Home Nasional Daerah Politik Ekonomi Hukrim Olahraga LifeStyle Peristiwa Pendidikan Internasional Indeks
 
Puan: Betul Saya Dapat Kemudahan Karena Anak Ketum, Tapi Bukan Karpet Merah
Rabu, 09-06-2021 - 10:45:48 WIB
dok
TERKAIT:
   
 

JAKARTA | OSPINEWS.COM - Ketua DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) bidang Politik dan Keamanan Puan Maharani mengakui, karier politiknya di PDIP mendapatkan kemudahan karena dirinya merupakan putri dari Ketua Umum PDIP Megawati Sukarnoputri.

Namun menurutnya, status itu tak lantas membuat Megawati memberikan 'karpet merah' kepada dirinya. Puan mengaku tetap turun ke bawah dan selalu mendatangi 35 kabupaten/kota di Jawa Tengah (Jateng) setiap masa kampanye Pilkada Jateng.

"Saya mendapatkan berbagai macam kemudahan karena anak ketua umum [PDIP Megawati], betul dan tidak mengingkari itu. Pasti ada kemudahan-kemudahan yang saya dapat, tapi bukan berarti karpet merah yang disiapkan," ucap Puan saat memberi pengarahan kepada kader PDIP di Manado melalui rekaman video yang diterima CNNIndonesia.com, Selasa (8/6).

Puan menuturkan dirinya juga kerap mengajak Megawati untuk menemui masyarakat di daerah basis suara PDIP. Menurutnya, langkah itu dilakukan karena Jateng merupakan basis suara PDIP yang menjadi salah satu penentu kemenangan di pemilihan anggota legislatif (Pileg) maupun pemilihan presiden (pilpres).

Lebih lanjut, Puan menyatakan bahwa memiliki kedekatan pribadi dengan Megawati. Namun, ia mengaku tidak pernah memaksa atau membisiki Megawati terkait keputusan yang akan diambil untuk PDIP.

Menurut Puan, keputusan terkait PDIP tetap diambil oleh Megawati, sementara dirinya hanya sebatas memberikan masukan.

"Secara kedekatan pribadi, dekat banget dengan ketua umum. Tapi saya tidak pernah memaksa-maksa atau bisik-bisiki ketua umum harus begini harus begitu. Urusan partai ya ibu itu ketua umum saya, bahwa saya diminta masukan, saya akan memberikan masukan," ucap Ketua DPR RI itu.

Ia memastikan akan mengikuti apapun keputusan yang diambil Megawati terkait kepentingan partai. Mantan Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan itu mengklaim tak pernah memaksakan apapun ke ibunya.

"Tapi keputusan tetap di ketua umum, mau nangis-nangis juga, kenapa sih mama milihnya itu, kenapa ini, ini, ini. Saya tetap ya sudah, kalau memang keputusannya sudah seperti ini, saya ikut. Enggak pernah saya maksa-maksa atau gak sesuai sama urusannya," tambahnya.

Untuk diketahui, Puan disebut sebagai salah satu bakal calon yang akan diusung oleh PDIP di Pilpres 2024.

Ketua DPP PDIP bidang Pemenangan Pemilu Bambang 'Pacul' Wuryanto dalam sebuah rekaman suara yang beredar sebelumnya menyampaikan bahwa Puan bakal menjadi cawapres untuk siapapun sosok capres yang nantinya diusung PDIP di Pilpres 2024.

"Rumusnya, Puan Maharani teh botol sosro. Apapun makanannya, minumnya teh botol sosro. Ya to? Siapa pun calon presidennya, wakilnya PM (Puan Maharani)," demikian kata Pacul.

Namun sebelumnya, politikus PDIP Effendi Simbolon mengimbau Puan lebih intens berinteraksi dengan masyarakat demi mendongkrak elektabilitas. Effendi berkaca pada rendahnya elektabilitas Puan dari hasil survei sejumlah lembaga.

