Home Nasional Daerah Politik Ekonomi Hukrim Olahraga LifeStyle Peristiwa Pendidikan Internasional Indeks
 
Kades Tarai Bangun Akui Kerap Terima Laporan Dugaan Pungli SDN 021 Tambang
Minggu, 14-08-2022 - 07:08:07 WIB
TERKAIT:
   
 

Kampar - OPSINEWS,COM-Kepala Desa Tarai Bangun, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar, Andra Maistar.,S.Sos mengakui bahwa benar beberapa kali menerima laporan dari warganya atas dugaan Pungutan Liar ( Pungli) di SDN 021 Tarai Bangun.

Terkait dengan hal ini, Andra kepada awak media menyampaikan telah melayangkan surat untuk segera diganti Kepala Sekolah kepada Dinas Pendidikan Kabupaten Kampar, dengan alasan kepala sekolah tidak komunikatif dengan masyarakat dilingkungan sekolah.

Kemudian, kepsek juga tidak bisa bekerja sama dengan pemerintah desa, buka tutup gerbang sekolah semena-mena dan menjadikan sekolah tempat ladang bisnis. Selanjutnya dalam surat yang di tulis Pemerintah Desa itu juga menyebutkan Kepala Sekolah tidak transparan dalam penggunaan dana BOS.

Uang seragam sekolah awal semester harganya fantastis alias mahal untuk Tahun 2022 ini itu mencapai Rp1,3 Juta. Kemudian uang perpisahan pada massa Covid kemarin. Ada juga dana foto copy, dana sampul, dana , foto rapor anak kelas IV dan banyak pungutan lain yang laporannya diterima pemerintah desa.

" Mohon Kepala Sekolah SDN 021 Tarai Bangun, Aspinawati Harahap diganti dari jabatannya," tulis dalam surat aduan yang ditulis pemerintah Desa Tarai Bangun itu.

Sebagai mana ketahui baru-baru ini, pihak SDN 021 juga melakukan pungutan Rp50 ribu peranak untuk penimbunan halaman sekolah. Dan pungutan ini juga menjadi polemik dikalangan masyarakat desa Tarai Bangun yang merasa keberatan atas pungutan itu.

Kemudian ada juga anak-anak belajar tidak mengenakan bangku, dimana seharusnya yang lebih penting respons kepala sekolah terhadap ini bagaimana anak-anak bisa belajar dengan nyaman, bukan memikirkan lapangan sekolah yang seharusnya terlalu jauh dia pikirkan jika sekolah tidak mampu.

Terkait dengan hal ini, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kampar, H. M Yasir ketika dikonfirmasi melalu Kepala Bidang Pembinaan Ketenagaan disdikpora Kampar, Amiral menyampaikan bahwa memang tidak boleh memaksakan untuk menyumbang kepada wali murid.

Sebut dia lagi, jika memang belum mampu untuk dilaksanakan kegiatan penimbunan tidak perlu.Tapi kalau hanya menyumbang secara suka rela dan tidak dipaksa mungkin sah-sah saja apalagi jika bisa mencarikan donatur.

Selain itu Admiral menyampaikan bahwa pengaduan secara lisan maka dijawab juga secara lisan. Kalau memang pengaduan dari wali murid akan ditindak secara tertulis perlu dibuat laporan tertulis.

" Memang apa yang disampaikan adalah sebuah masukan, namun dinas tetap berasumsi praduga tidak bersalah sebelum dilakukan pengecekan ke sekolah," Ujar Amiral.

Adapun, menurut informasi dari guru maupun masyarakat, bahwasanya mereka semua bisnis  berkolusi 'Haram' seperti Lembar Kerja Siswa (LKS), Baju Anak harganya selangit, itu kerja sama mereka dengan pengusaha yang sebut-sebut  berinisial Ahmad.

