Home Nasional Daerah Politik Ekonomi Hukrim Olahraga LifeStyle Peristiwa Pendidikan Internasional Indeks
 
Menggapai Impian Judul Buku Antologi Puisi Hasil karya UPT SMPN 3 Ranah Pesisir
Minggu, 04-09-2022 - 20:49:49 WIB
TERKAIT:
   
 

Sumbar, OPSINEWS,COM-, judul Buku Antologi, salah satu Puisi hasil karya UPT SMPN 3 Ranah Pesisir Yang Berjudul "Menggapai Impian" salah satu keberhasilan Para Guru dalam mendidik Siswa/Siswi, disekolah menengah tingkat pertama yang berada di Kabupaten Pesisir Selatan,  Provinsi Sumatra Barat ke- Nagarian (Desa) koto salapan Palangai Kecamatan Ranah Pesisir.   

Menggapai Impian.” ditulis dua puluh lima(25) penulis dari siswa-siswi  dibimbingan satu orang guru bahasa Indonesia UPT SMPN 3 Ranah Pesisir.

Melidya Lesmana, selaku sebagai guru pembimbing yang juga guru mata pelajaran bahasa Indonesia dan literasi di SMPN 3 Ranah Pesisir mengatakan,"ini adalah karya para siswa sebagian besar di ambil dari goresan tangan mereka sehingga buku antologi puisi ini terlahir,“terdari dari puisi siswa-siswi kelas VIII.1 dan VIII.2, setelah lalui  beberapa tahap dan seleksi kami yang dilakukan kepada siswa, yang pada akhirnya terpilihlah sebanyak dua puluh lima (25) orang siswa-siswi berdasarkan hasil karyanya masing-masing sebagai penulis buku ini ,” tutur guru muda berusia 29 tahun itu pada Kamis (01/09/22) pada media ini.

Nama-nama siswa yang lolos karyanya diambil dalam penulisan buku Antologi puisi “Menggapai Impian”ini adalah Chelsea Rahma Rofrina Harahap, Rayyan Qudamah, Nevarizka Fijriahafis, Viola Septi Okatavia, Azita Azzahra, Shyva Aulia Putri Linto, Fadhel Okritayandi, Alfach Rezy Putra Sandra Gulo, Muhammad Ikhsyan Hafizi, Sallyana Tuzzahra, Muhammad Ivanof, Azari Oktapia Rahmadani, Annada Qudhusy, Muhamad Waldi Saputra, Rika Dwi Andriani, Citra Wendira, Ihsanul Desri Falita, Fadilah, Enjeli Reyza Resmona, Nasfi Nadya Ayu Putri, Azzahra Rahmadani Hafiza, Rianti Putri Aggraini, Leona Pradita Putri, M. Zaki Rahman, dan Ayu Indah Safitri.

Selanjutnya,"guru muda 29 tahun itu sampaikan,"buku Antologi puisi yang berjudul “Menggapai Impian” merupakan buku pertama yang pernah ditulis oleh guru dan siswa UPT SMPN 3 Ranah Pesisir. Buku antologi puisi ini berisi kompilasi puisi  tentang curhatan, kisah hidup, cita-cita, dan pengalaman siswa itu sendiri dalam meraih impiannya.

Buku Antologi puisi itu tidak hanya terbit begitu saja, melainkan melalui proses yang cukup panjang,yang bermula saat pembelajaran tentang   menulis puisi pada semester pertama tahun 2021. Siswa diberikan materi tentang cara menulis puisi. Setalah itu, siswa dilatih untuk menulis dan menganalisis puisi.tidak hanya itu saja, siswa juga sarankan memperbanyak membaca puisi guna  memperkaya pembendaharaan kosakata agar mudah dalam menulis puisi dan lebih mengenal lagi apa itu puisi dan kalau bisa mencintai seni puisi itu sendiri,"pungkasnya lagi.

Selama proses pembuatan dan pembelajaran buku tersebut tidak hanya dilakukan di ruangan kelas saja, juga dilakukan di pustaka dan lingkungan sekolah lainnya. Yang tujuannya, agar siswa  nyaman dalam berfikir dan menulis puisi.

“Alhamdulillah, selama  proses yang cukup panjang ini, lebih kurang satu tahun. Akhirnya, kami dapat menerbitkan buku ini di penerbit CV. Badad Bumi dan dengan do'a serta kerja keras anak-anak semua serta dukungan semua pihak juga majelis guru SMPN 3 Ranah Pesisir terumata kepala  sekolah kami Bapak Nedi Putra.” Ungkap guru muda bahasa Indonesia itu kepada media ini.

Kepala sekolah SMPN 3 Ranah Pesisir Nedi Putra dengan terbitnya buku antologi pertama ini mengatakan,"kita akan dukung serta selagi itu positif dan menyakut nama baik sekolah kita kenapa tidak, selama tidak menggangu proses belajar mengajar,apalagi itu berkaitan erat dengan proses belajar mengajar jadi tidak alasannya untuk tidak kita dukung saya berharap ini bukan yang pertama dan terakhir akan ada kelanjutannya dengan buku-buku lain,"pungkasnya yang juga Ninik mamak (tokoh adat Nagari Palangai) dengan gelar adat Datuk Garang yang merupakan Panghulu pucuk semua suku  Melayu di Nagari Palangai.

