Home Nasional Daerah Politik Ekonomi Hukrim Olahraga LifeStyle Peristiwa Pendidikan Internasional Indeks
 
Ada apa Dengan Babinsa Desa Empat Balai?
Babinsa 4 Balai Menghadiri Mediasi persoalan Galian C "Ilegal" Untuk Proyek Jalan Tol
Jumat, 30-06-2023 - 22:27:41 WIB
TERKAIT:
   
 

Kampar- OPSINEWS.COM-Permasalahan tanah Desa yang digali,ditambang dan dijual kepada pihak PT Wika diduga untuk proyek jalan tol menimbulkan konflik antar warga desa Empat balai kecamatan kuak kabupaten Kampar.


Awal perselisihan ini karena kades empat balai diduga mengali tanah milik desa dan dijual kepada PT wika untuk proyek jalan tol,
namun kades diminta warga untuk menjelaskan berapa dijual tanah tersebut justru kades engan menjelaskan,dengan alasan bukan urusan warga,akibatnya kades tidak menjelaskan timbul konflik antara warga dengan kades yang berujung mediasi dihadiri babinsa

Terkait perseteruan warga dengan kepala desa dilakukan mediasi di Kantor desa empat balai Sabtu 03 Juni 2023 pkl 10.45 Wib,seperti yang tertulis dilaporan Babinsa sebagai berikut:

Selamat Sore Yth Komandan:
Prihal Mediasi permasalahan tentang  masalah galian C di simpang sungai jelatang dusun sungai lintang desa empat balai kec. Kuok Kab.Kampar.

A.Ijin melaporkan hari Sabtu tgl 03 Juni 2023 pkl 10.45 Wib Anggota Koramil 01/Bkn Babinsa Desa empat balai Serda Boifamalo gea melaksanakan kegiatan mediasi tentang permasalahan perizinan galian C di desa empat balai kec kuok Kab.Kampar.

B.Tempat:Dusun sungai lintang desa empat balai Kec.Kuok Kab Kab.Kampar.

C.Turut Hadir:Sekdes empat balai Bpk Ermen Susila S.Sos-Babinsa,Serda Boifamalo Gea.Kepala Dusun Bapak Ibrahim,Perangkat Desa setempat,Ketua pemuda Dusun sungai lintang Bpk Dodi Mislan

D.Pelaksanaan mediasi permasalahan galian C di simpang jelatang Dusun sungai lintang.
E.Adapun isi pernyataan An :
1.Ada 1 orang Warga yang sentimen sama aparat desa Berinisial Diyal krisna Putra yang berkeritik menggugat galian C yang berada di lokasi lahan milik desa.

1.Sebelum penggalian C tersebut telah di rapatkan seluruh aparat desa bahwa tanah desa tersebut sudah di sepakati bersama, setahun yang lalu di aula kantor desa empat balai
2.Ganti rugi lahan desa tersebut ± 45 juta dari PT WIRA.Dana tersebut digunakan untuk membeli bibit sawit dan pupuk,bibit tersebut  akan di tanam kembali di atas lahan tersebut.
3.Sebenarnya bukan galian C yang di galih hanya sisa staking tanah yang di ambil untuk tanah timbunan.
F.Kegiatan berjalan aman dan lancar Demikian dilaporkan Dokumentasi Terlampir.

Tugas utama Babinsa adalah membantu memelihara keamanan dan ketertiban di lingkungan masyarakat,serta membantu mengembangkan potensi desa melalui program-program pembinaan yang diselenggarakan oleh pemerintah

Seharusnya dari awal Babinsa mencegah terjadinya pelaku tambang ilegal guna menghindari konflik di wilayahnya,justru babinsa ikut memediasi konflik persolaan tambang yang diduga ilegal

Meskipun sebelumnya pihak PT Wika membantah mengunakan tanah timbun galian C tanpa izin (ilegal) untuk proyek jalan tol Bangkinang pangkalan.

Dengan dilakukan mediasi yang dihadiri Babinsa,perangkat Desa setempat,
membuktikan pihak PT Wika membeli tanah timbun tambang galian C ilegal untuk proyek jalan tol Bangkinang pangkalan, walaupun pihak desa beralasan tanah tersebut sisa staking

Padahal dari awal tanah Desa tersebut digali dan tanah timbunnya serta timex tanah Desa tersebut dijual kepada PT Wika untuk proyek jalan tol,saat mediasi dikantor Desa ditulis didalam laporkan babinsa "Sebenarnya bukan galian C yang di galih hanya sisa staking tanah yang di ambil untuk tanah timbunan.ini  jelas pembohongan publik, padahal kata warga,PT Wika membeli tanah timbun dan Tumex tanah Desa tersebut untuk keperluan proyek tol,ungkap warga sambil melihatkan vidio tanah Desa yang sudah digali.

Sebelum sudah dilansir media Radar nusantara.com kamis 15 juni 2023.terkait kades Empat balai diduga jual tanah milik desa kepada PT Wika untuk proyek jalan Tol Bangkinang pangkalan dengan judul.

