Home Nasional Daerah Politik Ekonomi Hukrim Olahraga LifeStyle Peristiwa Pendidikan Internasional Indeks
 
Effendi Simbolon: Handphone Saya 24 Jam Enggak Berhenti-henti Berdering
Jumat, 16-09-2022 - 13:13:57 WIB
Effendi Simbolon.
TERKAIT:
   
 

JAKARTA, OPSINEWS.COM - Anggota Komisi I DPR RI dari Fraksi PDIP Effendi Simbolon mengaku mendapat intimidasi usai potongan pernyataannya soal 'TNI seperti gerombolan' viral di media sosial.

Ia menduga ada pihak yang menyebar informasi privasinya seperti nomor telepon dan alamat rumah.

Bahkan, menurutnya, intimidasi yang terjadi sampai pada ancaman nyawa. Dia berkata, intimidasi itu juga dirasakan oleh keluarga.

"Mungkin teman-teman lihat sendiri viral-viral alamat rumah saya dikasih, kemudian handphone saya 24 jam nggak berhenti-henti berdering," ujar Effendi usai dipanggil Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR RI pada Kamis (15/9).

Panggilan MKD itu dilayangkan terhadap Effendi dalam rangka pemeriksaan atas laporan dugaan pelanggaran kode etik dalam rapat dengar pendapat (RDP) Komisi I DPR dengan Kemenhan dan Panglima TNI pada Senin (5/9) pekan lalu.

Effendi mengaku telah menyampaikan penjelasan secara terbuka ke MKD. Effendi berkata, dirinya tidak memiliki niat untuk menstigmakan TNI sebagai gerombolan dalam pernyataannya.

"Jadi saya menyampaikan apa adanya saja, saya tidak menambah mengurangi, semua prosesnya terbuka, dan sekali lagi saya mengatakan tidak ada maksud saya menstigmakan TNI gerombolan. Silakan dibaca utuh dari palu pertama dibuka sampai palu terakhir ditutup di Komisi I DPR," katanya kemarin.

Terkait rencana MKD DPR memanggil KSAD Jenderal Dudung Abdurachman, Effendi tak ambil pusing.

Ia menegaskan pernyataan yang dia sampaikan terkait isu adanya disharmoni antara Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa dan Dudung sekadar kritik dalam rapat di Komisi I DPR.

"Sekali lagi, saya tidak ada kaitannya, hubungannya masalah saya dengan orang yang saya tanyakan, baik Pak Jenderal Andika maupun ke Pak Jenderal Dudung. Justru kepada keduanya saya menanyakan, 'Kenapa kalian disharmoni?' begitu. Kenapa saya yang disasar, kalau antara dia dengan saya aja apa pengaruhnya ke TNI, wong saya ini nothing, kok," katanya.

Untuk diketahui, MKD DPR memutuskan tak menindaklanjuti laporan dugaan pelanggaran kode etik terhadap Effendi.

"Perkara pengaduan dugaan pelanggaran kode etik terhadap yang terhormat Effendi Simbolon tidak dapat ditindaklanjuti oleh MKD DPR," kata Wakil Ketua MKD DPR Habiburokhman di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta pada Kamis (15/9).

Habib menjelaskan dasar putusan tersebut ada dua. Pertama, Effendi sebagai pihak teradu telah hadir memenuhi undangan MKD DPR pada hari.

Kedua, Effendi juga telah menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kemarin dan menyampaikan permohonan maaf saat menghadiri undangan MKD.

Lebih lanjut, Habib menegaskan secara substansi pernyataan Effendi dalam Rapat Kerja Komisi I DPR pada Senin (5/9) terkait isu disharmoni di tubuh TNI adalah sebuah kritik yang membangun TNI.

Di sisi lain, kata Habib, Effendi dilindungi hak imunitas sebagaimana diatur dalam Undang-undang Nomor 13 Tahun 2019 tentang MPR, DPR, DPD, dan DPRD (UU MD3) saat menyampaikan pernyataan tersebut.

Sumber:cnn.com




 
Berita Lainnya :
  • Alat Berat Proyek Bangunan Kantor Satpol Sergai Diduga Gunakan BBM Subsidi
  • Polsek Tampan Buru Pelaku Penelantaran Kucing Hingga Mati Membusuk
  • AKBP Dr Ali Machfud Serahkan Medali dan Dana Pembinaan Bagi Para Juara Kapolres Cup
  • Ada Apa Warung Remang-Remang di Siak Hulu Semakin Bertambah Yang Beroperasi
  • Pj Bupati Kampar Samakan Visi dan Semangat Dalam Membangun Kampar.
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
    + Indeks Berita +
    01 Alat Berat Proyek Bangunan Kantor Satpol Sergai Diduga Gunakan BBM Subsidi
    02 Polsek Tampan Buru Pelaku Penelantaran Kucing Hingga Mati Membusuk
    03 AKBP Dr Ali Machfud Serahkan Medali dan Dana Pembinaan Bagi Para Juara Kapolres Cup
    04 Ada Apa Warung Remang-Remang di Siak Hulu Semakin Bertambah Yang Beroperasi
    05 Pj Bupati Kampar Samakan Visi dan Semangat Dalam Membangun Kampar.
    06 LAPORAN NOPRIANTO DUHA MASIH BERLANJUT PROSES SECARA HUKUM
    07 Wahyu Sekdis PUPR Sergai "Plinplan"
    08 Kades Malasori Sergai Ungkapkan DD 2022 Setor 100 Juta Kepada Camat Dolok Masihul
    09 Resnarkoba Polres Kampar Musnahkan Barang Bukti Sabu Seberat 1.245,27 Gram
    10 Polda Riau Musnahkan 243 Kg Sabu dan 405.527 Butir Ekstasi dari Jaringan Narkoba Internasional
    11 Resnarkoba Polres Kampar Musnahkan Barang Bukti Sabu Seberat 1.245,27 Gram
    12 Fraksi-Fraksi Sampaikan Pandangan, Pemda Kampar Langsung Berikan Jawaban.
    13 Polres Sergai Ajak Siswa Siswi Pahami Tata Tertib Lalu Lintas
    14 Polri : Bukti Komitmen Usut Tuntas Kasus Duren Tiga
    15 Kapolres Kampar Lakukan Pemeriksaan dan Pengecekan Ranmor R2 R4 dan R6 Dinas Polri
    16 Polsek Tambang Berhasil Meringkus Dua Orang Pelaku Narkoba
    17 Sekolah Dasar Swasta 026 Nurmadani di Lalap si jago Merah
    18 DI duga Camat Gunungsitoli Menghindar Saat Konfirmasi Di Kantornya
    19 Jokowi: Dunia Gelap 2023 Itu Nyata!
    20 Sri Mulyani Pakai 'Jarvis' Bak Iron Man, PNS Bakal Hilang?
    21 Rusia Ancam Nekat Pakai Nuklir, AS Merespon Dengan Tegas!
    22 SPBU No.14 284 606 Lubuk Sakat, Isi BBM Subsidi Ke mobil Truk Angkut Batu Bara
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © OPSINEWS.COM | Transformasi untuk Publik