Home Nasional Daerah Politik Ekonomi Hukrim Olahraga LifeStyle Peristiwa Pendidikan Internasional Indeks
 
Hampir Terjadi Bentrok Karna Saling Rebut Rokok Ilegal
Bea Cukai Pekanbaru dan Masyarakat Hampir Terjadi Adu Fisik di Duga Saling Menjarah Rokok Ilegal
Sabtu, 28-01-2023 - 13:15:55 WIB
TERKAIT:
   
 

Pekanbaru, Riau. OPSINEWS.COM-
Petugas Bea Cukai Pekanbaru serta masyarakat hampir terjadi Adu Fisik, disebabkan saling Merebut dan melakukan penjarahan rokok ilegal tanpa cukai yang pemilik Rokok ilegal tanpa cukai tidak ditempat, yang berlokasi kejadian, Kamis (19/1/2023) di Jalan Garuda Sakti KM 6 Gang Merak Desa Karya Indah, Kecamatan Tapung, Kabupaten Kampar, Riau.

Pasalnya, penjarahan rokok ilegal yang disebut pihak Bea Cukai Pekanbaru sebagai Operasi pasar tanpa didampingi pihak kepolisian, Kepala Desa, Pemuka/tokoh masyarakat, dan ketua RT/RW setempat.
Namun anehnya saat itu Bea Cukai Pekanbaru saat melakukan Operasi * Surat Perintah Tugas tidak menunjukkan,

Al hasil, penjarahan rokok ilegal yang dilakukan masyarakat dan Bea Cukai Pekanbaru berlangsung ricuh. Pihak Bea Cukai dan masyarakat terlibat kericuhan berebut mengambil puluhan karton berisi rokok ilegal tanpa cukai yang pemilik rokok tersebut dan pemilik rumah tidak berada di tempat kejadian.

Petugas dari Bea Cukai Pekanbaru ini ada sekitar 8 personil yang turun ke lokasi yang merupakan personil yang bertugas di Beacukai Kota pekanbaru, Provinsi Riau.

Tidak hanya terjadi penjarahan rokok namun juga terjadi pemecahan kaca jendela rumah tempat puluhan karton rokok ilegal tanpa cukai disimpan tersebut di Gang Merak, Jalan Garuda Sakti KM 6, Kecamatan Tapung, Kabupaten Kampar, Riau.Bahkan, ada seorang menggunakan T-Shirt berwarna kuning mengaku dari Bea Cukai Pekanbaru dan satu lagi mengaku dari Bais TNI mengeluarkan senjata api ketika kericuhan terjadi. Humas Bea Cukai Pekanbaru Sinaga yang ditunjukkan videonya tidak mengenal oknum yang mengeluarkan senjata api tersebut dan menyatakan dalam turun ke lapangan Bea Cukai Pekanbaru memang didampingi Bais TNI.

34 Tim Rokok Ilegal Tanpa Cukai diduga dizarah Bea Cukai Pekanbaru Serta Warga.

Bea Cukai Pekanbaru terkesan menutupi aksi mereka dan ketika dikonfirmasi legalitas aksi mereka yang mengambil rokok yang tidak ada pemilik rokok dan pemilik rumah ditempatkan rokok tanpa cukai tersebut. Pihak Bea Cukai memberikan jawaban tanpa didukung data dan fakta terkait legalitas dan hasil rokok ilegal tanpa cukai yang sudah mereka bawa ke Kantor Bea Cukai Jalan Jendral Sudirman Pekanbaru.

“Jumlah yang masuk ke kita itu ada 34 karton, terkait mekanisme pengangkutan saya tidak tahu itu, ” ungkap Sinaga Humas Bea Cukai Pekanbaru yang mengaku aksi mereka tersebut resmi dilengkapi surat tugas dan surat perintah termasuk berita acara tanpa menunjukan datanya.

Sinaga berdalih, tindakan Bea Cukai tersebut merupakan bentuk operasi pasar yang dipimpin Tomi Kasi Penindakan Bea Cukai Pekanbaru. Namun, ironisnya Sinaga tidak mengetahui bagaimana kronologis kejadian termasuk siapa pemilik barang rokok ilegal tanpa cukai yang sudah diamankan mereka sebanyak 34 karton tersebut. Berdasarkan video kejadian saat penjarahan itu terlihat warga saling berebut menjarah beberapa karton mendapat rokok ilegal tanpa cukai tersebut.

