujuanmu bahwa dia mau menikah..? Jawab YA, belum pernah, bahkan saya baru tau dari famili dan teman setelah mereka tau dari mendsos. Ucap YA dengan sedih dan kesal.

Untuk keseimbangan berita media ini, media ini mencoba konfirmasi dengan Anton Bu,ulölö lewat WhatsApp pribadinya dengan nomor +62 823-6344-9xxx, namun media ini mendapat jawaban singkat. Mengatakan, Lanjutkan..dan ada beberapa kata-kata atau bahasa tidak terpuji. (Red)




 
Berita Lainnya :
  • Oknum Mantan RW Disebut Bos Usaha Ilegal Pengolahan Oli Bekas, Bupati Kampar Didesak Tindak Tegas DLH Tak Mampu Bertindak
  • FKI.1 Sergai Desak Satpol PP Periksa dan Tertibkan SPPG Tanpa PBG, Dugaan 21 Dapur MBG Jadi Sorotan
  • Gempur Kawasan Rawan Narkoba di Desa Pon, Tim Gabungan Polres Sergai dan Polda Sumut Amankan 12 Orang, 10 Positif Urine
  • KWITANSI GAJI CATAT POTONGAN JAMSOSTEK Rp115.400, STATUS BPJS KETENAGAKERJAAN ALMARHUM AHMAD HASAN DIPERTANYAKAN
  • HUT ke-75 Prabowo Subianto, Gerindra Sergai Gelar Aksi Sosial di RSUD Sultan Sulaiman, Budi SE, MM: Kepedulian Harus Diwujudkan melalui Tindakan Nyata
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
    + Indeks Berita +
    01 Oknum Mantan RW Disebut Bos Usaha Ilegal Pengolahan Oli Bekas, Bupati Kampar Didesak Tindak Tegas DLH Tak Mampu Bertindak
    02 FKI.1 Sergai Desak Satpol PP Periksa dan Tertibkan SPPG Tanpa PBG, Dugaan 21 Dapur MBG Jadi Sorotan
    03 Gempur Kawasan Rawan Narkoba di Desa Pon, Tim Gabungan Polres Sergai dan Polda Sumut Amankan 12 Orang, 10 Positif Urine
    04 KWITANSI GAJI CATAT POTONGAN JAMSOSTEK Rp115.400, STATUS BPJS KETENAGAKERJAAN ALMARHUM AHMAD HASAN DIPERTANYAKAN
    05 HUT ke-75 Prabowo Subianto, Gerindra Sergai Gelar Aksi Sosial di RSUD Sultan Sulaiman, Budi SE, MM: Kepedulian Harus Diwujudkan melalui Tindakan Nyata
    06 Wali Kota Tebing Tinggi Apresiasi Revitalisasi Sekolah dari Pemerintah Pusat, Total Anggaran 2026 Capai Rp6,85 Miliar
    07 Sudah Disegel tapi Masih Beroperasi! APH Didesak Bertindak Usaha Pengolahan Oli Bekas di Siak Hulu Tetap Berjalan, Warga Tercekik Bau Menyengat
    08 Jurnalis Sergai Resmi Surati PT STS, 39 Pertanyaan Dilayangkan soal Dugaan BPJS Ketenagakerjaan Almarhum Ahmad Hasan
    09 31 Tahun Bekerja di PT STS, Ahmad Hasan Meninggal Dunia Diduga Tanpa Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan, Tanggung Jawab Perusahaan Dipertanyakan
    10 Polsek Tambang Sikat 3 Orang Pengedar Narkoba dan Sita Belasan Paket Sabu-sabu Serta Pil Ekstasi
    11 Pasar Malam Tanjung Marulak di duga Tidak Memiliki Izin Keramaian dari Kepolisian Setempat
    12 BUPATI SERGAI TEKANKAN APBD 2027 HARUS TEPAT SASARAN: JANGAN HANYA KEJAR SERAPAN ANGGARAN, MANFAAT NYATA UNTUK RAKYAT JADI PRIORITAS
    13 DUA TAHUN PERKARA BELUM TUNTAS, OPSINEWS.COM DESAK KEJELASAN PENYIDIKAN DAN LANGKAH KONKRET POLRES SERGAI CARI DPO RIDWAN FALEFFI
    14 Polres Sergai Terbitkan DPO Ridwan Faleffi, Tersangka Dugaan Penipuan dan Penggelapan Masih Dicari
    15 Residivis Curanmor Lintas Wilayah Ditahan di Polsek Tualang Sementara Polsek Binawidya Bantah Tak Lanjutkan 4 Laporan Polisi Agus
    16 Wujud Kepedulian Sosial, Kapolres Sergai Salurkan Tali Asih ke Yayasan Cahaya Hati Kemanusiaan
    17 KECELAKAAN BERUNTUN DI PERBAUNGAN: SOPIR ANGKOT KUPM MENINGGAL DUNIA, SEMBILAN ORANG LUKA-LUKA
    18 Aksi Koboy Preman Jalanan Todongkan Pistol Kepada Pedagang Di jalan Arifin Ahmad, Kecamatan bukit Raya, Kota Pekanbaru Viral
    19 Wali Kota Tebing Tinggi Dorong Perluasan PJU hingga Gang Permukiman, PLN Targetkan Listrik Kolam Renang Kembali Menyala Oktober
    20 GSN di Desa Tarean, Tim Gabungan Sisir Pondok Diduga Lokasi Penyalahgunaan Narkoba, Pelaku Nihil
    21 Polres Sergai Bedah Rumah Warga Kurang Mampu di Perbaungan, Kapolres Letakkan Batu Pertama
    22 Pemko Tebing Tinggi Siapkan Tes Urine bagi Seluruh ASN, Perkuat Komitmen Wujudkan Lingkungan Kerja Bersih dari Narkoba
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © OPSINEWS.COM | Transformasi untuk Publik