" Buset bisnis ini betul-betul dugaan Mark up nya sangat tinggi,  untuk beberapa lks saja sampai dengan Rp130 ribu. Dan juga baju seragam sampai Rp 1,3 juta," menurut sumber yang juga selaku orangtua murid.**Mn




 
Berita Lainnya :
  • Dugaan Limbah Sungai Bah Sombu Makin Terang: Camat Klaim Sudah Laporkan ke DLH, Kabid Perkim-LH Sergai Tegaskan “Sampai Semalam Gak Ada Surat Terkait TSP”
  • Dibangun Tahun 2025, Puskesmas Pembantu Pkl.Kerinci Timur Sudah Rusak, Siapa yang Bertanggung jawab
  • Kantor Disdik Pelalawan Terlihat Seperti Tak Terurus Bahkan Kondisi Bangunan Memprihatinkan
  • Humas PKS PT TSP Disorot Tajam, Respons Dugaan Limbah Sungai Bah Sombu Minim; Rangkap Peran Kades Jadi Perhatian Publik, Kadis PMD: Belum Ada Larangan Khusus
  • Gerebek Sarang Narkoba di Pulau Tagor, Polisi Temukan Bong dan Peralatan Diduga Bekas Pakai Sabu
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
    + Indeks Berita +
    01 Dugaan Limbah Sungai Bah Sombu Makin Terang: Camat Klaim Sudah Laporkan ke DLH, Kabid Perkim-LH Sergai Tegaskan “Sampai Semalam Gak Ada Surat Terkait TSP”
    02 Dibangun Tahun 2025, Puskesmas Pembantu Pkl.Kerinci Timur Sudah Rusak, Siapa yang Bertanggung jawab
    03 Kantor Disdik Pelalawan Terlihat Seperti Tak Terurus Bahkan Kondisi Bangunan Memprihatinkan
    04 Humas PKS PT TSP Disorot Tajam, Respons Dugaan Limbah Sungai Bah Sombu Minim; Rangkap Peran Kades Jadi Perhatian Publik, Kadis PMD: Belum Ada Larangan Khusus
    05 Gerebek Sarang Narkoba di Pulau Tagor, Polisi Temukan Bong dan Peralatan Diduga Bekas Pakai Sabu
    06 Wartawan Opsinews.com Diteror Pesan dan Audio dari Nomor Tak Dikenal Usai Soroti Dugaan Galian C Kuta Baru
    07 Warganet Tantang Camat Sipispis dan Kades Silau Padang Mandi di Sungai Bah Sombu Saat Diduga Ada Aliran Limbah PKS
    08 Kades Kuta Baru Tegaskan Pemdes Tak Pernah Terbitkan Rekomendasi Galian C, Camat dan Polres Tebing Tinggi Belum Beri Jawaban Lanjutan
    09 Diduga Tak Berizin, Aktivitas Galian C Tanah Urug di Kuta Baru Sergai Bebas Beroperasi
    10 Viral Dugaan Aliran Cairan ke Sungai Bah Sombu, Camat Sipispis Klaim Sudah Laporkan ke DLH Sergai, Kini Menunggu Kroscek Lapangan
    11 Empat Bulan Buron, Terduga Pelaku Pencurian Microbus Senilai Rp110 Juta Ditangkap Tim URC Polres Sergai
    12 Dugaan Aliran Cairan ke Sungai Bah Sombu Disorot, Respons Kabid Perkim-LH Sergai Dipertanyakan
    13 Wali Kota Tebing Tinggi Hadiri Rakor Regional Sumatera, Perkuat Sinergi Lintas Sektor Kejar Target Zero Stunting
    14 Warga Minta Bupati Sergai Evaluasi Camat Sipispis, Soroti Respons Dugaan Limbah ke Sungai Bah Sombu
    15 Dinas Perkim-LH Sergai Tegaskan Pengawasan Tetap Berjalan, Warga Soroti Respons Camat Sipispis dan Kepala Desa Silau Padang
    16 Sempat Buang Barang Bukti Saat Dikejar Polisi, Residivis Narkoba di Pantai Cermin Kembali Diringkus
    17 Dugaan Aliran Limbah ke Sungai Bah Sombu Disorot, Camat Sipispis dan Kades Silau Padang Belum Beri Tanggapan
    18 Dump Truk Bawa Solar Ditetapkan Jadi Barang Temuan Oleh Polres Pelalawan
    19 Camat Sipispis Sebut Belum Ada Laporan Tertulis Warga soal Dugaan Limbah ke Sungai Bah Sombu
    20 Warga Kembali Resah, Dugaan Aliran Limbah ke Sungai Bah Sombu Sipispis Kembali Disorot
    21 Sona Halawa Klarifikasi Berita Yang Terkesan Lindungi Mafia BBM Subsidi Dan Menyudutkannya.
    22 Cabdis Pendidikan Wilayah III Sumut Dalami Foto Pribadi yang Dikaitkan dengan Guru PNS SMA Negeri 1 Tebingtinggi: “Sedang Kita Proses”
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © OPSINEWS.COM | Transformasi untuk Publik