Home Nasional Daerah Politik Ekonomi Hukrim Olahraga LifeStyle Peristiwa Pendidikan Internasional Indeks
 
5 WNI Disanksi AS Karena Danai ISIS, 2 Ada di Indonesia
Rabu, 11-05-2022 - 09:45:36 WIB
Ilustrasi Internet
TERKAIT:
 
  • 5 WNI Disanksi AS Karena Danai ISIS, 2 Ada di Indonesia
  •  

    OPSINEWS.COM - Amerika Serikat memberikan sanksi terhadap lima WNI yang dianggap sebagai fasilitator keuangan ISIS di Indonesia, Suriah, dan Turki. Mereka disebut mendanai aktivitas kelompok militan itu di Suriah.

    Departemen Keuangan AS menuding, lima orang itu berperan penting dalam mendanai perjalanan anggota ISIS ke Suriah dan wilayah lain. Mereka juga disebut melakukan transfer keuangan untuk mendukung operasional kelompok militan itu di sejumlah kamp di Suriah.

    Mereka adalah Dwi Dahlia Susanti, Rudi Heryadi, Ari Kardian, Muhammad Dandi Adhiguna dan Dini Ramadhani. Siapa mereka?

    Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Dedi Prasetyo menegaskan, dari lima orang tersebut, dua di antaranya telah diproses hukum.

    "Yang diproses hukum di Indonesia oleh Densus 88 ada 2," katanya saat dihubungi merdeka.com, Selasa (10/5).

    Ini Sosoknya

    Ari Kardian

    Sudah bebas. Kasusnya memfasilitasi pengiriman orang ke Suriah. Ari dua kali diproses hukum hukuman pertama dan kedua 3 tahun.

    Tahun 2019 telah divonis 3 tahun 6 bulan penjara. Saat ini diketahui sudah bebas. Dia terbelit kasusdeportan dari Suriah.

    Dwi Dahlia Susanti dan Dini Ramadani

    Diyakin kuat saat ini berada di Suriah. "Diketahui dari dokumen perjalanan," kata Dedi.

    Muhammad Dandi Adiguna

    Berdasarkan keterangan sang ayah, dia telah berada di luar negeri. Diduga sudah berada di Suriah.

    "Densus sudah melakukan pemantauan terhadap 5 WNI tersebut. Khusus yang diduga masih berada di luar negeri akan dikomunikasikan antara Hubinter NCB dengan interpol di negara-negara yang diduga tempat WNI tersebut berada," imbuh Dedi.

    Sementara untuk dua orang yang sudah bebas dari hukum, Polri masih mendalami. Apakah keduanya kembali melanggar hukum atau tidak.

    Sanksi dari AS

    Diberitakan sebelumnya, Amerika Serikat kemarin mengumumkan sanksi terhadap lima orang fasilitator keuangan ISIS di Indonesia, Suriah, dan Turki yang mendanai aktivitas kelompok militan itu di Suriah.

    Departemen Keuangan AS dalam pernyataannya menuding lima orang itu berperan penting dalam mendanai perjalanan anggota ISIS ke Suriah dan wilayah lain serta melakukan transfer keuangan untuk mendukung operasional kelompok militan itu di sejumlah kamp di Suriah.

    Pihak Departemen Keuangan AS mengatakan jaringan itu mengumpulkan dana di Indonesia dan Turki.

    "Sebagian dari dana itu dipakai untuk membiayai penyelundupan anak keluar dari kamp dan mengirimkan mereka kepada militan ISIS untuk direkrut," kata pernyataan Departemen Keuangan AS, seperti dilansir laman Al Arabiya, Selasa (10/5).

    "Amerika Serikat, sebagai bagian dari Koalisi Global untuk Mengalahkan ISIS, berkomitmen untuk mencegah ISIS menggalang dana dan memindahkannya lewat berbagai yurisdiksi," kata Brian Nelson, pejabat Departemen Keuangan untuk terorisme dan keuangan intelijen dalam pernyataan.

    Sanksi AS ini ditujukan kepada Dwi Dahlia Susanti, Rudi Heryadi, Ari Kardian, Muhammad Dandi Adhiguna dan Dini Ramadhani dengan membekukan aset mereka di AS dan secara umum melarang orang Amerika berurusan dengan mereka.

    Sumber:merdeka.com




     
    Berita Lainnya :
  • Di Siak Hulu Judi Togel Kembali Beraksi, Disinyalir Aparat Tutup Mata
  • Presiden Jokowi Akan Lakukan Kunker ke Bali Hadiri GPDRR 2022
  • Surat Edaran Tidak digubris , Warung Remang-Remang Tetap Beraksi di Siak Hulu
  • Dankikav 6/RBT Kapten Kav Gilang Abriawan S.T. Han Sambut Kunker Pangdam 1/BB
  • Kabareskrim Komjen Agus Andrianto Tindak Lanjuti Perintah Kapolri Terkait Maraknya Perjudian Di Riau
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
    + Indeks Berita +
    01 Di Siak Hulu Judi Togel Kembali Beraksi, Disinyalir Aparat Tutup Mata
    02 Presiden Jokowi Akan Lakukan Kunker ke Bali Hadiri GPDRR 2022
    03 Surat Edaran Tidak digubris , Warung Remang-Remang Tetap Beraksi di Siak Hulu
    04 Dankikav 6/RBT Kapten Kav Gilang Abriawan S.T. Han Sambut Kunker Pangdam 1/BB
    05 Kabareskrim Komjen Agus Andrianto Tindak Lanjuti Perintah Kapolri Terkait Maraknya Perjudian Di Riau
    06 Gubernur Riau Resmi Lantik Dr. H. Kamsol, MM Menjadi Pj Bupati Kampar
    07 Usai Lantik 2 Pj Kepala Daerah, Gubri Langsung Tetapkan Plt Kadisdik dan Sekwan DPRD
    08 Dr.Freddy Simanjutak S.H. M.H. Surati Polda Riau Minta Keadilan Terkait Kasus Pengacaman Wartawan
    09 Wow Luar Biasa, Developer PT PSNN Diduga Tantang Satpol PP Pekanbaru
    10 Dankikav 6/RBT Kapten Kav Gilang Abriawan, S.T. Han. Raih juara 1 Perorangan Menembak Pistol Eksekut
    11 Bupati Kampar Pecahkan Rekor MURI Ambulance Terbanyak Se- Indonesia
    12 Ketua Granat Riau Apresiasi Polda Riau Ungkap TPPU Narkoba
    13 Pemerintah Kembali Buka Ekspor Minyak Goreng Mulai 23 Mei 2022
    14 Peringati Harkitnas, Menkominfo: Momentum Bangkit dan Presidensi G-20 Indonesia
    15 Gubernur Riau Berharap Sertifikat BRK Syariah Diserahkan Langsung Kepala OJK
    16 PDSI Tegaskan Dokter Terawan Sudah Tinggalkan IDI
    17 Bayar Tol Tak Lagi Pakai E-Toll, Digantikan dengan MLFF
    18 Sajikan Informasi Investasi, Wali Kota Luncurkan Aplikasi Pekanbaru Investment Center
    19 Usai Jawab Tanggapan Fraksi DPRD terhadap LPKJ, Wali Kota Foto Bersama Sebelum Berpisah
    20 Selingkuh Dengan Suaminya, Neneng Gelap Mata Habisi Nyawa Dini
    21 DPRD Kampar Menggelar Rapat Paripurna
    22 Wali Kota Pekanbaru Terima Penghargaan Kearsipan dari ANRI
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © OPSINEWS.COM | Transformasi untuk Publik