Home Nasional Daerah Politik Ekonomi Hukrim Olahraga LifeStyle Peristiwa Pendidikan Internasional Indeks
 
Saat KPK Buka Lagi Kasus Korupsi e-KTP
Jumat, 17-06-2022 - 09:22:43 WIB
Gedung KPK
TERKAIT:
   
 

OPSINEWS.COM - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali membongkar kasus korupsi e-KTP. Setelah sekian lama kasus tersebut mengendap. KPK melimpahkan berkas dua tersangka e-KTP ke Kejaksaan pada Selasa (14/6).

Kasus e-KTP diungkap lagi usai KPK melimpahkan berkas dakwaan Direktur Utama Perum Percetakan Negara RI (PNRI) sekaligus ketua Konsorsium PNRI Isnu Edhi Wijaya dan Ketua Tim Teknis Teknologi Informasi Penerapan KTP Husni Fahmi.

Keduanya telah ditetapkan sebagai tersangka sejak Agustus 2019. Isnu dan Husni ditetapkan tersangka berbarengan dengan anggota DPR dari Hanura, Miryam S Haryani. Dirut PT Shandipala Arthaputra Paulus Tanos. Paulus Tanos sendiri saat ini berada di Singapura.

Miryam sudah menjalani vonis lima tahun dalam kasus keterangan palsu.

Setelah Dua Tahun

Setelah dua tahun bebas usai ditetapkan tersangka, pada 3 Februari 2022, Isnu dan Husni ditahan oleh KPK.

Empat bulan kemudian, KPK baru merampungkan berkas keduanya. Hingga dikirim ke kejaksaan untuk segera di sidang.

"Jaksa KPK siap buktikan perkara lanjutan pengadaan paket penerapan Kartu Tanda Penduduk Berbasis Nomor Induk Kependudukan Secara Nasional (e-KTP)," ujar Plt Juru Bicara KPK, Ali dalam keterangannya, Rabu (15/6).

Ali mengatakan, tim jaksa penuntut umum tengah menunggu jadwal sidang perdana dengan pembacaan surat dakwaan.

"Tim jaksa berikutnya menunggu diterbitkannya penetapan penunjukkan majelis hakim dan penetapan hari sidang dengan agenda pertama yaitu pembacaan surat dakwaan," kata Ali.

KPK beralasan belum menahan kedua tersangka karena masih melengkapi berkas dan melakukan penelusuran aliran dana korupsi tersebut.

Duduk Perkara e-KTP

KPK awalnya menjerat tujuh orang dalam kasus korupsi e-KTP yang merugikan negara Rp2,3 triliun. Ketujuh orang tersebut sudah dinyatakan bersalah melakukan tindak pidana korupsi atas proyek senilai Rp 5,9 triliun.

Mereka adalah dua mantan pejabat Ditjen Dukcapil Kemendagri Irman dan Sugiharto yang masing-masing divonis 15 tahun penjara. Kemudian menyeret, mantan Ketua DPR RI Setya Novanto yang akhirnya divonis 15 tahun penjara.

Selanjutnya, pengusaha Andi Narogong 13 tahun penjara, dan Anang Sugiana Sudihardjo dengan 6 tahun penjara.

Sedangkan Irvanto Hendra Pambudi dan Made Oka Massagung masing-masing 10 tahun penjara. Sementara itu, politikus Partai Golkar Markus Nari divonis 8 tahun penjara dalam tingkat kasasi.

Dalam perjalannya, MA menyunat vonis Irman dan Sugiharto. Hukuman Irman dipotong dari 15 tahun menjadi 12 tahun. Sementara Sugiharto dari 15 tahun menjadi 10 tahun.

sumber:merdeka.com




 
Berita Lainnya :
  • Doa Lintas Agama Dari Polri Untuk Indonesia Yang Lebih Baik
  • Kapolda Riau Yakin TNI - Polri Semakin Solid
  • Atlit SSB Rimbo Panjang Mewakili Riau ke Tingkat Nasional
  • Jokowi Tegaskan RI Ingin Perang Selesai
  • Rektor UMI, Jadi Narasumber pada Rembuq Nasional dan RPPP ke-1 APTISI di Bali
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
    + Indeks Berita +
    01 Doa Lintas Agama Dari Polri Untuk Indonesia Yang Lebih Baik
    02 Kapolda Riau Yakin TNI - Polri Semakin Solid
    03 Atlit SSB Rimbo Panjang Mewakili Riau ke Tingkat Nasional
    04 Jokowi Tegaskan RI Ingin Perang Selesai
    05 Rektor UMI, Jadi Narasumber pada Rembuq Nasional dan RPPP ke-1 APTISI di Bali
    06 4 Orang Pelaku Pengeroyokan Di Air Dingin Bukit Raya Berhasil Ditangkap Polisi
    07 Korem 042/Gapu Gelar Baksos Donor Darah
    08 Dr. Freddy Simanjuntak, SH.,MH, Sampaikan Somasi ke-2 Kepada Pengurus KUD Mandiri Mojopahit Jaya
    09 Pungli di Pasar Baru Panam Diduga Berkedok Yayasan
    10 Korem 042/Gapu Cek Material Dan Perlengkapan Kendaraan Dinas
    11 Danrem 042/Gapu Hadiri Acara Penganugerahan Gelar Adat Melayu Jambi
    12 Pj Bupati Kampar Silaturahmi Dengan Wartawan
    13 Tahanan Reskrimum Polres Jambi Yang Baru Masuk di Duga di Peras Oleh Tahanan Lama
    14 Aspan Ritonga SE.ME. Resmi Menjabat Pj Kepala Desa Desa Baru.
    15 Pimpinan Media Opsinews.com Mengapresiasi kinerja Unit 2 Subdit I Ditreskrimum Polda Riau
    16 Danrem 042/Gapu Ikuti Vidio Conference (Vicon) Seminar TNI AD VI Tahun 2022
    17 Surat Edaran UPIKA Siak Hulu Tentang Warung Remang- Remang Mandul
    18 Kades lereng Toha Blokir whatshap Wartawan
    19 Keluhan Warga ini Semoga Sampai Kepada Pemerintah Dan Penegak Hukum
    20 Pj Bupati Kampar Kunjungi Masyarakat Yang Terdampak banjir Dan Serahkan bantuan Sembako
    21 Aksi Peduli Personel Polda Riau Kepada Wartawan Dan Berikan Bantuan
    22 Kapolri: Bentuk Dukungan Masyarakat agar Polri Lebih Baik Lagi
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © OPSINEWS.COM | Transformasi untuk Publik