Semoga Sampai ke Telinga Presiden Joko Widodo,PT Wika Diduga Gunakan Matrial Ilegal Untuk Proyek Jalan Tol

Menindaklanjuti surat Deputi| Kepala Staf Kepresidenan nomor B-024/KSP/D.1/01/2022 tanggal 27 Januari 2022 perihal Risalah Rapat Koordinasi Penyelesaian Permasalahan Izin Penambangan Quary pada Pembangunan Jalan Tol diseluruh Indonesia.

Kementerian Pekerjaan Umum dan Pemukiman Rakyat menerbitkan surat nomor 07.02-P/130.tentang Pedoman dan prosudur izin Penggunaan Material Timbunan pada Pelaksanaan Konstruksi Jalan Tol diseluruh Indonesia, surat tersebut diterbitkan pada tanggal 2 maret tahun 2022.Digedung bina marga jalan Pattmura No.20.Kebayoran Baru Jakarta Selatan

Didalam surat tersebut juga dijelaskan dijelaskan.Lokasi quarry yang digunakan sebagai supplier material untuk pembangunan jalan Tol harus yang telah memiliki ljin.Selain itu,Konsultan PMI (Pengendalian Mutu Independen) diminta untuk melaporkan secara khusus kondisi Ijin Usaha pada sumber quarry material yang digunakan pada masing-masing ruas jalan Tol.Demikian dikutip isi surat Kementerian Pekerjaan Umum dan Pemukiman Rakyat tersebut.

Namun sayangnya Tanah milik Desa Empat Balai Kecamatan Kuok diduga digali dan dijual oleh kepala Desa kepada pihak PT Wijaya Karya (Persero) untuk pembangunan proyek jalan tol Bangkinang.Hal ini diungkapkan masyarakat setempat yang mewanti-wanti agar namanya jangan ditulis,sebut saja wong deso

Dijelaskan wong deso,Tanah desa yang dikuasai dan atau dimiliki oleh Pemerintah Desa sebagai salah satu sumber atau untuk kepentingan sosial dan pendapatan asli desa yang berada di sungai jilatang Dusun Sungai lintang Desa Empat Balai Kecamatan Kuok justru diduga digali tanpa izin

Usai digali kemudian tanah timbunnya diduga dijual untuk keperluan proyek penimbunan jalan tol.diperkirakan luas tanah desa yang digali  - + 1 Hektare,sehingga kondisi tanah desa tersebut berlobang,"ujar wong deso

Menindaklanjuti informasi tersebut,pewarta melakukan konfirmasi kepada Pak Zul Yang disebut Humas PT Wika,namun hingga kini tidak di responnya

Sementara itu,Proyek pembangunan tol di bangun oleh PT.wika.sedangkan subcon PT.wira agung diduga membeli tanah timbun Desa tersebut untuk pembangunan tol bengkinag-pangkalan.

"Maaf ya pak,sy membeli itu dari pak ikip dan itupun statusnya saya disuplai matrial kalau untuk status tanahnya milik siapa saya tidak tau, yg tau cuma pak ikip nanti saya konfirmasi ke pak ikipnya kalo memang pak ikip menyampaikan seperti itu,"jawab Rudi Legiano dikonfirmasi melalui pesan whatsapp (4/6/2023)

Sedangkan pihak PT Wika dikonfirmasi mengatakan dia tidak tau tentang tanah galian C atau matrial tanpa izin digunakan untuk proyek jalan tol.

"Mohon maaf pak,rasanya saya kurang berkompeten untuk menjawab dan menjelaskan bapak,Karena ketidak tahuan informasi mengenai ini bapak

Saat ditanya pewarta,bagaimana tindakannya ketika terbukti pihak PT Wika membeli tanah desa empat balai Kecamatan Kuok yang diduga tidak berizin? (Tambang Galian C ilegal)

"Saya sebetulnya tidak berkompeten untuk menjawab ataupun menjelaskan pak, mungkin bagian humas yg lebih mengerti pak,"jawabnya.

Kades Empat balai dan Camat kuok kabupaten Kampar dikonfirmasi sampai saat   bungkam

Sementara itu Ketua KNPI Riau Larshen yunus mengatakan,jika benar pihak kepala Desa menjual tanah (matrial) untuk pembangunan jalan tol itu bisa di kategorikan melakukan (PMH) perbuatan melawan hukum,penegak hukum seharusnya bertindak cepat dan memeriksa siapa saja yang diduga terlibat.

