Home Nasional Daerah Politik Ekonomi Hukrim Olahraga LifeStyle Peristiwa Pendidikan Internasional Indeks
 
Kades Penonggol SAMSURI Diduga Mark Up Anggaran Dana Desa Penonggol Sergai Tahun 2022
Jumat, 20-01-2023 - 22:33:21 WIB
TERKAIT:
   
 

SERDANG BEDAGAI, Sumut. OPSINEWS.COM - Penggunaan Dana Desa (DD) TA 2022 pada Desa Penonggol Kecamatan Tebing Tinggi Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) Sumatera Utara (Sumut) diduga di mark up.

Dugaan mark up ini disebabkan adanya kegiatan yang sengaja dibuat gelondongan tanpa dibuat rinciannya, seperti yang terlihat pada banner APBDes TA 2022 yang terpasang pada dinding kantor Desa Penonggol.

Pantauan awak media, Kamis (19/01/2023), pada banner APBDes TA 2022 tertulis kegiatan Pemberdayaan Masyarakat "Penguatan Ketahanan Pangan Tingkat Desa" sebesar Rp 166.000.000 serta biaya penanggulangan bencana, keadaan darurat dan mendesak desa "Kegiatan Penanggulangan Covid-19" sebesar Rp 117.064.800.

Diberitakan sebelumnya, melalui chat whatsapp, Kades Penonggol, Samsuri menyebutkan bahwa sesuai arahan Kemendes, di tahun 2022 untuk desa se Indonesia diwajibkan menganggarkan kegiatan 20 persen dari dana desa untuk ketahanan pangan. Untuk Desa Penonggol yang 20 persen itu, kita buat dalam 4 kegiatan tanpa merincikan apa saja nama kegiatan dan besar setiap kegiatannya.

Anehnya, jawaban Kades Penonggol ini disangkal oleh salah seorang Kepala Desa yang tidak mau disebutkan namanya saat di konfirmasi awak media

Ia menyebutkan bahwa itu hanya arahan, bukan menjadi kewajiban bagi pemerintah desa untuk menganggarkan 20 persen dana desa untuk kegiatan ketahanan pangan karena semua anggaran kegiatan sudah direncanakan dari hasil Musdes.

Saat kebenaran pernyataan Kades Penonggol mengenai adanya kewajiban menganggarkan 20 persen dana desa untuk ketahanan pangan ini ditanyakan kepada Kadis PMD Pemkab Sergai, Sri Rahmayani, Jumat (20/01/2023).

Seraya tidak memberi jawaban yang ditanyakan, Kadis PMD Sergai menyampaikan bahwa pengawasan pengelolaan keuangan desa sesuai Permendagri 73/2020 berada salah satunya di Inspektorat, termasuk apabila ada kerugian negara terhadap penggunaan APBDes.

Sementara Kades Penonggol, saat ditanyakan, bahwa untuk menghindari tidak terjadinya dugaan mark up anggaran, apa saja rincian kegiatan yang dilaksanakan pada tahun 2022 untuk Kegiatan Penguatan Ketahanan Pangan Tingkat Desa dan Kegiatan Penanggulangan Covid-19.

Hingga berita diturunkan, Kades Samsuri masih tetap bungkam dengan tidak memberi jawaban rincian dan nilai setiap kegiatan kepada awak media. (Tim)




