Home Nasional Daerah Politik Ekonomi Hukrim Olahraga LifeStyle Peristiwa Pendidikan Internasional Indeks
 
Diduga Operator SPBU Dapat Fee Tiap Isi BBM Mobil Truk Batu Bara
SPBU No.14 284 606 Lubuk Sakat, Isi BBM Subsidi Ke mobil Truk Angkut Batu Bara
Selasa, 27-09-2022 - 10:20:23 WIB
TERKAIT:
   
 

Perhentian Raja (KAMPAR) OPSINEWS,COM-Pemerintah Memberikan bantuan BBM Subsidi Untuk Masyarakat Bukan Untuk Para Pengasaha, Dalam hal ini Puluhan mobil Truk Pengangkut Batu bara Antri mengisi bahan Bakar Bio solar ( BBM bersubsidi). di SPBU No.14 284 606 Lubuk Sakat, Kec Perhentian Raja, Kab Kampar, Senin/26/09/22

Terlihat sebagian besar mobil truk pengangkut batu bara mengisi BBM subsidi, yang seharus BBM Bersubsidi Untuk Rakyat Bukan Untuk Para pengusaha.
Hal ini jadi tanda tanya masyarakat. Melubernya truk Pengangkut batu bara Antri di SPBU No.14 284 606 Lubuk Sakat kabupaten kampar.

Seharusnya truk pengangkut batu bara tidak berhak dalam menggunakan BBM subsidi, melainkan BBM industri. Celah inilah yang dimanfaatkan oleh pihak tertentu untuk bermain. Baik antara Operator SPBU atau pun dengan pengusaha.

Perbedaan harga yang cukup Signifikan inilah yang telah menjadikan  kebocoran BBM Subsidi. Banyak pihak yang tidak berhak menggunakan BBM Subsidi, Namun para Mafia ini mereka bisa menggunakan dengan bermacam trik agar bisa mendapatkan BBM Subsidi.
 
Salah satu Informasi yang diperoleh dilapangan oleh awak media bahwa" Operator SPBU No.14 284 606 Lubuk Sakat diduga mendapat Uang Fee" Agar mobil truk pengangkut Batu bara bisa mengisi BBM Subsidi. hal ini merugikan para warga yang seharusnya mendapatkan BBM Bersubsidi jadi tidak mendapatkannya.

Terlihat rata-rata mobil truk batu bara bisa mengisi BBM bio solar disini Karna bebas, Bahkan antrian truk  batu bara tersebut selalu meluber kejalan. Mereka seperti kompak dalam mengisi Bio solar."

Sehingga akibat Antrian Mobil Pengangkut batu bara tersebut banyak yang terganggu, Seperti mobil pribadi maupun truk pengangkut sembako tidak bisa mengisi bio solar akibat karna antrian

Menurut informasi dari para supir truk yang tidak kebagian BBM mengatakan" Para Supir Mobil Pengangkut Batu bara diduga Memberikan Uang fee Kepada Operator SPBU No.14 284 606 Lubuk, Sehingga operator bisa mengisi BBM Subsidi, dan seakan akan lebih mengutamakan Mobil truk Pengangkut batu bara dari pada yang lain. Keluhan ini sering didengar dari para sopir yang tak bisa lagi mengisi bio solar"

Anehnya mobil truk batu bara bisa mengisi BBM bio solar Subsidi disini. Bahkan antrian mobil truk  batu bara tersebut selalu meluber kejalan. Mereka seperti kompak dalam mengisi Bio solar." Akibat antrian tersebut banyak mobil lain terganggu, baik mobil pribadi maupun mobil truk pengangkut sembako yang tidak bisa mengisi bio solar karena truk tersebut Antri.

Padahal Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati sudah menegaskan yakni sesuai Undang-Undang Truk batu bara tidak diperbolehkan mengisi solar bersubsidi yang ada di seluruh Stasiun Pengisian Bahan bakar Umum(SPBU). Karena mobil truk pengangkut batu bara itu merupakan industri besar yang tidak menerima subsidi solar dari pemerintah atau tidak boleh memakai BBM subsidi.

Aturan jelas dan tegas, Truk batu bara tidak boleh mengisi solar subsidi, harus pakai solar industri. Pemilik maupun pengelola SPBU, diminta tidak boleh lagi mengisi BBM subsidi ke truk pengangkut batu bara.