Selain itu Tambah yunus,jika benar pihak  PT.Wira agung yang menyuplai tanah tersebut ke PT Wika,bisa dikatakan mereka menjual matrial curian untuk digunakan proyek tol,ini harus di periksa juga,dan apabila terbukti pihak PT Wika menampung tanah yang dijual kepala desa empat balai sama saja pihak PT Wika sebagai penadah tambang Matrial curian atau ilegal,makanya dalam waktu dekat ini kita akan buat laporan kepada APH agar tudingan ini tidak jadi bola liar,"demikian disampaikan Larshen Yunus hari ini ke pewarta,Babinsa empat balai tidak bisa dihubungi karena whatsapp pewarta diblokir-nya (kumbang)




 
Berita Lainnya :
  • Wali Kota Tebing Tinggi Apresiasi Revitalisasi Sekolah dari Pemerintah Pusat, Total Anggaran 2026 Capai Rp6,85 Miliar
  • Sudah Disegel tapi Masih Beroperasi! APH Didesak Bertindak Usaha Pengolahan Oli Bekas di Siak Hulu Tetap Berjalan, Warga Tercekik Bau Menyengat
  • Jurnalis Sergai Resmi Surati PT STS, 39 Pertanyaan Dilayangkan soal Dugaan BPJS Ketenagakerjaan Almarhum Ahmad Hasan
  • 31 Tahun Bekerja di PT STS, Ahmad Hasan Meninggal Dunia Diduga Tanpa Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan, Tanggung Jawab Perusahaan Dipertanyakan
  • Polsek Tambang Sikat 3 Orang Pengedar Narkoba dan Sita Belasan Paket Sabu-sabu Serta Pil Ekstasi
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
    + Indeks Berita +
    01 Wali Kota Tebing Tinggi Apresiasi Revitalisasi Sekolah dari Pemerintah Pusat, Total Anggaran 2026 Capai Rp6,85 Miliar
    02 Sudah Disegel tapi Masih Beroperasi! APH Didesak Bertindak Usaha Pengolahan Oli Bekas di Siak Hulu Tetap Berjalan, Warga Tercekik Bau Menyengat
    03 Jurnalis Sergai Resmi Surati PT STS, 39 Pertanyaan Dilayangkan soal Dugaan BPJS Ketenagakerjaan Almarhum Ahmad Hasan
    04 31 Tahun Bekerja di PT STS, Ahmad Hasan Meninggal Dunia Diduga Tanpa Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan, Tanggung Jawab Perusahaan Dipertanyakan
    05 Polsek Tambang Sikat 3 Orang Pengedar Narkoba dan Sita Belasan Paket Sabu-sabu Serta Pil Ekstasi
    06 Pasar Malam Tanjung Marulak di duga Tidak Memiliki Izin Keramaian dari Kepolisian Setempat
    07 BUPATI SERGAI TEKANKAN APBD 2027 HARUS TEPAT SASARAN: JANGAN HANYA KEJAR SERAPAN ANGGARAN, MANFAAT NYATA UNTUK RAKYAT JADI PRIORITAS
    08 DUA TAHUN PERKARA BELUM TUNTAS, OPSINEWS.COM DESAK KEJELASAN PENYIDIKAN DAN LANGKAH KONKRET POLRES SERGAI CARI DPO RIDWAN FALEFFI
    09 Polres Sergai Terbitkan DPO Ridwan Faleffi, Tersangka Dugaan Penipuan dan Penggelapan Masih Dicari
    10 Residivis Curanmor Lintas Wilayah Ditahan di Polsek Tualang Sementara Polsek Binawidya Bantah Tak Lanjutkan 4 Laporan Polisi Agus
    11 Wujud Kepedulian Sosial, Kapolres Sergai Salurkan Tali Asih ke Yayasan Cahaya Hati Kemanusiaan
    12 KECELAKAAN BERUNTUN DI PERBAUNGAN: SOPIR ANGKOT KUPM MENINGGAL DUNIA, SEMBILAN ORANG LUKA-LUKA
    13 Aksi Koboy Preman Jalanan Todongkan Pistol Kepada Pedagang Di jalan Arifin Ahmad, Kecamatan bukit Raya, Kota Pekanbaru Viral
    14 Wali Kota Tebing Tinggi Dorong Perluasan PJU hingga Gang Permukiman, PLN Targetkan Listrik Kolam Renang Kembali Menyala Oktober
    15 GSN di Desa Tarean, Tim Gabungan Sisir Pondok Diduga Lokasi Penyalahgunaan Narkoba, Pelaku Nihil
    16 Polres Sergai Bedah Rumah Warga Kurang Mampu di Perbaungan, Kapolres Letakkan Batu Pertama
    17 Pemko Tebing Tinggi Siapkan Tes Urine bagi Seluruh ASN, Perkuat Komitmen Wujudkan Lingkungan Kerja Bersih dari Narkoba
    18 Polda Sumut Gerebek Lokasi Diduga Sarang Narkoba di Percut Sei Tuan, 37 Orang Diamankan, 27 Positif Narkoba
    19 Pasca Penggerebekan, Bareskrim dan Polda Riau Pasang Line di MP Club Pekanbaru
    20 Tabrak Lari di Jalinsum Sergai, Lansia 79 Tahun Tewas di TKP, Pengemudi Daihatsu Sigra Diburu Polisi
    21 Polsek Dolok Masihul Ringkus Dua Terduga Pelaku Pembongkaran Rumah, Kerugian Korban Ditaksir Rp25 Juta
    22 Kapolres Sergai Turun Langsung dalam Gerebek Sarang Narkoba di Pantai Cermin Kiri, Satu Pria Diamankan
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © OPSINEWS.COM | Transformasi untuk Publik