Home Nasional Daerah Politik Ekonomi Hukrim Olahraga LifeStyle Peristiwa Pendidikan Internasional Indeks
 
Perang di Ilaga Papua Saat Gubernur Sakit dan Internet Putus
Jumat, 28-05-2021 - 09:25:15 WIB
Unjuk Rasa Serukan Papua Merdeka Berakhir.
TERKAIT:
   
 

Jakarta, Opsinews.com - Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNB-OPM) mulai menabuh genderang perang dengan TNI-Polri. Mereka juga telah menetapkan lokasi perang di wilayah Ilaga, Kabupaten Puncak, Papua.

Juru Bicara TPNB-OPM Sebby Sambom mengatakan lokasi tersebut dipilih lantaran jauh dari jangkauan warga sipil.

"Mengimbau kepada militer setan kolonial Indonesia untuk area lapangan perang sudah ditentukan demi pengamanan keselamatan rakyat sipil di Kabupaten Puncak Ilaga," kata Sebby dalam keterangannya, Kamis (27/5).

TNI mengaku tak masalah dengan lokasi perang tersebut. Kepala Penerangan Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan) III TNI, Kolonel CZI IGN Suriastawa mengatakan di manapun lokasinya, TNI dan Polri siap menjaga keutuhan dan kedaulatan NKRI.

Aparat saat ini masih terus melakukan pengejaran dan penyisiran ke beberapa lokasi yang berdasarkan analisa pihaknya diketahui sebagai tempat persembunyian TPNPB-OPM atau yang dicap sebagai kelompok kriminal bersenjata (KKB).

"Cepat lambat, teroris KKB ini harus diadili," kata Suriastawa.

Dia juga menyebut Puncak Ilaga yang ditunjuk KKB sebagai lokasi perang juga menjadi salah satu lokasi yang disisir TNI-Polri sebagai wilayah persembunyian para KKB.

"Memang salah satunya puncak Ilaga, selama ini kita terus melakukan pengejaran hanya tunggu waktu saja sampai pada saatnya teroris KKB akan habis sampai ke akar-akarnya," kata dia.

Di tengah genderang perang, pemerintahan Provinsi Papua juga menjadi sorotan. Pasalnya, Gubernur Lukas Enembe saat ini tengah menjalani perawatan di rumah sakit Mount Elizabeth, Singapura, sementara Wakilnya Klemen Tinal belum lama ini meninggal dunia.

Kementerian Dalam Negeri kemudian menyatakan bahwa saat ini pemerintahan Provinsi Papua tetap berjalan di bawah pimpinan sekretaris daerah.

"Saat ini kendali operasionalisasi jalannya roda pemerintahan daerah provinsi Papua ada di tangan Sekda Provinsi," kata Kapuspen Kemendagri Benny Irwan.

Menurut Benny, sekda juga tidak sendiri dalam menjalankan tugas pemerintahan. Dia berkoordinasi dengan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi dan beberapa pihak lainnya.

Selain itu, ia mengatakan Kementerian Dalam Negeri juga akan tetap melaksanakan tugas dan fungsi pembinaan serta pengawasan sebagaimana diamanatkan dalam undang-undang untuk memastikan pemerintahan dapat berjalan.

Masalah di Papua tak hanya itu. Sudah hampir tiga minggu ini, jaringan internet di beberapa wilayah Papua mengalami kelumpuhan.

Lumpuhnya jaringan internet ini membuat masyarakat sekitar mengalami kesulitan untuk mengakses informasi, apalagi bagi masyarakat yang bekerja di bidang komunikasi, termasuk para jurnalis.

Salah satu jurnalis Kompas, Fabio, yang berdomisili di wilayah Jayapura mengeluhkan kesulitan yang dia alami sejak jaringan internet putus pada awal Mei lalu. Padahal untuk mengunggah dan mengirim berita ke Jakarta dibutuhkan kualitas internet yang kuat agar surel, foto, hingga video bisa terkirim dengan lengkap.

Lumpuhnya jaringan internet itu juga berimbas pada perkuliahan di Universitas Cendrawasih. Akibat internet mati, Universitas Cenderawasih tidak lagi melaksanakan sistem kuliah secara daring.

Putusnya jaringan internet di Papua turut berdampak pada pembaruan data kasus infeksi virus corona (Covid-19) di wilayah paling timur Indonesia tersebut.

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Papua, Silwanus Sumule mengungkapkan pemutakhiran data kasus terhambat lantaran gangguan jaringan telekomunikasi terganggu.