Banyak aturan yang tegas telah dibuat pemerintah soal penyaluran BBM bersubsidi. Baik permen maupun edaran dari Dirjen.tapi pihak pertamina seakan enggan menerapkan aturan tersebut.Bahkan yang terjadi seperti tidak mengetahui.Saat awak media mendapat informasi itu mencoba menanyakan hal tersebut pada pengawas SPBU 14. 284.606 tapi info yang diperoleh pengawas tidak ada ditempat.Tak sampai disitu
Awak media juga mencoba mengkonfirmasi hal tersebut pada pihak pertamina Raden Tri Wahyu Atmojo selaku pengawas melalui Whatsapp pribadinya, Namun  hingga berita ini ditayangkan belum dapat jawaban.
Red**




 
Berita Lainnya :
  • Dugaan Limbah Sungai Bah Sombu Makin Terang: Camat Klaim Sudah Laporkan ke DLH, Kabid Perkim-LH Sergai Tegaskan “Sampai Semalam Gak Ada Surat Terkait TSP”
  • Dibangun Tahun 2025, Puskesmas Pembantu Pkl.Kerinci Timur Sudah Rusak, Siapa yang Bertanggung jawab
  • Kantor Disdik Pelalawan Terlihat Seperti Tak Terurus Bahkan Kondisi Bangunan Memprihatinkan
  • Humas PKS PT TSP Disorot Tajam, Respons Dugaan Limbah Sungai Bah Sombu Minim; Rangkap Peran Kades Jadi Perhatian Publik, Kadis PMD: Belum Ada Larangan Khusus
  • Gerebek Sarang Narkoba di Pulau Tagor, Polisi Temukan Bong dan Peralatan Diduga Bekas Pakai Sabu
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
    + Indeks Berita +
    01 Dugaan Limbah Sungai Bah Sombu Makin Terang: Camat Klaim Sudah Laporkan ke DLH, Kabid Perkim-LH Sergai Tegaskan “Sampai Semalam Gak Ada Surat Terkait TSP”
    02 Dibangun Tahun 2025, Puskesmas Pembantu Pkl.Kerinci Timur Sudah Rusak, Siapa yang Bertanggung jawab
    03 Kantor Disdik Pelalawan Terlihat Seperti Tak Terurus Bahkan Kondisi Bangunan Memprihatinkan
    04 Humas PKS PT TSP Disorot Tajam, Respons Dugaan Limbah Sungai Bah Sombu Minim; Rangkap Peran Kades Jadi Perhatian Publik, Kadis PMD: Belum Ada Larangan Khusus
    05 Gerebek Sarang Narkoba di Pulau Tagor, Polisi Temukan Bong dan Peralatan Diduga Bekas Pakai Sabu
    06 Wartawan Opsinews.com Diteror Pesan dan Audio dari Nomor Tak Dikenal Usai Soroti Dugaan Galian C Kuta Baru
    07 Warganet Tantang Camat Sipispis dan Kades Silau Padang Mandi di Sungai Bah Sombu Saat Diduga Ada Aliran Limbah PKS
    08 Kades Kuta Baru Tegaskan Pemdes Tak Pernah Terbitkan Rekomendasi Galian C, Camat dan Polres Tebing Tinggi Belum Beri Jawaban Lanjutan
    09 Diduga Tak Berizin, Aktivitas Galian C Tanah Urug di Kuta Baru Sergai Bebas Beroperasi
    10 Viral Dugaan Aliran Cairan ke Sungai Bah Sombu, Camat Sipispis Klaim Sudah Laporkan ke DLH Sergai, Kini Menunggu Kroscek Lapangan
    11 Empat Bulan Buron, Terduga Pelaku Pencurian Microbus Senilai Rp110 Juta Ditangkap Tim URC Polres Sergai
    12 Dugaan Aliran Cairan ke Sungai Bah Sombu Disorot, Respons Kabid Perkim-LH Sergai Dipertanyakan
    13 Wali Kota Tebing Tinggi Hadiri Rakor Regional Sumatera, Perkuat Sinergi Lintas Sektor Kejar Target Zero Stunting
    14 Warga Minta Bupati Sergai Evaluasi Camat Sipispis, Soroti Respons Dugaan Limbah ke Sungai Bah Sombu
    15 Dinas Perkim-LH Sergai Tegaskan Pengawasan Tetap Berjalan, Warga Soroti Respons Camat Sipispis dan Kepala Desa Silau Padang
    16 Sempat Buang Barang Bukti Saat Dikejar Polisi, Residivis Narkoba di Pantai Cermin Kembali Diringkus
    17 Dugaan Aliran Limbah ke Sungai Bah Sombu Disorot, Camat Sipispis dan Kades Silau Padang Belum Beri Tanggapan
    18 Dump Truk Bawa Solar Ditetapkan Jadi Barang Temuan Oleh Polres Pelalawan
    19 Camat Sipispis Sebut Belum Ada Laporan Tertulis Warga soal Dugaan Limbah ke Sungai Bah Sombu
    20 Warga Kembali Resah, Dugaan Aliran Limbah ke Sungai Bah Sombu Sipispis Kembali Disorot
    21 Sona Halawa Klarifikasi Berita Yang Terkesan Lindungi Mafia BBM Subsidi Dan Menyudutkannya.
    22 Cabdis Pendidikan Wilayah III Sumut Dalami Foto Pribadi yang Dikaitkan dengan Guru PNS SMA Negeri 1 Tebingtinggi: “Sedang Kita Proses”
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © OPSINEWS.COM | Transformasi untuk Publik