Home Nasional Daerah Politik Ekonomi Hukrim Olahraga LifeStyle Peristiwa Pendidikan Internasional Indeks
 
Pedagang Pasar Resah
Mushola Milik UPT Pasar Panam Diduga Dijadikan Kantor Yayasan Waris Karya Mandiri
Selasa, 12-07-2022 - 14:41:17 WIB
TERKAIT:
   
 

Pekanbaru- OPSINEWS,COM-Pedagang pasar baru panam kelurahan Tuah karya kecamatan tuah madani kota pekanbaru menolak dipungut uang keamanan oleh Oknum yayasan waris karya mandiri

Aksi penolakan ini dikatakan pedagang lantaran oknum yayasan melakukan pungutan uang keamanan Rp 2.000 tanpa persetujuan pedagang,salah satunya yang menolak adalah pedagang soto yang mengalami kehilangan barang-barangnya dipasar tersebut

"Percuma mereka meminta uang keamanan,Kursi saya hilang 15 buah,7 tabung gas Elpiji saya dicuri,blender juga hilang,ketika saya pertanyaan kepada pihak yayasan,mereka ga ada tangung jawab,giliran minta uang keamanan mereka cepat"keluh pedagang soto (12/7)

Beberapa orang pedagang pasar baru panam saat ditemui kemarin menolak yayasan memungut uang keamanan lingkungan pasar baru panam,karena barang pedagang sering hilang,merek tidak tanggung jawab,"kata pedagang berinisial UP

Selain itu tambah pedagang,Oknum Yayasan bagaikan benalu yang menumpang hidup di kayu yang subur,oknum yayasan hendak menguasai pasar baru panam,dengan memasang plank disamping kantor UPT,dan membuat selembaran surat edaran pengutipan uang sampah,dengan tulisan Yayasan Waris Karya Mandiri pengelola pasar baru panam,Pemko Pekanbaru terkesan menutup mata,membiarkan Pungli dipasar Baru Panam,"ujar pedagang.

Selain itu,Mushola disamping kantor UPT disperindag dijadikan kantor Yayasan waris Karya Mandiri,sehingga pedagang yang hendak melakukan ibadah sholat tidak bisa,di dinding kantor UPT tersebut dituliskannya yayasan Waris karya Mandiri dibawah Pengawasan kantor hukum",seolah-olah kalimatnya itu menakut-nakuti pedagang

"Kami berharap kepada Pj Walikota Pekanbaru agar tidak memperpanjang surat perintah tugas yang pernah dikeluarkan disperindag kepada yayasan tanggal (22 juni 2021) No:090/DPP/4.3/133.untuk Melakukan pungutan parkir daerah Pasar wilayah Simpang Baru Panam,tidak ada kutipan lainya,kini masa berlaku SPT tersebut sudah berakhir"kata pedagang kemaren

Jika Hal ini dibiarkan pemerintah kota Pekanbaru berlarut-larut,pedagang kwatir bakal terulang lagi pasar baru panam  diklaim kepemilkannya oleh pihak lain.

Sedangkan pelaku yang mengaku pemilik pasar panam sudah diringkus polisi 22 juni 2021 silam,Meskipun sudah menjalani hukuman,persoalan belum selesai,kini pemko pekanbaru digugat oleh Ahli warisnya  HJ.YUNIMARTATI sesuai gugatan nomor 150:Pdt/.G/2022.tergugatnya ada enam orang diantaranya:

1.) Agus Salim
2.) Hj Yurni
3.) Desi Ratnasari
4.)pemko pekanbaru,
5.) badan pertanahan ( BPN) kota pekanbaru
6.)Notaris Bakti Asih Durin.

