Home Nasional Daerah Politik Ekonomi Hukrim Olahraga LifeStyle Peristiwa Pendidikan Internasional Indeks
 
Warga Tarai Bangun Layangkan Surat Terbuka Berantas Satgas Mafia Tanah
Keluhan Warga ini Semoga Sampai Kepada Pemerintah Dan Penegak Hukum
Minggu, 26-06-2022 - 13:58:59 WIB
TERKAIT:
   
 

Kampar- OPSINEWS,COM-Warga Desa Tarai Bangun Kec.Tambang, Kab.Kampar provinsi Riau. Warga Resah karena banyaknya persoalan Pembangunan  perumahan diatas tanah bermasalah, sehingga banyak masyarakat jadi korban yang terlanjur beli rumah secara langsung tidak memiliki sertifikat tanah.

Surat terbuka ini ditulis warga tarai bangun tidak ada tujuannya untuk merugikan pihak pihak tertentu,hanya agar satgas Mafia tanah dan penegak hukum mengawasi kerja pemangku kebijakan di kabupaten Kampar yang diduga membiarkan oknum perumahan membangun di atas tanah bermasalah tanpa dilengkapi (IMB) Izin Mendirikan Bangunan

Berawal dari surat rekomendasi yang diajukan pihak perumahan taman karya Asoka residence untuk mengurus IMB tidak melibatkan RT dan sepadan Tanah setempat,Lokasi tanah sesuai peta situasi SHM Nomor 149 tanggal 22 November 1996.berada di jalan Bangun karya desa kualu,namun didalam surat permohonan rekomendasi ditulis letak tanah dijalan Taman Karya RT 01 RW 02 Dusun III desa Tarai bangun kecamatan tambang kabupaten Kampar,dengan batas tanah sebagai berikut;

1.Timur Berbatasan dengan Jalan
2.Barat Berbatasan Dengan Jalan
3.Uatara Berbatasan dengan Jalan
4. Selatan Berbatasan dengan Jalan.

Surat rekomendasi perizinan tersebut yang membubuhi tanda tanggan terlebih dahulu Kades Tarai bangun Andra Maistar S.Sos.Sedangkan RT setempat menolak membubuhkan tanda tangan lantaran sertifikat tanah yang diajukan pemohon diduga bermasalah

1.PT.Wijaya Properti Nusantara mengajukan permohonan (IMB) Izin Mendirikan Bangunan Perumahan“Taman Karya Asoka Residence”salah satu dokumen utamanya sebagai lampirannya adalah bukti kepemilikan tanah sertifikat SHM No.149 an.Stephani Sylvia.
 
2.Setelah kami teliti pada Sket gambar situasi tanah sertifikat tanah tersebut yang terbit sejak th.1996,dibanding dengan kondisi realita sebenarnya dilapangan,tidak satupun catatan yang dapat memberi petunjuk dan gambaran dari sket tersebut,lokasinya benar-benar untuk lokasi dimaksud,karena:No.Situasi Tanah pada Sket di Sertifikat Realitanya data yuridis dan data fisik tidak sesuai dengan fakta dilapangan
 
1.Berbatasan Tanah pada Bagian  
Timur dengan Jl.Bangun Karya,sementara itu fakta dilapangan adalahJl.Taman Karya
2.sebelah Utara batasnya adalah denganJalan.faktanya Tidak ada jalan  
3.Bagian Barat,pada ujung tanah tersebut berbatasan dengan Jalan panjang yang sejajar dengan Jl.Taman Karya,seolah-
olah memotong rumah masyarakat  
yang di pinggir Jl.Arafah,faktanya Tidak ada
4.Batas Bagian Selatan bersepadan  
dengan:Tajjan Hardianto,sedangkan Masyarakat lama yang tingal di wilayah tersebut tidak pernah mengenal Tajjan Hardianto

Pada sket atau Gambar Situasi Tanah Sertifikat No.149 batas sepadan sebelah Selatan dengan Tajjan Hardianto,akan tapi realitanya sebenarnya dilapangan adalah Tanah Masyarakat secara berurutan seperti nama berikut dibawah ini:

2) Erizal SHM No.
3) Hazarli Akbar SKGR No. (pecahan dari tanah Asrizal)
4) Tando SKGR
5) Yurniati SHM No.140 terbit th 2000
6) Yanuarizal SHM No.8117 terbit th 2012
7) Irfan Ilyas SHM No.8116 terbit th 2012
 
Pemilik tanah diatas sebagian besar merupakan orang lama yang berdomisili di daerah tersebut tidak pernah mengenal Tajjan Hardianto.