"Yang saya lihat dari Mbak Puan ya secara pribadi nih ya nanti dengan waktu empat kali reses setiap tahun, ketika punya waktu di luar kedinasan DPR bisa digunakan untuk menyapa, tertawa, menangis bersama rakyat," kata Effendi dalam diskusi daring pada Sabtu (5/6).

sumber:cnn indonesia




 
Berita Lainnya :
  • Dugaan Limbah Sungai Bah Sombu Makin Terang: Camat Klaim Sudah Laporkan ke DLH, Kabid Perkim-LH Sergai Tegaskan “Sampai Semalam Gak Ada Surat Terkait TSP”
  • Dibangun Tahun 2025, Puskesmas Pembantu Pkl.Kerinci Timur Sudah Rusak, Siapa yang Bertanggung jawab
  • Kantor Disdik Pelalawan Terlihat Seperti Tak Terurus Bahkan Kondisi Bangunan Memprihatinkan
  • Humas PKS PT TSP Disorot Tajam, Respons Dugaan Limbah Sungai Bah Sombu Minim; Rangkap Peran Kades Jadi Perhatian Publik, Kadis PMD: Belum Ada Larangan Khusus
  • Gerebek Sarang Narkoba di Pulau Tagor, Polisi Temukan Bong dan Peralatan Diduga Bekas Pakai Sabu
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
    + Indeks Berita +
    01 Dugaan Limbah Sungai Bah Sombu Makin Terang: Camat Klaim Sudah Laporkan ke DLH, Kabid Perkim-LH Sergai Tegaskan “Sampai Semalam Gak Ada Surat Terkait TSP”
    02 Dibangun Tahun 2025, Puskesmas Pembantu Pkl.Kerinci Timur Sudah Rusak, Siapa yang Bertanggung jawab
    03 Kantor Disdik Pelalawan Terlihat Seperti Tak Terurus Bahkan Kondisi Bangunan Memprihatinkan
    04 Humas PKS PT TSP Disorot Tajam, Respons Dugaan Limbah Sungai Bah Sombu Minim; Rangkap Peran Kades Jadi Perhatian Publik, Kadis PMD: Belum Ada Larangan Khusus
    05 Gerebek Sarang Narkoba di Pulau Tagor, Polisi Temukan Bong dan Peralatan Diduga Bekas Pakai Sabu
    06 Wartawan Opsinews.com Diteror Pesan dan Audio dari Nomor Tak Dikenal Usai Soroti Dugaan Galian C Kuta Baru
    07 Warganet Tantang Camat Sipispis dan Kades Silau Padang Mandi di Sungai Bah Sombu Saat Diduga Ada Aliran Limbah PKS
    08 Kades Kuta Baru Tegaskan Pemdes Tak Pernah Terbitkan Rekomendasi Galian C, Camat dan Polres Tebing Tinggi Belum Beri Jawaban Lanjutan
    09 Diduga Tak Berizin, Aktivitas Galian C Tanah Urug di Kuta Baru Sergai Bebas Beroperasi
    10 Viral Dugaan Aliran Cairan ke Sungai Bah Sombu, Camat Sipispis Klaim Sudah Laporkan ke DLH Sergai, Kini Menunggu Kroscek Lapangan
    11 Empat Bulan Buron, Terduga Pelaku Pencurian Microbus Senilai Rp110 Juta Ditangkap Tim URC Polres Sergai
    12 Dugaan Aliran Cairan ke Sungai Bah Sombu Disorot, Respons Kabid Perkim-LH Sergai Dipertanyakan
    13 Wali Kota Tebing Tinggi Hadiri Rakor Regional Sumatera, Perkuat Sinergi Lintas Sektor Kejar Target Zero Stunting
    14 Warga Minta Bupati Sergai Evaluasi Camat Sipispis, Soroti Respons Dugaan Limbah ke Sungai Bah Sombu
    15 Dinas Perkim-LH Sergai Tegaskan Pengawasan Tetap Berjalan, Warga Soroti Respons Camat Sipispis dan Kepala Desa Silau Padang
    16 Sempat Buang Barang Bukti Saat Dikejar Polisi, Residivis Narkoba di Pantai Cermin Kembali Diringkus
    17 Dugaan Aliran Limbah ke Sungai Bah Sombu Disorot, Camat Sipispis dan Kades Silau Padang Belum Beri Tanggapan
    18 Dump Truk Bawa Solar Ditetapkan Jadi Barang Temuan Oleh Polres Pelalawan
    19 Camat Sipispis Sebut Belum Ada Laporan Tertulis Warga soal Dugaan Limbah ke Sungai Bah Sombu
    20 Warga Kembali Resah, Dugaan Aliran Limbah ke Sungai Bah Sombu Sipispis Kembali Disorot
    21 Sona Halawa Klarifikasi Berita Yang Terkesan Lindungi Mafia BBM Subsidi Dan Menyudutkannya.
    22 Cabdis Pendidikan Wilayah III Sumut Dalami Foto Pribadi yang Dikaitkan dengan Guru PNS SMA Negeri 1 Tebingtinggi: “Sedang Kita Proses”
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © OPSINEWS.COM | Transformasi untuk Publik