Sidang gugatan tentang kepemilikan pasar baru panam ini sudah memasuki sidang ke lima digelar di pengadilan Negeri pekanbaru selasa (12/7/2022) Tidak ada silusi,sehingga sidang dilanjutkan,Hj Yurni,elok yur tergugat dua,dan desi Ratnasari tergugat tiga,didampingi lima orang pengacara sebagai kuasa hukumnya,

Dalam gugatannya Ahli waris Alm.H.YASMAN menyebutkan sebagai mengelola Pasar Baru Panam berdasarkan Surat Mandat nomor 157/DSB/11/1993 diberikan Kepala desa Simpang Baru kepada Mohd Zein dan AIm Yasman juga merupakan Donatur Pembangunan Pasar tersebut,sebagaimana Surat Perjanjian Pembangunan Pasar tanggal 7 Maret 1993 antara Kepala Desa Simpang Baru dengan Alm.Yasman

Kemudian Berdasarkan perjanjian sewa menyewa 08 Agustus 1994 antara Alm Yasman dengan Pengelola Pasar sebelumnya bernama Mohd Zein yang juga merupakan pemilik tanah seluas + 300 X 140 diatasnya dibangun Pasar tersebut berdasarkan Surat Keterangan Ganti Kerugian Nomor 25/SKGR/1967 tanggal 27 Maret 1967.dalam surat perjanjian tersebut Alm.Yasman menyewa tanah Pasar Baru Panam sekaligus sebagai pihak kedua diwajibkan mencari ongkos perbaikan pasar dan menjaga pasar agar tetap bersih serta aman

Pasar Baru Panam tersebut akan diambil alih oleh Pemerintah Kota Pekanbaru yang tentunya tanah Pasar tersebut haruslah dibebaskan atau diganti rugi kepada pemilik awal yakni Mohd.Zein berdasarkan Surat Kuasa yang diberikan oleh Mohd.Zen 8 Mei 2006 kepada Alm.Yasman berhak mewakili Moh.Zen terkait pengurusan ganti kerugian oleh Pemerintah Kota Pekanburu,

Hingga gugatan ini diajukan Ahli waris Alm Yasman,Pemerintah Kota Pekanbaru belum menyelesaikan ganti rugi tanah Pasar Baru Panam tersebut,sehingga Sertifikat Pengelolaan Pasar tersebut tidak diterbitkan Badan Pertanahan Kota Pekanbaru sebagai tergugat 5,dikarenakan ada beberapa syarat yang belum lengkap

Menurut penggugat,pasar baru panam Awal mulanya dibangun diatas tanah Mohd 'Zein dengan Alas Hak Surat Keterangan Ganti Kerugian Nomor 25/SKGR/1967,kemudian Mohd Zein diwakili Agus salim,Anak Mohd Zen tergugat 1 menjual sisa tanah tersebut kepada Alm.Yasman berdasarkan Akta Pengikatan Jual Beli Nomor. 05 tanggal 11 Juli 2011 yang dibuat dihadapan Notaris Bakti Asih Durin tergugat 6.

Tanah tersebut berukuran 300 X 140 meter telah dijual Rp 1 Milyar kepada Alm Yasman,serta dipecahkan suratnya sebanyak 18 surat yang sisanya berukuran 21.000 meter persegi ukuran 150 X 140 meter,surat tanah tersebut belum dibelek namakan,setelah Yasman meninggal dunia,sudah sepatutnya para penggugat pemilik terhadap Pengelolaan Pasar Baru Panam ahli warisnya,baik menyewakannya kios kepada pedagang yang berjualan,begitu juga lapak diatas tanah merupakan Hak Para Penggugat,disewakan kepada Tergugat 3 Desi Ratna Sari

Sedangkan Alm.Yasman ditegaskan oleh mantan Walikota Pekanbaru AIm.Herman Abudullah,serta Nota Dinas yang dikeluarkan oleh Dinas Pasar,sebagai Pengelola Pasar Baru Panam,saat itu namanya,Pasar Karya Simpang Baru

Tergugat 2 Hj Yurni Ketua RW didaerah Pasar tersebut selalu bertindak mewakili masyarakat dan atau mewakili para pedagang,tanpa didukung bukti pailit dengan dalil Pasar milik pemko pekanbaru, menghasut pedagang agar tidak membayar sewa terakhir Rp 6,000.000,-Per-tahunnya.
mempengaruhi para pedagang lain yang menyewa lapak milik Para Penggugat berada diatas tanah Para Penggugat dengan total 145 lapak jualan kaki lima dan 30 Kios tidak membayar uang sewa dengan mengatakan Pasar tersebut milik pmerintah Kota Pekanbaru tergugat 4

