Home Nasional Daerah Politik Ekonomi Hukrim Olahraga LifeStyle Peristiwa Pendidikan Internasional Indeks
 
Kejagung Tahan Mantan Kacab Bank Syariah Mandiri Sidoarjo
Senin, 07-06-2021 - 23:49:20 WIB
Kapuspenkum Kejaksaan Agung Leonard Eben Ezer Simanjuntak (tengah) di kantornya, Jakarta. (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A)
TERKAIT:
 
  • Kejagung Tahan Mantan Kacab Bank Syariah Mandiri Sidoarjo
  •  

    JAKARAT | OPSINES.COM - Kejaksaan Agung menahan dua tersangka yang terlibat dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi dalam pemberian fasilitas pembiayaan PT Bank Syariah Mandiri di kantor cabang Sidoarjo pada Senin (7/6).

    Tersangka yang dilakukan penahanan ialah Kepala Cabang Bank Mandiri Sidoarjo periode 2007-2013 berinisial PZR dan mantan pelaksana marketing support alias sales asisten Bank Syariah Mandiri berinisial FAR.

    Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, Leonard Eben Ezer Simanjuntak mengatakan penahanan para tersangka dilakukan usai diperiksa oleh penyidik hari ini.

    "Penahanan rumah tahanan negara (Rutan) untuk waktu selama 20 hari terhitung sejak 7 Juni 2021 sampai dengan 26 Juni 2021 dan ditempatkan di Rutan Salemba cabang Kejaksaan Agung," kata Leonard kepada wartawan, Senin (7/6).

    Dia menjelaskan dalam perkara ini setidaknya ada satu tersangka lain yang sudah ditetapkan penyidik, yakni Direktur PT Hasta Mulya Putra berinisial ERO. Namun, tersangka tak memenuhi panggilan pemeriksaan yang dilayangkan penyidik hari ini tanpa alasan jelas.

    Dalam perkara ini, kasus bermula sekitar 2013 di mana PT Hasta Mulya Putra melalui Direkturnya mendapat fasilitas pembiayaan dari Mandiri cabang Sidoarjo sebesar Rp14,25 miliar.

    Pembiayaan itu, kata Leonard, akan digunakan untuk pengerjaan proyek pembangunan ruko dan perumahan di wilayah Madiun, Jawa Timur. Fasilitas tersebut diduga diberikan tanpa sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

    "Para tersangka (membayar) menggunakan sembilan bilyet deposito senilai Rp15 miliar, milik Lim Chin Hon, warga negara Malaysia, sebagai jaminan atau agunan tanpa sepengetahuan dan persetujuan dari Lim Chin Hon," ucap Leonard.

    Menurut penyidik, transaksi itu dapat terjadi lantaran ada campur tangan seorang warga negara Singapura bernama James Kwek. Kemudian, kedua tersangka menjanjikan Lim bunga yang besar.

    Atas permintaan warga negara asing itu, deposito tidak diikat gadai oleh PT Bank Syariah Mandiri. Mereka pun mengantisipasi pencarian deposito dengan meminta tersangka ERO menyerahkan 20 sertifikat SHGB atas nama perusahaan PT Hasta MUlya Putra.

    Hanya saja, dana yang telah dikucurkan sebesar Rp14,25 miliar itu tak digunakan sebagaimana tujuan diajukan. Menurutnya pun, PT Hasta Mulya Putra tidak pernah membuat pembukuan yang jujur dan benar.

    Selain itu, perusahaan itu juga hanya membangun satu unit rumah contoh dengan nilai Rp1 miliar di Perumahan Bumi Citra Legacy 2. Sementara pembangunan ruko belum terlaksana.

    "Akibat dari perbuatan tersebut, negara dirugikan sekitar Rp14,2 miliar," tandas Leonard.

    sumber:cnn indonesia




     
    Berita Lainnya :
  • Sijago merah melalap rumah warga di Desa Pangkalan Baru Siak Hulu
  • Seluruh Desa di Kec Siak Hulu Melakukan Pelatihan petugas SDGs Serentak.
  • YLKI sebut 1 Persen pun Sembako Tak Pantas Dipungut PPN
  • Putin Bantah Rusia Pasok Iran Satelit Canggih yang Bisa Mata-matai Israel
  • Catur Sugeng : “Berita Itu Tidak Seperti Gambaran Yang Diviralkan” .
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
    + Indeks Berita +
    01 Sijago merah melalap rumah warga di Desa Pangkalan Baru Siak Hulu
    02 Seluruh Desa di Kec Siak Hulu Melakukan Pelatihan petugas SDGs Serentak.
    03 YLKI sebut 1 Persen pun Sembako Tak Pantas Dipungut PPN
    04 Putin Bantah Rusia Pasok Iran Satelit Canggih yang Bisa Mata-matai Israel
    05 Catur Sugeng : “Berita Itu Tidak Seperti Gambaran Yang Diviralkan” .
    06 Berikut Lokasi Bus Vaksinasi Keliling Hari Ini di Kota Pekanbaru
    07 Panglima TNI dan Kapolri Rangkul Tokoh Agama Untuk Tekan Covid-19 di Bangkalan
    08 Sekda Buka Secara Resmi Kegiatan Sosialisasi Inpres Nomor 2 Tahun 2021
    09 DPRD Dan PEMKAB NIias Selatan Sepakati Rancangan Awal RPJMD 2021-2026
    10 Kapolri Akan Tegur Kapolda dan Kapolres yang Belum Tindak Premanisme
    11 Satgas penanganan Covid-19 Kota gunungsitoli melaksanakan Rapat.
    12 Bupati Kampar Tinjau Langsung lokasi Dimana 3 Bocah Bergelantungan Menuju Sekolah Yang Viral Beberap
    13 Bupati Nias Utara Audiensi Dengan Direktur BLU LPMUKP di Jakarta
    14 Dana Desa TA. 2020 Di Desa Lasara Botomuzoi Diduga Kurang Transparan
    15 Pemko Gunungsitoli Laksanakan Hari Kartini ke - 142
    16 Orangtua Korban Pengeroyokan Dibawalato, Apresiasi Respon Cepat Polres Nias
    17 Bupati Nias Barat Khenoki Waruwu Singgah Dirumah Kenangan Semasa Sekolah
    18 Jokowi dan Ganjar Tinjau Vaksinasi di Pelabuhan Tanjung Mas
    19 Sambutan Bupati Nias Barat Pada Peringatan hari Jadi Daerah Kabupaten Nias Barat ke-12 Tahun 2021
    20 Sekda Kukuhkan Pengurus Lembaga Budaya Nias Di Kota Gunungsitol
    21 Pembangunan Masjid Islamic Center Memasuki Tahap Akhir
    22 Wali Kota Tegaskan Harus Lampirkan Surat Vaksin Saat Akses Layanan Publik
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © OPSINEWS.COM | Transformasi untuk Publik