Home Nasional Daerah Politik Ekonomi Hukrim Olahraga LifeStyle Peristiwa Pendidikan Internasional Indeks
 
Adik Kandung PJ Walikota Pekanbaru Terjaring OTT KPK, Apakah Muflihun Terlibat ?
Selasa, 25-04-2023 - 21:36:26 WIB
TERKAIT:
   
 

PEKANBARU,RIAU. OPSINEWS.COM-Operasi Tangkap Tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap Bupati Kepulauan Meranti
Kamis malam (6/4) menjadi sorotan,
khususnya masyarakat kota Pekanbaru.
pasalnya,Adik Kandung Penjabat (PJ) Walikota Pekanbaru,Muflihun S.STP baru seumur jagung dilantik Muflihun sebagai Kadis Perkim Pekanbaru,ikut di seret KPK didalam operasi tangkap tangan tersebut

Mardiansyah Mantan Kadis PU Pemkab Kepulauan Meranti ikut terjaring OTT KPK bersama Bupati Kepulauan Meranti Muhammad Adil dengan tiga kasus korupsi sekaligus diperkirakan sebesar Rp26,1 miliar.

Meskipun disorot di berbagai kalangan,
Muflihun tetap melantik Mardiansyah adek kandungnya 20 Februari menjadi Kadis Perkim Pekanbaru,belum genap sebulan menjabat kadis perkim,Mardiansyah terjaring OTT KPK dalam tiga kasus korupsi sekaligus bersama Muhammad Adil Bupati Kepulauan Meranti bersama 28 pejabat terjaring OTT KPK.

Al hasil,Mardiansyah Adik Kandung Muflihun PJ Walikota Pekanbaru yang terjaring OTT KPK ini jadi sorotan masyarakat,banjir dukungan masyarakat agar KPK mengusut tuntas,termasuk memeriksa PJ Walikota Pekanbaru,banyaknya jalan rusak di Pekanbaru yang tidak ada perbaikan dari Pemko Pekanbaru dirasakan masyarakat.

Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Riau Larshen Yunus mengungkapkan, Mardiansyah Adik Kandung Muflihun PJ Walikota Pekanbaru ini tidak hanya menjadi sorotan masyarakat,namun turut serta membuat beberapa kalangan masyarakat di Ibukota Provinsi Riau jadi Khawatir bahkan Ketakutan.

Pasalnya,Adik Kandung PJ Walikota Pekanbaru Muflihun itu adalah Pejabat Aktif, selaku Kepala Dinas (Kadis) Perkim yang baru-baru ini juga di Lantik Abang Kandungnya,Pemko dan DPRD Kota Pekanbaru diminta untuk segera bersikap.

Menurut Alumni Sospol Unri ini, keterlibatan Adik Kandung PJ Wako Muflihun itu harus disikapi serius demi membersihkan kota pekanbaru dari Dinasti kekuasaan Muflihun PJ. Walikota pekanbaru,sebelumnya dia diduga terlibat penganiayaan terhadap sekretaris KNPI Riau,karena mengkritik kebijakannya tentang naiknya tarif parkir dan dan tentang banjir yang menimpa kota pekanbaru,meskipun kasus penganiayaan tersebut berujung damai.

"Kendati memang yang bersangkutan juga selaku Mantan Kadis PUPR di Kabupaten Kepulauan Meranti,"ungkap Larshen Yunus.

Berikut ini Nama-Nama 28 Orang yang Terjaring OTT KPK Perdana pada Tahun 2023 ini:

