Home Nasional Daerah Politik Ekonomi Hukrim Olahraga LifeStyle Peristiwa Pendidikan Internasional Indeks
 
Dipimpin Bahlil, Ini Tugas Satgas Percepatan Investasi
Minggu, 06-06-2021 - 10:23:30 WIB
Ilustrasi.
TERKAIT:
 
  • Dipimpin Bahlil, Ini Tugas Satgas Percepatan Investasi
  •  

    OPSINEWS.COM - Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) telah menerbitkan Keputusan Presiden Republik Indonesia (Keppres) Nomor 11 Tahun 2021 tentang Satuan Tugas Percepatan Investasi.

    Keppres yang ditandatangani pada tanggal 4 Mei 2021 dikeluarkan dengan pertimbangan bahwa untuk meningkatkan investasi dan kemudahan berusaha dalam rangka mendorong pertumbuhan ekonomi dan penyediaan lapangan kerja, perlu dilakukan pengawalan (end to end) dan peran aktif penyelesaian hambatan pelaksanaan berusaha.

    Pengawalan dan peran aktif penyelesaian hambatan tersebut perlu dilakukan melalui pembentukan Satuan Tugas Percepatan Investasi.

    "Dalam rangka meningkatkan investasi dan kemudahan berusaha, dibentuk Satuan Tugas Percepatan Investasi, yang selanjutnya disebut Satgas Investasi," bunyi keputusan yang tertuang pada Pasal 1 peraturan ini.

    Berdasarkan ketentuan pada Pasal 4, Satgas yang berada di bawah dan bertanggungjawab kepada Presiden ini memiliki lima tugas. Pertama memastikan realisasi investasi setiap pelaku usaha penanaman modal dalam negeri maupun penanaman modal asing yang berminat dan/atau yang telah mendapatkan perizinan berusaha.

    Kedua menyelesaikan secara cepat permasalahan dan hambatan (debottlenecking) untuk sektor-sektor usaha yang terkendala perizinan berusaha dalam rangka investasi. Ketiga mendorong percepatan usaha bagi sektor-sektor yang memiliki karakteristik cepat menghasilkan devisa, menghasilkan lapangan pekerjaan, dan pengembangan ekonomi regional/lokal.

    Keempat mempercepat pelaksanaan kerja sama antara investor dengan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah dan terakhir memberikan rekomendasi penindakan administratif kepada pimpinan kementerian/lembaga/otoritas dan pemerintah daerah provinsi/kabupaten/kota terhadap pejabat/pegawai yang menghambat pelaksanaan investasi maupun yang dapat menambah biaya berinvestasi di Indonesia.

    "Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud, Satgas Investasi memiliki kewenangan menetapkan keputusan terkait realisasi investasi yang harus segera ditindaklanjuti kementerian/lembaga/otoritas/pemerintah daerah; dan melakukan koordinasi terkait realisasi investasi dengan kementerian/lembaga/otoritas/pemerintah daerah," ditegaskan di Pasal 5.

    Satgas Investasi dipimpin Ketua yang dijabat oleh Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM). Selain itu terdapat juga dua Wakil Ketua yang diisi oleh Wakil Jaksa Agung dan Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Wakapolri). Kemudian terdapat juga Sekretaris yang dijabat Dini Purwono.

    "Satgas Investasi melaporkan pelaksanaan tugasnya kepada Presiden paling sedikit satu kali dalam satu bulan atau sewaktu-waktu jika diperlukan," disebutkan dalam peraturan ini.

    Dalam pelaksanaan tugasnya, Satgas Investasi dibantu oleh Sekretariat Satgas Investasi. Selain itu, dalam pelaksanaan tugasnya Satgas juga dapat membentuk Tim Pelaksana.

    "Segala biaya yang diperlukan bagi pelaksanaan tugas Satgas Investasi, Sekretariat Satgas Investasi, dan Tim Pelaksana dibebankan pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara melalui Anggaran Belanja Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal," ketentuan pada Pasal 10.

    Masa tugas Satgas Investasi, disebutkan pada bagian akhir Keppres 11/2021, dimulai sejak peraturan ini ditetapkan yaitu pada tanggal 4 Mei 2021.




     
    Berita Lainnya :
  • Sijago merah melalap rumah warga di Desa Pangkalan Baru Siak Hulu
  • Seluruh Desa di Kec Siak Hulu Melakukan Pelatihan petugas SDGs Serentak.
  • YLKI sebut 1 Persen pun Sembako Tak Pantas Dipungut PPN
  • Putin Bantah Rusia Pasok Iran Satelit Canggih yang Bisa Mata-matai Israel
  • Catur Sugeng : “Berita Itu Tidak Seperti Gambaran Yang Diviralkan” .
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
    + Indeks Berita +
    01 Sijago merah melalap rumah warga di Desa Pangkalan Baru Siak Hulu
    02 Seluruh Desa di Kec Siak Hulu Melakukan Pelatihan petugas SDGs Serentak.
    03 YLKI sebut 1 Persen pun Sembako Tak Pantas Dipungut PPN
    04 Putin Bantah Rusia Pasok Iran Satelit Canggih yang Bisa Mata-matai Israel
    05 Catur Sugeng : “Berita Itu Tidak Seperti Gambaran Yang Diviralkan” .
    06 Berikut Lokasi Bus Vaksinasi Keliling Hari Ini di Kota Pekanbaru
    07 Panglima TNI dan Kapolri Rangkul Tokoh Agama Untuk Tekan Covid-19 di Bangkalan
    08 Sekda Buka Secara Resmi Kegiatan Sosialisasi Inpres Nomor 2 Tahun 2021
    09 DPRD Dan PEMKAB NIias Selatan Sepakati Rancangan Awal RPJMD 2021-2026
    10 Kapolri Akan Tegur Kapolda dan Kapolres yang Belum Tindak Premanisme
    11 Satgas penanganan Covid-19 Kota gunungsitoli melaksanakan Rapat.
    12 Bupati Kampar Tinjau Langsung lokasi Dimana 3 Bocah Bergelantungan Menuju Sekolah Yang Viral Beberap
    13 Bupati Nias Utara Audiensi Dengan Direktur BLU LPMUKP di Jakarta
    14 Dana Desa TA. 2020 Di Desa Lasara Botomuzoi Diduga Kurang Transparan
    15 Pemko Gunungsitoli Laksanakan Hari Kartini ke - 142
    16 Orangtua Korban Pengeroyokan Dibawalato, Apresiasi Respon Cepat Polres Nias
    17 Bupati Nias Barat Khenoki Waruwu Singgah Dirumah Kenangan Semasa Sekolah
    18 Jokowi dan Ganjar Tinjau Vaksinasi di Pelabuhan Tanjung Mas
    19 Sambutan Bupati Nias Barat Pada Peringatan hari Jadi Daerah Kabupaten Nias Barat ke-12 Tahun 2021
    20 Sekda Kukuhkan Pengurus Lembaga Budaya Nias Di Kota Gunungsitol
    21 Pembangunan Masjid Islamic Center Memasuki Tahap Akhir
    22 Wali Kota Tegaskan Harus Lampirkan Surat Vaksin Saat Akses Layanan Publik
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © OPSINEWS.COM | Transformasi untuk Publik