Home Nasional Daerah Politik Ekonomi Hukrim Olahraga LifeStyle Peristiwa Pendidikan Internasional Indeks
 
Kasus Eksekusi Lahan di PN Siak
Ketua KNPI Riau: Negara Jangan Mau Kalah Dengan Mafia
Kamis, 08-12-2022 - 07:18:08 WIB
Keterangan Foto: Kemeja Biru, Larshen Yunus (Ketua DPD KNPI Provinsi Riau) dengan Advokat/Pengacara Brigadir J, Kamaruddin Simanjuntak.SH.MH
TERKAIT:
   
 

PEKANBARU- OPSINEWS,COM-Beredarnya informasi tentang akan dilakukannya Eksekusi dan atau Constatering (Pencocokan) Lahan seluas 1.300 Hektar milik Warga Kampung Dayun, Kecamatan Dayun, Kab Siak. dieksekusi oleh Pengadilan Negeri (PN) Siak membuat semua kalangan gerah dan bertanya-tanya.
Kamis,.08/12/22.

Pasalnya, Lahan seluas itu masing-masing telah dicacah dan dimiliki oleh ratusan Kepala Keluarga (KK) yang juga telah memiliki Alas Hak yang jelas serta Lahan itu telah Bersertifikat sesuai rujukan Badan Pertanahan Nasional (BPN).

Bagi Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Provinsi Riau, bahwa PN Siak patut dicurigai, terutama bagi Ketuanya yang justru surat mutasinya telah lama keluar, namun tetap ngotot ingin melaksanakan Eksekusi Lahan.

Lebih aneh lagi, Constatering (Pencocokan) itu dilakukan atas dasar permohonan gugatan PT Duta Swakarya Indah (DSI) yang jelas-jelas mengaku sama sekali tidak memiliki Hak Guna Usaha (HGU).

Itu artinya, menurut Ketua KNPI Riau Larshen Yunus, PN Siak melaksanakan tugas atas permintaan Perusahaan yang tak Jelas, alias Perusahaan yang justru memenuhi unsur Perbuatan Melawan Hukum (PMH).

Kasus Eksekusi Lahan di PN Siak, Ketua KNPI Riau: "Negara Jangan Mau Kalah Dengan Mafia!"

Apalagi menurut Ketua Larshen Yunus, beberapa pekan yang lalu Pimpinan sekaligus Pemilik PT DSI inisial M telah resmi dilaporkan ke PTSP (Pelayanan Terpadu Satu Pintu), Kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau, atas dugaan melakukan Praktek Haram Penyuapan Hakim PN sebesar 7-8 Milyar Rupiah, dengan dalih uang titipan.

Drama Soal Eksekusi Lahan di Kabupaten Siak, Ketua KNPI Riau Minta Pemerintah Pusat Turun Tangan.

Untuk itu, Induk Organisasi Kepemudaan Tertua dan Terbesar di Republik ini meminta, memohon seraya mendesak, agar Pemerintah Pusat Turun Tangan menyelesaikan permasalahan ini, Negara Jangan Mau Kalah dengan Kelompok Mafia!

Ketua KNPI Riau Ajak Hakim Pengadilan Tinggi Telusuri Motif KPN Siak, Larshen Yunus: "Eksekusi Lahan ini Sarat KKN!"

Adapun informasi tentang pelaksanaan Eksekusi itu dilakukan pada hari Senin depan (12/12/2022) setelah sebelumnya 3 (tiga) kali digagalkan oleh gelombang penolakan masyarakat Kampung Dayun.

"Coba anda bayangkan! Kok seperti ini kualitas para Hakim kita?! bisa-bisanya tunduk dan melaksanakan eksekusi atas Perusahaan yang bermasalah, tidak memiliki HGU dan justru lebih memilih Kekuatan Oligarki ketimbang jerit tangis masyarakat Kabupaten Siak! Ngeri kali Negeri kita ini. Aparat Penegak Hukumnya telah kehilangan Moral" sesal Larshen Yunus.

Apalagi menurut Ketua DPD KNPI tingkat Provinsi termuda se-Indonesia itu, bahwa Pemohon atas Persengketaan itu benar-benar tidak memiliki Legal Standing, mempermasalahkan Lahan yang sudah jelas-jelas ada Sertifikatnya.

"Hasil Observasi dan Monitoring DPD KNPI Provinsi Riau, bahwa pihak Pemohon tidak memiliki Objek Persengketaan yang jelas. Objeknya saja sudah tidak benar!!! Ini Error in Petitum namanya. Apalagi dalam kasus Sengketa Agraria ini telah dilakukan upaya hukum lanjutan. Ayolah cerdas Pak Hakim! Anda itu sudah di Mutasi, kok Ngebet kali sih lakukan Eksekusi? mestinya Pengadilan berada di Barisan Rakyat, bukan malah bersyubahat dengan kekuatan Mafia. Tolonglah Pak Hakim, ini Objeknya salah! Non Executable" ujar Larshen Yunus, yang juga Alumni Sekolah Vokasi Mediator dari Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta.