Dengan melihat peta gambar situasi Skets di Sertifikat yang diterbitkan tahun 1996 oleh BPN kampar, kita dengan mudah menuju lokasi dimaksud, karena nama jalan untuk meng-aksesnya sudah jelas dan tidak pernah berubah sampai sekarang, lokasi tanah tersebut berada didepan dekat Hotel Mona, jika kita menuju Lokasi pasti tidak menyasar, karena sisi tanah tersebut diapit oleh 3 jalan yg gampang dikenal.lihat Gambar pada Google Map
 
Sedangkan Lokasi yg dimaksudkan oleh Pemilik Sertifikat No.149 saat ini dibangun perumahan taman karya Asoka Residence merupakan daerah baru berkembang, lihat gambar yang diambil dari Google th 2022. Lokasi tanah tersebut hanya berupa kebon (yang berisi tanaman sawit dan singkong) dan tidak ada jalan didalamnya.
 
Beberapa Tetangga pada bagian Utara dari tanah yang sudah dibangun Perumahan Asoka Garden (Sertifikat No.(149) a/n
Stephani Sylvia,merupakan tanah kapling ex-karyawan CALTEX yang Sertifikatnya terbit pada tahun 1995 diantaranya:
 
1.Deni Sepdiana SHM No.107 Terbit th 1995
2) Maybina Reulin SHM No.  
3) Ir.Ahmad Tastari SHM No.117
4) Seto Uditoyo SHM No.118
Pada semua Gambar situasi yang ada pada Sertifikat masing-masing,bagian sebelah  
timurnya terdapat Jalan Taman Karya,Tidak Satupun yang menyatakan Jalan  
Bangun Karya seperti yang terdapat pada Sertifikat No.149.keempat sertifikat diatas 1 th terbit lebih dulu dari sertifikat No149 yang keluaran th.1996.Sehingga data diatas dapat membantah jika ada yang berpendapat lain, bahwa mungkin pada waktu tahin1996 namanya penah menjadi Jalan Bangun Karya.

Dalam lembaran perubahan pada sertifikat tersebut terdapat Catatan untuk penunjukan masuk pada Desa mana lingkungan Serifikat dimaksud:No.05051607.1.1.00149/1996 SU No:00156/1996 Tgl.28-12-2021Kel Desa:Tarai Bangun,Kecamatan Tambang NIB 05008.

Menurut Keterangan Staf BPN Kampar perubahan alamat itu adalah semata atas dasar permintaan pemohonan atau keterangan dari pemohon Pemilik,bukan hasil verifikasi Pihak BPN Kampar
 
Kami bukan menyatakan Sertifikat No.149 itu tidak benar, berkemungkinan bukan  
untuk Lokasi daerah dimaksud. Karena Sertifikat tersebut sudah terbitnya di BPN Kampar th1996, maka perlu di uji kembali kebenaran data fisiknya, Verifikasi yang dilakukan untuk menguji kebenaran.

Hasil Tinjauan Lapangan pada Lokasi dimaksud TELAH SESUAI dengan Gambar Situasi pada Sertifikat tersebut. Artinya bukan dibalik gambar situasi disertifikat itu akan dirubah dan disesuaikan dengan lokasi yang ditunjuk sesuai dengan keinginan si-Pemilik. Sehingga kita hanya sebatas pembuktian bahwa atas dasar data yang ada pada Gambar Situasi pada Sertifikat tersebut memang benar-benar diperuntukan pada lokasi ini.
 