1.H.Muhammad Adil SH MM, Bupati Kepulauan Meranti, periode: 2021- Sekarang,
2.Bambang Suprianto,Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Kepulauan Meranti,
3.Fitria Nengsih,Kepala BPKAD Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Meranti sekaligus Kepala Cabang (Kacab) PT Tanur Mutmainnah,
4.Suardi, selaku Kepala Dinas (Kadis) Pendidikan Pemkab Kepulauan Meranti,
5.Eko Setiawan,Plt.Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Pemkab Kepulauan Meranti,
6.Tengku Arifin, Kadis Koperasi UKM dan Tenaga Kerja Pemkab Kepulauan Meranti,
7.Piskot Ginting, Plt.Kasatpol PP Pemkab Kepulauan Meranti,
8.Syafrizal,Kabag Kesra Pemkab Kepulauan Meranti,
9.Said Amir,Plt.Kadis Perikanan Pemkab Kepulauan Meranti,
10.Marwan,Kadis Perindag Pemkab Kepulauan Meranti,
11.Fajar Triasmoko, Plt Kadis PU Pemkab Kepulauan Meranti,
12.Ahmad Safii,Plt.Kadiskominfo Pemkab Kepulauan Meranti,
13.Muhlisin,Kepala BPSDM Pemkab Kepulauan Meranti,
14.Ifwandi, Kadis Ketahanan Pangan dan Pertanian Pemkab Kepulauan Meranti,
15.Sukri,Plt.Kadis Sosial Pemkab Kepulauan Meranti,
16.M.Khardafi,Plt.Sekwan
17.Dahliawati,Bendahara BPKAD,
18.Istiqomah,Kabid Aset BPKAD,
19.Dita Anggoro,Staf BPKAD,
20.Sujardi,Staf Administrasi,
21.Angga Dwi Pangestu,Ajudan Bupati,
22.Restu Prayogi,Ajudan Bupati,
23.Masnani,Aspri Bupati,
24.Fadlil Maulana,Ajudan Bupati,
25.Tarmizi,Kabag Umum,
26.Mardiansyah,Mantan Kadis PU Pemkab Kepulauan Meranti,
27.M Fahmi Aressa,Pemeriksa Muda BPK Perwakilan Riau,
28.Reza, Swasta/pemilik PT Tanur Mutmainah (TM).

 Dari 28 orang yang terjaring OTT KPK, salah satunya ada Nama Adik Penjabat (Pj) WaliKota Pekanbaru,yakni,Mardiansyah merupakan Adik Kandung PJ Walikota Pekanbaru menduduki Jabatan strategis sebagai Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Pemukiman (Perkim) Kota Pekanbaru eks/mantan Kadis PU Pemkab Kepulauan Meranti.

Adapun OTT pada hari Kamis itu,merupakan Tindak Lanjut atas Laporan masyarakat terkait dengan adanya informasi dugaan penyerahan uang kepada Penyelenggara Negara.Atas informasi itu,KPK langsung bertolak ke Daerah Kabupaten Kepulauan Meranti,Provinsi Riau.

Melihat kondisi tersebut,Ketua DPD KNPI Provinsi Riau hanya tegaskan,bahwa Korupsi adalah Musuh Bersama,mereka itu penghianat bangsa,wajib dihukum berat, jika perlu dihukum mati,mereka itu,Namun jangan ada ditunggangi Kepentingan Politis dibalik semua peristiwa OTT tersebut,"
Ujar ketua KNPI larshen Yunus.

"Saat ini Penyidik KPK diminta untuk berkenan Lakukan Proses Penyelidikan (Lidik) di Internal Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru.Salah satu Kepala OPD/SKPDnya terlibat,bukan tertutup kemungkinan PJ Walikota Pekanbaru,Muflihun S.STP M.AP maupun Sekdako Indra Pomi Nasution SH M.Si terlibat atas kasus Tindak Pidana Korupsi seperti Klaster tersebut"ungkap Larshen Yunus.

Ketua DPD KNPI tingkat Provinsi Termuda se-Indonesia itu juga berharap,agar KPK segera memanggil dan melakukan Pemeriksaan terhadap PJ Walikota Muflihun beserta Sekdakonya.Potensi KKN dan unsur Perbuatan Melawan Hukum (PMH) sangat besar dan terbuka lebar.

"Mardiansyah adik Kandung Muflihun PJ Walikota Pekanbaru sudah kena OTT KPK,
tentunya kita semua selaku Masyarakat Kota harus was-was,karena Mayoritas Pejabat di Kota ini benar-benar Pintar dalam Memainkan ilmu Sandiwaranya"ujar Larshen Yunus.

Terakhir,Ketua KNPI Provinsi Riau itu pastikan pihaknya untuk kembali Menyurati Pimpinan KPK,Bareskrim Mabes Polri,
Jampidsus Kejaksaan Agung dan Direktur LHKPN KPK,untuk segera lakukan Pemanggilan,Periksa dan Audit terkait Harta dan Kinerja PJ Walikota Pekanbaru,S.STP M.AP.