“Siapa pemiliknya bang?,karena saya tidak tahu kejadiannya saya tidak tahu belum dapat infonya dan saya juga tidak berada di lokasi,” ungkap Sinaga yang justru bertanya kepada wartawan.

Sinaga menjelaskan, kabupaten Kampar merupakan salah satu wilayah kerja Bea Cukai Pekanbaru dari tiga wilayah lainnya yakni Kota Pekanbaru, Pasir Pengaraian Rohul, Pelalawan, dan Kabupaten Siak.

Tomi Kasi Penindakan Bea Cukai Pekanbaru yang meminpin turun ke lapangan menutupi aksinya dari Media. Awalnya, Tomi mempersilakan Pewarta untuk konfirmasi langsung ke Kantor Bea Cukai Pekanbaru.Tomi berjanji akan menjawab langsung konfirmasi wartawan di Kantor Bea Cukai Pekanbaru terkait aksi yang dipimpinnya tersebut. Namun, ketika dikonfirmasi, Jumat (27/1/2023) pagi Tomi melalui pegawai Bea Cukai kembali berjanji akan memberikan jawaban konfirmasi sejumlah wartawan dan LSM Jumat siang pukul 14.00 wib Ba’da Shalat Jumat. Lagi-lagi, Tomi selaku Kasi Penindakan Bea Cukai Pekanbaru berbohong tidak menepati janjinya memberikan informasi terkait penjarahan rokok ilegal yang berlangsung ricuh tersebut yang dikonfirmasi wartawan. Sejumlah awak Media yang melakukan konfirmasi justru diterima Humas Bea Cukai Pekanbaru yang sama sekali tidak mengetahui kejadian tersebut.

Menanggapi ini, Sekjen LSM Inakor Provinsi Riau Rion Satya sangat menyayangkan aksi Bea Cukai Pekanbaru yang mengatasnamakan operasi pasar justru berlangsung ricuh dengan masyarakat dan terjadi penjarahan rokok ilegal tanpa cukai yang tidak ada pemiliknya di lokasi kejadian. Apalagi, Bea Cukai Pekanbaru tidak menunjukan surat tugas atau surat perintah (Sprint) di lapangan sehingga ada diteriaki maling oleh masyarakat dari video yang saya lihat tanpa melibatkan Kepala Desa, Ketua RT maupun Ketua RW setempat.

“Jangan sampai melakukan penegakan hukum dengan melanggar hukum. Seharusnya, kalau tidak ada pemiliknya Bea Cukai Pekanbaru menyegel tempat itu terlebih dahulu. Dalam aksinya tersebut harusnya berkoordinasi didampingi pihak kepolisian serta perangkat desa atau RT/RW setempat, sehingga tidak terjadi kericuhan dan penjarahan rokok yang tidak ada pemiliknya di lokasi kejadian tersebut,” beber Rion.

Rion juga menanggapi pernyataan Humas Bea Cukai Pekanbaru yang menyatakan seragam dan jaket Custome merupakan identitas bisa melakukan Penindakan di lapangan.

“Surat tugas atau surat perintah itulah yang otentik. Kalau seragam atau jaket itu bisa dibuat orang dan apakah semua yang berseragam Bea cukai seperti bagian administrasi perkantoran Bea Cukai bisa melakukan Penindakan dan penyitaan seperti kejadian tersebut, ” tandas Rion.

Alumni Fakultas Hukum Universitas Lancang Kuning (Unilak) ini menegaskan, persoalan ini akan terus dikawalnya dan tidak tertutup kemungkinan akan dilaporkan kepada Kementerian Keuangan seperti yang sudah pernah dilaporkannya kepada Kementerian Keuangan beberapa tahun lalu.

“Kejadian serupa dengan ini di Kanwil Bea Cukai Riau mereka terkesan menutupi informasinya, sehingga saya laporkan ke Kementerian Keuangan yang berujung pada pemindahan beberapa Oknum Pegawai Kanwil Bea Cukai Riau, ” pungkas Rion. ***(Tim).