Hal ini dapat membantah pendapat jika tidak ada pihak lain yang meng-klaim atas kepemilikan tanah tersebut berarti memang BENAR sertifikat SHM No.149 a/n.Stephani Sylvia adalah untuk Lokasi yang sedang diukur ulang pihak oleh kampar
 
Teori ini baru bisa digunakan dengan syarat sepanjang Sertifikat itu sudah diuji  
kebenarannya bahwa sertifikat tersebut memang benar-benar untuk lokasi yang dimaksud.Tapi kenyataannya berdasarkan keterangan kami uraikan diatas tidak satupun keterangan pada Gambar situasi di Sertifikat No.149 (a/n.Stephani Sylvia) dapat membantu kita untuk menyimpulkan letak Titik Lokasi ini TELAH SESUAI pada lokasi yang ditunjuk pihak Pemilik sertifikat No.149 tersebut.
 
Fungsi sertifikat tanah ini sangat penting atas kebenaran dokumen karena  
sertifikat tersebut selanjutnya akan dipecah dan dipindah namakan kepada pembeli perumahan, Karena masalah tanah ini adalah masalah besar di Desa Tarai Bangun (karena sudah banyak Pengembang yang diduga tidak bertanggung jawab),sehingga berdampak kepada para konsumennya  tidak dapat menguasai rumah yang sudah dibelinya secara langsung,karena bermasalah dengan tanahnya yang tidak jelas asal-usulnya diantaranya:
 
1) Perumahan Patin Cluster yang dibangun di lokasi tanah ex-karyawan CALTEX, berkemungkinan sudah dibangun perumahan sekitar 200 unit,diduga sampai saat ini masih bermasalah
 
2) Perumahan yang dibangun oleh Pak Son (diseberang kiri dari Perumahan tanah ex-
karyawan Caltex diperkirakan sudah dibangun perumahan sekitar 20 Unit.akibat persoalan ini,membuat buruk nama baik Desa Tarai Bangun karena disebabkan masalah kedua Perumahan diatas tersebut,"Semoga surat terbuka ini sampai ke Penegak hukum dan satgas Mafia Tanah"
 
Saya bagian dari masyarakat Desa Tarai Bangun menjaga marwah nama baik Desa yang kita cintai ini.Semoga saja Pengambang Pembangunan Perumahan Asoka Garden (Bp.Wendri) dapat mengganti dokumen Sertifikat No.149 dengan Dokumen lain yang sesuai peruntukannya pada Lokasi tersebut,sebagai tanda bukti kepemilikan tanah,berupa SKGR,
Sertifikat,yang benar-benar untuk lokasi tanah dimaksud,sehingga Desa yang kita cintai ini bisa tetap bisa Maju dan Berkembang tetap Aman dan terhindar dari sangketa tanah yang berkepanjangan
 
Saya mohon Maaf jika terdapat hal-hal yang saya sampaikan diatas agak berlebihan,atau tidak pantas disampaikan disini."Demikian keluhan warga tarai bangun disampaikannya secara tertulis (2/6/2022)"Semoga surat ini sampai ke teling Penegak hukum dan satgas Mafia Tanah.

