Home Nasional Daerah Politik Ekonomi Hukrim Olahraga LifeStyle Peristiwa Pendidikan Internasional Indeks
 
Puan : Alokasi Anggaran Dimaksimalkan untuk Pendidikan Adil dan Merata
Selasa, 08-06-2021 - 11:55:03 WIB
Ketua DPR RI, Puan Maharani.
TERKAIT:
 
  • Puan : Alokasi Anggaran Dimaksimalkan untuk Pendidikan Adil dan Merata
  •  

    JAKARTA | OPSINEWS.COM - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI Puan Maharani meminta alokasi anggaran pendidikan yang setiap tahun nilainya semakin meningkat dapat dimaksimalkan untuk pendidikan yang adil dan merata.

    "Selain itu untuk kesejahteraan tenaga pengajar, terbangunnya infrastruktur pendidikan, ketersedian alat bantu pendidikan dan berbagai hal yang diperlukan untuk memajukan pendidikan Indonesia," ujar Puan dalam webinar series Majelis Wali Amanat UI, Rabu (2/6/2021).

    DPR menurut Puan akan terus mendorong pemerintah agar memastikan penggunaan anggaran pendidikan yang sudah ditetapkan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat

    Puan menyampaikan melalui fungsi pengawasan DPR memerhatikan beberapa hal krusial seperti penajaman dan perbaikan efektivitas pelaksanaan anggaran pendidikan. "Pembangunan SDM melalui pendidikan harus mampu sesuai dengan pasar tenaga kerja baik di dalam atau di luar negeri," ujar politikus PDIP itu.

    Pembangunan SDM lanjut Puan juga harus diarahkan agar adaptif dengan perkembangan teknologi, termasuk teknologi komunikasi dan informasi. "Dan harus diarahkan untuk menciptakan SDM yang kreatif dan inovatif dengan tetap memiliki akhlak dan watak keIndonesiaan," katanya.

    Puan juga harapkan agar perguruan tinggi siap menghadapi industri 4.0. Menurut Puan Institusi pendidikan tinggi harus melihat bahwa dunia di luar kampus sudah berubah dan harus cepat beradaptasi dengan perkembangan jaman.

    "Kita ingin universitas menjadi pendobrak yang menghadirkan perubahan zaman. Dalam menghadapi industri 4.0 dimana peran robotic, kecerdasan buatan, blockchain, dan algoritma kesadaran akan menggantikan peran manusia dalam menangani pekerjaan," papar Puan dalam webinar Majelis Wali Amanat Universitas Indonesia (MWA UI), Rabu (2/6/2021).

    Puan menjelaskan dengan adanya pandemi covid 19 penggunaan teknologi semakin masif. Di luar negeri pun menurut Puan sudah ada penelitian dan pengembangan apakah artificial intelligence dapat digunakan untuk makalah penelitian atau makalah akademis.

    "Mungkin kecerdasan buatan terdengar seperti novel dan fiksi namun sudah nyata di depan kita karena itu universitas atau institusi perguruan tinggi perlu segera beradaptasi untuk dapat membekali para mahasiswa dan mahasiswinya serta dosen dan tenaga pengajarnya agar memiliki daya saing dan keunggulan.

    Menurut Puan dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) di perguruan tinggi dan kaitannya dengan teknologi dapat dilakukan dengan beberapa hal. Baik itu dari adaptasi mata kuliah yang diajarkan, pemberian keahlian tambahan tenaga pengajar, kelengkapan alat bantu dalam kegiatan belajar mengajar dan banyak hal lainnya.

    Lebih lanjut menurut Puan bahwa mencerdaskan kehidupan bangsa bukan hanya intelektualitas akan tetapi menyangkut hal yang lebih luas yaitu mengenai kecerdasan dalam seluruh kehidupan bangsa.

    "Perlu adanya nation and character building yaitu bagaimana kita membangun manusia dengan jiwa gotong royong, cinta tanah air, memiliki rasa percaya diri pada bangsa, dan memahami persoalan-persoalan bangsa, memiliki kesanggupan serta kemauan untuk membangun kemajuan bangsa dan negara. Semua hal tersebut harus dilakukan perguruan tinggi agar dapat bersaing," jelas Puan.

    "Institusi perguruan tinggi harus hidup di tengah masyaraka

    sumber:detik.com




     
    Berita Lainnya :
  • Di Siak Hulu Judi Togel Kembali Beraksi, Disinyalir Aparat Tutup Mata
  • Presiden Jokowi Akan Lakukan Kunker ke Bali Hadiri GPDRR 2022
  • Surat Edaran Tidak digubris , Warung Remang-Remang Tetap Beraksi di Siak Hulu
  • Dankikav 6/RBT Kapten Kav Gilang Abriawan S.T. Han Sambut Kunker Pangdam 1/BB
  • Kabareskrim Komjen Agus Andrianto Tindak Lanjuti Perintah Kapolri Terkait Maraknya Perjudian Di Riau
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
    + Indeks Berita +
    01 Di Siak Hulu Judi Togel Kembali Beraksi, Disinyalir Aparat Tutup Mata
    02 Presiden Jokowi Akan Lakukan Kunker ke Bali Hadiri GPDRR 2022
    03 Surat Edaran Tidak digubris , Warung Remang-Remang Tetap Beraksi di Siak Hulu
    04 Dankikav 6/RBT Kapten Kav Gilang Abriawan S.T. Han Sambut Kunker Pangdam 1/BB
    05 Kabareskrim Komjen Agus Andrianto Tindak Lanjuti Perintah Kapolri Terkait Maraknya Perjudian Di Riau
    06 Gubernur Riau Resmi Lantik Dr. H. Kamsol, MM Menjadi Pj Bupati Kampar
    07 Usai Lantik 2 Pj Kepala Daerah, Gubri Langsung Tetapkan Plt Kadisdik dan Sekwan DPRD
    08 Dr.Freddy Simanjutak S.H. M.H. Surati Polda Riau Minta Keadilan Terkait Kasus Pengacaman Wartawan
    09 Wow Luar Biasa, Developer PT PSNN Diduga Tantang Satpol PP Pekanbaru
    10 Dankikav 6/RBT Kapten Kav Gilang Abriawan, S.T. Han. Raih juara 1 Perorangan Menembak Pistol Eksekut
    11 Bupati Kampar Pecahkan Rekor MURI Ambulance Terbanyak Se- Indonesia
    12 Ketua Granat Riau Apresiasi Polda Riau Ungkap TPPU Narkoba
    13 Pemerintah Kembali Buka Ekspor Minyak Goreng Mulai 23 Mei 2022
    14 Peringati Harkitnas, Menkominfo: Momentum Bangkit dan Presidensi G-20 Indonesia
    15 Gubernur Riau Berharap Sertifikat BRK Syariah Diserahkan Langsung Kepala OJK
    16 PDSI Tegaskan Dokter Terawan Sudah Tinggalkan IDI
    17 Bayar Tol Tak Lagi Pakai E-Toll, Digantikan dengan MLFF
    18 Sajikan Informasi Investasi, Wali Kota Luncurkan Aplikasi Pekanbaru Investment Center
    19 Usai Jawab Tanggapan Fraksi DPRD terhadap LPKJ, Wali Kota Foto Bersama Sebelum Berpisah
    20 Selingkuh Dengan Suaminya, Neneng Gelap Mata Habisi Nyawa Dini
    21 DPRD Kampar Menggelar Rapat Paripurna
    22 Wali Kota Pekanbaru Terima Penghargaan Kearsipan dari ANRI
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © OPSINEWS.COM | Transformasi untuk Publik