Home Nasional Daerah Politik Ekonomi Hukrim Olahraga LifeStyle Peristiwa Pendidikan Internasional Indeks
 
Malaysia Kerahkan Tim Investigasi untuk Selidiki Objek Diduga Puing Roket China
Rabu, 03-08-2022 - 07:15:56 WIB
Roket Long March-5B Y2 yang membawa modul inti stasiun luar angkasa China, Tianhe, meluncur dari Situs Peluncuran Pesawat Luar Angkasa Wenchang pada 29 April 2021 di Wenchang, Provinsi Hainan, China. (Foto: ANTARA)
TERKAIT:
   
 

KUALA LUMPUR, OPSINEWS.COM - Kementerian Sains, Teknologi dan Inovasi Malaysia (MOSTI) menurunkan tim investigasi untuk menyelidiki objek diduga puing roket milik China yang jatuh di Sarawak pada 31 Juli 2022.

Dalam keterangan tertulis yang dikeluarkan di Kuala Lumpur, Selasa (2/8/2022), MOSTI menyatakan, mereka telah menurunkan tim dari sejumlah instansi pada Senin (1/8/2022) lalu. Di antaranya adalah Divisi Otoritas Luar Angkasa MOSTI, Badan Antariksa Malaysia (MYSA), dan Badan Lisensi Energi Atom (AELB).   

Tim itu bekerja sama dengan otoritas setempat di Sarawak untuk melakukan penyelidikan awal. Fokus penyelidikan ada di dua lokasi yang telah diidentifikasi, yaitu Kampung Nyalau di Bintulu dan Kampung Sepupok Lama di Niah, Miri, Sarawak.  

Tindakan itu untuk memastikan tidak ada unsur radiasi berbahaya yang mungkin dikeluarkan oleh benda yang dicurigai sebagai puing-puing dari roket Long March 5B milik China.

Sebanyak empat petugas AELB dari distrik Bintulu bersama dengan Tim Khusus Bahan Kimia Berbahaya (HAZMAT) dari Departemen Pemadam Kebakaran dan Penyelamat Malaysia dan Polisi Diraja Malaysia didatangkan ke daerah tersebut. Mereka telah melakukan investigasi di lokasi pertama di Kampung Nyalau, Bintulu, Sarawak, pada Senin (1/8/2022) pukul 13.45 waktu setempat.

Menurut MOSTI, berdasarkan pengukuran dan hasil penyelidikan awal, benda pertama yang diduga sampah luar angkasa berukuran sekitar lima inci tersebut tidak memancarkan radiasi apa pun dan tidak terdeteksi unsur radioaktif.

Sementara itu, hasil pengukuran dan pemeriksaan awal terhadap benda kedua di Batu Niah, Miri, juga menunjukkan hasil yang sama. Benda yang diduga serpihan dari roket China Long March 5B itu tidak memancarkan radiasi dan tidak terdeteksi unsur radioaktif.  

Dengan demikian, tim akan melakukan penelitian dan analisis lebih lanjut terhadap kedua benda tersebut.

Selanjutnya, MOSTI melalui MYSA akan bekerja sama dengan Departemen Kimia Malaysia melakukan investigasi lebih detail guna memastikan kedua objek tersebut benar-benar terkait dengan insiden “re-entry” puing-puing roket Long March 5B atau tidak.

MOSTI akan menginformasikan hasil investigasi dan analisis tersebut, dan tindakan yang tepat dipertimbangkan sesuai dengan Undang-Undang 834 (UU Badan Antariksa Malaysia 2022) dan perjanjian internasional terkait ruang angkasa di bawah kendali Kantor Urusan Luar Angkasa Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNOOSA).

Sumber:inews.com




 
Berita Lainnya :
  • Disinyalir Gudang Minyak Ilegal Terbakar Di Kota Jambi Jalan Umum Macet
  • Ada Apa di Gudang Yang Berkedok Toko Aktivitasnya Selalu Tersembunyi
  • Bebas Bersyarat Wilson Lalengke Siap Meneruskan Perjuangan
  • Anggota DPRD Kampar, Anotona Nazara Reses di SDN,016 Tanah Merah
  • Guru SMKN 2 Kota Jambi di Duga Lakukan Pungli
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
    + Indeks Berita +
    01 Disinyalir Gudang Minyak Ilegal Terbakar Di Kota Jambi Jalan Umum Macet
    02 Ada Apa di Gudang Yang Berkedok Toko Aktivitasnya Selalu Tersembunyi
    03 Bebas Bersyarat Wilson Lalengke Siap Meneruskan Perjuangan
    04 Anggota DPRD Kampar, Anotona Nazara Reses di SDN,016 Tanah Merah
    05 Guru SMKN 2 Kota Jambi di Duga Lakukan Pungli
    06 Gudang Yang Berkedok Toko, Diduga Untuk Menghindari Pajak
    07 Kades Tarai Bangun Akui Kerap Terima Laporan Dugaan Pungli SDN 021 Tambang
    08 Danrem 042/Gapu Berpesan Penting Saat Pimpin Apel Gabungan Olahraga Bersama
    09 Jokowi ke Petani: Rawat Kelapa Genjah, Nanti Saya Cek Lagi
    10 Delegasi Pekanbaru Ikuti Pawai Budaya Rakernas Apeksi 2022 di Padang
    11 Pj Walikota Hadiri HUT SMAN 1 Pekanbaru ke-67
    12 JPU Sebut M Kece Selalu Ingat Seumur Hidup Wajahnya Dilumuri Kotoran oleh Napoleon
    13 Kemenkumham Riau Bakal Tambah CCTV dan Kawat di Lapas Pekanbaru
    14 Pemprov Riau sudah Salurkan Bansos 85 Panti Asuhan Sebesar Rp24 Miliar
    15 Kapolres Kampar Berikan Penghargaan Kepada 30 Anggota Berprestasi dan Berdedikasi Tinggi
    16 Diduga banyak pungutan Kepsek SD 021 Disinyalir Memperkaya Diri Dispora kampar Tutup Mata.
    17 Kuasa Hukum : STOP Pembangunan Pagar dan Hormati Proses Hukum
    18 Kapolres Kampar Serta Rombongan Kunjungi Korban Pencabulan
    19 Massa Kawal KIB Ricuh, Airlangga dan Zulhas Terhimpit Sampai Sulit Masuk KPU
    20 Namanya Terseret di Kasus Brigadir J, Fahmi Alamsyah Mundur dari Penasihat Kapolri
    21 Pemerintah Kabupaten Pelalawan Laksanakan Apel HUT Provinsi Riau
    22 BKSAP Desak DK PBB Bentuk Pasukan Perdamaian untuk Palestina
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © OPSINEWS.COM | Transformasi untuk Publik