"Bagaimana petugas bisa meng-update bila kami tidak dapat menerima data yang dikirim dari kabupaten, termasuk melalui email," kata Silwanus Sumule beberapa waktu lalu.

sumber:cnn indonesia




 
Berita Lainnya :
  • Jurnalis Sergai Resmi Surati PT STS, 39 Pertanyaan Dilayangkan soal Dugaan BPJS Ketenagakerjaan Almarhum Ahmad Hasan
  • 31 Tahun Bekerja di PT STS, Ahmad Hasan Meninggal Dunia Diduga Tanpa Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan, Tanggung Jawab Perusahaan Dipertanyakan
  • Polsek Tambang Sikat 3 Orang Pengedar Narkoba dan Sita Belasan Paket Sabu-sabu Serta Pil Ekstasi
  • Pasar Malam Tanjung Marulak di duga Tidak Memiliki Izin Keramaian dari Kepolisian Setempat
  • BUPATI SERGAI TEKANKAN APBD 2027 HARUS TEPAT SASARAN: JANGAN HANYA KEJAR SERAPAN ANGGARAN, MANFAAT NYATA UNTUK RAKYAT JADI PRIORITAS
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
    + Indeks Berita +
    01 Jurnalis Sergai Resmi Surati PT STS, 39 Pertanyaan Dilayangkan soal Dugaan BPJS Ketenagakerjaan Almarhum Ahmad Hasan
    02 31 Tahun Bekerja di PT STS, Ahmad Hasan Meninggal Dunia Diduga Tanpa Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan, Tanggung Jawab Perusahaan Dipertanyakan
    03 Polsek Tambang Sikat 3 Orang Pengedar Narkoba dan Sita Belasan Paket Sabu-sabu Serta Pil Ekstasi
    04 Pasar Malam Tanjung Marulak di duga Tidak Memiliki Izin Keramaian dari Kepolisian Setempat
    05 BUPATI SERGAI TEKANKAN APBD 2027 HARUS TEPAT SASARAN: JANGAN HANYA KEJAR SERAPAN ANGGARAN, MANFAAT NYATA UNTUK RAKYAT JADI PRIORITAS
    06 DUA TAHUN PERKARA BELUM TUNTAS, OPSINEWS.COM DESAK KEJELASAN PENYIDIKAN DAN LANGKAH KONKRET POLRES SERGAI CARI DPO RIDWAN FALEFFI
    07 Polres Sergai Terbitkan DPO Ridwan Faleffi, Tersangka Dugaan Penipuan dan Penggelapan Masih Dicari
    08 Residivis Curanmor Lintas Wilayah Ditahan di Polsek Tualang Sementara Polsek Binawidya Bantah Tak Lanjutkan 4 Laporan Polisi Agus
    09 Wujud Kepedulian Sosial, Kapolres Sergai Salurkan Tali Asih ke Yayasan Cahaya Hati Kemanusiaan
    10 KECELAKAAN BERUNTUN DI PERBAUNGAN: SOPIR ANGKOT KUPM MENINGGAL DUNIA, SEMBILAN ORANG LUKA-LUKA
    11 Aksi Koboy Preman Jalanan Todongkan Pistol Kepada Pedagang Di jalan Arifin Ahmad, Kecamatan bukit Raya, Kota Pekanbaru Viral
    12 Wali Kota Tebing Tinggi Dorong Perluasan PJU hingga Gang Permukiman, PLN Targetkan Listrik Kolam Renang Kembali Menyala Oktober
    13 GSN di Desa Tarean, Tim Gabungan Sisir Pondok Diduga Lokasi Penyalahgunaan Narkoba, Pelaku Nihil
    14 Polres Sergai Bedah Rumah Warga Kurang Mampu di Perbaungan, Kapolres Letakkan Batu Pertama
    15 Pemko Tebing Tinggi Siapkan Tes Urine bagi Seluruh ASN, Perkuat Komitmen Wujudkan Lingkungan Kerja Bersih dari Narkoba
    16 Polda Sumut Gerebek Lokasi Diduga Sarang Narkoba di Percut Sei Tuan, 37 Orang Diamankan, 27 Positif Narkoba
    17 Pasca Penggerebekan, Bareskrim dan Polda Riau Pasang Line di MP Club Pekanbaru
    18 Tabrak Lari di Jalinsum Sergai, Lansia 79 Tahun Tewas di TKP, Pengemudi Daihatsu Sigra Diburu Polisi
    19 Polsek Dolok Masihul Ringkus Dua Terduga Pelaku Pembongkaran Rumah, Kerugian Korban Ditaksir Rp25 Juta
    20 Kapolres Sergai Turun Langsung dalam Gerebek Sarang Narkoba di Pantai Cermin Kiri, Satu Pria Diamankan
    21 Respon Cepat Polres Kampar dan Polsek Tambang Tak di Ragukan Kinerja Nyata
    22 Polres Kampar Ungkap kejahatan Guru Ngaji, Diduga Cabuli 4 Anak Dibawah Umur
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © OPSINEWS.COM | Transformasi untuk Publik