Padahal pemko pekanbaru tidak dapat membuktikan Sertijfikat Pengelolahaan Pasar,Tanah Pasar tersebut belum diganti rugi oleh pemko pekanbaru,sehingga atas hasutan tersebut menimbulkan kerugian Penggugat,sedangkan Pemko pekanbaru hanya memegang surat dari Badan Pertanahan pekanbaru Non 9/HPL/8PN/2003 tanggal 10 November 2003 tentang Hak Pegelolah 'Tergugat IV, namun Tergugat II dan Ill melakukan penghasutan,sedangkan atas milik pengurusan terhadap pengelolaan Pasar Baru Panam belum sepenuhnya
dikelola oleh pemko pekanbaru

Desi Ratna Sari'Tergugat Ill  justru menghasut pedagang lainya untuk tidak membayar uang sewa,atas perbuatannya para pedagang tidak membayar uang sewa lapak yang dulunya dibangun oleh orang Tua Para Penggugat menimbulkan kerugian ahli waris Alm Yasman berkisar

Rp.1.000.000, sampai Rp. 14.000.000,- tergantung luas ukuran lapak dan kios yakni:
3 Lapak sewanya pertahun Rp1.000.000,-
3.Lapak sewanya pertahun Rp1.500.000,-
5.Lapak sewanya pertahun Rp.2,000.000,-
3.Lapak sewanya pertahun Rp. 2,500,000,-

60.Lapak sewanya pertahun Rp.3000,000,-
10.Lapak sewanya pertahun Rp.3.500.000,-
5.Lapak sewanya pertahunRp.4,000.000,-
10.Lapak sewanya pertahun Rp.5.000.000,-
15.Lapak sewanya pertahun Rp.6.000,000,-
15.Lapak sewanya pertahunRp.7,000,000,-
5 Lapak sewanya pertahun Rp.8,000.000,-
6.Lapak sewanya pertahun Rp.9,000.000,-
4.Lapak sewanya pertahu Rp.10,000.000,-
1.Lapak sewanya pertahun Rp.14,000.000,-

Jumlah Kios ada 12 Kios dengan sewanya pertahun Rp.3.500,000.18 Kios sewanya pertahun Rp.7.000.000,-

Uang sewa lapak sebanyak 145 Lapak dan uang sewa kios sebanyak 30 pertahunnya dengan rincian sebagaimana diatas dengan jumla Rp.653.000,000,-seluruh lapak + 163 000.000,-seluruh kios Total,Rp 827.000.000 Kerugian inmateril yang timbul sebesar Rp1.000,000.000."Demikian kutipan gugatan nomor 150:Pdt/.G/2022. Hingga berita ini dilansir, pihak terkait lainnya belum dapat dikonfirmasi.
Red**
(kumbang)