"Ayo KPK! Operasi jangan hanya di Meranti saja.Coba masuk dan periksalah kondisi Pemko Pekanbaru ini.Semuanya serba Amburadul.Unsur Pencitraan lebih dominan ketimbang Prestasi yang sebenarnya.KKN sudah jelas terjadi,Adik Kandungnya sudah lebih dari 2 (dua) orang di Lantik Abang Kandungnya.Persoalan Banjir,Proyek Perparkiran,hingga kasus Kebakaran Gedung MPP tempo lalu.Semuanya wajib di Usut Tuntas!"harap Ketua KNPI Riau Larshen Yunus,menutup pernyataan persnya,Sabtu (8/4/2023).

Sementara itu, Muflihun PJ Walikota Pekanbaru dan Sekdako Pekanbaru Indra Pomi Nasution ketika dikonfirmasi terkait Mardiansyah yang terjaring OTT KPK tidak menjawab sampai berita ini dipublikasikan.

𝐍𝐞𝐭𝐢𝐳𝐞𝐧 𝐌𝐢𝐧𝐭𝐚 𝐌𝐚𝐫𝐝𝐢𝐚𝐧𝐬𝐲𝐚𝐡 𝐀𝐝𝐢𝐤 𝐊𝐚𝐧𝐝𝐮𝐧𝐠 𝐌𝐮𝐟𝐥𝐢𝐡𝐮𝐧 𝐃𝐢𝐮𝐬𝐮𝐭 𝐓𝐮𝐧𝐭𝐚𝐬

Masyarakat dan netizen mendukung agar keterlibatan Mardiansyah Adik Kandung Muflihun PJ Walikota Pekanbaru ini agar diusut secara tuntas,karena dibawah pimpinan abangnya Muflihun PJ Walikota Pekanbaru jalanan di kota Pekanbaru terutama yang menjadi kewenangan Pemko semakin rusak parah.

"Semuanya aja di periksa.jalanan nya nggak selesai2,"ungkap nerizen dengan akun @Yap yap.

"Pantas lah jalan berlubang smuaa,"ungkap masyarakat dengan akun @narsaycan

"Mantap, periksa semua pejabatnya pak. lanjutkan OTT nya,"ungkap masyarakat dengan akun @Sandisk_4 sembari memberikan tanda dua jempol.

 "Alhamdulillah negeri bertuah,pemimpin² yg tidak Amanah mulai terlihat,"Ungkap masyarakat dengan nama akun @Hamba_Allah.

"Pantasan,jln di pkn baru rusak semua,, pejabatnya banyak korupsi,"ungkap masyarakat dengan akun @chanchan.

"Pekanbaru SARANG nya Bos...Geledah semuanya,"beberapa masyarakat dengan akun @Nat's Gallery.

"Lanjutkan KPK, gas terus...Biar Riau bangun dari tidur panjang....,"ungkap Masyarakat dengan akun @aneka.niaga.

"blm lagi.wali kotanya dong..periksa👍💪, " ungkap masyarakat dengan akun @suheni.

"Pekanbaru ni boss senggol soal parkir nya donkkk,"ungkap masyarakat Netizen dengan @Teteh.

Kendati,banyak yang mendukung ada juga masyarakat yang pesimis persoalan keterlibatan Mardiansyah adik kandung Muflihun PJ Walikota Pekanbaru dapat diusut hingga tuntas karena mereka menduga bekingan Muflihun yang kuat.

"mana bisa,backing nya kuat tu.,"ungkap masyarakat dengan akun @Doni.***(tim)