Hingga berita ini diterbitkan, Kamis (8/12/2022) DPD KNPI Provinsi Riau segera lakukan Langkah-Langkah strategis lainnya, seperti kembali Menyurati Kejati Riau, Pengadilan Tinggi, Komisi Yudisial (KY) hingga mendatangi Kantor Badan Pengawas (Bawas) Mahkamah Agung di Jakarta.

"Tolong kami Bapak Presiden! Kasus PT DSI yang tak punya HGU ini mesti dijadikan Atensi. Sudahlah salah, ini kok Pengadilan justru mengikuti Permohonan Sengketa dari Perusahaan yang bermasalah. Tolong Kami Pak Presiden! Negara Jangan Mau Kalah dengan Kelompok Oligarki. Negara harus siap melawan kekuatan Mafia. Rebut Eksekutif, Legislatif dan Yudikatif dari kekuatan para Mafia" ajak Larshen Yunus, seraya meneteskan air matanya.
Red**




 
Berita Lainnya :
  • Aliansi Masyarakat Untuk Keadilan (AMUK), Demo Kekecewaan Terhadap Pemerintah Kota Jambi
  • Pasca Viral Gudang Penimbun BBM Subsidi di Jalan Melati, Frn Tuding Oknum TNI Pemilik Gudang Penimbun Solar Subsidi di Wilkum Polsek Tampan
  • Kapolres AKBP Andreas Tampubolon Terima Audiensi KBPP Polri Resor Tebing Tinggi
  • Penadah Hasil Curian Arang Batok Kelapa Warga Desa Pon, Telah Diamankan dan Menjalani Pemeriksaan di Satreskrim Polres Sergai
  • Penetapan Tersangka di Kepolisian Sebagai Sub Sistim Dalam Sistim Peradilan Pidana
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
    + Indeks Berita +
    01 Aliansi Masyarakat Untuk Keadilan (AMUK), Demo Kekecewaan Terhadap Pemerintah Kota Jambi
    02 Pasca Viral Gudang Penimbun BBM Subsidi di Jalan Melati, Frn Tuding Oknum TNI Pemilik Gudang Penimbun Solar Subsidi di Wilkum Polsek Tampan
    03 Kapolres AKBP Andreas Tampubolon Terima Audiensi KBPP Polri Resor Tebing Tinggi
    04 Penadah Hasil Curian Arang Batok Kelapa Warga Desa Pon, Telah Diamankan dan Menjalani Pemeriksaan di Satreskrim Polres Sergai
    05 Penetapan Tersangka di Kepolisian Sebagai Sub Sistim Dalam Sistim Peradilan Pidana
    06 Seorang Petani Menjadi Kurir Dengan Barang Bukti 2 Kg Sabu Ditangkap Tim Bid Brantas BNNP Jambi Di Kabupaten Bungo
    07 SABU KUSUKA Hadir di Dolok Merawan Sergai, Pemilik Usaha Ajak Masyarakat Untuk Dapat Merasakan Sensasinya Cita Rasa Sari Tebu Murni
    08 Praktisi Hukum Mendesak Polda Riau Tangkap Mafia Pemilik Gudang Penyimpanan BBM Ilegal Jenis Solar di Tampan Inisial FRN
    09 AMUK Desak Tuntaskan Dugaan Penyimpangan Anggaran APBD Tahun 2023 PUPR Provinsi Jambi
    10 Kajati Riau dan Ketua Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) Wilayah Riau Melakukan Kunjungan Kerja dan Supervisi Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) Wilayah Riau di Kejaksaan Negeri Bengkalis
    11 Diduga Sebagai Oknum Wartawan, Cemarkan Reputasi Pers, Peras Pengusaha Cafe
    12 GUGATAN PERDATA ABDUL SAMAD TERHADAP BUPATI INHIL Dkk TELAH TERDAFTAR DI PN TEMBILAHAN
    13 PERESMIAN RUMAH RESTORATIVE JUSTICE BERSAMA Di DESA SE-KABUPATEN BENGKALIS
    14 Diduga Curi Sepeda Motor, Pria Warga Desa Mangga Dua DiringkusTim Opsnal Unit Reskrim Polsek Firdaus Polres Sergai
    15 Survei Lahan Rencana Untuk di jadikan Lahan Pertanian ketahanan Pangan di Desa Londrang Muara Jambi
    16 Dua Orang Pelaku Pencurian Warga Desa Pon Diamankan Satreskrim Polres Sergai
    17 SPBU No 14.284.135 Sumber Sari Kuat Dugaan Kebal Hukum
    18 Tempat Penyimpanan BBM Ilegal ditemukan di Jalan Melati di duga Milik FRN Gultom
    19 Kepala Kejaksaan Tinggi Riau dan Ketua IAD Wilayah Riau berkunjung ke TK Adhyaksa XXIV Selatpanjang
    20 Anggota dan Persit Korem 042Gapu mengikuti sosialisasi PT. Pegadaian Cabang Jambi
    21 Bahas Ketahanan Pangan, Sekda Provinsi Jambi Terima Kunjungan Koperasi HKTI Tamara Bumi Indonesia Provinsi Jambi
    22 Kompol Rafles Tampubolon Pimpin Olah TKP Ulang Kecelakaan Kerja di PT Aqua Farm Nusantara Sergai
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © OPSINEWS.COM | Transformasi untuk Publik