 
Berita Lainnya :
  • Oknum Mantan RW Disebut Bos Usaha Ilegal Pengolahan Oli Bekas, Bupati Kampar Didesak Tindak Tegas, DLH Tak Mampu Bertindak
  • FKI.1 Sergai Desak Satpol PP Periksa dan Tertibkan SPPG Tanpa PBG, Dugaan 21 Dapur MBG Jadi Sorotan
  • Gempur Kawasan Rawan Narkoba di Desa Pon, Tim Gabungan Polres Sergai dan Polda Sumut Amankan 12 Orang, 10 Positif Urine
  • KWITANSI GAJI CATAT POTONGAN JAMSOSTEK Rp115.400, STATUS BPJS KETENAGAKERJAAN ALMARHUM AHMAD HASAN DIPERTANYAKAN
  • HUT ke-75 Prabowo Subianto, Gerindra Sergai Gelar Aksi Sosial di RSUD Sultan Sulaiman, Budi SE, MM: Kepedulian Harus Diwujudkan melalui Tindakan Nyata
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
    + Indeks Berita +
    01 Oknum Mantan RW Disebut Bos Usaha Ilegal Pengolahan Oli Bekas, Bupati Kampar Didesak Tindak Tegas, DLH Tak Mampu Bertindak
    02 FKI.1 Sergai Desak Satpol PP Periksa dan Tertibkan SPPG Tanpa PBG, Dugaan 21 Dapur MBG Jadi Sorotan
    03 Gempur Kawasan Rawan Narkoba di Desa Pon, Tim Gabungan Polres Sergai dan Polda Sumut Amankan 12 Orang, 10 Positif Urine
    04 KWITANSI GAJI CATAT POTONGAN JAMSOSTEK Rp115.400, STATUS BPJS KETENAGAKERJAAN ALMARHUM AHMAD HASAN DIPERTANYAKAN
    05 HUT ke-75 Prabowo Subianto, Gerindra Sergai Gelar Aksi Sosial di RSUD Sultan Sulaiman, Budi SE, MM: Kepedulian Harus Diwujudkan melalui Tindakan Nyata
    06 Wali Kota Tebing Tinggi Apresiasi Revitalisasi Sekolah dari Pemerintah Pusat, Total Anggaran 2026 Capai Rp6,85 Miliar
    07 Sudah Disegel tapi Masih Beroperasi! APH Didesak Bertindak Usaha Pengolahan Oli Bekas di Siak Hulu Tetap Berjalan, Warga Tercekik Bau Menyengat
    08 Jurnalis Sergai Resmi Surati PT STS, 39 Pertanyaan Dilayangkan soal Dugaan BPJS Ketenagakerjaan Almarhum Ahmad Hasan
    09 31 Tahun Bekerja di PT STS, Ahmad Hasan Meninggal Dunia Diduga Tanpa Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan, Tanggung Jawab Perusahaan Dipertanyakan
    10 Polsek Tambang Sikat 3 Orang Pengedar Narkoba dan Sita Belasan Paket Sabu-sabu Serta Pil Ekstasi
    11 Pasar Malam Tanjung Marulak di duga Tidak Memiliki Izin Keramaian dari Kepolisian Setempat
    12 BUPATI SERGAI TEKANKAN APBD 2027 HARUS TEPAT SASARAN: JANGAN HANYA KEJAR SERAPAN ANGGARAN, MANFAAT NYATA UNTUK RAKYAT JADI PRIORITAS
    13 DUA TAHUN PERKARA BELUM TUNTAS, OPSINEWS.COM DESAK KEJELASAN PENYIDIKAN DAN LANGKAH KONKRET POLRES SERGAI CARI DPO RIDWAN FALEFFI
    14 Polres Sergai Terbitkan DPO Ridwan Faleffi, Tersangka Dugaan Penipuan dan Penggelapan Masih Dicari
    15 Residivis Curanmor Lintas Wilayah Ditahan di Polsek Tualang Sementara Polsek Binawidya Bantah Tak Lanjutkan 4 Laporan Polisi Agus
    16 Wujud Kepedulian Sosial, Kapolres Sergai Salurkan Tali Asih ke Yayasan Cahaya Hati Kemanusiaan
    17 KECELAKAAN BERUNTUN DI PERBAUNGAN: SOPIR ANGKOT KUPM MENINGGAL DUNIA, SEMBILAN ORANG LUKA-LUKA
    18 Aksi Koboy Preman Jalanan Todongkan Pistol Kepada Pedagang Di jalan Arifin Ahmad, Kecamatan bukit Raya, Kota Pekanbaru Viral
    19 Wali Kota Tebing Tinggi Dorong Perluasan PJU hingga Gang Permukiman, PLN Targetkan Listrik Kolam Renang Kembali Menyala Oktober
    20 GSN di Desa Tarean, Tim Gabungan Sisir Pondok Diduga Lokasi Penyalahgunaan Narkoba, Pelaku Nihil
    21 Polres Sergai Bedah Rumah Warga Kurang Mampu di Perbaungan, Kapolres Letakkan Batu Pertama
    22 Pemko Tebing Tinggi Siapkan Tes Urine bagi Seluruh ASN, Perkuat Komitmen Wujudkan Lingkungan Kerja Bersih dari Narkoba
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © OPSINEWS.COM | Transformasi untuk Publik