 
Berita Lainnya :
  • Gudang Mafia BBM Ilegal Jenis Solar Subsidi Tak Jauh dari Polsek Tenayan Raya di Sebut Milik Avis
  • Ida Yulita Tertinggi Balon Walikota Pekanbaru 2024, Lawan Politik Mulai Tebar Fitnah & Isu Murahan
  • Polsek dan Koramil Tanjung Beringin Bersama Forkopimcam Gelar Patroli, Amankan 8 Botol Miras Dari Cafe di Desa Nagur dan Desa Pekan Tanjung Beringin
  • Diduga Praktek Pungli Berkedok Seragam dan Uang Komite LSM FARAK, Minta Kajari Periksa Kepsek SMKN 10 Padang Datanya Kita Laporkan
  • Hanafi Cs Melaporkan Rohim Ke APH Atas Duga Pencemaran Nama Baik
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
    + Indeks Berita +
    01 Gudang Mafia BBM Ilegal Jenis Solar Subsidi Tak Jauh dari Polsek Tenayan Raya di Sebut Milik Avis
    02 Ida Yulita Tertinggi Balon Walikota Pekanbaru 2024, Lawan Politik Mulai Tebar Fitnah & Isu Murahan
    03 Polsek dan Koramil Tanjung Beringin Bersama Forkopimcam Gelar Patroli, Amankan 8 Botol Miras Dari Cafe di Desa Nagur dan Desa Pekan Tanjung Beringin
    04 Diduga Praktek Pungli Berkedok Seragam dan Uang Komite LSM FARAK, Minta Kajari Periksa Kepsek SMKN 10 Padang Datanya Kita Laporkan
    05 Hanafi Cs Melaporkan Rohim Ke APH Atas Duga Pencemaran Nama Baik
    06 Tema :Keterbukaan Informasi Publik untuk Mencegah Terjadinya Kekerasan Terhadap Anak dan Perempuan Khususnya Penyandang Disabilitas
    07 Polres Sergai Gelar Razia Patroli Dengan Menyeser Lokasi Rawan Tindak Kejahatan Guna Memberi Rasa Aman dan Nyaman Bagi Masyarakat
    08 Wakil Jaksa Agung Dr. Sunarta: “Reformasi Birokrasi Merupakan Kewajiban Insan Adhyaksa Sebagai Aktualisasi Tugas dan Fungsi yang Melekat
    09 Aliansi Mahasiswa & Pemuda Pemberantas Korupsi Minta APH Mengusut Dosa Pj. Walikota Pekanbaru
    10 Jaksa Masuk Sekolah (JMS), Kejati Riau Berikan Penyuluhan Hukum pada Siswa/i SMA Negeri 1 Rambah
    11 WUJUDKAN WBK, LAPAS NARKOTIKA RUMBAI SOSIALISASI KEPADA PENGUNJUNG DAN MASYARAKAT
    12 Kapolres Serdang Bedagai Menghadiri Tepung Tawar Jamaah Haji Kabupaten Serdang Bedagai
    13 Polres Sergai Berhasil Meringkus SL Residivis Pelaku Curat Warga Kecamatan Pegajahan
    14 Menyelami Pengaruh Medsos dalam Pemilu dan Proses Demokratis di Indonesia, Ditulis Oleh Michael William Hulu
    15 Direktur TP Oharda pada JAM PIDUM Menyetujui 18 Pengajuan Penghentian Penuntutan Berdasarkan Restorative Justice
    16 Pilkada Serentak 2024, Kombes Pol Dwi Indra Maulana : Penyelenggara Pemilu Harus Mempunyai Legitimasi Yang Kuat Dalam Mengatasi Berbagai Permasalahan di Masyarakat
    17 TIM INTEL KOREM 031/WIRA BIMA RINGKUS SINDIKAT NARKOBA
    18 AP Warga Kabupaten Rokan Hilir Riau, Diduga Pelaku Pencurian Dinamo Kincir Diamankan Tim Unit Reskrim Polsek Teluk Mengkudu
    19 SURAT BUPATI KAB INHIL, DINILAI SEBAGAI BENTUK AROGANSI KEKUASAAN DAN PERBUATAN MELAWAN HUKUM
    20 Kapolres AKBP Oxy Pratesta SIK, Menghadiri Upacara Bendera Peringatan Harkitnas dengan Semangat "Bangkit Untuk Indonesia Emas"
    21 Tingkatkan Kesejahteraan Prajurit, Mabes TNI Jalin Kerjasama Dengan PT Asabri
    22 Kepala Kejaksaan Tinggi Riau Pimpinan Upacara dalam Rangka Hari Kebangkitan Nasional Ke-116
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © OPSINEWS.COM | Transformasi untuk Publik