Selanjutnya, Nedi Putra  berharap dengan hadirnya buku antologi puisi ini dapat menambah inspirasi bagi siswa juga guru-guru ataupun sebagai contoh bagi pembaca dalam membuat puisi dalam artian membawa manfaat bagi semua orang,"pungkasnya mengakhiri.

kepala sekolah SMPN 3 Nedi Putra, M,Pd dan buk Mely" ia juga berharap selanjutnya dapat melahirkan karya-karya terbaru bersama siswa UTP SMPN 3 Ranah Pesisir, seperti menciptakan cerpen dan cerita rakyat lainnya ," tuturnya.
Red





 
Berita Lainnya :
  • Dugaan Limbah Sungai Bah Sombu Makin Terang: Camat Klaim Sudah Laporkan ke DLH, Kabid Perkim-LH Sergai Tegaskan “Sampai Semalam Gak Ada Surat Terkait TSP”
  • Dibangun Tahun 2025, Puskesmas Pembantu Pkl.Kerinci Timur Sudah Rusak, Siapa yang Bertanggung jawab
  • Kantor Disdik Pelalawan Terlihat Seperti Tak Terurus Bahkan Kondisi Bangunan Memprihatinkan
  • Humas PKS PT TSP Disorot Tajam, Respons Dugaan Limbah Sungai Bah Sombu Minim; Rangkap Peran Kades Jadi Perhatian Publik, Kadis PMD: Belum Ada Larangan Khusus
  • Gerebek Sarang Narkoba di Pulau Tagor, Polisi Temukan Bong dan Peralatan Diduga Bekas Pakai Sabu
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
    + Indeks Berita +
    01 Dugaan Limbah Sungai Bah Sombu Makin Terang: Camat Klaim Sudah Laporkan ke DLH, Kabid Perkim-LH Sergai Tegaskan “Sampai Semalam Gak Ada Surat Terkait TSP”
    02 Dibangun Tahun 2025, Puskesmas Pembantu Pkl.Kerinci Timur Sudah Rusak, Siapa yang Bertanggung jawab
    03 Kantor Disdik Pelalawan Terlihat Seperti Tak Terurus Bahkan Kondisi Bangunan Memprihatinkan
    04 Humas PKS PT TSP Disorot Tajam, Respons Dugaan Limbah Sungai Bah Sombu Minim; Rangkap Peran Kades Jadi Perhatian Publik, Kadis PMD: Belum Ada Larangan Khusus
    05 Gerebek Sarang Narkoba di Pulau Tagor, Polisi Temukan Bong dan Peralatan Diduga Bekas Pakai Sabu
    06 Wartawan Opsinews.com Diteror Pesan dan Audio dari Nomor Tak Dikenal Usai Soroti Dugaan Galian C Kuta Baru
    07 Warganet Tantang Camat Sipispis dan Kades Silau Padang Mandi di Sungai Bah Sombu Saat Diduga Ada Aliran Limbah PKS
    08 Kades Kuta Baru Tegaskan Pemdes Tak Pernah Terbitkan Rekomendasi Galian C, Camat dan Polres Tebing Tinggi Belum Beri Jawaban Lanjutan
    09 Diduga Tak Berizin, Aktivitas Galian C Tanah Urug di Kuta Baru Sergai Bebas Beroperasi
    10 Viral Dugaan Aliran Cairan ke Sungai Bah Sombu, Camat Sipispis Klaim Sudah Laporkan ke DLH Sergai, Kini Menunggu Kroscek Lapangan
    11 Empat Bulan Buron, Terduga Pelaku Pencurian Microbus Senilai Rp110 Juta Ditangkap Tim URC Polres Sergai
    12 Dugaan Aliran Cairan ke Sungai Bah Sombu Disorot, Respons Kabid Perkim-LH Sergai Dipertanyakan
    13 Wali Kota Tebing Tinggi Hadiri Rakor Regional Sumatera, Perkuat Sinergi Lintas Sektor Kejar Target Zero Stunting
    14 Warga Minta Bupati Sergai Evaluasi Camat Sipispis, Soroti Respons Dugaan Limbah ke Sungai Bah Sombu
    15 Dinas Perkim-LH Sergai Tegaskan Pengawasan Tetap Berjalan, Warga Soroti Respons Camat Sipispis dan Kepala Desa Silau Padang
    16 Sempat Buang Barang Bukti Saat Dikejar Polisi, Residivis Narkoba di Pantai Cermin Kembali Diringkus
    17 Dugaan Aliran Limbah ke Sungai Bah Sombu Disorot, Camat Sipispis dan Kades Silau Padang Belum Beri Tanggapan
    18 Dump Truk Bawa Solar Ditetapkan Jadi Barang Temuan Oleh Polres Pelalawan
    19 Camat Sipispis Sebut Belum Ada Laporan Tertulis Warga soal Dugaan Limbah ke Sungai Bah Sombu
    20 Warga Kembali Resah, Dugaan Aliran Limbah ke Sungai Bah Sombu Sipispis Kembali Disorot
    21 Sona Halawa Klarifikasi Berita Yang Terkesan Lindungi Mafia BBM Subsidi Dan Menyudutkannya.
    22 Cabdis Pendidikan Wilayah III Sumut Dalami Foto Pribadi yang Dikaitkan dengan Guru PNS SMA Negeri 1 Tebingtinggi: “Sedang Kita Proses”
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © OPSINEWS.COM | Transformasi untuk Publik