 
Berita Lainnya :
  • Dugaan Limbah Sungai Bah Sombu Makin Terang: Camat Klaim Sudah Laporkan ke DLH, Kabid Perkim-LH Sergai Tegaskan “Sampai Semalam Gak Ada Surat Terkait TSP”
  • Dibangun Tahun 2025, Puskesmas Pembantu Pkl.Kerinci Timur Sudah Rusak, Siapa yang Bertanggung jawab
  • Kantor Disdik Pelalawan Terlihat Seperti Tak Terurus Bahkan Kondisi Bangunan Memprihatinkan
  • Humas PKS PT TSP Disorot Tajam, Respons Dugaan Limbah Sungai Bah Sombu Minim; Rangkap Peran Kades Jadi Perhatian Publik, Kadis PMD: Belum Ada Larangan Khusus
  • Gerebek Sarang Narkoba di Pulau Tagor, Polisi Temukan Bong dan Peralatan Diduga Bekas Pakai Sabu
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
    + Indeks Berita +
    01 Dugaan Limbah Sungai Bah Sombu Makin Terang: Camat Klaim Sudah Laporkan ke DLH, Kabid Perkim-LH Sergai Tegaskan “Sampai Semalam Gak Ada Surat Terkait TSP”
    02 Dibangun Tahun 2025, Puskesmas Pembantu Pkl.Kerinci Timur Sudah Rusak, Siapa yang Bertanggung jawab
    03 Kantor Disdik Pelalawan Terlihat Seperti Tak Terurus Bahkan Kondisi Bangunan Memprihatinkan
    04 Humas PKS PT TSP Disorot Tajam, Respons Dugaan Limbah Sungai Bah Sombu Minim; Rangkap Peran Kades Jadi Perhatian Publik, Kadis PMD: Belum Ada Larangan Khusus
    05 Gerebek Sarang Narkoba di Pulau Tagor, Polisi Temukan Bong dan Peralatan Diduga Bekas Pakai Sabu
    06 Wartawan Opsinews.com Diteror Pesan dan Audio dari Nomor Tak Dikenal Usai Soroti Dugaan Galian C Kuta Baru
    07 Warganet Tantang Camat Sipispis dan Kades Silau Padang Mandi di Sungai Bah Sombu Saat Diduga Ada Aliran Limbah PKS
    08 Kades Kuta Baru Tegaskan Pemdes Tak Pernah Terbitkan Rekomendasi Galian C, Camat dan Polres Tebing Tinggi Belum Beri Jawaban Lanjutan
    09 Diduga Tak Berizin, Aktivitas Galian C Tanah Urug di Kuta Baru Sergai Bebas Beroperasi
    10 Viral Dugaan Aliran Cairan ke Sungai Bah Sombu, Camat Sipispis Klaim Sudah Laporkan ke DLH Sergai, Kini Menunggu Kroscek Lapangan
    11 Empat Bulan Buron, Terduga Pelaku Pencurian Microbus Senilai Rp110 Juta Ditangkap Tim URC Polres Sergai
    12 Dugaan Aliran Cairan ke Sungai Bah Sombu Disorot, Respons Kabid Perkim-LH Sergai Dipertanyakan
    13 Wali Kota Tebing Tinggi Hadiri Rakor Regional Sumatera, Perkuat Sinergi Lintas Sektor Kejar Target Zero Stunting
    14 Warga Minta Bupati Sergai Evaluasi Camat Sipispis, Soroti Respons Dugaan Limbah ke Sungai Bah Sombu
    15 Dinas Perkim-LH Sergai Tegaskan Pengawasan Tetap Berjalan, Warga Soroti Respons Camat Sipispis dan Kepala Desa Silau Padang
    16 Sempat Buang Barang Bukti Saat Dikejar Polisi, Residivis Narkoba di Pantai Cermin Kembali Diringkus
    17 Dugaan Aliran Limbah ke Sungai Bah Sombu Disorot, Camat Sipispis dan Kades Silau Padang Belum Beri Tanggapan
    18 Dump Truk Bawa Solar Ditetapkan Jadi Barang Temuan Oleh Polres Pelalawan
    19 Camat Sipispis Sebut Belum Ada Laporan Tertulis Warga soal Dugaan Limbah ke Sungai Bah Sombu
    20 Warga Kembali Resah, Dugaan Aliran Limbah ke Sungai Bah Sombu Sipispis Kembali Disorot
    21 Sona Halawa Klarifikasi Berita Yang Terkesan Lindungi Mafia BBM Subsidi Dan Menyudutkannya.
    22 Cabdis Pendidikan Wilayah III Sumut Dalami Foto Pribadi yang Dikaitkan dengan Guru PNS SMA Negeri 1 Tebingtinggi: “Sedang Kita Proses”
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © OPSINEWS.COM | Transformasi untuk Publik