Rls/yg.
Sumber/ RN.Com




 
Berita Lainnya :
  • Antisipasi Dampak Antrean BBM, Polres Sergai Gelar Rakor Lintas Sektoral; Kapolres Minta SPBU Tertibkan Antrean dan Jaga Transparansi
  • Polda Sumut Kerahkan Personel Terlatih Jadi Sopir Truk Tangki BBM, Pengacara Muda Alvin Apresiasi Langkah Percepat Distribusi
  • Ketua JMSI Sumut Ajak Seluruh Pengurus Hadiri Rakerda 2026, Perkuat Soliditas dan Semangat Kebersamaan Organisasi
  • Target Operasi Dibekuk, Satres Narkoba Polres Sergai Tangkap Diduga Pengedar Sabu di Perbaungan
  • Polres Sergai Intensifkan Patroli KRYD dan Razia THM, Antisipasi Geng Motor hingga Peredaran Narkoba
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
    + Indeks Berita +
    01 Antisipasi Dampak Antrean BBM, Polres Sergai Gelar Rakor Lintas Sektoral; Kapolres Minta SPBU Tertibkan Antrean dan Jaga Transparansi
    02 Polda Sumut Kerahkan Personel Terlatih Jadi Sopir Truk Tangki BBM, Pengacara Muda Alvin Apresiasi Langkah Percepat Distribusi
    03 Ketua JMSI Sumut Ajak Seluruh Pengurus Hadiri Rakerda 2026, Perkuat Soliditas dan Semangat Kebersamaan Organisasi
    04 Target Operasi Dibekuk, Satres Narkoba Polres Sergai Tangkap Diduga Pengedar Sabu di Perbaungan
    05 Polres Sergai Intensifkan Patroli KRYD dan Razia THM, Antisipasi Geng Motor hingga Peredaran Narkoba
    06 Diduga Pemodal Judi Gelper dan Casino, Akau Dilaporkan ke Polda Kepri dan Polres Barelang
    07 Antrean BBM di Sergai Belum Terurai, Pertalite Masih Sulit Didapat; Penjelasan Pertamina dan Gubernur Sumut Berbeda
    08 Kelangkaan Pertalite Kembali Dikeluhkan, Antrean Panjang Terjadi di SPBU Tebing Tinggi dan Sergai, Warga Berharap Pemerintah Segera Bertindak
    09 PT Kalbe Nutritionals Dukung Penuh Rakerda JMSI Sumut 2026, Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis dan Souvenir untuk Peserta
    10 Lapor Presiden Prabowo Subianto! Warga Sergai Keluhkan Kelangkaan BBM, Antrean Mengular di SPBU Hampir Setiap Hari
    11 Kuasa Hukum Pelapor Desak Polres Sergai Ambil Langkah Tegas, Dua Terlapor Kasus Dugaan Penyebaran Video Asusila Dua Kali Mangkir dari Panggilan Penyidik
    12 MUI Kecamatan Sipispis Resmi Dikukuhkan, Mukerda 2025–2030 Teguhkan Komitmen Melayani Umat dan Perkuat Ukhuwah Islamiyah
    13 Wali Kota Tebing Tinggi Tinjau Langsung Penyaluran Beras Premium untuk 10.000 KPM, Pastikan Bantuan Tepat Sasaran
    14 Polres Sergai Lepas Team GAMA Berlaga di Turnamen Esports Kapolri Cup Tingkat Polda Sumut, Targetkan Raih Prestasi Terbaik
    15 Pertamina dan APH Turun Tangan: Rekaman CCTV Diamankan, SPBU Milik Politisi PAN Diusut Terkait Aliran BBM Subsidi ke Mafia Kulim
    16 Satres Narkoba Polres Sergai Gagalkan Peredaran Sabu di Perbaungan, Dua Pemuda Ditangkap, Satu Pelaku Masih Buron
    17 Kabel Internet Diduga Menumpang Tiang PLN hingga Menyentuh Atap Rumah Warga di Sergai, Manajer PLN Tegaskan Akan Cek Legalitas dan Lakukan Penertiban
    18 Kabel WiFi Diduga Menumpang Tiang PLN hingga Menyentuh Atap Rumah Warga di Sergai, Legalitas Pemasangan dan Tanggung Jawab Pemilik Jaringan Dipertanyakan
    19 Bupati Rohil Serahkan Bantuan Alat Pertanian Dari Kementan RI
    20 Respons Aduan Warga, Satres Narkoba Polres Sergai Gerebek Lokasi Diduga Sarang Sabu di Desa Pon, Dua Pria Diamankan
    21 Diduga Digerebek Satres Narkoba Polres Sergai, Dua Orang Diamankan di Pajak Kampung Pon
    22 Satres Narkoba Polres Sergai Gagalkan Peredaran Ganja di Desa Pon, Seorang Pria Diamankan
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © OPSINEWS.COM | Transformasi untuk Publik