 
Berita Lainnya :
  • Oknum Mantan RW Disebut Bos Usaha Ilegal Pengolahan Oli Bekas, Bupati Kampar Didesak Tindak Tegas, DLH Tak Mampu Bertindak
  • FKI.1 Sergai Desak Satpol PP Periksa dan Tertibkan SPPG Tanpa PBG, Dugaan 21 Dapur MBG Jadi Sorotan
  • Gempur Kawasan Rawan Narkoba di Desa Pon, Tim Gabungan Polres Sergai dan Polda Sumut Amankan 12 Orang, 10 Positif Urine
  • KWITANSI GAJI CATAT POTONGAN JAMSOSTEK Rp115.400, STATUS BPJS KETENAGAKERJAAN ALMARHUM AHMAD HASAN DIPERTANYAKAN
  • HUT ke-75 Prabowo Subianto, Gerindra Sergai Gelar Aksi Sosial di RSUD Sultan Sulaiman, Budi SE, MM: Kepedulian Harus Diwujudkan melalui Tindakan Nyata
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
    + Indeks Berita +
    01 Oknum Mantan RW Disebut Bos Usaha Ilegal Pengolahan Oli Bekas, Bupati Kampar Didesak Tindak Tegas, DLH Tak Mampu Bertindak
    02 FKI.1 Sergai Desak Satpol PP Periksa dan Tertibkan SPPG Tanpa PBG, Dugaan 21 Dapur MBG Jadi Sorotan
    03 Gempur Kawasan Rawan Narkoba di Desa Pon, Tim Gabungan Polres Sergai dan Polda Sumut Amankan 12 Orang, 10 Positif Urine
    04 KWITANSI GAJI CATAT POTONGAN JAMSOSTEK Rp115.400, STATUS BPJS KETENAGAKERJAAN ALMARHUM AHMAD HASAN DIPERTANYAKAN
    05 HUT ke-75 Prabowo Subianto, Gerindra Sergai Gelar Aksi Sosial di RSUD Sultan Sulaiman, Budi SE, MM: Kepedulian Harus Diwujudkan melalui Tindakan Nyata
    06 Wali Kota Tebing Tinggi Apresiasi Revitalisasi Sekolah dari Pemerintah Pusat, Total Anggaran 2026 Capai Rp6,85 Miliar
    07 Sudah Disegel tapi Masih Beroperasi! APH Didesak Bertindak Usaha Pengolahan Oli Bekas di Siak Hulu Tetap Berjalan, Warga Tercekik Bau Menyengat
    08 Jurnalis Sergai Resmi Surati PT STS, 39 Pertanyaan Dilayangkan soal Dugaan BPJS Ketenagakerjaan Almarhum Ahmad Hasan
    09 31 Tahun Bekerja di PT STS, Ahmad Hasan Meninggal Dunia Diduga Tanpa Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan, Tanggung Jawab Perusahaan Dipertanyakan
    10 Polsek Tambang Sikat 3 Orang Pengedar Narkoba dan Sita Belasan Paket Sabu-sabu Serta Pil Ekstasi
    11 Pasar Malam Tanjung Marulak di duga Tidak Memiliki Izin Keramaian dari Kepolisian Setempat
    12 BUPATI SERGAI TEKANKAN APBD 2027 HARUS TEPAT SASARAN: JANGAN HANYA KEJAR SERAPAN ANGGARAN, MANFAAT NYATA UNTUK RAKYAT JADI PRIORITAS
    13 DUA TAHUN PERKARA BELUM TUNTAS, OPSINEWS.COM DESAK KEJELASAN PENYIDIKAN DAN LANGKAH KONKRET POLRES SERGAI CARI DPO RIDWAN FALEFFI
    14 Polres Sergai Terbitkan DPO Ridwan Faleffi, Tersangka Dugaan Penipuan dan Penggelapan Masih Dicari
    15 Residivis Curanmor Lintas Wilayah Ditahan di Polsek Tualang Sementara Polsek Binawidya Bantah Tak Lanjutkan 4 Laporan Polisi Agus
    16 Wujud Kepedulian Sosial, Kapolres Sergai Salurkan Tali Asih ke Yayasan Cahaya Hati Kemanusiaan
    17 KECELAKAAN BERUNTUN DI PERBAUNGAN: SOPIR ANGKOT KUPM MENINGGAL DUNIA, SEMBILAN ORANG LUKA-LUKA
    18 Aksi Koboy Preman Jalanan Todongkan Pistol Kepada Pedagang Di jalan Arifin Ahmad, Kecamatan bukit Raya, Kota Pekanbaru Viral
    19 Wali Kota Tebing Tinggi Dorong Perluasan PJU hingga Gang Permukiman, PLN Targetkan Listrik Kolam Renang Kembali Menyala Oktober
    20 GSN di Desa Tarean, Tim Gabungan Sisir Pondok Diduga Lokasi Penyalahgunaan Narkoba, Pelaku Nihil
    21 Polres Sergai Bedah Rumah Warga Kurang Mampu di Perbaungan, Kapolres Letakkan Batu Pertama
    22 Pemko Tebing Tinggi Siapkan Tes Urine bagi Seluruh ASN, Perkuat Komitmen Wujudkan Lingkungan Kerja Bersih dari Narkoba
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © OPSINEWS.COM | Transformasi untuk Publik